30 April 2026
Beranda blog Halaman 38999

Jokowi Akui Bahas Budi Gunawan dengan Petinggi KIH di Solo

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pertemuan dengan para petinggi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di Solo, salah satunya membahas soal pencalonan Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri.
“Namanya ketemu membahas masalah-masalah yang ada, problem-problem yang ada. Ya salah satunya (tentang BG),” kata Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Sabtu (14/2).
Jokowi masih enggan menjawab saat ditanya kapan putusan pelantikan Kapolri diumumkan.
“Belum bisa saya sampaikan, tapi secepatnya nanti kalau sudah saatnya, secepatnya saya sampaikan,” katanya.
Dirinya juga tidak secara tegas mengatakan apakah keputusan itu akan disampaikan setelah praperadilan diumumkan hasilnya. “Tambah sedikit sehari masa enggak dapat,” katanya.
Soal sejumlah nama yang menjadi calon kuat, Jokowi mengaku belum mengetahui secara resmi sejumlah nama baru terkait calon Kapolri.

Artikel ini ditulis oleh:

Gubernur Papua Desak Freeport Segera Bangun Smelter

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Papua Lukas Enembe mendesak PT Freeport Indonesia segera membangun industri smelter di Timika, lantaran kawasan itu dianggap sebagai lokasi yang paling cocok.
“Tidak ada alasan apapun bagi Freeport untuk tidak membangun smelter di Papua. Lokasi yang paling tepat yaitu di Timika, bukan di tempat lain,” kata Gubernur Enembe, di Timika, Sabtu (14/2).
Enembe menilai, Pemerintah Pusat sangat mendukung dan menyetujui rencana pembangunan industri smelter di Papua. Dari semua wilayah di Papua, lokasi yang paling tepat untuk dibangun industri smelter yaitu di Timika karena berdekatan dengan daerah produksi pertambangan emas dan tembaga PT Freeport Indonesia.
“Mulai dari Presiden, Wakil Presiden, Menteri ESDM serta DPR RI semuanya telah menyetujui untuk smelter dibangun di Papua,” jelasnya.
Guna mendukung investasi triliunan rupiah itu, Pemprov Papua menyiapkan potensi hidro power Sungai Urumuka sebagai sumber energi listrik untuk menggerakan industri tersebut.
Pemprov Papua dan PT Freeport Indonesia sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman bersama menyangkut pembangunan PLTA Urumuka tersebut saat Papua masih dipimpin Gubernur Barnabas Suebu beberapa tahun lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Penanganan Korupsi Harus Fokus Pada Pengembalian Uang Negara

Jakarta, Aktual.co — Aparat hukum diminta fokus memperioritaskan pengembalian uang negara dalam hal penanganan dugaan tindak pidana korupsi.
Hal ini dikatakan oleh Koordinator Barisan Rakyat Anti Korupsi dan Kriminalisasi (BRAKK), Hans Suta Widhya, di Jakarta, Sabtu (14/2). Menurutnya, agar tak menimbulkan tambahan beban bagi keuangan negara, sebaiknya aparat tak asal menjebloskan terduga koruptor ke dalam penjara.
Dicontohkan, seperti halnya kasus dugaan korupsi Bupati Toba Samosir (Tobasa) Sumut, Kasmin Simanjuntak, yang dijerat dengan dugaan kasus korupsi karena kesalahan prosedur dalam pembayaran ganti rugi tanah.
Pada kasus dugaan korupsi  itu,  Kasmin dituding melakukan tindakan yang bisa menimbulkan kerugian negara sebesar Rp4,4 Miliar dari anggaran Rp17,5 miliar, dalam hal ganti rugi tanah untuk proyek PLN.
“Nah, yang harus dikejar itu, ya potensi kerugian negara sebesar itu. Aparat hukum harus mampu menarik dana yang Rp 4,4 miliar itu. Pokoknya aparat memprioritaskan upaya pengembalian uang negara terlebih dahulu, ” kata Hans, di Jakarta, Sabtu (14/2).
Setelah dana dikembalikan, Pemda wajib serius memperbaiki sistem administrasi dan  prosedur.  “Dengan demikian, kesalahan serupa di masa depan, tidak mungkin terulang kembali,” tambahnya.
Pihaknya mendukung upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, namun dengan catatan memperioritaskan pengembalian potensi kerugian negara.

Artikel ini ditulis oleh:

Drajad Wibowo Hadiri Deklarasi Kader Muda PAN Dukung Hatta

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo menghadiri acara deklarasi dukungan elemen organisasi kepemudaan PAN terhadap Hatta Rajasa, untuk maju sebagai caketum periode 2015-2020.
“Bang Hatta ini bukan hanya memberi janji, bagi anak muda Bang Hatta telah memberikan bukti,” kata Drajad, di jakarta, Sabtu (14/2).
Menurutnya, Sejak awal Hatta Rajasa telah menyiapkan kader-kader muda, seperti MATARA, GMN, Pandu Indonesia, dan PARRA Indonesia, yang lahir di masa Hatta Rajasa memimpin PAN.
Ormas sayap partai yang hadir mendeklarasikan dukungan terhadap Hatta Rajasa diantaranya PANDU Indonesia, Garda Muda Nasional, serta Matahari Nusantara

Artikel ini ditulis oleh:

Razia, Dua Pemuda Bawa 16 Kg Ganja Dibekuk Polisi

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, meringkus dua pemuda pembawa ganja 16 kilogram yang akan dipasarkan ke Kota Medan, dari salah satu bus yang melintas ketika razia dilakukan di Jalinsum depan Pos Polisi Sei Karang.
“Kami ringkus dua pemuda pembawa ganja 16 kilogram,” kata Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Langkat, Ajun Komisaris Besar Polisi Dwi Asmoro, di Stabat, Sabtu (14/2).
Penangkapan ini dari hasil razia yang dilaksanakan petugas polisi dari satuan narkoba, intel, shabara, lalu lintas, provost, di Jalan Lintas Sumatera depan Pos Polisi Sei Karang, sekitar pukul 06.30 WIB.
Saat itu melintas Bus Harapan Indah nomor polisi BL 7394 AK dari Aceh hendak tujuan ke Medan, lalu petugas menghentikan laju bus tersebut dan memeriksa penumpang dan barang bawannya.
Ketika pemeriksaan, petugas curiga terhadap dua penumpang masing-masing berinitial AT (22) warga Desa Blang Banyak Kecamatan Sawang Aceh Utara. Dari pemeriksaan terhadap tas tersangka ini maka ditemukan tujuh bal narkotika jenis ganja, katanya.
“Pemeriksaan lanjutan dilakukan terhadap penumpang lainnya berinitial RIV (21) warga Desa Aceh Talang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara, dari dalam tasnya ditemukan sembilan kilogram ganja, sehingga totalnya 16 kilogram dari tangan kedua tersangka,” kata dia.
Dalam pengakuan kedua tersangka kepada petugas penyidik bahwa mereka berangkat dari Sawang Aceh Utara sekitar pukul 01.00 WIB, disuruh mengantar ganja tersebut oleh Iwan.
“Nanti sesampai di Medan akan ada yang menjemput di loket bus, berikan kepadanya,” tiru mereka seperti disampaikan Iwan.
Keduanya dijerat Pasal 115 ayat (2) dan pasal 112 (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara.

Artikel ini ditulis oleh:

2014, Penyelundupan Narkoba Didominasi dari Hongkong

Jakarta, Aktual.co — Bea Cukai Soekarno – Hatta, menyebutkan pengungkapan kasus upaya penyelundupan tahun 2014 didominasi penumpang yang pasca melakukan penerbangan dari Hongkong.
Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno – Hatta, Okto Irianto mengatakan, terdapat 42 kasus penindakan narkotika dari penumpang yang asal penerbangan Hongkong.
Selanjutnya, urutan kedua yakni dari Malaysia dengan 12 kasus, Tiongkok dengan 11 kasus, Afrika Selatan, Qatar dan Singapura dengan masing – masing empat kasus. Lalu, United Emirate Arab dan India dengan masing – masing tiga kasus serta Thailand dengan dua kasus.
“Oleh karena itu, petugas Bea Cukai Soekarno – Hatta telah melakukan pemetaan terhadap negara yang rawan menjadi tempat asal narkotika,” kata Okto, di tangerang, sabtu (14/2).
Meskipun seluruh bawaan penumpang tetap menjadi perhatian dan pengawasan petugas. Sebab, pengedar kerap kali melakukan perjalanan dari berbagai negara untuk menipu petugas.
“Jadi, mereka kerap keliling negara agar tidak dicurigai. Karena, bila dari satu negara tertentu, kerap kali dicurigai dan tertangkap,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain