13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38884

Ini Harapan PDIP Soal Konflik KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Terkait konflik KPK dan Polri, politisi senior PDIP Pramono Anung berharap persoalan tersebut dapat terselesaikan dengan tidak mengorbankan salah satu lembaga hukum tersebut.
“Silakan persoalan hukum ini diselesaikan masing-masing. Siapa yang benar, siapa yang salah, penegakan hukum harus tetap dilakukan. Yang penting bagi kita semua, lembaganya tidak boleh dikorbankan,” kata dia di Jakarta, Rabu (4/2).
Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan persoalan pergantian Kapolri tidak akan timbul apabila Komisaris Jenderal Budi Gunawan mundur sebagai calon kepala Polri.
Menurut dia, penolakan Budi Gunawan untuk mundur merupakan salah satu alasan lamanya Presiden Jokowi mengambil keputusan terkait konflik KPK dan Polri.
Konflik antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian RI kembali terjadi di masa Presiden Joko Widodo ini. Sebelumnya sengkarut antara dua institusi penegak hukum itu juga pernah dua kali terjadi ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjabat. 

Artikel ini ditulis oleh:

Tahana: ISIS tak Pernah Mengaji

Jakarta, Aktual.co — Wartawan Perancis Didier Francois yang pernah menghabiskan waktu selama 10 bulan sebagai tahanan ISIS mengatakan kelompok tersebut tak sedikit pun peduli tentang Islam. Mereka bahkan tidak memiliki Al-Qur’an, dan tak pernah mengkajinya. Menurut Didier, selama ia menjadi tawanan, ia tak pernah melihat anggota ISIS berdiskusi tentang agama diantara sesama mereka. 

“Tidak pernah ada diskusi tentang al qur’an. Diskusi mereka lebih banyak politik, bukan isi Al-Qur’an. Mereka menghujani kami dengan apa yang mereka percayai. Namun mereka tak memberikan kami Qur’an untuk kami belajar, dan mendengar mereka mendiskusikan isinya,” kata Didier sebagaimana disampaikan kepada CNN, Rabu (4/2). Didier juga mengungkapkan bagaimana ia menyaksikan tawanan ISIS hidup dalam kondisi mengenaskan. “Saat saya melewati koridor ketika hendak ke toilet, saya bisa melihat mereka terbaring dengan darah di sekelilingnya. Saya bisa menyaksikan rantai, tali dan jeruji besi.”

Pria ini juga mengaku dipukuli, namun tidak terjadi setiap hari. Didier Francois adalah salah satu dari empat wartawan yang dibebaskan ISIS pada April 2014. Ia ditahan sejak Juni 2013 di Suriah bersama tiga rekannya,  Edouard Elias, Nicholas Henin dan Pierre Torres. “Sangat sulit berada di tangan orang-orang yang kamu tahu mereka telah membunuh ratusan dan ribuan warga Suriah,  Irak, Libya, Tunisia, dan dapat menempatkan bom di negara kita. Saya bersyukur bisa lepas dari mereka,” katanya menambahkan.

.yzmpa_tooltip_box {direction:ltr;text-align:left;display:none;font:12px/20px Arial, Helvetica, sans-serif;width: 121px;box-sizing: border-box;height: 137px;position: absolute;bottom: -110px;right: 20px;background: #ffffff;padding: 8px;color:#494949;font-weight:400;-moz-box-shadow: 0 0 20px 0px #AAA4A4;-webkit-box-shadow: 0 0 20px 0px #AAA4A4;box-shadow: 0 0 20px 0px #AAA4A4;z-index:2;margin-bottom:2px;-moz-border-radius: 4px;-webkit-border-radius: 4px;-khtml-border-radius: 4px;border-radius: 4px;}.yzmpa_tooltip_box:after, .illu_tooltip_box:before {top: 9%;right:-9px;border: solid transparent;content: ” “; height: 0;width: 0;position: absolute;pointer-events: none;}.yzmpa_tooltip_box:after {border-color: rgba(255, 255, 255, 0);border-top-color: #ffffff;border-width: 9px;margin-left: -11px;}.yzmpa_tooltip_box:before {border-color: rgba(0, 0, 0, 0);border-top-color: #000000; border-width: 10px; margin-left: -12px;}.yzmpa_tooltip_box label {line-height: 20px;cursor:pointer;display:inline-block;}.yzmpa_tooltip_box label input[type=radio]{float: left;cursor: pointer;margin: 4px 4px 0 2px;}.yzmpa_close_dialog_header{background: #C4C4C4;padding-left: 5px;font-weight: bold;width:100px;margin-bottom:2px;}.yzmpa_close_dialog_btn{position: relative;font-family: serif;top:-20px;font-size: 20px;cursor: pointer;float:right;font-weight:normal;height:0px;padding-right:2px;}div.eng_slide > a > img {width:119px !important;height:102px !important;}div.eng_slide a,div.eng_slide span {width:119px !important;}#git_wrapper_0{width:100%;position:relative;padding-top:20px;overflow:hidden;font-family:inherit;float:left;}.engageya_case31_image{white-space:normal !important;width:148px;float:left;position:relative;text-decoration:none !important;}.engageya_case31_text{text-align:left;position:relative;font-style: inherit; font-family:Arial,Helvetica,sans-serif;font-size: 13px; padding:1px;width:148px;height:100%;font-weight:bold;}.like_facebook {float:left;margin-top:5px;min-width:85px;height:20px;background:url(“http://ext1.engageya.com/widget/img/facebook-counter-bg.png”) no-repeat left;border:none;}.like_facebook span {float:right;height:20px;font-size:10px;font-family:Arial;color:black;background:url(“http://ext1.engageya.com/widget/img/facebook-counter-repeat.png”) repeat-x;border-right:solid 1px #c1c1c1;border-top: none;border-bottom: none;margin-top: 1px;height: 18px;margin-right: 0px;padding-right: 6px;line-height: 18px;}

Politisi Senior PDIP: Menteri Kabinet Kerja Jangan Umbar Pernyataan Soal Kapolri

Jakarta, Aktual.co — Politisi senior PDI Perjuangan Pramono Anung mengatakan, para menteri Kabinet Kerja sebaiknya memberikan saran secara tertutup kepada Presiden Jokowi terkait polemik pelantikan Kapolri dan bukannya bicara terbuka yang menambah kegaduhan.
“Seyogyanya para menteri itu tidak menambah kegaduhan, tetapi memberikan masukan secara tertutup kepada Presiden. Sebab kalau para menteri membuat pernyataan secara terbuka, yang hanya menambah kegaduhan saja, menurut saya yang dirugikan pemerintahnya,” kata Pramono di Jakarta, Rabu (4/2).
Menurut dia, para menteri sebaiknya menyerahkan kewenangan untuk memutuskan pelantikan Kapolri sepenuhnya pada Presiden Joko Widodo.
Ia mengatakan pengambilan keputusan pelantikan Kapolri adalah hak prerogatif Presiden sehingga hak Presiden untuk menunggu praperadilan Komjen Pol Budi Gunawan atau mengambil keputusan segera.
“Presiden mempunyai hak prerogatif. Terhadap penegakan hukum, Presiden tahu apa yang harus dilakukan. Apakah menunggu praperadilan, apakah persoalan hukumnya sudah terselesaikan. Beliau yang paling tau,” tutur dia.
Ia mengatakan pihaknya menginginkan proses penegakan hukum yang dihargai dan mengedepankan proses penyelesain, bukan menginginkan kepentingan lain.

Artikel ini ditulis oleh:

Polemik Kapolri, Mendagri: Presiden Harus Dapat Jaga Hak Prerogatifnya

Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan sejumlah pertemuan yang dilakukan Presiden Jokowi dengan para tokoh nasional bertujuan untuk menyerap sejumlah aspirasi sebaik mungkin dalam kasus Komjen Pol Budi Gunawan sebagai kapolri terpilih.
Sebab, dalam mengambil sebuah keputusan presiden harus dapat menjaga hak preogratifnya.
“Beliau Presiden Jokowi menyerap aspirasi bagaimana baiknya agar antara hak prerogatif presiden terjaga dan hak konstitusional serta kehormatan DPR dan pemerintahan terjaga,” kata Tjahjo kepada Aktual.co, di Jakarta, Rabu (4/2).
Masih kata Tjahjo, pertemuan itu juga untuk bagaimana memahamkan masyarakat akan posisi konstitusional, baik ketatanegaraan maupun hukum kepada semua warga negara.
“Memahamkan masyarakat akan posisi konstitusional, posisi hubungan ketatanegaraan dan posisi Hukum yang semua warga negara harus taat dan paham posisi mekanimse hukum,” ujarnya.
Ia pun mengakui bahwa dilema bagi presiden untuk melantik atau tidak Komjen Pol Budi Gunawan. Misalnya, kata Tjahjo, presiden tidak melantik Kapolri yang sudah aklamasi disetujui DPR bisa anggap main-main dan inkonsisten.
“Kalau dilantik pada posisi opini keputusan KPK (walau asas praduga tidak bersalah harus ditegakkan) jadi wajar ketemu semua tokoh politik dan tokoh-tokoh lintas elemen Nasional,” pungkas mantan Sekjen PDI Perjuangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Jakarta Elektrik PLN Tak Mau Numpang Lewat di Proliga 2015

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Tim Jakarta Electric PLN, Bambang Soetanto mengatakan, demi meraih hasil maksimal pada kejuaraan yang akan dimulai di GOR Dome Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (6/2) itu, pihaknya telah menyiapkan pemain terbaik.

“Kami memadukan kekuatan pemain muda dan senior yang sudah berpengalaman. Kedua tim juga sudah siap untuk memberikan yang terbaik,” katanya, di sela pengenalan tim di Jakarta, Rabu (4/2).

Demi memenuhi target, Jakarta Electric PLN baik putra dan putri telah menjalani pemusatan latihan sejak Desember 2014. Kelemahan tim selama menjalani kompetisi musim lalu mulai dibenahi. Apalagi musim lalu hanya finis diurutan tiga untuk putra dan peringkat empat untuk putri.

Untuk tim putra, tim Jakarta Electric PLN akan mengandalkan pemain berpengalaman seperti Antho Bertiyawan dan Sigit Hermanto. Selain itu, akan didukung pemain asing asal Kuba yaitu Yoendri Alvarez dan Osmany Camejo. Sedangkan posisi pelatih dipercayakan kepada Putut Marhaento.

Sedangkan di tim putri, Jakarta Electric PLN masih mengandalkan pemain yang sudah kenyang pengalaman seperti Wilda Siti Nurfadillah (quicker), Aprilia Manganang (open spike), serta pemain asing asal Venezuela, Maria Jose (open spike).

Target tinggi yang dibebankan oleh manajemen kepada tim ternyata sangat diapresiasi oleh sang pelatih tim putri Jakarta Electric PLN, Tien Mei. Menurut dia, dengan materi pemain yang ada pihaknya optimistis anak asuhnya mampu bersaing dengan tim yang lain.

“Meski banyak pemain muda, mereka banyak yang sudah turun di Proliga musim lalu. Kami optimistis mampu memenuhi target jika mereka mampu bermain dengan konsiten, pertandingan pasti ketat,” tukasnya.

Keyakinan yang sama dikatakan asisten pelatih tim putra Jakarta Electric PLN, Wahdi H.A. Radjik. Menurut dia, selain ingin menjadi yang terbaik, tim asal Ibu Kota ini juga ingin menjadi wadah pembinaan bagi atlet muda. Hal ini dilakukan untuk proses regenerasi pemain.

Keinginan Jakarta Electric PLN untuk menjadi juara dipastikan tidak akan mudah. Mereka akan berhadapan dengan juara bertahan Surabaya Samator serta Jakarta Pertamina untuk sektor putra. Untuk putri dipastikan akan mendapatkan tekanan dari juara bertahan Jakarta Popsivo PGN maupun Manokwari Valeria.

Artikel ini ditulis oleh:

Di Video Ini, Pria Israel Sebut Islam Pembunuh dan Pemerkosa

Jakarta, Aktual.co —  Seorang pria Israel menyamakan Muslim dengan Nazi dan menyebut umat Islam sebagai pembunuh dan pemerkosa dalam unjuk rasa anti-Islam Pegida di Frankfurt. Dalam sebuah video pria, yang menggambarkan dirinya sebagai orang Israel etnis Jerman, itu terus mengatakan bahwa dirinya mengampuni Jerman atas genosida selama Perang Dunia II.

Dalam demonstrasi tersebut, ia berorasi dengan menggebu-gebu mengajak para peserta untuk bangga menjadi orang Jerman dan menuduh Islam ingin mengambil alih negara tersebut. Peserta unjuk rasa anti-Islam yang diselenggarakan Pegida terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan, aksi serupa sudah digelar di beberapa negara Eropa lainnya meski dengan skala yang lebih kecil.

Berikut ideonya:
https://www.youtube.com/watch?v=90jcFnRYQRw

Berita Lain