17 April 2026
Beranda blog Halaman 39216

Penurunan Anggaran Kemenhan Dipertanyakan

Jakarta, Aktual.co — Komisi I DPR RI mempertanyakan penurunan alokasi anggaran yang diberikan negara kepada Kementerian Pertahanan karena bisa menurunkan capaian kinerja di bidang modernisasi alutsista.
“Saya menilai tidak mengganggu dalam artian operasional (Kemhan) namun akan menurunkan capaian kinerja di bidang modernisasi alutsista (alat utama sistem senjata),” kata Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq, di Gedung Nusantara II, Jakarta, Kamis (5/2).
Proyeksi anggaran Kemenhan selama lima tahun kedepan senilai Rp418 triliun. Jumlah itu berkurang dibandingkan anggaran lima tahun lalu, yaitu Rp490 triliun plus dana akselerasi modernisasi alutsista Rp57 triliun.
“Anggaran Kemenhan untuk lima tahun pada periode pemerintahan lalu senilai Rp490 triliun plus dana akselerasi modernisasi alutsista Rp57 triliun meskipun baru bisa direalisasikan Rp32 triliun,” ujarnya.
Menurut dia penurunan itu terlihat aneh. Pertama, karena justru Indonesia perlu mendorong modernisasi alutsista yang sejalan dengan pengembangan industri pertahanan.
Bahkan, Mahfudz menilai seharusnya alokasi anggaran yang diberikan kepada Kemenhan untuk lima tahun kedepan bertambah dibandingkan periode lalu.
“Seharusnya proyeksi budgetnya bertambah karena kita mendorong akselerasi modernisasi alutsista yang lebih ‘inline’ dengan pengembangan industri pertahanan.”
Kedua, melihat visi misi pemerintah ada penguatan atau penajaman program-program TNI termasuk sinkronisasi lintas sektoral.
Komisi I DPR RI sudah mengusulkan kepada Pimpinan DPR RI untuk mengadakan rapat konsultasi dengan Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian Pertahanan, dan Panglima TNI untuk membahas masalah tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Dijadikan Kendaraan Politik, Mahasiswa Beri Abraham Samad Kondom dan Celana Dalam

Jakarta, Aktual.co — Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Solidaritas Aksi Mahasiswa anti Demoralisasi (Samad) kembali menggelar unjuk rasa didepan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (5/2).
Dalam aksinya kali ini, mereka mendesak agar Ketua KPK Abraham Samad dipecat. Sebab, ketua lembaga superbody itu dinilai oleh para mahasiswa telah menggunakan KPK sebagai alat kepentingan politik.
“Abraham Samad bukan hanya mengundurkan diri. Tapi sudah sepantasnya Samad dipecat,” teriak Andi Kurnia selaku koordinator aksi di Gedung KPK, Jakarta (6/2)
Menurutnya, kepercayaan publik menjadi hilang setelah Samad hilang kontrol terhadap syahwat politiknya. Padahal, lanjut dia, lembaga hukum seperti KPK sejatinya dibentuk sebagai alat untuk memberatas korupsi. Bukan digunakan untuk kepentingan politik pribadi.
“Periode Abraham Samad menuai kritik menggila tentang dagelan hukum yang diciptakan mereka sendiri dan menimbulkan kegaduhan hukum baik level pengambilan kebijakan maupun bagi kaum awam,” ujar Andi.
Dengan tindakan itu, imbasnya adaalah terjadinya konflik antar lembaga hukum yang seharusnya tidak terjadi. Sebab, kata Andi, dengan adanya konflik itu membuat penegakan hukum ataupun upaya pemberantasan korupsi terganggu.
Dengan demikian, para demonstran mendesak KPK segera membentuk komite etik. Hal itu untuk membuktikan kebenaran soal kabar yang menyebut Samad bertemu pimpinan parpol dan berjanji mengamankan kasus.
“Abraham Samad secara gentleman harus mundur sebagai ketua KPK seperti janjinya saat seleksi pimpinan KPK karena, telah terbukti tidak mampu dan menjerumuskan serta mencoreng nama lembaga KPK,” teriak mereka menggebu-gebu.
Tak hanya itu, dalam aksinya puluhan mahasiswa memberikan alat kontrasepsi (kondom) dan celana dalam kepada pimpinan KPK.
Kondom dan celana dalam yang dibungkus dalam bentuk parsel disimbolkan mahasiswa sebagai matinya penegakan hukum. Kondom dan celana dalam tersebut diberikan sekira sepuluh orang perwakilan mahasiswa kepada pihak KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Membakar Pilot Jordania, Raja Arab Saudi Kecam ISIS

Jakarta, Aktual.co — Raja Salman dari Arab Saudi mengecam keras perbuatan ISIS yang membakar hidup-hidup pilot Jordania. Raja mengatakan perbuatan itu tak sejalan dengan Islam. Raja Salman dari Arab Saudi mengatakan tindakan ISIS telah melampaui batas kemanusiaan. Melalui pesan bela sungkawa yang disampaikan pada Raja Abdullah II dan Jordania, Rabu (4/2),  Raja Salman menegaskan kekejaman ISIS sebagai hal yang menjijikan, seperti dikutip Rimanews.com.

Kepada Raja Abdullah II dan Jordania, Raja Salman menyampaikan duka cita yang mendalam atas tewasnya Muaz al Kassaesbeh, pilot Jordania berusia 26 tahun yang menjadi tahanan ISIS sejak Desember tahun lalu. Pembakaran pilot Jordan yang dilakukan ISIS menimbulkan kemarahan luas di Jordania dan seluruh dunia. Pemerintah Jordan segera bersiap melakukan eksekusi terhadap tahanan asal Irak yang terkait dengan terorisme.

Sajidah al Rishawi, tahanan perempuan yang sempat diminta ISIS untuk ditukar dengan Muaz, dikabarkan akan menjadi tahanan pertama yang akan dieksekusi.

Jelang Subuh, Tujuh Napi Kabur dari Lapas di Banda Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Informasi yang diterima Aktual.co menyebutkan, ketujuh napi tersebut kabur dengan cara menjebol dinding beton berukuran sekitar dua jengkal. Lalu, memanjat tembok dengan menyambung beberapa kain sarung.

“Mereka jadikan kain sarung sebagai tali,” sebut Kepala Seksi Bimbingan Narapidana LP Kelas IIA Banda Aceh, Syamsul Hadi.

Ketujuh narapidana yang kabur itu yakni Hanafiah bin Ibrahim warga Jalan Alumunium Raya Gang lestari LK22, Desa Tanjung Mulia Kecamatan Deli Serdang, Medan, Provinsi Sumatera Utara. Pria ini narapidana dalam kasus narkoba dengan masa hukuman 14 tahun.

Berikutnya Saifullah Cut Yazit, warga Desa Lam Alu Raya, Kecamatan kota Baro, Kabupaten Aceh besar. Saifullah napi dalam kasus kejahatan penganiayaan dan narkotika dengan masa hukuman lima tahun. Syahroni Nizar Muhamad, warga Desa Japakeh Desa Ie Seu Um Kecamatan Masjid Raya Aceh Besar. Syahroni merupakan napi tindak pidana penyalahgunaan narkotika dengan masa hukuman 14 tahun.

Selanjutnya Musriadi Sulaiman, warga Dusun Japakeh Desa Ie Seu Um, Kecamatan Masjid Raya Kabupaten Aceh besar, pria ini terjerat kasus narkoba. Heri Martalinus Pujianto terjerat kasus pembunuhan, Bachtiar Mansyur napi kasus narkoba. Dan terakhir, Syaiful Amri akrab disapa Sipon juga terjerat kasus narkoba.

“Sekarang kita buru mereka. Kita juga meminta bantuan polisi untuk menangkap ketujuh napi itu,” pungkas Syamsul Hadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Masjid Khusus Wanita Didirikan di AS

Jakarta, Aktual.co — Menyadari perempuan sering dianggap sebagai bagian marginal, dua perempuan ini memutuskan mendirikan masjid khusus perempuan. Semua perempuan muslim boleh datang dengan pakaian apapun yang mereka inginkan. Masjid khusus perempuan ini diresmikan pada Jumat (30/1). Masjid ini mengambil tempat disebuah ruang ibadah multi agama yang telah berusia seabad. Masjid ini mengambil ruang bersisian dengan ruang ibadah untuk umat Yahudi dan Kristen.

Sholat perdana di masjid khusus perempuan itu dipimpin oleh Edina Lekovic dari Muslim Public Affair Council.

Shana Muthalib yang berprofesi sebagai pengacara hukum anti-korupsi internasional dan M. Hasna Maznavi, yang berprofesi sebagai penulis cerita komedi dan sutradara adalah dua perempuan yang menjadi otak pendirian masjid ini. Keduanya mengaku sedih karena ruang ibadah khusus perempuan di masjid-masjid seringkali seadanya. Kadang diadakan di ruang bawah tanah, balkon atau ruang-ruang sisa lainnya.

“Kami menerima semua perempuan yang datang kesini. Mereka tak harus mengenakan hijab, juga tak harus mengenakan penutup kepala. Kami menerima mereka dengan pakaian yang paling nyaman yang ingin mereka kenakan,” kata mereka sebagaimana dikutip dari aljazeera.com. Kedua perempuan ini juga menegaskan, niat mereka membangun masjid ini agar perempuan bisa nyaman beribadah dan menganggap masjid sebagai bagian dari hidup mereka. “Islam selalu bicara tentang kesetaraan, namun tak semua pemeluk Islam menyadari pesan Al Qur’an tentang kesetaraan itu,” katanya menambahkan.

Tim Sembilan Kerjasama dengan Intelkam

Jakarta, Aktual.co — Dikatakan juru bicara Tim Sembilan, Gatot S. Dewa Broto, rencana kerjasama dengan dua lembaga keamanan negara itu dilakukan untuk mempermudah proses izin pertandingan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

“Tenggat waktu kami sekitar dua minggu dari sekarang harus direalisasikan dan ditandatangani di depan media agar menjadi peringatan bahwa Kemenpora serius mengadakan perjanjian dengan Intelkam,” kata Gatot Dewa Broto di Jakarta, Kamis (5/2).

Gatot mengatakan semula Tim Sembilan berencana menandatangani nota kesepahaman dengan Kapolri, namun mengingat saat ini jabatan tersebut berstatus pelaksana tugas, rekomendasi perizinan pun dialihkan melalui Badan Intelkam.

Nota kesepahaman pun berubah menjadi perjanjian kerja sama antara Sekretaris Menpora (sesmenpora) dan Badan Intelkam.

“Kenapa perjanjian kerja diperlukan, karena dalam UU Sistem Keolahragaan Nasional, masih ada perbedaan persepsi. Yang berhak memberikan rekomendasi menurut Polisi adalah induk cabor, sementara menurut kami yang berhak adalah BOPI. Oleh karenanya harus ada kata sepakat terlebih dahulu,” kata Gatot yang juga menjabat sebagai Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan itu.

Perjanjian kerja sama dengan Badan Intelkam ini guna mempermudah penerbitan izin pertandingan karena selama ini banyak pertandingan batal digelar karena terkendala izin.

Oleh karena itu, Tim Sembilan pun terus mempercepat proses perjanjian kerja sama tersebut agar segera ditandatangani dari kedua belah pihak sehingga izin rekomendasi dari Badan Intelkam dapat direalisasikan sebelum masa kerja Tim Sembilan berakhir pada Maret 2015.

Sementara itu, pada nota kesepahaman dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Gatot menjelaskan masih pada tahap finalisasi konsep.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain