15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38811

Waspada Longsor

Pemukiman berada di sekitar Tebing Ngarai Ateh (atas), Bukik Apik, Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (7/2). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, mengimbau masyarakat di kawasan perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan yang cukup tinggi karena dikhawatirkan berdampak terjadinya bencana longsor. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi

PT LI Apresiasi Rencana Pembelian Saham Persija oleh Pemprov DKI

Jakarta, Aktual.co — CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, mengapresiasi pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Apresiasi ini terkait dengan rencana pembelian saham klub Ibu Kota, Persija Jakarta.

“Ini merupakan contoh yang baik bagi persepakbolaan nasional dan menjadi menarik,” kata Joko Driyono di Jakarta, Sabtu (7/2).

Dijelaskan pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI itu, pembelian saham klub berjuluk Macan Kemayoran ini oleh Pemprov DKI, bisa menjadi role model (model peranan).

“Bisa jadi role model, yang bisa dicontoh sekalipun kami pahami mekanisme pengambilan keputusan harus menjadi kepemilikan bukan private lagi,” jelasnya.

Sebelumnya, Sekda Pemprov DKI, Saifullah, berencana membeli saham Persija. Ini karena, Persija dianggap sedang membutuhkan “bapak angkat baru” karena permasalahan keuangan yang melanda mereka.

Artikel ini ditulis oleh:

Ratusan Polisi Disiagakan di Lamijung Antisipasi Bentrokan Massa

Jakarta, Aktual.co — Ratusan aparat kepolisian disiagakan di sekitar Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Lamijung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara untuk mengantisipasi bentrok akibat kisruh trayek speedboat tujuan Kota Tarakan.

Kepala Polres Nunukan, AKBP Christian Tori mengatakan, pengerahan ratusan anggota kepolisian di PLBL Lamijung sehubungan dengan adanya kisruh antar agen speedboat terkait jadwal pemberangkatan yang telah diterbitkan Pemkab Nunukan melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika.

“Kita cuma antisipasi hal-hal yang bakal terjadi soal kisruh jadwal pemberangkatan (speedboat) di PLBL Lamijung makanya dikerahkan anggota polisi kesana,” terang dia  di Nunukan, Sabtu (7/2).

Informasi yang dihimpun, pada Jumat (6/2) kemarin, sempat terjadi ketegangan antar agen speedboat dengan adanya pengerahan puluhan orang massa dari salah seorang pemilik speedboat di PLBL Lamijung.

Pengerahan massa itu berkaitan dengan protes yang dilakukan agen tiket speedboat lainnya terhadap speedboat Dewa Sebakis Sakti yang baru beroperasi diberikan jadwal pemberangkatan lebih awal yakni pada pukul 07.20 wita tujuan Pelabuhan Tengkayu Kota Tarakan.

Pantauan di PLBL Lamijung sekitar pukul 08.25 wita, ratusan aparat kepolisian berjaga-jaga di dermaga pelabuhan, ruang tunggu penumpang hingga pintu masuk PLBL Lamijung.

Sehubungan dengan masalah ini, tidak ada loket penjualan tiket di PLBL Lamijung yang terbuka sedangkan puluhan penumpang yang memiliki kepentingan tertentu masih berkumpul di dermaga pelabuhan menunggu speedboat yang siap mengangkutnya menuju Kota Tarakan.

Artikel ini ditulis oleh:

Penghematan Angkutan LPG Pertamina

Petugas memeriksa galangan kapal jenis Very Large Gas Carrier (VLGC) Pertamina Gas II saat persiapan keberangkatan menuju Ruwais, Uni Emirat Arab di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (7/2). PT. Pertamina (Persero) melalui Pertamina Gas menargetkan penghematan biaya angkut pembelian LPG sebesar Rp. 277 miliar atau USD23 juta dalam setahun, dengan menggunakan kapal VLGC dengan daya angkut 22.000 MT Propane dan 22.000 MT Butane. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Bangka Tengah

Jakarta, Aktual.co — Ratusan rumah di Kecamatan Koba dan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Belitung, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai leher orang dewasa, Sabtu (7/2) siang.

Banjir yang melanda beberapa titik di Koba dan Lubuk Besar itu, membuat aktivitas warga lumpuh total karena air juga menggenangi ruas jalan hingga mencapai satu meter.

“Pagi tadi daerah jembatan Lubuk Lingkuk sangat parah, ketinggian air mencapai satu meter. Ada beberapa kendaraan yang sempat hanyut akibat derasnya air banjir,” ujar Aris, seorang warga yang melintas di ruas jalan terkena banjir.

Ia mengatakan, banjir cukup parah terjadi di Desa Lubuk Lingkuk akibat hujan terus mengguyur dalam dua hari ini.

“Selain itu, banjir juga dipicu meluapnya air dari kolong bekas penambangan bijih timah di desa ini, kendati hujan sudah berhenti namun ketinggian air malah bertambah karena luapan dari kolong,” ujarnya.

Sementara sejumlah warga di desa tersebut terus berupaya mengamankan barang berharga dan perabotan rumah tangga dari ancaman banjir.

Sebagian warga sudah dievakuasi ke rumah penduduk terdekat yang tidak terkena hantaman banjir bandang tersebut.

Terpantau, titik yang terendam banjir khusus di Koba yakni Jalan By Pass Koba, Kantor Kelurahan Padang Mulya, Jalan Tanjung Langka, Jalan raya Desa Nibung.

Sedangkan di Lubuk Besar, banjir melanda jalan raya Desa Kulur tepatnya daerah jembatan, ujung Desa Perlang, daerah jembatan Rangau Dusun Nadi, depan SMA 1 Lubuk Besar. Selain itu, di daerah jembatan Lubuk Lingkuk yang sampai saat ini airnya masih meluap.

Artikel ini ditulis oleh:

Menkopolhukam: Pengamanan Perairan Malut jadi Prioritas

Jakarta, Aktual.co — Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, pengamanan perairan di Maluku Utara (Malut) jadi prioritas pemerintah, karena perairan daerah ini berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Semua daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Malut ini diprioritaskan pengamanannya untuk mencegah terjadinya pencurian ikan yang dilakukan nelayan asing,” katanya di Ternate, Sabtu (7/2).

Ia mengatakan, pemerintah akan menambah armada pengamanan untuk mengawasi perairan Malut dan daerah lainnya yang berbatasan dengan negara tetangga, termasuk memaksimalkan peran TNI-AL dan Polairud.

Menurut dia, sebagian besar wilayah Malut merupakan laut, sehingga pemerintah memprioritaskan armada yang akan ditempatkan di sejumlah titik rawan masuknya kapal nelayan asing yang akan mencuri ikan di perairan Malut.

Oleh karena itu, dirinya optimistis dengan dukungan armada dan personel yang kuat, maka wilayah perairan Malut bisa terjaga dari masuknya nelayan asing yang berusaha masuk di wilayah teritorial Indonesia untuk mencuri ikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain