9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38888

Menko Indroyono: Bank Dunia Lirik “Blue Economy” Lombok Selatan

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan Bank Dunia bersedia membiayai aktivitas “blue economy” (ekonomi biru) di Indonesia, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan kawasan pesisir.

“Bank Dunia bersedia masuk ke Lombok selatan,” kata Indroyono di Jakarta, Rabu (18/2) malam.

Menurut dia, di Indonesia kegiatan program yang masuk dalam aktivitas ekonomi biru antara lain terdapat di Lombok selatan, yang juga masih banyak masyarakat miskinnya.

Menko Maritim mengemukakan pada APBN 2015 di setiap Direktorat Jenderal KKP ada program di Lombok Selatan untuk penerapan ekonomi biru.

Apalagi, Indonesia adalah yang pertama kali mengangkat isu ekonomi biru di tingkat global, yaitu tepatnya di FAO.

Pembangunan sektor kemaritiman di Indonesia perlu melibatkan nelayan tradisional dalam posisi strategis sehingga tidak hanya didominasi para pengusaha perikanan berskala daerah yang ada di berbagai daerah.

“Selama ini, pengelolaan sumber daya alam dan strategis posisi ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) kepada swasta dan asing, sudah saatnya nelayan tradisional didorong partisipasinya untuk terlibat dalam pelaksanaan dan pengelolaan agenda kerja Poros Maritim Dunia,” kata Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Abdul Halim kepada Antara di Jakarta, Senin (16/2).

Menurut Abdul Halim, sejauh ini nelayan tradisional kerap tidak mendapatkan manfaat atas strategisnya posisi geografis laut Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

PM India akan Lindungi Minoritas

Jakarta, Aktual.co —Perdana Menteri India Narendra Modi, berjanji melindungi kelompok minoritas. Pernyataan ini disampaikan setelah terjadi serangkaian serangan terhadap lembaga Kristen di New Delhi, seperti yang dikutip BBC.
“Saya mengutuk setiap kekerasan terhadap kelompok keagamaan kecil, sebab tidak ada agama setuju terhadap kekerasan. Pemerintah akan menjamin kebebasan dalam menjalankan kepercayaan,” kata Modi dalam acara yang diadakan oleh masyarakat Kristen di India, Selasa (17/02).

Kritikus menyatakan pemerintahan Modi, yang dipimpin Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP), gagal melindungi kelompok agama kecil dan tidak bisa mengendalikan kelompok keras Hindu. Kelompok radikal Hindu dianggap semakin berani sejak kemenangan Modi pada pemilihan umum tahun lalu. Pada awal Februari, pendeta, biarawati dan umat Kristen bentrok dengan polisi ketika berunjukrasa di New Delhi. Kelompok Kristen melakukan unjuk rasa setelah terjadi kekerasan dan pembakaran di gereja-gereja mereka.

Kelompok Hindu garis keras yang suaranya memberi sumbangan besar atas kemenangan BJP dan Narendra Modi mengatakan Hinduisme di India saat ini berada dalam ancaman. Kelompok militan ini juga mulai menjalankan kampanye untuk meyakinkan pemeluk Kristen dan Islam berganti kepercayaan. Desakan untuk mengganti agama itu bisa menjadi masalah politik yang berpeluang memecah belah India. Dari 1,27 miliar penduduk India, 1/5 darinya adalah pemeluk agama lain selain Hindu.

Terkait Teror Global, AS Gelar KTT Anti-Ekstremisme

Jakarta, Aktual.co —Para perwakilan negara dari seluruh dunia menghadiri konferensi tingkat tinggi untuk melawan kekerasan ekstrimisme yang dibuka di Amerika Serikat. Pertemuan yang diadakan selama tiga hari itu digelar menyusul terjadinya sejumlah insiden penembakan di Denmark, Perancis dan Australia.

Wakil Presiden AS, Joe Biden mengatakan pentingnya berinteraksi dengan para imigran yang mungkin teradikalisasi karena merasa disingkirkan. “Masyarakat harus memberikan pilihan afirmatif untuk komunitas imigran,” katanya. Biden mengatakan negara-negara di dunia harus memberikan “rasa memiliki yang mendiskreditkan upaya teroris untuk menimbulkan rasa ketakutan, isolasi, kebencian dan penolakan.”

Gedung Putih yakin Eropa sangat rentan terhadap serangan teror karena para imigran kurang terintegrasi dengan baik dengan masyarakat. Namun sejumlah wartawan mengatakan Gedung Putih juga ingin menekankan bahwa ancaman terorisme dari dalam negeri harus diwaspadai, radikalisasi serta perekrutan orang-orang Amerika, khususnya anak-anak muda yang merasa tidak puas.

Rabu (18/2), Presiden Barack Obama akan berpidato dalam konferensi di Gedung Putih sebelum berbicara pada pertemuan di Departemen Luar Negeri hari Kamis (1/2), yang akan dihadiri oleh perwakilan dari sekitar 60 negara, di antaranya Yordania, Mesir, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Perancis. Menteri Dalam Negeri Theresa May hadir mewakili Inggris.

Selain membahas insiden teror yang terjadi di Kanada Oktober lalu, di Australia pada bulan Desember, di Perancis pada bulan Januari dan di Denmark bulan ini, konferensi ini juga akan membicarakan keprihatinan internasional atas munculnya Negara Islam (IS) di Timur Tengah.

Jumlah Mualaf di Perancis Meningkat

Jakarta, Aktual.co —Jumlah mualaf di Perancis meningkat secara signifikan pasca-serangan Charlie Hebdo. “Itu (serangan Charlie Hebdo) membuat saya ingin memeluk Islam dan menunjukkan kepada semua orang bahwa (serangan itu) bukan cerminan Islam,” kata seorang muallaf seperti dikutip RTL Radio minggu lalu, seperti yang dikutip BBCNews.

Menurut stasiun radio tersebut, Masjid Agung Paris mengeluarkan 40 sertifikat perpindahan agama kepada Islam. Pada periode yang sama tahun lalu, hanya ada 22 orang yang mengucap syahadat di Masjid Agung Paris, 50 persen lebih sedikit dari jumlah mualaf tahun ini. Persentase muallaf Islam di Strasbourg dan Aubervilliers juga mengalami kenaikan sekitar 30 persen.

Lyon juga mengikuti tren yang sama dengan peningkatan 20 persen. Para imam mengatakan mereka awalnya terkejut oleh peningkatan jumlah mualaf. Apalagi mereka menjadi mualaf merupakan para figur termasuk doktor, kepala sekolah, dan anggota kepolisian.

Beberapa hari setelah serangan Charlie Hebdo, sutradara Perancis Isabelle Matic juga mengumumkan keislamannya di akun Facebook-nya. Ia membuat pengumuman tak terduga itu hanya beberapa hari setelah serangan Paris.

Tiga Matahari Sinari Rusia

Jakarta, Aktual.co —Tiga buah matahari yang menyinari langit Rusia mengejutkan warga di kota Chelyabinsk. Menurut ahli meteorologi setempat, hal tersebut terjadi akibat efek “halo” yang disebabkan oleh kristal es di udara yang membiaskan sinar matahari.

Kristal-kristal es yang tak dapat dilihat dengan mata telanjang itu merupakan produk dari cuaca di pagi hari yang sangat dingin, yang mencapai sekitar minus 25 derajat Celsius, kata Galina Sheporenko, kepala badan pengawas cuaca di Sverdlovsk.

Akhir-akhir ini memang sering terjadi peristiwa tak biasa di Chelyabinsk. Pada tahun 2013, kota itu mendadak terkenal ketika meteor sebera 570 kilogram terlihat di langit kota, melukai lebih dari 900 orang sebelum mendarat di sebuah danau di dekatnya.

Setelah Freeport, Sudirman Said Perpanjang Izin Eksport Newmont?

Jakarta, Aktual.co —   Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengaku masih mempertimbangkan permohonan perpanjangan izin ekspor konsentrat perusahaan tambang PT Newmont Nusa Tenggara yang akan berakhir pada 18 Maret 2015.

“Mereka sudah mengajukan, dan kami pertimbangkan. Pada dasarnya pemerintah tidak punya ketertarikan untuk membuat mereka susah,” kata Sudirman di Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (18/2).

Sudirman mengaku alasannya tidak ingin membuat perusahaan itu kesulitan adalah karena kelangsungan operasional perusahaan itu nyatanya bermanfaat bagi ekonomi Indonesia.

“(Operasionalnya) juga menunjang perkembangan industri ke depan, makanya harus dicari jalan,” ujarnya.

Pertimbangan juga masih dilakukan, lanjut Sudirman, karena memang perusahaan itu memang tengah mengajukan perpanjangan kontrak.

Ia juga mengaku masih mempelajari syarat-syarat yang harus dipenuhi perusahaan tersebut untuk bisa tetap beroperasi di Tanah Air.

“Sedang saya pelajari perjanjian dengan Newmont,” katanya.

Newmont telah melayangkan surat permohonan perpanjangan izin ekspor pekan lalu. Sesuai aturan, perpanjangan izin ekspor dilayangkan dalam waktu 30 hari sebelum masa izin berlaku habis.

Perusahaan tambang multinasional itu mendapatkan izin ekspor konsentrat tembaga pada September 2014 karena telah melakukan renegosiasi kontrak dengan pemerintah dengan sejumlah persyaratan.

Lebih lanjut, Sudirman mengatakan dalam pekan ini mengumpulkan sejumlah perusahaan penghasil konsentrat untuk membahas pembangunan fasilitas pemurnian atau smelter.

Pemerintah mendorong perusahaan tambang untuk membangun smelter sesuai UU Minerba Nomor 4 Tahun 2009 agar semua hasil tambang tidak diekspor mentah melainkan melalui proses pengolahan.

“Nanti kami hitung masing-masing berapa kapasitasnya, sisanya, dibagi-bagi. Siapa bangun siapa dan jumlahnya berapa. Misalnya yang sudah ditentukan itu seperti Gresik dan Papua, nanti ditunjuk yang lainnya,” katanya.

Sudirman juga menegaskan agar semua hasil tambang diolah di dalam negeri sehingga ia membebaskan investor mana pun bisa ikut proyek pembangunan smelter.

“Dananya dari investor. Tidak ada keharusan yang harus bangun smelter perusahaan tambangnya, yang penting hasilnya diolah di dalam negeri, tidak diekspor langsung,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain