17 April 2026
Beranda blog Halaman 39215

Presiden Argentina Ejek Aksen Orang Tiongkok

Jakarta, Aktual.co —Presiden Argentina Cristina Fernandez de Kirchner menuai kecaman saat menghina aksen cadel orang Tiongkok dalam kunjungannya ke Beijing, Rabu (4/2). Padahal saat itu Argentina tengah berusaha mendapatkan pinjaman dari Tiongkok untuk membantu perekonomian mereka. Ejekan ini disampaikan Kirchner di akun Twitternya saat dia berada dalam forum yang dihadiri 1.000 pengusaha di Beijing.

Di tengah-tengah forum, dia menyempatkan diri mengetik twit, yang isinya menghina aksen orang Tiongkok.  “Apakah mereka anggota La Campola?” tulis Kirchner, merujuk pada sayap pemuda partainya yang dipimpin putranya. “Atau mereka hanya datang untuk belas (beras) atau petloleum (petroleum)?”. Untuk kata nasi yang dalam bahasa Spanyol adalah arroz, Kirchner menggantinya dengan “aloz” dan petroleum “petloleo”, seperti pengucapan orang cadel.

 Tidak sampai semenit kemudian, para pengguna Twitter langsung meretweet twit tersebut dan mengkritiknya, mengatakan bahwa dia rasis dan xenofobia. Twitter Kirchner memiliki 3,5 juta pengikut. “Dia datang ke Tiongkok untuk kesepakatan ekonomi namun malah mengejek aksen mereka. Kecerobohan di Tiongkok. Sungguh, lelucon ini sudah ada sejak tahun 70-an,” tulis pengguna Twitter, @Guychazan. Kritikan juga datang dari sosial media serupa Twitter di Tiongkok, Sina Weibo.

Seorang pengguna Weibo menuliskan: “Orang Jepang dan Korea yang tidak bisa membedakan antara L dan R, bukan Tiongkok. Jika ingin melucu, lakukan dengan cerdas.” Setelah diretweet ribuan orang, Kirchner langsung meminta maaf.  “Maaf. Kamu tahu? Terlalu banyak kegilaan dan absurditas, hanya dengan humor kita bisa melaluinya,” tulis Kirchner.

Tiongkok adalah salah satu mitra ekonomi paling penting bagi Argentina. Pemerintahan Kirchner tengah mengusahakan utang dari Tiongkok untuk mendongkrak nilai mata uang mereka yang anjlok 23 persen terhadap dollar Amerika tahun lalu.  Argentina juga sangat bergantung pada Tiongkok untuk pembiayaan bendungan hidroelektrik. Perusahaan Tiongkok Sinopec juga berencana menanam investasi untuk menggarap ladang gas dan minyak di Vaca Muerta.

Rusia Meminta PBB, Potong Arus Kas ke ISIS

Jakarta, Aktual.co —Rusia memimpin inisiatif Dewan Keamanan PBB untuk meningkatkan tekanan pada negara-negara guna memotong arus kas ISIS, menurut Rusia dan dewan diplomat pada Rabu (4/2). Pengumuman ini terjadi setelah 15 negara Dewan Keamanan mengutuk ISIS yang membakar hidup-hidup seorang tawanan pilot Yordania. Pembunuhan brutal ISIS terhadap sandera dari Yordania, Jepang dan lainnya telah memperkuat tekad negara-negara anggota PBB untuk bertindak, sepert yang dikutip CNNndonesia.com.

Kini, resolusi yang akan diajukan Rusia akan berfokus pada tiga sumber utama pendapatan ISIS: minyak, penjualan barang antik dan uang tebusan dari penculikan. Resolusi itu akan menuntut negara-negara untuk tidak membeli minyak dari ISIS, berhenti membayar uang tebusan dan tidak membeli barang antik dijarah oleh kelompok militan itu. “Kita tahu bahwa rezim Suriah telah membeli minyak, beberapa orang Turki juga telah membeli minyak,” kata seorang diplomat senior Barat yang berbicara dengan syarat anonimitas.

Dia menambahkan bahwa meskipun resolusi dewan PBB melarang pembayaran tebusan, beberapa negara terus membayar uang untuk membebaskan sandera. Sebelum serangan udara pimpinan AS terhadap ISIS dilancarkan di Suriah dan Irak, sumber utama pendapatan kelompok itu adalah minyak. Pada Oktober, Badan Energi Internasional mengatakan sasaran koalisi terhadap infrastruktur minyak yang dimiliki oleh ISIS menjatuhkan produksi minyak mentah menjadi sekitar 20 ribu barel per hari (bph) dari sekitar 70 ribu bph yang mereka capai setelah menguasai makin banyak wilayah di Irak dan Suriah pada musim panas tahun lalu.

Pentagon mengatakan pada Selasa (3/2) bahwa minyak tidak lagi menjadi sumber utama finansial ISIS. Seorang diplomat Barat lain yang juga berbicara dengan syarat anonim, mengatakan bahwa pendapatan minyak ISIS telah turun ke sekitar US$500 ribu per hari dari lebih dari US$1 juta dua bulan yang lalu. Menurut laporan PBB pada November, ISIS menghasilkan beberapa juta dolar per bulan dari pajak ilegal dan sekitar US$96 ribu hingga US$123 ribu per hari dari pembayaran uang tebusan tawanan. Selain barang antik, sumbangan pribadi juga menjadi sumber pendapatan ISIS.

Panglima Optimistis TNI Akan Semakin Baik

Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko optimistis profil TNI ke depan akan semakin baik, di dalam maupun di luar negeri.
“Selaku Panglima TNI, saya belum berbuat banyak untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan para prajurit, namun kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik kepada bangsa Indonesia,” kata Panglima TNI, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (5/2).
Terkait pembinaan generasi muda untuk ikut menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional, Panglima TNI mengatakan kampus harus mampu memunculkan agen perubahan. Lulusan perguruan tinggi yang kembali ke daerah masing-masing harus bisa mengubah lingkungannya menjadi lebih baik.
“Kampus sebagai agen perubahan sekaligus menjadi pusat pembelajaran dan menjadi penjaga tata nilai dan pusat berkembangnya akulturasi budaya karena kampus terdiri dari para mahasiswa dari berbagai daerah, suku, ras,”
“Sebagai calon pemimpin masa depan harus bisa memahami kondisi lingkungan strategis seperti apa, tantangan masa depan seperti apa dan mereka harus seperti apa menyiapkan dirinya,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Raja Yordania: Tidak Ada Belas Kasihan untuk ISIS

Jakarta, Aktual.co —Raja Abdullah dari Yordania bersumpah untuk memerangi dan tidak akan ada belas kasihan untuk kelompok militan ISIS, usai video pembunuhan pilot Muath Kassesbeh dengan cara dibakar dirilis. Tidak hanya berkoar, Yordania telah melakukan langkah balas dendam, dengan mempercepat hukuman mati terhadap para anggota ISIS yang dipenjara di negara mereka. Dua tersangka terorisme telah dieksekusi, salah satunya adalah Sajida al-Rishawi, wanita pengebom bunuh diri yang diinginkan ISIS untuk ditukar dengan Kassesbeh, seperti dikutip CNN.

“Kami berperang untuk melindungi keyakinan, nilai-nilai dan prinsip kemanusiaan kami dan perang kami terhadap mereka tidak ada belas kasihan dan kami akan menyerang mereka di tanah mereka sendiri,” tegas Abdullah saat rapat keamanan Yordania, dikutip Reuters, Kamis (5/1).

Sebelumnya, dalam siaran televisi Abdullah menyerukan persatuan rakyat Yordania dalam melalui masa-masa sulit ini. Dia menegaskan bahwa pembunuhan Kassesbeh adalah tindakan pengecut yang dilakukan oleh kelompok kriminal yang tidak ada hubungannya dengan Islam. Pembunuhan Kassesbeh memicu kemarahan rakyat Yordania, apalagi pilot 27 tahun itu berasal dari suku terbesar yang merupakan pendukung utama kerajaan Bani Hasyim di Yordania.

Reaksi beragam muncul di masyarakat, di antaranya menyalahkan Raja Abdullah yang membantu koalisi Amerika Serikat sehingga ISIS membunuh warga Yordania. Namun reaksi mayoritas adalah tuntutan membalas dendam atas kekejaman ISIS. Ayah Kassasbeh, Safi, mengatakan dua eksekusi teroris tidak cukup untuk membalaskan dendam terhadap kekejaman kelompok teroris pimpinan Abubakar al-Baghdadi itu. “Saya ingin negara membalaskan dendam putra saya melalui eksekusi lebih banyak lagi terhadap orang-orang yang mengikuti kelompok kriminal yang sama sekali tidak mencerminkan Islam itu,” kata Safi.

Saat ini masih ada dua teroris lagi yang akan dieksekusi di Yordania. Terdapat sedikitnya 250 tersangka teroris di penjara Yordania, kebanyakan pendukung ISIS. Juru bicara pemerintah Mohammad al-Monami mengatakan bahwa Yordania akan meningkatkan kerja sama penyerangan ISIS dengan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat. Monami mengatakan memberantas kelompok militan radikal adalah adalah kebijakan pemerintah sejak lama. “Seluruh badan militer dan keamanan negara ini telah mengembangkan kemampuan mereka. Respon Yordania akan didengar seluruh dunia, dan akan diumumkan di waktu yang tepat,” kata Monami.

Kader PDIP Dukung Kabareskrim Bersihkan Internal Polri

Jakarta, Aktual.co — Politisi PDIP Masinton Pasaribu mendukung langkah Komjen Pol Budi Waseso melakukan pembersihan di internal mabes polri, terkait dugaan adanya penghianat di institusi polri.
“Saya kira kita harus hormati langkah Div propam memeriksa siapa yang disebut penghianat itu,” kata Masinton, Kamis (5/2).
Menurutnya, polri harus steril dari oknum anggota yang berpolitik. Hal ini agar tidak menimbulkan faksi yang berdampak negatif terhadap kinerja kepolisian.
Kisruh KPK-Polri harus dijadikan ajang perbaikan kedua institusi penegak hukum tersebut.
Sebelumnya, Komjen Budi Waseso menyatakan akan membersihkan jajaran polri dari anggota yang kedapatan melakukan penghianatan di tubuh polri.

Artikel ini ditulis oleh:

UAE tak Pernah Terbangkan Pesawat Lawan ISIS

Jakarta, Aktual.co —UAE, salah satu anggota penting dalam koalisi serangan udara internasional melawan ISIS ternyata belum menerbangkan pasukan tempurnya di Suriah sejak akhir Desember. Menurut informasi dari pihak berwenang AS, UAE memutuskan tak mengirim pesawat tempurnya tak lama setelah pesawat Jordania jatuh dan pilotnya (yang akhirnya tewas dieksekusi ISIS) ditahan. Insiden tersebut menyebarkan ketakutan dikalangan militer udara UAE. Mereka khawatir bernasib sama dengan pilot Jordan itu.

“Saya bisa mengkonfirmasi bahwa UAE menunda melakukan serangan udara, tak lama setelah pesawat Jordan jatuh,” kata seorang pejabat militer AS yang tak disebutkan namanya kepada AFP, Rabu (4/2). “Tapi saya bisa menjelaskan, hingga hari ini UAE tetap menjadi mitra penting dan strategis yang memberi kontribusi besar bagi koalisi ini,” kata sumber anonim tersebut. Sumber tersebut menolak menyebutkan nama karena situasi tersebut harusnya bukan untuk dipublikasikan dan ia bukan orang yang berhak untuk bicara tentang situasi ini.

Sebelumnya, surat kabar AS The New York Times mengabarkan bahwa UAE mengambil keputusan untuk berhenti memimpin serangan udara internasional, tak lama setelah beredar video tentang pembakaran pilot Jordania yang dilakukan ISIS.

Berita Lain