17 April 2026
Beranda blog Halaman 39206

Bangun Terminal, Pemkab Tangerang Juni Mulai Pembebasan Lahan

Jakarta, Aktual.co —Upaya membangun terminal bus antar kota dan antar provinsi yang terkoneksi dengan stasiun kereta api di Kabupaten Tangerang segera dimulai. Langkah awal, Pemerintah Kabupaten Tangerang, akan lakukan pembebasan lahan di Kawasan Kawidaran, Kecamatan Cikupa.
“Ada sekitar 6,1 hektare lahan untuk terminal itu dan tim sudah bekerja untuk membebaskan,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Pemkab Tangerang Soma Atmaja, di Tangerang, Jumat (6/2).
Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan sudah dilakukan, dan pengerjaan proyek terminal tipe A itu sudah disetujui. Rencananya, pembebasan lahan dimulai pertengahan Juni. Untuk dana, sudah dapat persetujuan DPRD Kabupaten Tangerang.
Dijelaskan Soma, proyek terminal bertujuan mengatasi kemacetan di sepanjang jalan Raya Serang. Dengan tidak adanya terminal, supir bus selama ini seenaknya menurunkan dan menaikkan penumpang. Terminal ‘bayangan’ pun tumbuh subur. Seperti di kawasan Bitung, Cikupa dan Sepatan. Akibatnya, kemacetan terjadi.
Dijelaskan Soma, daerah Kawidaran sengaja dipilih karena dianggap strategis dan dekat dari berbagai arah, seperti dari Balaraja atau dari Pantai Utara. Lokasinya juga berdekatan dengan jalan tol Jakarta-Merak. Sehingga memudahkan pengemudi angkutan umum dalam kota atau antarprovinsi.
Keuntungan lainnya, terminal itu dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari penarikan retribusi, dan juga menghidupkan roda perekonomian penduduk setempat.
Jika terminal sudah selesai dibangun, ujar Soma, penertiban terminal bayangan akan dilakukan. Semua kendaraan antarkota juga akan dilarang menaikkan dan menurunkan penumpang sembarangan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Kader PDIP Ingin Rini Soemarno dan Andi Widjajanto Dilengserkan

Jakarta, Aktual.co — Kader PDIP menginginkan agar Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto diganti atau direshuffle.
“Akhir-akhir ini saya banyak mendengar rekan-rekan di partai mulai menghendaki adanya reshuffle di kabinet Pak Jokowi. Bahkan secara  direktif menunjuk satu dua orang yang konon itu menjadi barrier (penghalang) antara istana dengan partai,” kata Ketua DPP Bidang Politik PDIP, TB Hasanuddin di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (6/2).
Meski demikian, ia menghimbau kepada kader PDIP untuk lebih arif dalam menyikapi hal tersebut.
“PDIP tetap mendukung 1000 persen kepemimpinan Jokowi,” kata TB Hasanuddin.
Ia juga menyatakan, kedepan akan dibangun komunikasi antara partai dan Jokowi. Karena selama ini, masalah komunikasi partai dengan Jokowi tidak berjalan.
“Itu harus dirintis dan sedang dirintis,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus PT JakPro Jilid II, Kejagung Segera Tingkatkan ke Penyidikan

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung (Kejagung) nyaris merampungkan penyelidikan untuk kemudian meningkatkan ke penyidikan terkait kasus dugaan pelepasan aset Pemda DKI Jakarta, di kawasan Pluit Jakarta Utara oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
“Satgassus (Satuan Tugas khusus) bekerja sangat serius dan profesional. Jika sudah ditemukan alat bukti, tentu akan ditindaklanjuti (penyidikan, Red),” kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) R Widyo Pramono saat ditemui di Gerdung Bundar, Kejagung, Jumat (6/2).
Namum demikian, dia enggan berspekulasi soal siapa-siapa yang harus diminta pertanggungjawaban. “Sebaiknya. Kita tunggu dan memberi kesempatan tim bekerja,” sambungnya.
Kasus yang diselidiki ini, adalah kasus dugaan korupsi kedua yang terjadi. Sebelum ini, PT Jakpro yang juga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersandung kasus pengalihan aset Pemda DKI di Pluit, tahun anggaran 2012, berupa tanah seluas 5000 m2,  dengan dugaan kerugian negara sekitar Rp68 miliar.
Pengalihan aset dilakuan tanpa izin Gubernur DKI dan DPRD DKI. Tersangka mantan Dirut PT Jakpro I Wayan Suwena. Kasus yang kedua, hampir sama dengan kasus yang sama dan terjadi di beberapa titik di kawasan Pluit. Nilainya di atas Rp100 miliar. Diduga melibatkan okbum-oknum BUMD tersebut.
Dalam penyidikan tahap pertama, tim penyidik mulai mengejar dugaan keterlibatan pihak ketiga, yakni PT Wahana Agung Indonesia. Diduga akan ada penambahan tersangka baru.
“Siapapun yang terlibat, kita akan libas,” tegas Kasubdit Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Sarjono Turin.
Guna mendukung pemaksimalan penanganan kasus Jakpro, timnya diganti dengan tim yang baru. Tersangka sampai kini belum ditahan, kemudian pihak ketiga belum diperiksa sama sekali.
Padahal, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahol sudah dengan tegas meminta Kerjagung untuk menahan saja para pelaku yang merugikan rakyat. “Tangkepin saja,” ujarnya usai menemui Jaksa Agung HM Prasetyo, di Kejagung, beberapa waktu lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Enam Wanita Diduga PSK Dicokok Polres Banjarmasin

Jakarta, Aktual.co — Enam orang wanita yang diduga sebagai Pekerja Sek Komersial (PSK) ditangkap polisi saat melakukan Patroli Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah kota tersebut.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Jumat (6/2) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita, Unit Patroli Kota Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin melaksanakan patroli rutin.
Saat melintas di wilayah parkir Pasar Sudimampir melihat beberapa wanita sedang duduk di atas sepeda motor. Mereka diduga menunggu pelanggan. Melihat hal itu polisi langsung melakukan penangkapan dan sempat terjadi kejar-kejaran bahkan ada yang berontak tidak mau ikut ke dalam mobil patroli.
Dengan sedikit paksaan akhirnya ketiga wanita tersebut mau ikut ke dalam mobil patroli. Selanjutnya polisi menyisir jalan Sudirman dan mendapati kembali wanita yang diduga PSK dan langsung dimasukan ke dalam mobil.
Selanjutnya Jalan Samudera di jalan itu polisi juga menangkap dua wanita yang diduga berprofesi sebagai PSK yang mencari pria hidung belang.
Setelah menangkap enam wanita itu Polisi langsung menggiring mereka ke Satuan Sabhara guna dilakukan pendataan serta pembinaan.
“Kalian akan kami proses sesuai aturan yang berlaku. Setiap kami patroli kalian saja pemain-pemainnya tidak pernah jera,” ucap seorang polisi yang ikut dalam patroli tersebut.
Sementara itu Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Uskiansyah di Banjarmasin, Jumat mengatakan para PSK tersebut tetap dilakukan pendataan dan pemeriksaan.
Untuk urusan pembinaan terhadap mereka semua diserahkan ke Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Banjarmasin.
“Apabila dalam pemeriksaan mereka terbukti melanggar tindak pidana ringan ataupun tindak pidana umum lainnya maka kami proses namun apabila tidak terbukti kami serahkan untuk dilakukan pembinaan saja,” ucap pria berkumis tebal itu

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pengamat: Tak ada Saran Passed dan Failed dalam Audit Maskapai

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan kebijakan Menteri Perhubungan lakukan audit keselamatan maskapai sudah benar tetapi tidak harus ada pengategorian.
Pasalnya Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan akan melakukan audit keselamatan maskapai dengan menyediakan dua opsi kepada maskapai, gagal audit atau lolos audit dan kategorinya hanya failed atau passed.
Menurutnya, hal utama yang harus diperhatikan adalah pembenahan sistem keselamatan. Jika membekukan ijin maskapai yang tak lolos audit, Agus mengatakan tidak menyarankan itu.
“Menurut saya sudah betul, ada passed dan failed, tapi saya tidak menyarankan, kalo keselamatan ya mesti harus selamat, tidak boleh ada kategori 123,” kata Agus, Jumat (6/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Pembenahan Keselamatan Penerbangan Butuh Waktu

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan perlu waktu untuk membenahi penerbangan Indonesia. Menurut Agus kebijakan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam pembenahan hulu dan hilir belum bisa dilihat hasilnya jika baru diterapkan.
“Hulunya sedang dibenahi kan, petugasnya sudah ditindak, ga bisa baru dibenahi sudah dikomentari, yag pnting ada perubahan hasilnya minimal satu tahun bisa dilihat,” kata Agus, Jumat (6/2).
Menurutnya, penerbangan Indonesia sudah rusak, sehingga membereskannya perlu waktu dan mesti dikerjakan.
“Menurut saya ada perubahan itu sudah ckup daripada diam saja hingga terus-menerus terjadi musibah dan tidak dibenahi,” katanya
Sementara, soal pembenahan hilir Agus setuju jika loket tidak dibuka di terminal agar ‘publik area’ nya tidak ramai dengan calo.
“Bagi saya sejauh ini dikerjakan dan ada perubahan itu sudah baik, nanti akhirnya seperti apa ya kita lihat,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain