11 April 2026
Beranda blog Halaman 39257

Demo Jakarta Hari Ini, dari Isu Smelter Hingga Baharkam

Jakarta, Aktual.co —Sejumlah 250 orang mahasiswa Papua pagi ini diinformasikan akan berunjukrasa di depan Istana Negara dan gedung DPR/MPR. Mereka berunjukrasa menolak pembangunan smelter PT Freeport di Gresik Jawa Timur. Mereka tuntut perusahaan produsen emas di dunia itu untuk bangun smelter di Papua.
Unjukrasa juga akan dilakukan 100 orang dari Gerakan Nasional Komunitas Indonesia Baru di Kedubes Tiongkok di Gedung Menara Kuningan dan Gedung SKK Migas. Dari informasi yang dihimpun Aktual.co, unjukrasa dilakukan terkait dugaan KKN di PT Petrochina Internasional Jabung Ltd. 
Terkait urusan dugaan korupsi di sektor migas, pukul 10.00Wib, sekitar 100 orang dari Koalisi Nasional Anti Korupsi akan mendatangi  kantor Perusahaan Gas Negara (PGN).
Pukul 12.00Wib, sekitar 50 orang akan berunjukrasa di depan Gedung Baharkam (Badan Pemelihara Keamanan) Polri. Tuntutannya, bebaskan lembaga hukum dari sandera politik. 
Unjukrasa hari ini tak melulu terkait isu nasional, tapi juga terkait isu DKI Jakarta. Pukul 13.00Wib, sejumlah 50 orang dari Barisan Aksi Pemuda dan Mahasiswa akan mendatangi Kantor Pusat Diva Karaoke dan kantor Dinas Pariwisata DKI. Mereka menuntut pencabutan izin Diva Karaoke. 
Pukul 14.00Wib, giliran kantor Suku Dinas Pertamanan di kantor Wali Kota Jakarta Barat yang didatangi 30 orang dari Barisan Mahasiswa Anti Korupsi. Mereka menuntut Kasudin Pertamanan Jakbar dicopot. 
Di jam yang sama, 150 orang dari Satgas Anti Narkoba akan mendatangi Balai Kota DKI dan Hotel Boutiq Fashion. Mereka menuntut ditutupnya tempat hiburan.
Di Bundaran Hotel Indonesia, Bundaran Senayan, dan Salemba juga dilakukan aksi simpatik memperingati hari kanker se-dunia.
Di kawasan industri EJIP Cikarang, Kabupaten Bekasi, pukul 14.00Wib, sekitar 1.000 orang buruh PT Aisyin Indonesia kawasan EJIP cikarang, menuntut pengakuan FSPMI di perusahaan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wakapolri: Komjen Budi Bakal Mundur jika Proses Praperadilan Selesai

Jakarta, Aktual.co — Sampai saat ini Presiden Joko Widodo belum juga melantik Komisaris Jenderal Polisi, Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) setelah DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Kapolri tunggal itu. 
Presiden pun memutuskan akan memutuskan nasib Komjen Budi pekan depan. Menanggapi hal tersebut, Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti menyebut, Komjen Budi akan mundur jika proses praperadilan selesai. 
“Kemarin kan Pak Mensesneg (Pratikno) sudah mengimbau untuk mengundurkan diri. Tapi setelah kita komunikasikan, Pak Budi Gunawan masih akan menunggu proses praperadilannya,” kata Badrodin di Jakarta, Rabu (3/2). 
Dia pun memastikan hal tersebut akan dilakukan oleh Komjen Budi setelah berkomunikasi dengan Calon Kapolri terpilih Komjen Polisi Budi Gunawan atas imbauan Mensesneg Pratikno untuk mundur. 
“Nah, mudah-mudahan setelah proses praperadilan selesai, beliau sudah bisa menentukan sikapnya untuk mundur atau tidak,” kata Badrodin. 
Menurut Badrodin, menunggu proses praperadilan tidak lama, hanya memerlukan waktu seminggu. 
“Insya Allah praperadilan, kalau sidang maraton bisa selesai dalam satu minggu,” kata dia. 
Badrodin juga mengakui sudah bertemu Presiden Joko Widodo untuk melaporkan perkembangan situasi terkini. “Oh, kemarin sore laporkan perkembangan situasi. Tidak ada yang lain,” imbuh jenderal bintang tiga ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polisi Masih Selidiki Penyebab Meningalnya Guru SMKN Banjarmasin

Jakarta, Aktual.co — Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Herry Purwanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas meningglnya guru SMKN 5 itu.
“Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya guru dari SMKN 5 Banjarmasin itu dan saat ini anggota sudah di lapangan sejak awal kejadian,” kata dia, Rabu (4/2).
Menurut dia, sampai saat ini polisi belum bisa memastikan penyebab meninggalnya korban dan semua belum bisa diungkapkan.
Untuk jenasah korban sudah dievakuasi ke Kamar Mayat RSUD Ulin Banjarmasin, untuk dilakukan visum “et revertum” guna melihat tanda-tanda kekerasan luar tubuh.
“Dari hasil penyilidikan sementara di lapangan terlihat lemari korban berhamburan dan sepeda motor milik korban yang ada di dalam rumah diketahui hilang,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan di tempat kejadian, Selasa (3/2) malam, guru nahas tersebut diketahui warga sekitar pada pukul 20.30 Wita.
Warga mencium bau yang tidak sedap dari rumah guru tersebut. Karena merasa curiga warga lalu mengintip ke rumah asal bau itu dan melihat guru tersebut meninggal di atas kasur.
Melihat kejadian itu, warga lalu memanggil polisi dan sontak warga sekitar heboh dengan  ditemukan guru yang diketahui bernama Ambiya Rahman, 49 tahun.
Tidak berapa lama menerima laporan dari warga Jalan Cemara Raya I Rt 39 No 13 Banjarmasin Utara, sejumlah anggota dari Polsek Banjarmasin Utara, langsung mendatangi kelokasi kejadian.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Guru SMKN Banjarmasin Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya

Jakarta, Aktual.co — Guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Banjarmasin, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya.Berdasarkan pantauan di tempat kejadian, Selasa (3/2) malam, guru nahas tersebut diketahui warga sekitar pada pukul 20.30 Wita.Warga sebelumnya mencium bau yang tidak sedap dari rumah guru tersebut. Karena curiga warga lalu mengintip ke rumah asal bau itu dan melihat guru tersebut telah terkapar mengenaskan.Melihat kejadian itu, warga lalu memanggil polisi dan sontak warga sekitar heboh dengan kondisi guru yang diketahui bernama Drs H Ambiya Rahman, 49 tahun.Tidak berapa lama menerima laporan dari warga Jalan Cemara Raya I RT 39 No 13 Banjarmasin Utara, sejumlah anggota dari Polsek Banjarmasin Utara, langsung mendatangi ke lokasi kejadian.Bukan itu saja, pihak tim identifikasi dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).Dari pentauan, guru tersebut meninggal dengan tidak menggunakan baju dan hanya bertutupkan sarung serta ada jeratan tali di lehernya.Selain itu juga bau tak sedap keluar dari tubuh korban, dengan leher ke bagian atas kepala sudah diperkirakan membusuk.Berdasarkan informasi yang didapat saat ini kasus tersebut ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Banjarmasin, untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan atas meninggalnya guru tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

SDA Mangkir, Kuasa Hukum Datangi KPK

Kuasa Hukum Suryadharma Ali (SDA), Andreas Nahot Silitonga memberikan keterangan kepada awak media seusai meminta klarifikasi atas pemanggilan kliennya oleh penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (4/2/2015). Suryadharma Ali hari ini mangkir dari panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji di Kementerian Agama tahun anggaran 2012-2013. AKTUAL/MUNZIR

Presiden: Pekan Depan Saya Selesaikan Masalah Kapolri

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo berjanji akan menyelesaikan konflik terkait dengan Komjen Polisi Budi Gunawan pekan depan menyangkut pembatalan pelantikan BG sebagai Kapolri.
“Saya selesaikan semuanya minggu depan,” kata Presiden Jokowi di Jakarta, Rabu (4/2), di sela-sela Rapat Koordinasi Badan Narkotika Nasional (BNN).
Sebelumnya, Ketua Tim 9 Syafi’i Ma’arif menyatakan telah dihubungi Presiden secara langsung terkait dengan pembatalan pelantikan BG dan disebutkan hal itu akan diumumkan pada waktu yang tepat.
Jokowi sendiri beralasan masih ada hal lain yang harus dituntaskannya terlebih dahulu sehingga persoalan itu akan diselesaikannya pekan depan.
“Ada yang harus diselesaikan dulu, yang harus dirampungkan,” kata Jokowi.
Presiden rencananya melakukan kunjungan ke luar negeri mulai 5 hingga 9 Februari 2015 ke sejumlah negara ASEAN, di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina.
Oleh karena itu, diperkirakan Presiden akan mengumumkan keputusan setelah kembali dari lawatannya ke luar negeri itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain