11 April 2026
Beranda blog Halaman 39253

Tanggapi Iklan di Malaysia, Komisi IX Desak Pemerintah Bersikap Tegas

Jakarta, Aktual.co — Iklan produk kontroversial yang dibuat salah satu perusahaan di Malaysia, terus menuai kritikan terhadap negeri jiran tersebut.
Ketua Komisi IX Dede Yusuf meminta agar pemerintah segera bersikap tegas terhadap kasus pelecehan terhadap Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Salah satunya, mengkaji ulang hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Malaysia, terkait pengiriman TKI.
“Ada dua poin, yaitu mengharapkan hubungan diplomatik diperbaiki, kedua kita harus siapkan lapangan kerja di Indonesia,” ucap Dede, di Gedung DPR, Senayan, Rabu (4/2).
Tidak hanya itu, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat itu mendesak agar pemerintah Malaysia memberikan penyuluhan kepada sejumlah biro iklan, dan industri kretaif, agar dalam setiap statement, narasi, atau kalimat di dalam iklan tidak menimbulkan diskriminasi.
“Iklan yang robot itu kan digambarkan ada orang yang duduk sambil buka laptop dan ada robot yang bersihkan lantai. Sebetulnya itu sederhana, siapapun bisa buat iklan pembersih lantai dengan robot. Tapi kenapa harus ada kalimat ‘fire your Indonesian maid for now’ atau artinya ‘pecat pembantu indonesia kamu sekarang’. Kenapa ada kalimat itu?”
“Ini kan menyangkut martabat Indonesia. Yang menurut kami, kalimat seperti ini yang harus diberikan sanksi terhadap pembuat iklan itu,” tegasnya.
Dede juga menerangkan, Komisi IX yang bermitra dengan Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI ini akan segera bertindak cepat untuk menangani kasus tersebut.
“Karena kami bermitra dengan Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI, kita akan minta untuk selesaikan masalah ini. Kalau perlu kita panggil Dubes Malaysia, tapi kita harus izin dengan Komisi I, itu prosesnya panjang. Yang paling cepat adalah BNP2TKI akan mendampingi Presiden untuk ke Malaysia, saya akan tegur agar BNP2TKI beri masukan ke presiden.”

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Atur Keberadaan Minimarket di DKI, Revisi Perda Pasar Disiapkan

Jakarta, Aktual.co —Semakin menjamurnya keberadaan minimarket di lima wilayah di Jakarta, ternyata membuat gerah DPRD DKI. Untuk itu, aturan ‘baru’ dipersiapkan untuk mengatur kembali keberadaan minimarket yang saat ini banyak yang sudah ‘menyusup’ hingga ke kampung-kampung.
Untuk mengatur keberadaan minimarket, Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI bakal membahas revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2002 tentang perpasaran. Kata Wakil Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI, Merry Hotma, revisi perda itu terkait erat dengan persoalan pengaturan perusahaan retail seperti minimarket.
“Kita akan mengatur mini market dengan lebih melihat dari lingkungan sekitarnya. Kita melihat dari jaraknya yang tidak dekat-dekat. Persaingan yang sehat. Ini revisi dari Peraturan Daerah nomor 2 tahun 2002,” kata politisi PDI-P itu, di Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (4/2).
Anggota Komisi B DPRD DKI, Yuke Yurike menambahkan, Raperda Perpasaran lebih mengetengahkan soal peraturan pembangunan mini market. “Melihat lokasinya agar tidak mematikan maka akan dibatasi jumlahnya. Juga menekankan pihak eksekutif dalam perijinan pembangunan mini market,” beber dia.
Revisi raperda itu juga akan membatasi penjualan minuman beralkohol di minimarket. Misal, minimarket yang menjual minuman beralkohol tidak boleh didirikan dekat pemukiman penduduk dan sekolah. Pembatasan usia pembeli juga akan diberlakukan. 
“Setahu kami Gubernur (Ahok) juga akan merevisi. Dari pusat juga sudah ada larangan menjual miras di minimarket. Mungkin akan kita masukan dalam revisi,” ucap Anggota Balegda DPRD DKI itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Seperti Ini Cara Hadapi Pasien Kanker (2)

Jakarta, Aktual.co — Anti-depresan adalah bentuk umum dari pengobatan untuk banyak pasien kanker. Ada beberapa jenis terapi yang dapat bermanfaat, terutama jika mereka digabungkan dengan olahraga teratur. Terapi ini meliputi, psikoterapi, terapi perilaku kognitif, terapi Penerimaan dan komitmen, terapi Interpersonal

Bagaimana menangani efek depresi bagi pasien, demikian lapor laman Healthmeup, Selasa (4/2). Terapi akan bekerja dengan ‘keajaiban’ jika pasien membuat beberapa perubahan dalam gaya hidup pasien.
1. Terbuka tentang perasaan dan ketakutan Anda, kepada  anggota keluarga yang Anda miliki.
2. Renungkan dengan melakukan pernapasan dalam atau relaksasi latihan beberapa kali sehari.
3. Ambil semua obat yang diresepkan secara teratur.
4. Hindari alkohol, ketika minum antidepresan.
5. Lanjutkan minum obat sampai dokter memberitahukan kepada Anda untuk berhenti minum.

Depresi mempengaruhi tidak hanya pasien tetapi anggota keluarga pasien. Oleh karena itu, perawat keluarga juga diminta untuk mengambil evaluasi yang sedang berlangsung untuk depresi dan kecemasan selama proses perawatan berlangsung.

Bagaimana menangani efek depresi di tangan pengasuh?
1. Jangan memaksa, tetapi mendorong pasien untuk menceritakan ketakutan serta kekhawatiran pasien.
2. Dengarkan dengan sabar tanpa menilai perasaan pasien atau Anda sendiri.
3. Semangati pasien jika pasien merasa rendah diri atau sedih.

Artikel ini ditulis oleh:

PJB Siap Pasok 400 Megawatt Listrik Smelter Freeport

Jakarta, Aktual.co — Pembangkit Jawa Bali (PJB) unit Gresik siap memenuhi kebutuhan listrik pabrik pengolahan dan pemurnian atau “smelter” milik PT Freeport Indonesia yang rencananya dibangun di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Diperkirakan kebutuhan listrik untuk pabrik “smelter” Freeport di Gresik mencapai 300 hingga 400 Megawatt, atau sama seperti perusahaan lainnya.

“Kita siap memenuhi kebutuhan listrik bila memang benar smelter akan dibangun di Gresik, sebab saat ini kita juga sedang membangun pembangkit listrik dengan berdaya 800 megawatt,” ujar Penanggung Jawab PJB Unit Gresik, Sugiyanto di Gresik, Rabu (4/2).

Ia menjelaskan, adanya smelter di Gresik tidak akan menganggu distribusi atau pemenuhan listrik lainnya, dan seusai catatan kebutuhan listrik di wilayah Kabupaten Gresik mencapai 2.140 megawatt, atau sekitar 25 persen kebutuhan listrik Jawa Timur.

“Dengan total kebutuhan listrik yang tinggi atau sekitar 25 persen dari total kebutuhan di Jawa Timur, wilayah Kabupaten Gresik termasuk obyek vital nasional,” ujarnya.

Ia mengakui, sampai saat ini memang belum ada permintaan listrik dari perusahaan yang dimaksud, baik secara lisan atau pun tertulis kepada pihak PJB Unit Gresik, namun demikian PLN siap memberikan bila diperlukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Hasto Penuhi Panggilan Komisi III DPR

Jakarta, Aktual.co — Pelaksana Tugas Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto terlihat datang memenuhi undangan Komisi III DPR RI, Rabu (4/2) sekitar pukul 15.30 wib.
Disertai beberapa ajudan, Hasto terlihat siap untuk memberikan sejumlah informasi yang akan ditanyakan oleh komisi bidang hukum DPR tersebut.
Info yang akan diberikan terkait dugaan penyalahgunaan kekuasaan Ketua KPK Abraham Samad yang melakukan pertemuan dengan elit partai PDI Perjuangan.
“Saya mendapat undangan komisi III dan sebagai Warga Negara Indonesia yang baik saya penuhi undangan itu,” kata Hasto, di Komisi III DPR RI, Senayan, Rabu (4/2).
Ketika ditanyakan apakah dirinya akan membeberkan pertemuan dengan menunjukan sejumlah bukti yang dimilikinya, Hasto mengatakan akan melihat perkembangan suasana dalam pertemuan nanti.
“Saya tentu dengarkan dulu yang disampaikan komisi III terhadap undangan saya, mohon sabar pasti kami akan sampaikan segala sesuatu berkaitan hal ihwal ini kepada wakil rakyat ini,” ucap dia.
Hasto berpandangan, jika mekanisme penyampaian bukti harus disampaikan dalam mekanisme yang tepat.
“Ya ada mekanisme dalam penyampaian bukti-bukti, termasuk bukti pemberantasan korupsi tentu juga diletakan dalam mekanisme yang ada, tentu yang saya sampaikan kepada yang bersangkutan,” tandasnya.
Untuk diketahui, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Benny K Harman mengatakan jika pertemuan yang dilakukan antara Komisi III dengan Hasto Kristiyanto akan dilakukan terbuka.
Berdasarkan pantauan, selain Hasto, ada dua nama lain yang tertera, yakni Ketua BPH dan Advokasi PDIP, Arteria Dahlan, serta pemilik unit apartemen Capital Residences, Supriyansyah.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Jakarta Dapat ‘Prestasi’ Kota Termacet, Ahok Tak Mau Disalahkan

Jakarta, Aktual.co — Kota Jakarta kembali ‘meraih prestasi’ di level dunia. Jika sebelumnya dari hasil riset The Economist Intellegence Unit (EIU) Jakarta menjadi kota paling tidak aman di dunia dari 50 kota lain. Kini, survei yang dilakukan Indeks Stop-Start Magnatec Castrol menyebut Jakarta sebagai kota paling macet sedunia.
Lalu bagaimana reaksi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menanggapi hasil survei yang dilansir Thrillist, Rabu 4 Februari 2015 tersebut?
“Emang iya (kemacetan Jakarta parah),” ujar dia, dengan nada datar saat ditemui di Balai Kota DKI, Rabu (4/2). 
Namun dia enggan disalahkan. Kemacetan Jakarta, kata dia, bukan merupakan kesalahannya sebagai Gubernur, namun lebih kepada sistem transportasi. 
Dia berdalih kemacetan di Jakarta baru bisa ditekan kalau sudah punya angkutan massal berbasis rel. “Kalau tidak punya sistem transportasi berbasis rel ya pasti macet,” ujar Ahok.
Bahkan, kota yang sudah menggunakan sistem transportasi berbasis rel pun belum tentu terbebas dari kemacetan. “Jepang yang punya (sistem transportasi berbasis rel) aja masih macet, apalagi kita,” kata dia.
Lagipula, kata mantan Bupati Belitung Timur ini, masalah kemacetan Jakarta tak hanya terjadi di era kepemimpinannya saja. Tapi jauh sebelum dia menduduki kursi Gubernur DKI. “Ini pekerjaan rumah DKI 30-40 tahun. Kita harus tahan saja, belum lagi yang ngeyel-ngeyel. Untung saya tensi masih bagus kalau nggak stroke saya(menghadapi kemacetan),” ujar dia.
Dari informasi yang dihimpun Aktual.co, dalam survei tersebut, pengemudi di Jakarta melakukan berhenti dan kembali berjalan dengan kendaraannya sebanyak 33.240 kali setahun. Atau jauh melebihi rata-rata pengemudi pada umumnya yaitu 18 ribu kali berhenti-jalan.
Dalam satu hari, pengemudi di Jakarta bisa melakukan ‘stop-start’ hingga 91 kali. Kata Indeks Stop-Start Magnatec Castrol, angka ini didapat dari pengguna navigasi TomTom yang dapat menghitung jumlah berhenti dan kembali berjalan, per kilometer.
Untuk kota di Indonesia, Jakarta tak sendiri. Ada Surabaya, Jawa Timur yang duduk di peringkat ke empat. Dengan angka stop-start 29.880 kali setahun. 
Hasil lengkap survei castrol sebagai berikut: 1. Jakarta, Indonesia – 33.2402. Istanbul, Turki – 32.5203. Mexico City, Meksiko – 30.8404. Surabaya, Indonesia – 29.8805. St. Petersburg, Rusia – 29.0406. Moskow, Rusia – 28.6807. Roma, Italia – 28.6808. Bangkok, Thailand – 27.4809. Guadalajara, Meksiko – 24.84010. Buenos Aires, Argentina – 23760.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain