6 April 2026
Beranda blog Halaman 39259

DKI Bertemu Menpan Bahas Soal Gaji PNS

Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta mengatakan akan melakukan pertemuan dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddi Chrisnandi untuk membahas sistem gaji pegawai negeri sipil.

“Hari ini saya memang akan bertemu Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk membahas soal sistem gaji seluruh PNS,” kata Basuki di Jakarta, Selasa (3/2).

Basuki mengatakan pertemuannya kali ini adalah tindak lanjut dari model penaikan gaji PNS yang diusulkan Presiden Joko Widodo dan diungkapkan padanya serta Menpan-RB.

“Kali ini pertemuan membicarakan sistem pelaksanaan atas ide Presiden bahwa satu provinsi jadi contoh untuk lainnya yang diungkapkan beberapa waktu lalu pada saya dan Menpan-RB,” katanya.

Basuki menjelaskan dalam model yang diutarakan Presiden itu setiap provinsi harus menghitung penaikan gaji PNS berdasarkan luas wilayah yang dimiliki dan pendapatan daerah masing-masing.

“Dalam model tersebut sistem penetapan kenaikan gajinya harus didasarkan pada pendapatan daerah dan luas wilayahnya,” ujarnya.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan ide mengukur kinerja PNS berdasarkan poin tercetus dari Presiden Joko Widodo. Tujuannya, untuk mendorong PNS semakin giat bekerja.

Untuk tahap awal, Ibu Kota yang lebih dulu akan menerapkan sistem itu. Bila berhasil, penerapan sistem kinerja PNS berbasis poin akan diperluas ke daerah lain.

“Presiden kan bilang mau model. Kita sepakat lakukan reformasi birokrasi dengan Presiden, Menpan dan saya waktu itu duduk kita udah ngomong. Bahwa inikan kelanjutan dari idenya Pak Presiden. Kita pengen satu provinsi jadi model dulu,” ujar Basuki.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Sektor Industri Bisa Atasi Pengangguran, Tapi Pemerintah …

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Sofjan Wanandi mengatakan bahwa masalah pengangguran di Indonesia dapat diatasi selain dengan pertanian, juga dapat diatasi dengan peningkatan produktivitas di bidang industri. Namun, menurutnya selama ini sektor industri kurang mendapat perhatian pemerintah.

“Hulu sektor industri kita sama sekali tidak banyak, sebagian besar impor, kertas kita juga impor, sebagian besar masih impor,” ujar Sofjan dalam Dialog Investasi Nasional di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Selasa (3/2).

Lebih lanjut dikatakan dia, selama sepuluh tahun terakhir sektor industri Indonesia terus menurun, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

“Kita sekarang kalah sama China dan Vietnam, dulu sektor industri kita sangat maju,” jelasnya.

Salah salah satu alasan sektor industri Indonesia terus menurun, kata dia, adalah kebijakan pemerintah yang kurang mendukung hal tersebut.

“Jangan buat kebijakan larang impor, karena market ngga bisa dilarang-larang impor, yang bisa menurunkan itu hanya supply dan demand, bukan kebijakan-kebijakan itu,” kata dia.

Sofjan juga mengatakan, pemerintah seharusnya bisa membuat kebijakan untuk memperlancar kegiatan ekonomi di sektor industri, bukan sebaliknya. “Ekonomi ngga bisa diatur-atur, jangan bikin kebijakan  yang justru memperlambat,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Albania Selatan Dilanda Banjir Besar

Jakarta, Aktual.co — Banjir bandang yang disebabkan oleh hujan lebat menerjang Albania Selatan, menyebabkan banyak keluarga diungsikan, kata media Albania, Daily News, Senin (2/2). Lebih dari 140 keluarga di Fier telah diungsikan, sementara di Vlore lebih dari 110 keluarga telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Dua helikopter militer dan angkatan bersenjata dikerahkan untuk membantu upaya pertolongan. Perdana Menteri Albania Edi Rama pun mengunjungi daerah yang direndam banjir di Novosela dan Fier.

Ia mengatakan pemerintah akan menangani masalah tersebut dengan tekad kuat sehingga kerugian besar, terutama yang diderita petani yang modal mereka telah rusak, bisa diganti, demikian laporan Xinhua. Banjir yang dipicu oleh hujan lebat juga telah merendam lebih dari 3.000 hektare lahan pertanian di Albania dan mengakibatkan kerugian besar pada hewan ternak, demikian laporan media setempat pada Senin. Situasi makin parah saat negara itu diguyur hujan paling lebat dalam sejarah, kata Menteri Pertanian Albania Edmond Panariti, yang dikutip oleh Albanian Telegraphic Agency.

Banyak lahan subur, terutama di Wilayah Fier dan Vlora di bagian selatan Albania direndam air setelah tanggul Sungai Vjosa jebol. Banjir parah telah memaksa Pemerintah Albania menerapkan rencana pendukung bagi pengungsian warga dan ternak. Stasiun pompa juga bekerja dengan kapasitas penuh untuk mengeluarkan air dari selokan utama dan pendukung, kata laporan media setempat.

Survei: Rapuh, Kepercayaan Publik Terhadap Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Lembaga survei Edelman Indonesia menyatakan puncak kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi kemungkinan besar hanya terjadi diawal masa pelantikan sebagai Presiden RI, dan akan segera berakhir di masa mendatang.
“Kepercayaan publik terhadap pemerintah ini rapuh. Kemungkinan puncak kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi mencapai puncak hanya di Oktober-November tahun lalu,” kata CEO Edelman Indonesia, Stephen Lock, di Jakarta, Selasa (3/2).
Berdasarkan survei yang dilakukan Edelman Indonesia pada Oktober-November 2014, ketika Jokowi baru dilantik, tercatat kepercayaan publik terhadap pemerintah meningkat 16 poin mencapai level 65 persen atau level tertinggi, dibandingkan tahun sebelumnya ketika Indonesia masih dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Padahal, survei yang melibatkan 1.000 responden ini dilakukan pada saat pemerintahan Jokowi kala itu baru saja mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM).
“Peningkatan kepercayaan publik ini kemungkinan disebabkan popularitas Jokowi,” kata dia.
Namun dia mengingatkan seiring bergulirnya polemik yang melibatkan petinggi KPK-Polri, maka tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah saat ini bisa saja berbeda sama sekali dengan hasil survei kala itu.
“Kemungkinan puncak kepercayaan publik terhadap pemerintahan Jokowi hanya Oktober-November 2014. Sedangkan sepanjang 2015 akan sangat berbeda hasilnya,” kata dia.
Kepercayaan publik bersifat rapuh dan harus diperhatikan dengan baik oleh Jokowi. Jika masyarakat tidak melihat perubahan yang berarti, maka tingkat kepercayaan masyarakat akan merosot dengan cepat.

Artikel ini ditulis oleh:

Hasto Singgung Pertemuan Abraham dengan Elit PDIP

Jakarta, Aktual.co — Pelaksana tugas Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut, dalam materi pemeriksaan di Mabes Polri, penyidik Bareskrim menanyakan soal pertemuan Abraham Samad dengan elit Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Hasto menjelaskan kepada penyidik, bahwa pertemuan antara ketua KPK dan elit PDIP itu atas inisiatif dari Abraham Samad. Ikwal pertemuannya itu, kata Hasto, petinggi parpol itu mau hadir, dikarenakan mereka menghargai Abraham sebagai petinggi KPK.
Namun dia menyanyangkan pertemuan tersebut di kotori oleh ambisius Abraham yang mau maju sebagai calon wakil Presiden di Pilpres 2014. “Kami menyayangkan pertemuan tersebut sangat ambisi politik,” kata Hasto, di kantor Mabes Polri, Selasa (3/2).
Hasto menambahkan, tidak seharusnya AS bertindak di luar aturan kewenangannya sebagai Ketua KPK. “Beliau memiliki kewenangan yang besar di lembaga yang sangat di percaya masyarakat,” ucap Hasto.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia M Yusuf Sahide melaporkan Abraham Samad ke Bareskrim Mabes Polri berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/75/1/2015/Bareskrim tertanggal 22 Januari 2015.
Yusuf menduga Abraham kerap beraktivitas politik dengan bertemu pengurus partai politik di luar ranah tugas pokok fungsi sebagai pimpinan KPK.
Abraham terancam dijerat Undang-undang KPK Pasal 36 junto Pasal 65 UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK terkait melakukan pertemuan dengan pihak yang perkaranya ditangani KPK.
Yusuf melaporkan Abraham berdasarkan informasi melalui Blog Kompasiana berjudul “Rumah Kaca Abraham Samad”.
Artikel itu mengungkapkan Abraham Samad pernah beberapa kali bertemu dengan petinggi parpol dan membahas beberapa isu termasuk tawaran bantuan penanganan kasus politisi Emir Moeis yang tersandung perkara korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sebanyak 183 Anggota IM Dihukum Mati

Kairo, Aktual.co — Pengadilan Mesir mengukuhkan hukuman mati terhadap 183 pendukung Ikhwanul Muslimin atas serangan pada tahun 2013 di sebuah kantor polisi di dekat Kairo. Mereka dihukum atas kematian sedikitnya 11 petugas keamanan di Kerdasa. Serangan itu terjadi setelah pasukan militer Mesir menindak pendukung mantan presiden Mohamed Morsi pada Juli tahun tersebut.

Ratusan pendukung Morsi telah dijatuhi hukuman mati, tapi belum ada yang dieksekusi. Kelompok hak asasi manusia Amnesty International mengatakan hukuman mati merupakan terusan dari proses pengadilan yang sangat tidak adil dan menyoroti bagaimana Mesir mengabaikan hukum nasional dan internasional.

Berita Lain