13 April 2026
Beranda blog Halaman 39273

KSAD: Ekspedisi NKRI Juga Meliputi Perbatasan Laut

Jakarta, Aktual.co — Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan tim ekspedisi NKRI Koridor Kepulauan Nusa Tenggara 2015 dalam rangka menjaga keutuhan NKRI bukan hanya dilakukan di darat, melainkan juga meliputi perbatasan laut.
“Kita melakukan ekspedisi ke sejumlah titik perbatasan untuk menjaga keutuhan NKRI dengan memastikan terjaganya patok-patok perbatasan, tidak hanya di darat, tapi juga di laut,” katanya saat pemberangkatan Tim Ekspedisi NKRI 2015 di Pusdikpassus Batujajar, Bandung Barat, Jabar, Selasa (3/2).
Ia menuturkan penyelenggaraan Ekspedisi NKRI tersebut menunjukkan dukungan dari komponen bangsa untuk membantu pemerintah dalam upaya mewujudkan sembilan agenda prioritas atau dikenal dengan “Nawa Cita”.
Menurut dia, kegiatan ekspedisi tersebut memiliki tiga tujuan. Pertama, melakukan penjelajahan wilayah NKRI, terutama beberapa titik perbatasan di Indonesia dengan melewati gunung, hutan rawa dan sungai untuk memastikan terjaganya perbatasan.
Kedua, untuk kebutuhan penelitian meliputi kegiatan pendataan dan pemetaan berbagai bidang, di antaranya potensi sumber daya alam yang meliputi kajian kehutanan, geologi, potensi bencana, flora, fauna serta pemetaan sumber daya manusia berupa kehidupan sosial budaya masyarakat setempat.
Ketiga, sebagai wujud pengabdian dan juga pelestarian alam dengan melakukan penghijauan melalui gerakan menanam pohon di Pulau Alor dan disebar di daerah Ende, Sumba Barat Daya dan Kupang.
“Ekspedisi ini juga bertujuan untuk mewujudkan pengabdian masyarakat yang akan difokuskan pada pelestarian alam, penyuluhuan KB, dan keluarga prasejahtera,” katanya.
Tim ekspedisi berjumlah 1.241 orang terdiri dari unsur TNI/Polri, berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, pemuda, peneliti, perwakilan Kementerian, dan unsur lainnya yang akan melakukan ekspedisi hingga 12 Juni 2015.
Ekspedisi NKRI 2015 itu merupakan kegiatan yang kelima kali dilaksanakan secara berturut-turut dengan misi untuk mendata dan memetakan potensi sumber daya alam serta membuka daerah-daerah terisolir.
Ekspedisi pertama tahun 2011 digelar di Bukit Barisan di Pulau Sumatera, selanjutnya Ekspedisi Khatulistiwa di Kalimantan 2012, Ekspedisi Koridor Sulawesi 2013, dan Ekspedisi Koridor Maluku dan Maluku Utara 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Skuat Arema Dijanjikan Terima Bonus dari Bupati Malang

Jakarta, Aktual.co — Bupati Malang, Jawa Timur, Rendra Kresna menyatakan bahwa, pihaknya segera mengucurkan bonus bagi seluruh pemain Arema Cronus, yang telah berjuang keras dan meraih tiga gelar juara pramusim.

“Pasti ada penghargaan dan bonus bagi seluruh pemain dan pelatih Arema, namun bonus itu berupa apa dan kalau uang tunai berapa nominalnya, tentu tidak bisa kami publikasikan. Ya, yang pasti ada sebagai bentuk apresiasi positif bagi pemain agar lebih bersemangat,” tegas Rendra yang juga Presiden Kehormatan Arema di Malang, Selasa (3/2).

Hanya saja, tegasnya, dengan raihan tiga trofi pramusim ini tidak membuat jajaran Arema, mulai dari pemain, pelatih maupun official terlena, sebab kompetisi yang sesungguhnya dan lebih berat, yakni Liga Super Indonesia (LSI) belum dimulai. Ke depan, Arema harus lebih baik karena tim Singo Edan ini menjadi tim kebanggaan warga Malang.

“Harapan kami, musim kompetisi resmi 2015 ini, Arema harus bisa mewujudkan target yang tertunda, yakni menjuarai LSI. Seharusnya musim lalu menjadi juara, namun kurang beruntung saja, sehingga tahun ini harus lebih baik performanya dan target juara bisa terwujud,” tegasnya.

Bonus yang bakal dikucurkan Rendra tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kesuksesan tim berjuluk Singo Edan itu merengkuh tiga gelar sekaligus dalam turnamen pramusim, yakni sebagai juara bersama Trofeo Persija Jakarta, Surya Citra Media (SCM) 2015 dan Inter Island Cup (IIC) 2015 yang dihelat di Stadion Jakabaring Palembang.

Sementara itu, pelatih Arema, Suharno, mengatakan setelah menjani sejumlah pertandingan pramusim, pemain hanya diberi libur satu hari dan besok (Rabu, 4/2), sudah mulai latihan rutin kembali untuk mempersiapkan kompetisi resmi LSI 2015.

Suharno mengakui latihan rutin tersebut, selain untuk mematangkan skema dan kerangka tim, juga untuk mengevaluasi penampilan individu pemain selama laga pramusim, khususnya mental dan emosi pemain yang belum bisa dikontrol.

“Kami juga mengagendakan dua kali uji coba sebelum kompetisi LSI dimulai, yakni menghadpi tim lokal dan Liverpool U-21. Hanya saja, kami masih belum tahu jadwal tepatnya, yang pasti sebelum kompetisi bergulir akan ada dua kali uji coba lagi,” kata Suharno.

Artikel ini ditulis oleh:

10 Jam Diperiksa, BW Belum Keluar dari Gedung Bareskrim

Jakarta, Aktual.co — Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti memastikan tidak akan melakukan penahanan terhadap wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto (BW).
Hal tersebut dikatakan menyusul lamanya proses pemeriksaan terhadap BW yang berlangsung sekitar sempuluh jam di Gedung Bareskrim Mabes Polri. “Tidak benar (ditahan),” tegas Badrodin, Jakarta, Selasa (3/2).
Penyidik melakukan panggilan pertama guna melakukan pemeriksaan terhadap BW seputar sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2010 silam.
Sebelumnya, pria yang akrab disapa BW ini menjalani pemeriksaan sejak pukul 12.00 WIB. Namun, hingga pukul 22.15 WIB, BW tak kunjung keluar dari kantor Bareskrim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wakil Ketua KPK itu diperiksa di ruang Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipid Eksus) Bareskrim Polri. Dan sejumlah pengacara yang mendampingi BW pun masih menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ahok Sindir Mobil-mobil Mewah yang Terobos Jalur Busway

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah strategi disiapkan agar jalur busway steril dari kendaraan pribadi dan angkutan umum. Kata Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pihaknya tak lagi hanya mengandalkan petugas untuk mengandalkan jalur busway. 
Tapi menggunakan pintu otomatis yang akan terbuka begitu bus TransJakarta lewat. Selain itu, CCTV juga dipasang di tiap jalur busway guna merekam pengguna kendaraan yang nekat menerobos.
Diakui Ahok, saat ini upaya mensterilkan jalur busway masih ‘kedodoran’. Meski denda Rp1 juta sudah disiapkan bagi mereka yang tertangkap. Ternyata, denda tak membuat jumlah pelanggar berkurang. 
Ahok pun menyindir para pengguna mobil mewah yang kerap menerobos jalur busway. “Dia (pemilik mobil) tuh pintar. Masuk 10 kali paling ketangkap 1 kali. Kalau cuma sekali berarti cuma Rp100 ribu dong,” sindir dia, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (3/2).
Dengan CCTV, kata Ahok, pemilik mobil yang membandel bakal sulit lolos. Karena pelat nomor mobil mereka akan terekam. Sehingga mereka tak akan lolos dari denda.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Transjakarta, Antonius NS Kosasih mengatakan pemasangan kamera pengawas atau CCTV di semua halte TransJakarta dilakukan guna mendukung tilang elektronik. 
Antonius menamakan sistem pengawasan itu dengan e-Cross, singkatan dari electronic camera for road safety system.     “Jadi kendaraan yang menerobos jalur akan direkam melalui kamera CCTV khusus yang nantinya akan ditempatkan di seluruh halte Transjakarta. Setelah direkam, nantinya akan didata kemudian akan dilakukan tilang. Tapi setelah data kami kirimkan ke Ditlantas Polda Metro Jaya,” kata Kosasih.    

Artikel ini ditulis oleh:

Kejagung Tahan Direktur PT Sapta Guna Daya Prima

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan Direktur PT Sapta Guna Daya Prima, Gunawan.  Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan armada bus Busway Articulated (Bus Gandeng) paket I dan II senilai Rp 150 miliar di Dishub Pemprov DKI Jakarta Tahun Anggaran 2012 itu ditahan usai menjalani pemeriksaan.
Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Tony Tribagus Spontana mengatakan, penahanan Gunawan setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB.
“Penyidik selanjutnya menahan tersangka di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung,” kata Tony dikantornya, Jakarta, Selasa (3/2).
Tony mengatakan, tersangka Gunawan ditahan selama 20 hari kedepan sejak tanggal 3 Februari 2015 hingga 22 Februari 2015. Penahanan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: Print-04/F.2/Fd.1/02/2015 tanggal 3 Februari 2015.
“Pemeriksaan pada pokoknya mengenai kronologis keberadaan PT. Saptaguna Dayaprima yang ikut dalam tender Pengadaan Armada Bus Busway Articulated untuk Paket II sebanyak 18 unit di Dinas Perhubungan DKI Jakarta Tahun Anggaran 2012 hingga menjadi pemenang lelang, termasuk hasil pekerjaannya yang diduga terjadi Mark Up,” tutup Tony.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Bareskrim Polri Masih Periksa Bambang Secara Intensif

Jakarta, Aktual.co — Sembilan sudah, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Bambang Widjojanto menjalani pemeriksaan Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.
Bambang diperiksa kapasitasnya sebagai tersangka atas kasus mengarahkan saksi dalam memberikan keterangan palsu di persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, tahun 2010 silam.
Hingga pukul 10,15 Bambang Widjojanto belum juga keluar dari ruang pemeriksaan Bareskrim Polri. Dia masih diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri terkait kasus dugaan pengarahan kesaksian palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kota Waringin Barat pada tahun 2010.
Berdasarkan pantauan langsung Aktual.co, di gedung Bareskrim Mabes Polri, Jaksel, Selasa (3/2), para awak media cetak dan elektronik untuk masih menunggu keluarnya Bambang dari ruang pemeriksaan.
Belum diketahui apakah nanti BW akan langsung ditahan atau tidak oleh penyidik Bareskrim Mabes Polri. Pasalnya dalam hal ini, Polri memastikan tak akan melakukan penahanan terhadap BW.
BW sempat ditangkap dan ditahan pada 23 Januari lalu, sebelum akhirnya dibebaskan. BW menegaskan, dia tidak pernah mengarahkan saksi kecuali meminta mereka berbicara sesuai fakta.
Satu-satunya saksi yang dikenai pidana karena kesaksian palsu, Ratna Mutiara juga menyampaikan bahwa dirinya tak pernah diarahkan BW. Ratna yang dipidana 5 bulan karena tergugup menyebut seorang nama yang tak melakukan money politics itu mengaku hanya bertemu BW di ruang sidang.
Dalam sengketa Pilkada itu, BW membela kliennya yang kini menjadi Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain