14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38779

Balai Kota Sempat Tergenang, Damkar Didatangkan

Jakarta, Aktual.co —Kantor Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jalan Medan Merdeka Selatan, tak luput dari sentuhan genangan banjir akibat hujan yang mengguyur Ibu Kota sejak pagi.
Tepatnya di Blok F lantai 1 Komplek Balai Kota DKI dini hari tadi, Senin (9/2). Dua unit mobil pemadam kebakaran pun didatangkan buat menyedot air. Akhirnya, pukul 02.25 WIB air menyurut, sehingga tidak mengganggu aktivitas pegawai Balai Kota. 
Sebelumnya, genangan juga dilaporkan muncul di sejumlah titik di Ibu Kota. Di Jakarta Pusat, genangan muncul di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Barat, Jalan MH Thamrin, Stasiun Pasar Senen dan Cempaka Putih.
Jakarta Barat, genangan muncul di Jelambar, Perumahan Taman Ratu dan Kembangan. Sedangkan di Jakarta Timur wilayah yang tergenang meliputi Jalan Pramuka dan Kampung Melayu dengan ketinggian air berkisar 10 centimeter hingga 50 centimeter.

Artikel ini ditulis oleh:

Pendukung BG Bakal Geruduk Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Jakarta, Aktual.co —Pagi ini, sidang praperadilan Komjen Budi Gunawan (BG) kembali dijadwalkan di Pengadilan Negeri Jakarta, No 133 Jalan Ampera Raya. Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dari informasi yang diterima Aktual.co, sejumlah pengunjukrasa dari pendukung BG akan menggeruduk PN Jaksel.
Yakni, dari Solidaritas Rakyat untuk PN Bersih sejumlah 50 orang, dari PEKAT sejumlah 250 orang, Solidaritas Mahasiswa untuk Demokrasi (Samad) berjumlah 100 orang, LSM GMBI berjumlah 350 orang, Somasi dan Ami berjumlah 100 orang.
Bukan cuma pendukung BG saja yang akan datang, pendukung KPK pun diinformasikan datang pukul 09.00Wib mengatasnamakan Masyarakat Sipil berjumlah 50 orang.
Lalu di jam yang sama, sekitar 100 orang diperkirakan akan berunjukrasa di depan Istana Negara dari Wira Lentera Jiwa. Mereka menuntut penyelesaian segera permasalahan KPK- Polri. 
Massa pengunjukrasa juga diinformasikan akan menggeruduk sidang PPP kubu Surya Darma Ali di PN Tata Usaha Negara di Jalan dr Sumarno Cakung Jakarta Timur, pukul 09.00Wib. 

Artikel ini ditulis oleh:

Hemat Anggaran USD100 Juta, Pertamina Angkut Sendiri Migas Impor

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina mengoptimalkan penggunaan kapal milik sendiri dalam pengangkutan minyak mentah, bahan bakar minyak dan gas sehingga bisa melakukan penghematan sekitar 100 juta dolar AS atau sebesar Rp1,2 triliun.

“Pertamina saat ini sedang menggencarkan program Marketing and Operation Excellence sebagai respons dari situasi industri Migas dunia yang sedang mengalami turbulensi karena harga minyak mentah yang jatuh,” ujar VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan yang diterima Senin, (9/2).

Ia menjelaskan salah satu sasarannya, Pertamina yakni melakukan penghematan dengan optimalisasi pemanfaatan kapal-kapal milik sendiri didukung dengan kebijakan perubahan pola pembelian impor dari semula “Cost and Freight” menjadi “Free on Board”, baik untuk gas, minyak mentah, maupun BBM.

Ali mencontohkan dengan pemanfaatan VLGC Pertamina Gas dua untuk mengangkut gas dari Uni Emirat Arab dihasilkan penghematan sebesar 23 juta dolar dalam setahun atau 11 voyage.

“Apabila VLGC Pertamina Gas Satu juga dimanfaatkan untuk hal yang sama, maka dapat dihasilkan penghematan sedikitnya dua kali lipat,” ungkapnya.

Menurut dia apabila nanti kapal milik pengangkutan minyak mentah atau BBM dioptimalkan untuk hal yang sama, maka potensi penghematannya apabila digabung dengan gas atau LPG bisa di atas 100 juta dolar dalam setahun. “Ini bahkan melampaui target awal untuk ‘Shipping Excellence’ yang merupakan bagian dari program Marketing and Operation Excellence yang semula ditargetkan dapat menghemat sekitar 86 juta dolar/tahun,” ujar Ali.

Ali menambahkan dengan semakin banyaknya kapal milik sendiri yang digunakan untuk mengangkut kargo impor akan sejalan dengan strategi menuju “World Class Shipping” artinya, kapal-kapal milik Pertamina mendapatkan standar dan klasifikasi internasional sehingga dapat berlayar ke pelabuhan mana saja di dunia, seperti Pertamina Gas Satu, Pertamina Gas Dua, MT Gunung Geulis, MT Gamsunoro, dan MT Gamkonora.

Saat ini, Pertamina mengoperasikan 64 kapal milik sendiri dari total sekitar 200-an kapal untuk mengangkut minyak mentah, BBM, dan LPG. Manajemen Pertamina telah menargetkan sedikitnya menguasai sekitar 90 unit kapal milik untuk mendukung efisiensi biaya pengangkutan minyak mentah, BBM, dan LPG sehingga lebih kompetitif.

Selain optimalisasi penggunaan kapal milik sendiri, beberapa agenda telah disiapkan dalam kerangka Shipping Excellence, yaitu optimalisasi penggunaan jumlah kapal yang dioperasikan, rekomposisi tipe dan kontrak kapal sewa, pengurangan konsumsi bunker pada kapal sewa, dan konversi kapal-kapal tua tipe merdium range dan long range sebagai “Floating Storage and Offloading” (FSO).

Pertamina juga akan memastikan penggunaan kapal sewa yang kompetitif untuk pengangkutan minyak mentah, BBM,dan LPG, kata Ali.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Data Cadev Beri Angin Segar IHSG Lanjutkan Penguatan

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (9/2), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berada di kisaran 5.282 –5.348.

“IHSG berhasil melewati ujian terhadap support 5.264. Saat ini support berada pada level berikutnya di 5.282,” kata Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dalam risetnya, Senin (9/2).

Menurutnya hal ini menunjukkan kekuatan naik IHSG untuk melanjutkan reli naik masih cukup besar, dan berpotensi menembus level resisten 5.348.

“Capital inflow masih terus terjadi hingga akhir pekan, dan rilis data cadangan devisa juga cukup memberikan angin segar terhadap IHSG untuk kembali melanjutkan perjalanan uptrend nya hari ini, IHSG dalam jangka pendek berada dalam jalur uptrend,” ujarnya.

Dalam risetnya, William juga merekomendasikan beberapa saham yang dapat dipertimbangkan pada pedagangan hari ini adalah PWON, BWPT, BBNI, AALI, SGRO, SIMP, SMCB, WTON, dan TOTL.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jokowi Jangan Ragu Lantik Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Persatuan  Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik dan Pemerintahan Seluruh Indonesia  mendesak Jokowi untuk tidak ragu melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri karena sudah sesuai dengan UUD 1945.
Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik dan Pemerintahan Indonesia Marrie Andi Muhamadiyah, Senin (9/2). 
Yurispendensi hukum dan politik untuk melantik pejabat negara yang sudah dtetapkan sebagai tersangka oleh KPK dapat mengikuti 10 kepala daerah yang terpilih dalan pilkada dan sebelum dilantik jadi tersangka kasus korupsi tapi tetap dilantik oleh Mendagri dalam rangka menjalankan hak dan kewajiban konstitusi negara yang diatur dalam UUD 1945, 
“Contohnya, Bupati terpilih Hambit Bintih, Bupati Gunung Mas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terhadap ketua MK,” ungkapnya.
Apalagi untuk kasus Budi Gunawan sudah ada lembaga oenegak hukum yaitu Polri yang sebelum BG ditetapkan tersangka oleh KPK.
“Polri sudah mengeluarkan produk hukum tahun 2010 bahwa BG clear dari dugaan kepemilikan rekening gendut yang dihasilkan dari gratifikasi,” tutupnya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Sentimen Positif, IHSG Diperkirakan Menguat

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan lalu mampu berbalik ke zona hijau. Hal tersebut disebabkan oleh hijaunya laju bursa saham AS, menguatnya Rupiah yang diiringi masih adanya aksi beli investor asing, hingga rilis kenaikan cadangan devisa Indonesia bulan Januari.

“Laju IHSG pekan lalu dapat memenuhi harapan kami untuk dapat mengalami kenaikan,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada perdagangan Senin (9/2) IHSG diperkirakanReza berada pada rentang support 5.290-5.320 dan resisten 5.352-5.358.

Menurutnya, laju IHSG kembali berhasil menyentuh level tertinggi terbarunya dan lonjakan tersebut tidak meninggalkan utang gap, sehingga masih ada potensi bagi IHSG untuk kembali menguat. Selain itu, dikatakan Reza, meski IHSG masih memiliki peluang, namun seperti biasanya pasca menyentuh level tertinggi IHSG terkadang berbalik arah.

“Jika kondisi ini terjadi maka akan menutup peluang IHSG untuk menguat, oleh karena itu tetap cermati potensi pembalikan arah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain