6 Mei 2026
Beranda blog Halaman 39123

Langkah Pemprov DKI Beli Saham Persija Semakin Dekat

Jakarta, Aktual.co —Langkah Pemprov DKI untuk membeli saham PT Persija Jakarta sudah semakin dekat. Skema kepemilikan saham PT Persija sudah keluar dalam pertemuan formal yang digelar kedua belah pihak.
Sekretaris Daerah Provinsi DKI Saefullah yang hadir dalam pertemuan, mengatakan baik Pemprov DKI dan PT Persija sudah menyepakati pembagian saham klub kebanggaan warga DKI itu.
“Sudah sepakat, tahap pertama 20 persen untuk pemda, 20 persen untuk pemilik lama, dan 60 persen milik manajemen,” kata mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu, di Balai Kota DKI, Rabu (11/2).
Skema itu masih bisa berubah jika proses audit keuangan PT Persija sudah berjalan. Kata dia, bisa saja dalam perkembangannya kepemilikan saham pemda bisa menjadi 60 persen dan seterusnya.
Rencananya, proses audit akan berlangsung satu minggu hingga satu bulan. Karena itu, Saefullah belum bisamemastikan kapan Pemprov DKI secara resmi memiliki saham Persija.
“Ini lagi berjalan, pokoknya secepatnya ya. Kan 21 katanya mau main ya. Ya sebelum 21 sudah ada progres,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Guru Besar Unpad: Minta Perlindungan Presiden Atau Lapor Polisi, Bukan Bentuk Tim Anti Teror

Jakarta, Aktual.co — Pengagas berdirinya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku heran dengan sikap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto yang ingin membentuk tim anti teror.
Sebab menurut dia, pembentukan tim anti teror bukanlah marwah dari berdirinya KPK.
“KPK kan Komisi Pemberantasan Korupsi,” ujar Romli, di Jakarta, Rabu (11/2).
Ia pun meminta Bambang menunjukan teror apa yang diterima penyidik dan pegawainya tersebut.
“Ya kalau dia (BW) ada bukti teror ya harus dibuktikan terornya. Tapi intinya KPK gak bisa bentuk tim anti teror,” kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran ini.
Sesuai undang-undang, Kepolisian lah yang berhak menangani perkara itu. Oleh karenanya, menurut dia, ketimbang menyalahi aturan, sebaiknya KPK melaporkan saja perkara itu ke Polisi.
“Nah seharusnya ya lapor Polisi,” kata dia.
Namun menurut dia, jika tak mau melapor ke Polisi, KPK bisa mengadukan teror itu ke Presiden Joko Widodo.
“Atau minta perlindungan Presiden, kan bisa Presiden,” kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, mengakui beberapa anak buahnya mendapat teror selepas menetapkan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka gratifikasi dan suap.
Menurut dia, teror disampaikan kepada penyidik serta tim hukum praperadilan KPK. Teror itu disampaikan dalam beberapa bentuk, baik melalui pesan singkat, ucapan langsung, surat kaleng, dan lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Target Lifting Anjlok, Banggar Pangkas Cost Recovery USD2,403 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Anjloknya harga minyak mentah dunia menyebabkan menurunnya target produksi (lifting) minyak Pemerintah Indonesia. Di mana produksi minyak nasional tahun ini hanya ditargetkan mencapai 825.000 barel per hari, lebih rendah dari target sebelumnya yang mencapai 849.000 barel per hari.

“Target lifting minyak tahun ini awalnya mencapai 849.000 barel per hari, namun karena saat ini harga minyak sedang turun menyebabkan lifting minyak dikurangi hanya 825.000 barel per hari,” kata Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Amien Sunaryadi saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/2).

Dampaknya, sambung dia, anggaran pengembalian investasi migas (cost recovery) kepada Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) pun ikut turun sebesar 14,5 persen dari US$16,5 miliar di 2014 menjadi US$14,097 miliar di 2015.

“Karena lifting turun, oleh Badan Anggaran (banggar) cost recovery juga diturunkan, dari awalnya US$16,5 miliar dengan lifting minyak 849.000 barel per hari, tapi karena ada revisi lifting minyak jadi hanya 825.000 barel per hari cost recovery hanya US$14,097 miliar,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mensos Kunjungi Korban Banjir

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat mengunjungi daerah terdampak banjir di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (11/2/2015). Selain mendatangi lokasi pengungsian dan pemukiman warga yang terendam, Mensos juga menyerahkan bantuan berupa 1000 lembar selimut dan ratusan paket bahan peralatan keluarga serta kebutuhan anak. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Pemerintah Minta Pilkada Serentak

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo (tengah) mengikuti rapat dengan Komisi II DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2015). Pemerintah dalam hal ini Kemendagri meminta untuk pelaksanaan Pilkada serentak di Tahun 2015 tidak diundur. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Ada Kekuatan Besar Dibalik Impor Minyak Mentah Sonangol

Jakarta, Aktual.co — Direktorat Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM mengaku belum mengetahui soal impor minyak mentah dari Sonangol EP (perusahaan minyak milik Angola) sebanyak 950.000 barel yang dilakukan oleh ISC Pertamina. Bahkan Ditjen Migas pun belum sama sekali menerima laporan perizinan impor minyak yang pengirimannya saat ini tengah dalam perjalanan, dan pasokannya akan berlangsung selama Februari hingga Juni 2015 itu.

Padahal, setiap kegiatan impor migas Pertamina wajib hukumnya melaporkan terlebih dahulu kepada Pemerintah melalui Ditjen Migas.

Menanggapi hal itu, Indonesia Mining and Energy Studies (IMES) menduga adanya kekuatan lain yang bergerak melampaui otoritas Ditjen Migas.

“Jika benar penjelasan para petinggi Ditjen Migas Kementerian ESDM bahwa Pemerintah belum tahu adanya impor minyak mentah yang berlangsung pengirimannya, kita menduga ada “kekuatan” lain yang bergerak melampui otoritas pemerintah,” ujar Direktur Eksekutif Erwin Usman kepada Aktual.co, Jakarta, Rabu (11/2).

Pertanyaannya, lanjut dia, Siapakah pihak yang telah menerobos wewenang dan otoritas Pemerintah itu? Apakah masih merupakan bagian dari mafia migas yang ramai disebut-sebut tapi setengah hati diusut penegak hukum?

“Kita (IMES) sedari awal ingatkan Presiden soal ini, sebab salah satu target strategis pemerintahan Jokowi-JK adalah memberantas mafia migas dan membereskan sistem pengurusan negara di sektor strategis ini,” terangnya.

Erwin juga mendesak kepada Presiden Joko Widodo agar turun tangan untuk melakukan kroscek terhadap ketidakjelasan ini dan memanggil seluruh pihak terkait agar dapat segera memberikan keterangan terbuka.

“Penting bagi Presiden Jokowi memeriksa kembali rencana ini, sejauh mana progresnya. Presiden dapat segera memanggil Menteri ESDM Sudirman Said, Dirut Pertamina Dwi Soetjipto serta ISC, untuk memberikan keterangan terbuka,” ungkapnya.

Sebelumnya, Plt Direktur Pembinaan Hilir Minyak dan Gas, Ditjen Migas, Muhammad Riswi mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya masih belum mengetahui soal itu.

“Pemerintah belum tahu rencana itu? Hah? Sudah di kapal dan dalam perjalanan ke Indonesia, kita tidak tahu,” ujarnya.

Menurutnya, setiap impor minyak mentah dan BBM oleh Pertamina ke Indonesia, harus mendapatkan surat perizinan terlebih dahulu dari pihaknya.

“Itu kontrol pemerintah, dan sampai saat ini tidak ada dokumen izin impor dari Sonangol atau Angola,” tukasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain