14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38869

APTB Berlakukan E-Ticketing Untuk Penumpang

Jakarta, Aktual.co — Perseroan Terbatas Transportasi Jakarta, Kamis (5/2), melakukan uji coba penerapan tiket elektronik atau e-ticketing di koridor 4 (Dukuh Atas-Pulogadung) dan koridor 6 (Ragunan-Dukuh Atas).
Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih di Jakarta. mengatakan selain bus Transjakarta pihaknya juga mulai menerapkan e-ticketing untuk Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Transjakarta (APTB).
“Jadi, penumpang bus APTB tidak perlu membayar dua kali. Cukup bayar satu kali untuk APTB yang ingin dinaiki. Kemudian, petugas akan membukakan gate mesin tapping dengan cara menempelkan e-ticketing milik Transjakarta. Tapi, ini baru uji coba,” ujar Kosasih.
Dia mengungkapkan selama dilakukannya masa uji coba, pihaknya masih menjual tiket kertas kepada para penumpang yang belum memiliki tiket elektronik.
“Sekarang tiket kertas masih kita jual. Akan tetapi, mulai 15 Februari, kita sudah tidak lagi menjual tiket kertas di koridor 4 dan koridor 6. Semuanya harus pakai tiket elektronik,” tutur Kosasih.
Penerapan e-ticketing sudah lebih dulu dilakukan pada koridor 1 (Blok M-Kota) sejak 11 Agustus 2014. Kemudian, di koridor 8 (Harmoni-Lebak Bulus) dan koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) pada 1 November 2014. Lalu, di koridor 2 (Harmoni-Pulogadung), dan koridor 3 (Harmoni-Kalideres) pada 22 November 2014.  Selanjutnya, di koridor 5 (Ancol-Kampung Melayu) dan 7 (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) pada 29 November 2014. Serta di koridor 10 (Tanjung Priok-Cililitan), koridor 11 (Kampung Melayu-Pulogebang), dan koridor 12 (Pluit-Tanjung Priok) pada 13 Desember 2014. Penerapan e-ticketing dilakukan dengan menggunakan enam kartu elektronik yang diterbitkan oleh enam bank yang telah bekerja sama dengan PT Transjakarta, antara lain Bank DKI, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Central Asia (BCA), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mega. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

IHSG Ditutup Melemah 35,38 Poin ke Posisi 5.279,89

Jakarta, Aktual.co —   Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), ditutup melemah sebesar 35,38 poin atau 0,67 persen ke posisi 5.279,89 terkena imbas bursa saham global yang berada di area negatif. Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah sebesar 9,41 poin atau 1,05 persen ke posisi 910,93.

“Mayoritas bursa saham global yang cenderung melemah memicu pelaku pasar saham di dalam negeri melakukan aksi lepas sehingga berdampak negatif pada laju IHSG BEI,” kata Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (5/2).

Di sisi lain, data produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang melemah menambah sentimen negatif di pasar saham. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia secara kumulatif pada 2014 hanya tumbuh sebesar 5,02 persen atau relatif melambat sejak lima tahun terakhir.

Namun demikian, lanjut dia, masih adanya aksi beli investor asing menahan tekanan indeks BEI lebih dalam. Pada data perdagangan BEI, tercatat investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp89,045 miliar pada Kamis (5/2) ini.

Sementara itu, Analis HD Capitral mengatakan bahwa secara teknikal pergerakan indeks BEI masih dalam koreksi yang wajar sebelum melanjutkan kenaikannya menuju level batas atas 5.330 poin.

“Pelemahan IHSG tidak mengakibatkan keluar jalur dari misi untuk mencetak level baru di 5.330 poin,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 245.156 kali dengan volume mencapai 4,02 miliar lembar saham senilai Rp5,62 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 119 saham, yang melemah 176 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 115 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 85,73 poin (0,35 persen) ke 24.765,49, indeks Bursa Nikkei turun 174,12 poin (0,98 persen) ke 17.504,62, dan Straits Times melemah 13,74 poin (0,40 persen) ke posisi 3.403,83.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Peringatan Hari Pers, Masyarakat Diajak Lebih Dekat dengan Media

Jakarta, Aktual.co — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2015 mengajak masyarakat lebih dekat dengan dunia pers lewat Pameran Pers bertajuk “Peradaban Pers” yang digelar pada 5-9 Februari di Kepri Mall, Batam.

“Pameran ini sebagai bentuk perayaan HPN sehingga diharapkan lewat pameran ini bisa membuka wawasan masyarakat dan membuat pers semakin dekat dengan masyarakat luas,” kata Ketua Bidang Pameran Panitia Pusat HPN 2015 Adhy Trisnanto saat acara pembukaan pameran di Kepri Mall, Batam, Kamis (5/2).

Sejumlah acara digelar dalam perayaan HPN 2015 yakni seminar, pameran, dan hiburan.

“Kalau acara seminar itu kan untuk undangan terbatas maka dari pameran dan hiburan bisa menyapa masyarakat dengan kegiatan yang interaktif. Sehingga HPN tidak hanya dinikmati industri pers tetapi juga masyarakat,” jelas Adhy.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Robert Iwan Loriaux mengatakan pers mempunyai peran penting bagi kemajuan bangsa.

“Kami patut bersyukur dengan kemajuan pers sejak zaman penjajajahan. Pers punya peran penting bagi kemajuan bangsa, untuk mencerdaskan bangsa. Apalagi dengan kemajuan teknologi, masyarakat belajar banyak dari pers,” kata Robert.

“Khusus Kepri, peranan pers luar biasa dalam rangka membangun bangsa yang lebih sejahtera di masa datang,” tambahnya.

Namun, Robert berharap agar pemberitaan yang didukung dengan perkembangan teknologi digital juga tidak sembarangan.

“Yang terjadi saat ini, narasumber bilang apa lalu ditulisnya. Soal pemberitaan, jang sampai menjatuhkan wibawa bangsa,” ujar Robert.

Peradaban Pers Pameran dengan tema peradaban pers bertujuan juga menambah wawasan masyarakat untuk mengetahui perkembangan pers dari masa ke masa.

Kantor Berita Indonesia Antara sebagai salah satu dari 26 peserta pameran mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat Antara sebagai kantor berita yang pertama kali menyiarkan berita proklamasi.

Seiring perkembangan zaman, Antara juga semakin selaras dengan era digital sebagaimana yang ditampilkan dalam stan pameran seperti mengenalkan fungsi Antara melalui games digital.

Sementara itu di stan Monumen Pers Nasional, pengunjung diperlihatkan perkembangan media dari yang pertama hingga saat ini.

Media Algemen Dagblad van Nederlandsch Indie, koran berbahasa belanda menjadi koleksi media tertua yang dimiliki oleh monumen pers nasional.

Artikel ini ditulis oleh:

Juru Parkir Bergaji Besar Terima Tip, Ahok: Bakal Dipecat

Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa pihaknya tidak akan segan-segan memecat juru parkir yang menerima uang tip dari sejumlah pengemudi kendaraan. Hal tersebut dilakukan karena Pemprov DKI telah memberikan gaji besar terhadap juru parkir. 
“Saya mah gak main-main. Begitu dia terima tip, pecat. Saya preman resmi. Saya kan sudah bilang berkali-kali, saya sudah ngancam berkali-kali,“ katanya, Kamis (5/2).
Dikatakan Ahok sapaan Basuki bahwa untuk membuktikan juru parkir tidak menerima tip, maka dirinya akan mencoba mengirim mata-mata.
“Kamu nggak tahu kan? Saya kirim orang pura-pura atau gimana untuk parkir di sana. Coba kamu tes di Jalan Sabang, dikasih mau terima nggak? Begitu dia terima tip, saya pecat,” tambahnya.
Dengan menggunakan mata-mata tersebut, kata Ahok merupakan langkah yang cukup efektif guna menghindari juru parkir nakal. 
“Efektif lah, kan takut dipecat. Apalagi gaji mereka dua kali UMP. Kalau mau gaya preman, kita ini preman resmi berseragam. Bersenjata dengan izin resmi, kami pegang pistol preman bisa kita tangkap. Tapi, kami pegang pistol resmi. Jadi jangan ribut sama yang resmi,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Keluh Johan Atas Konflik KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Berlarutnya perseteruan yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri membuat kinerja baik dari aspek pencegahan, penyelidikan hingga penindakan di lembaga anti korupsi itu terganggu.
Deputi Pencegahan KPK, Johan menilai permasalahan itu menguras banyak energi seluruh pegawai lembaga ‘superbody’ bahkan hingga ke tim penyidik, yang akhirnya melemahkan kinerja dalam penanganan kasus.
“Jangankan penyidik, loe (Wartawan) aja mikirin,” ujar Johan saat jumpa pers, di gedung KPK, Kamis (5/2)
Untuk itulah, Johan berharap agar Presiden Joko Widodo segera memberikan keputusan yang menjadi solusi atas konflik ini.
Meski begitu, ketika ditanya apa saran untuk Presiden, Johan enggan menjawabnya. Dia malah rendah diri dengan mengatakan jika dirinya tidak punya solusi terbaik.
“Karena, saya tidak mengetahui apa yang harus dilakukan Presiden. Tetapi saya yakin pak Presiden punya solusi atas konflik ini,” pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini posisi lembaga yang berada membawahi langsung Presiden itu tengan berada diujung tanduk. Hal itu karena, dua pejabat teratas KPK yakni Abraham Samad dan Bambang Wijojanto tengah terjerat kasus hukum.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Bentuk Komite Etik, Hasto Diminta Serahkan Bukti Pertemuan dengan Samad

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR Syarifuddin Suding meminta Plt Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melaporkan pertemuannya dengan Ketua KPK Abraham Samad, kepada komite etik KPK beserta bukti-bukti yang cukup.
Penanganan etik yang nantinya dilakukan tidak akan menghalangi proses pidana yang disangkakan kepada Abraham Samad.
“Komite etik kan tidak menghalangi (proses) di Bareskrim. Saya harap Hasto lapor KPK, dibarengi bukti-bukti, supaya di internal KPK dapat langsung membuat komite etik,” ucap Suding, di Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (5/2).
Politisi Hanura itu menilai sah-sah saja terkait permintaan masyarakat agar Abraham Samad mundur dari pimpinan KPK lantaran pertemuan dengan elit partai seperti yang dituduhkan Hasto.
“Saya kira sah-sah saja pandangan publik seperti itu. Dengan melihat kondisi KPK saat ini, kita hargai pendapat yang berkembang.”

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain