6 April 2026
Beranda blog Halaman 39258

Presiden dan Utusan Tiongkok Kerjasama Pemberantasan Terorisme

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo saat menerima utusan khusus pemerintah Tiongkok Meng Jianzhu di Istana Negara, Selasa (3/2), membicarakan isu terorisme dan pemberantasan korupsi, demikian dikatakan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno usai pertemuan.
“Tadi Presiden Jokowi dan utusan khusus Tiongkok membicarakan kerja sama di bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi,” kata Tedjo.
Menurutnya kedua tokoh itu, tidak membicarakan kasus hukum yang spesifik namun intinya kedua negara menyatakan pandangan yang sama soal pemberantasan korupsi.
Selain soal hukum, Utusan Tiongkok Meng Jianzhu juga membicarakan usulan untuk memindahkan sebagian pabrik di Tiongkok ke Indonesia.
“Mungkin pabrik semen atau bata, nanti akan dibicarakan lagi dengan kementerian terkait,” kata Tedjo.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

IHSG Ditutup Naik 15,48 Poin ke 5.291,71

Jakarta, Aktual.co —  Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), ditutup naik sebesar 15,48 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.291,71. Sementara itu, indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat sebesar 5,20 poin atau 0,57 persen ke posisi 913,58.

“Sentimen domestik terkait dengan menguatnya mata uang rupiah serta data-data ekonomi yang telah dirilis menjadi sentimen utama bagi laju bursa saham di dalam negeri,” ujar Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya di Jakarta, Selasa (3/2).

Ia mengemukakan bahwa Badan Pusat Statistik mencatat terjadi deflasi pada indeks harga konsumen selama Januari 2015 sebesar 0,24 persen. Sementara itu, neraca perdagangan pada bulan Desember mengalami surplus sebesar 190 juta dolar AS.

Sementara nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa sore, bergerak menguat sebesar 22 poin menjadi Rp12.663 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.685 per dolar AS.

“Kombinasi data ekonomi dan penguatan rupiah menopang IHSG BEI,” katanya.

Ia menambahkan bahwa aliran dana asing yang masuk ke pasar saham domestik juga menjadi salah satu penunjang IHSG BEI bertahan di area positif. Dalam data BEI, pelaku pasar asing membukukan beli bersih sebesar Rp335,282 miliar pada hari Selasa (3/2).

Analis HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan bahwa di tengah volatilitas bursa saham regional dan mata uang rupiah, IHSG masih tetap mempertahankan posisinya di area positif.

“Secara teknikal, kondisi itu membuka peluang bagi indeks BEI untuk menuju level di 5.330 poin berpotensi terbuka,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 228.740 kali dengan volume mencapai 4,49 miliar lembar saham senilai Rp4,87 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 170 saham, yang melemah 128 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 114 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 70,04 poin (0,29 persen) ke 24.554,78, indeks Bursa Nikkei turun 222,19 poin (1,27 persen) ke 17.335,85, dan Straits Times melemah 12,60 poin (0,37 persen) ke posisi 3.410,75.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp12.663

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta ditutup menguat 22 poin menjadi Rp12.663 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.685 per dolar AS.

“Dolar AS melemah terhadap mayoritas mata uang dunia termasuk rupiah merespon data manufaktur purchasing managers’ index (PMI) Amerika Serikat yang melambat,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa (3/2).

Ia menambahkan bahwa pelaku pasar juga sedang menanti data Pesanan Pabrik di AS bulan Desember 2014. Data itu juga diperkirakan mengalami penurunan. Hasil yang negatif dapat menekan nilai tukar dolar AS lebih dalam lagi terhadap rupiah.

“Melambatnya data AS itu, dimanfaatkan oleh sebagian investor untuk masuk ke aset mata uang berisiko salah satunya rupiah,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, kabar mengenai akan adanya kesepakatan utang Yunani memberikan sentimen positif ke pasar keuangan, situasi itu cukup melegakan para kreditornya. Nilai tukar mata uang Eropa dan Asia mendapat dukungan penguatan dari kabar.

Sementara itu, pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova mengatakan bahwa rupiah masih ditopang dari data ekonomi Indonesia yang telah dirilis badan pusat statistik (BPS), tercatat deflasi pada Januari 2015 sebesar 0,24 persen dipicu oleh penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Sementara neraca perdagangan pada Desember mengalami surplus sebesar 190 juta dolar AS.

“Diharapkan, dalam pekan ini rupiah masih melanjutkan kenaikannya terhadap dolar AS,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa (3/2) ini tercatat mata uang rupiah bergerak menguat menjadi Rp12.643 dibandingkan hari sebelumnya, Senin (2/2) di posisi Rp12.700 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tim Sembilan Jalin Pertemuan dengan Pimpinan KPK

Jakarta, Aktual.co — Tim Konsultatif Independen alias Tim Sembilan yang dibentuk oleh Presiden Joko Widodo terkait dengan konflik KPK-Polri, menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi.
“Kita diundang mau rapat dengan Tim 9, (tadi) dengan Kapolri sudah, sekarang dengan KPK,” kata angota Tim Sembilan Jimly Asshidiqie di gedung KPK Jakarta, Selasa (3/2).
Selain Jimly, sudah datang juga anggota tim Sembilan lain yaitu Hikmahanto Juwana dan Bambang Widodo Umar.
“Tim Sembilan dalam rangka memberi masukan,” tambah Jimly.
Tim Sembilan dibentuk pada 25 Januari 2015 pascapenangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri pada 23 Januari 2015.
Anggota tim Sembilan adalah mantan KPK Erry Riyana Hardjapamekas dan Tumpak Hatorangan Panggabean, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidiqie, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, mantan Wakil Kapolri Komisaris Jenderal (Purn) Oegroseno dan pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar, mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Sutanto serta sosiolog UI Imam Prasodjo.
Bambang Widjojanto menjadi tersangka dugaan menyuruh saksi memberikan keterangan palsu dalam sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada 2010.
Bambang sempat ditahan oleh Bareskrim Polri sejak ditangkap pada Jumat (23/1) pagi hingga dilepaskan pada Sabtu (24/1) dini hari, setelah didesak oleh koalisi masyarakat sipil dan pemberian jaminan oleh dua komioner KPK Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja.
Sugianto membuat pelaporan karena menilai ada saksi yang memberikan keterangan palsu di MK yaitu Ratna Mutiara sudah diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan dakwaan memberikan keterangan palsu di MK dan pada 16 Maret 2011 sudah divonis 5 bulan penjara.
Masa 5 bulan itu menurut Ratna adalah masa selama ia menjalani proses persidangan pada Oktober 2010 hingga Maret 2011.
Menurut Sugianto, pelaporan tersebut juga tidak ada kaitannya dengan kasus Komjen Pol Budi Gunawan yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan penerimaan suap terkait transaksi-transaksi mencurigakan di KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Mensos: 4,2 Juta Pengguna Narkoba dan Rehabilitasi Tidak Sebanding

Jakarta, Aktual.co — Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan yang terjadi di Indonesia saat ini telah mencapai yang sangat memprihatinkan. Dari catatan yang dimiliki oleh Kementerian Sosial sekitar 4,2 juta orang masuk dalam kategori penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan.
Demikian disampaikan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi Panti Bekas Napza, Griya Anti Narkoba, di Jalan Mandor Hasan 48, Cipayung Jakarta Timur, Selasa (3/2). “Korban tewas 40 – 50 orang dalam sehari karena narkotika dan 60 persen pengguna ganja dan sabu-sabu sangat berpotensi mengalami gangguan psikotik,” katanya.  Dikatakan Khofifah bahwa sebesar Rp50 triliun dalam setahun digunakan oleh para pecandu untuk membelanjakan barang haram tersebut. Bahkan kata Khofifah dari jumlah pencandu dan perputaran uang yang fantastik itu, ternyata tidak sebanding dengan upaya rehabilitasi. Khofifah menambahkan bahwa pemerintah telah merehabilitasi 100 ribu pengguna pertahun. Lanjut Khofifah untuk menuntaskan masalah narkoba, pemerintah membutuhkan waktu 42 tahun dan itu pun kalau tidak bertambah para pengguna baru. “Masalah narkoba sudah sangat serius karena mengakibatkan penurunan produktivitas. Maka dibutuhkan langkah-langkah serius, strategis dan kongkret untuk menggenjot upaya rehabilitasi, ” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Samad dan Anas Dimata “Publik” Yang Culas

Jakarta, Aktual.co — “Samad dan Anas dimata ‘publik’ yang culas” begitulah komentar Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Ma’mun Murod Albarbasy, menanggapi soal pertemuan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad dengan petinggi PDIP.
“Saya menyakini Hasto (Sekjen PDIP, Hasto Kristianto), benar bahwa pertemuan Samad dan beberapa petinggi PDIP terjadi,” ujar Ma’mun Murod, melalui pesan singkat, Selasa (3/2).
Menurut dia, ada persamaan sekaligus perbedaan mencolok antara Ketua KPK, Abraham Samad dengan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Persamaan yakni, jika Anas dianggap salah oleh KPK dan ‘publik’ karena ingin menjadi Presiden, sementara seolah publik melegalkan perbuataan Abraham Samad, sebagaimana diutarakan Hasto yang ngebet jadi Wapres.
“Ketika Samad diyakini punya niat ingin jadi Wapres, “publik” secara berjamaah bilang: ‘sebagai warga negara, apanya yang salah kalau Samad ingin jadi Capres,” kata dia.
“Ketika Anas didakwa oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) sebagai ‘ingin jada Presiden’, sebagian ‘publik’ diam membisu seakan mengamini JPU,” kata dia.
Bahkan menurut dia, sebagian lainnya komentar sinis, bahwa Anas terlalu cepat n ambisius ingin jadi Presiden. Namun lagi-lagi, ‘publik’ seolah bersikap berbeda dengan Abraham Samad.
“Ini rasanya komen ‘publik’ yang culas, tak jujur. Komen yang aneh. Mestinya komen ‘Apanya yang salah’ disematkan ke Anas bukan ke Samad,” kata dia,
Semestinya, menurut dia wajarlah Anas ingin menjadi seorang Presiden. Sebab sebagai Ketum partai tak ada yang dilanggar baik secara konstitusional maupun moral politik.
“Justru harus dipandang aneh dan amoral ketika seorang Ketua KPK ingin jadi Wapres,” kata dia. Ia menambahkan, apakah pantas sebagi Ketua KPK yang dalam jalankan tugas harus betul-betul kedepankan integritas moral, lalu ingin menjadi Wapres. Jika begitu, sambungnya, di mana integritas moralnya serta di mana moralitas politiknya?.
“Itu (perlakuakan Samad) ibarat orang laki-laki solat hanya memakai celana yang panjangnya dari pusar hingga di bawah lutut tanpa pakai baju. Secara fiqh tentu solatnya sah, karena aurat laki-laki memang antara pusar dan di bawah lutut. Tapi pertanyaannya, opo yo patut solat mau menghadap Tuhan kok auratnya begitu minimalis?,” kata dia.
Seperti diketahui, Abraham Samad sebagaimana diutarakan Hasto ngotot ingin menjadi Calon wakil Presiden Joko Widodo pada pilpres kemarin. Bahkan Samad, dikatakan Hasto sempat menjanjikan untuk mengamankan sejumlah kasus yang melibatkan para petinggi PDIP di KPK. Belakangan, Abraham Samad membantah tudingan itu.
Pihak KPK dan beberapa kalangan aktivis sempat melegalkan perbuatan Samad tersebut. Menurut mereka, sah jika Samad ingin menjadi Cawapres.
Sementara diketahui, Anas dianggap KPK melakukan korupsi dalam proyek hambalang. Anas diduga melakukan itu, lantaran ingin menjadi Presiden.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain