2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38948

Ratusan Nisan Pemakaman Yahudi di Perancis Diratakan

Jakarta, Aktual.co —Ratusan nisan di pemakaman Yahudi bernama Sarre-Union yang terletak di Kota Strasbourg, Perancis, rusak. Kabar ini disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Perancis, Bernard Cazeneuve, pada Ahad (15/2), seperti yang dikutip CNN Indonesia. Seperti dilansir Reuters pada Ahad (15/2), insiden ini terjadi dekat perbatasan Perancis dengan Jerman. Setelah mengetahui berita ini, Cazevenue langsung meluncur menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan.

“Semuanya akan dilakukan untuk mengidentifikasi, menangkap, dan mengadili pelaku tindakan memalukan ini,” ujar Cazevenue seperti dikutip Reuters. Insiden ini terjadi setelah adanya serangan penembakan di sinagoga di Kopenhagen, Denmark, pada Sabtu (14/2) yang menelan satu korban nyawa dan lima orang lain terluka. Kepala Badan Keamanan dan Intelijen Denmark, Jens Madsen, memastikan bahwa insiden ini “Beroperasi berdasarkan teori yang kemungkinan terinspirasi oleh serangan kantor majalah Charlie Hebdo Januari lalu.” Dalam penyerangan Charlie Hebdo dan sebuah swalayan Yahudi di Paris, Perancis, 17 orang tewas.

Akibatnya, umat Yahudi di Denmark makin khawatir. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, akhirnya mengajak umat Yahudi Eropa untuk mengungsi ke Israel. “Yahudi layak mendapatkan pengamanan di semua negara, tapi kami berkata kepada umat Yahudi, kepada saudara-saudari kami, Israel adalah rumah kalian. Kami menyiapkan dan menyerukan penyerapan imigrasi besar dari Eropa,” kata Netanyahu. Kendati keamanan mereka terancam, namun masyarakat Yahudi di Denmark menolak ajakan Netanyahu tersebut.

“Kami menghargai undangan tersebut, tapi kami warga Denmark, ini adalah negara kami,” kata Dan Rosenberg Asmussen, kepala Perhimpunan Yahudi di Denmark, usai menyampaikan belasungkawa di sinagoga tempat penembakan. Seorang fotografer dan mantan sukarelawan penjaga Sinagoga Kopenhagen kemudian menjabarkan alasan pribadinya. Menurutnya, perlakuan umat Yahudi di manapun akan tetap sama.

“Kami akan mendapatkan serangan lain di sinagoga atau sekolah Yahudi. Anak saya berada di sana (Israel), tapi Anda tidak bisa melarang anak saya pergi ke sekolah Yahudi karena itu berarti Anda memotong kehidupan Yahudi. Anak saya tahu bahwa jika ia mendengar suara tembakan, mereka harus segera tiarap. Itu hanya bagian hidup seorang Yahudi. Warga Denmark lain hidup di dunia yang sangat berbeda. Saya bersimpati (dengan apa yang ditawarkan Netanyahu), tapi tentu saja kami memilih untuk tidak hidup di sana,” paparnya.

Menko Sofyan: Tak Masalah PMN BUMN dari Utang

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Sofyan Djalil tidak mempermasalahkan sumber dana penyertaan modal negara atau PMN kepada BUMN berasal dari utang negara.

“Dana PMN berasal dari utang negara tak masalah. Utang negara selama digunakan dengan baik tidak masalah,” katanya di Istana Bogor, Senin (16/2).

Menurut dia, utang negara sama seperti layaknya utang rumah tangga yang justru bisa berfungsi sebagai dana subsidi untuk keperluan produktif. PMN BUMN memang dibiayai dari dana hasil penerbitan obligasi alias utang negara.

“Utang selama kita mampu bayar tidak masalah. Perusahaan saja tidak bisa berkembang kalau tidak punya utang, yang paling penting bagaimana utang kita kelola dengan baik,” katanya.

Menurut dia, PMN bagi BUMN sangat baik untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

“Makin sedikit kita berikan proyek-proyek infrastruktur kepada kementerian itu semakin bagus. Kasih ke BUMN agar nilai proyek infrastruktur itu bisa dilipatgandakan lebih besar,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk menyuntikan dana PMN kepada BUMN yang berhubungan dengan infrastruktur antara lain, PT Pelindo (Persero), PT Angkasa Pura (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero), dan PT KAI (Persero).

Pada Rabu (11/2), Komisi VI DPR RI akhirnya hanya menyetujui Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada 27 BUMN di bawah naungan Kementerian BUMN yang totalnya mencapai Rp37,276 triliun.

Jumlah ini menurun dari usulan sebesar Rp48 triliun yang hendak digelontorkan ke 35 BUMN.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penganut Kristen, ISIS Rilis Video Eksekusi

Jakarta, Aktual.co —Sebuah videoyang mempertontonkan kekejaman ISIS kembali beredar. Kali ini mereka merekam adegan pembantaian terhadap 21 orang Nasrani. Video mengerikan berdurasi lima menit disebarkan Ahad malam (15/2) dengan pengantar “Sebuah pesan dengan darah untuk seluruh negara didunia.” Melalui rekaman ini terlihat sebarisan laki-laki mengenakan jumpsuit oranye berjalan menuju pantai mengikuti seorang menggunakan topeng dan memegang senapan.

Sejumlah laki-laki ini kemudian dipaksa berlutut dihadapan anggota ISIS. Kemudian salah satu dari mereka berbicara di depan kamera dengan bahasa Inggris beraksen Amerika Utara. “Seluruh penganut salib, keamanan untuk kalian hanya akan menjadi harapan, terutama jika kalian melawan kami bersama-sama. Karena itu, kami akan melawanmu bersama-sama. Laut, dimana kalian sembunyikan jasad Osama bin Laden, kami berjanji pada Allah SWT, kami akan mencampurnya dengan darah kalian,” ungkap salah satu algojo ISIS tersebut.

Sejumlah laki-laki itu kemudian dipaksa menundukan wajah mereka, lalu satu persatu dipenggal. Pria yang berbicara itu kemudian berkata lagi, “Kami akan segera menaklukan Roma, Insya Allah.” Militan ISIS di Libya telah menahan 21 warga Mesir beragama Kristen Koptik sepekan ini. Kelompok ini terus mengancam akan membunuh mereka. Pembuat film mengenalkan diri mereka sebagai anggota ISIS dari Tripoli, Libya, negara ketiga yang kini berada dibawah kendali ISIS setelah Irak dan Suriah.

BG Merasa Ada Kesewenangan Hukum di Perkara Yang Menderanya

Jakarta, Aktual.co — Komjen Pol Budi Gunawan menyatakan adanya kesewenang-wenangan dalam kasus yang menderanya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 
Dalam wawancara disebuah stasiun televisi nasional, Budi Gunawan mengatakan, bahwa kesewenangan itu berdasarka evaluasi yang ia lakukan dengan para pengacaranya.
“Tampak nyata ada kesewanang-wenangan hukum ada disini,” ujar Budi Gunawan, Senin (16/2).
Menurut BG, amar putusan hukum yang diperolehnya merupakan sebuah klaim bahwa kebenaran dan keadilan masih ada di negara ini. Terkait adanya kesewenang-wenangan yang menimpanya dan dengan terjadinya hal tersebut, BG berharap hanya dia saja yang menjadi yang terakhir dalam kesewenang-wenangan yang dilakukan KPK.
“Kita optimis ini bisa menjadi pelajaran hukum kedepannya bagi kita” Ucap BG.
Ia menambahkan, kasusnya tersebut memang terkait terhadap pencalonan Ketua KPK, Abraham Samad menjadi wapres. “Ya saya rasa semua sudah tahu, tadikan semua saksi sudah di panggil di komisi 3,” tambah BG.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kritik UAE, Pimpinan IM Dipenjarakan Yordania

Jakarta, Aktual.co —Pengadilan Yordania memutus bersalah dan memenjarakan ketua Ikhwanul Muslimin di Yordania pada Ahad (14/2), kerena telah mengkritik Uni Emirat Arab (UAE) di depan publik. Pengadilan militer memvonis Zaki Bani Rushaid hukuman penjara 18 bulan setelah mendakwanya atas kritik dan keterkaitan dengan negara asing, kata seorang sumber pengadilan kepada Reuters.

Pengacara Bani menyebut tuduhan itu ilegal dan ancaman terhadap kebebasan berpendapat. Bani adalah tokoh politik yang paling terkenal yang dipenjara di Yordania setelah bertahun-tahun. Bani Rushaid, tokoh dari Ikhwanul Muslimin yang menjadi oposisi terbesar Yordania, ditangkap pada November lalu setelah mengkritik UAE di media sosial, menyebutnya teroris dan melayani kepentingan Israel. Penangkapannya itu dikecam oleh kelompok hak asasi manusia.

UAE adalah salah satu pendukung utama keuangan Yordania dan kedua negara adalah sekutu dekat politik dan sama-sama berpartisipasi dalam serangan udara pimpinan AS terhadap ISIS di Suriah dan Irak. Pengacara Bani Rushaid, Saleh Armouti, mengatakan pengadilan itu ilegal dan putusannya bermuatan politik, bertujuan untuk menghambat gerakan Islam. “Ini adalah kematian kebebasan berbicara dan sebuah pedang yang mengancam siapa saja yang berani mengekspresikan pandangan pribadinya.” Namun pejabat pemerintah Yordania membantah bahwa putusan itu bermotif politik dan mengatakan Bani Rushaid diberi pengadilan yang adil.

Ikhwanul Muslimin Yordania, yang memiliki dukungan akar rumput yang cukup besar, mengatakan dalam sebuah pernyataan putusan itu ”merepresi kebebasan dan menyita hak-hak individu dan bukti mundur rezim dari (politik) reformasi.” Organisasi ini memiliki hubungan ideologis dengan Ikhwanul Muslimin di Mesir, yang dilarang di Mesir sejak Desember 2013. Meski begitu, kedua kelompok tidak secara langsung berafiliasi.

Bani Rushaid adalah politisi paling menonjol yang ditangkap setelah tokoh oposisi Laith Shubailat, seorang oposisi yang menentang perjanjian perdamaian antara Yordania dan Israel pada 1994, yang ditahan pada tahun 1995. Sejak penangkapan Bani Rushaid, beberapa menteri dalam pemerintahan Yordania telah menyerukan agar kelompok Ikhwanul MUslimin dilarang beroperasi sebagai partai politik.

Obama Bicara, Sistem Komputer Mendadak Rusak

Jakarta, Aktual.co —Entah ini pembajakan atau bukan, namun sistem komputer sebuah hotel di San Fransisco, dimana Presiden AS Barack Obama menginap, mendadak tak bisa digunakan. Padahal presiden Obama dijadwalkan akan berbicara tentang keamanan dunia maya. Obama tiba di San Fransisco pada Kamis (12/2), untuk menjadi pembicara tentang pentingnya menjaga keamanan penggunaan internet dan keuntungannya bagi perusahaan. Namun, dua hari sejak kedatangannya, jaringan internet di Hotel The Fairmont, mendadak tak bisa digunakan.

“Tentu saja tak bisa dipastikan apakah ini peretasan atau bukan. Belum ada bukti yang bisa kami sampaikan,” kaya Thomas Klein, manajer umum hotel tersebut, saat mengomentari kasus ironi ini. “Ini semua hanya kebetulan saja,” katanya menegaskan. Sejak kedatangan, tim kepresidenan sudah tak bisa menggunakan kartu kredit untuk melakukan pembayaran. Selembar kertas terpaksa harus mereka isi untuk proses administrasi. Sistem operasi komputer masih bermasalah saat presiden mengakhiri kunjungan, Sabtu pagi (14/2).

Berita Lain