3 April 2026
Beranda blog Halaman 39282

Polisi Cokok Pencuri Modus Geser Tas di Bandata Seokarno Hatta

Jakarta, Aktual.co — Polres bandara Soekarno Hatta berhasil menangkap pelaku pencurian dengan modus geser tas milik penumpang di bandara tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bandara Internasional Soekarno Hatta Kompol Aszari Kurniawan  mengatakan, HPS alias IW alias MY dalam melakukan aksinya menyamar sebagai penumpang pesawat untuk bisa masuk ke kawasan lounge terminal.
“Pelaku berhasil kita tangkap saat akan melakukan aksinya di terminal 2F setelah sebelumnya terekam kamera CCTV Bandara Soekarno Hatta,” kata dia di Tangerang, Senin(2/2).
Pelaku, kata dia, awalnya memasan tiket melalui ponsel dan menunjukan kode booking kepada petugas pintu masuk. Setelah itu, pelaku kemudian mengincar tas milik penumpang bahkan handphone yang sedang di isi ulang.
Dari pengakuan pelaku, ujar Kasatreskrim, aksi pencurian telah dilakukannya sebanyak lima kali di tiga terminal. Aksi terakhir dilakukan pada 27 Desember 2014 terhadap tas penumpang yang akan berangkat ke Bali.
Hasil curian terakhir tersebut yakni satu unit HP dan langsung pergi ke Bali. Diduga, pelaku pun melakukan hal serupa di Bandara Ngurah Rai Bali.
Dalam melakukan aksinya, pelaku tidak hanya sendiri tetapi juga kerap dibantu rekannya berinisial JHN yang kini sedang dikejar petugas. “Rekannya masih kita kejar,” ujarnya.
HPS, pelaku pencurian mengatakan bila aksinya tersebut dilakukan karena terbentur kebutuhan dalam memenuhi nafkah keluarga.
“Saya punya dua istri. Untuk memenuhi kebutuhan bulan, maka saya mencuri sebab tidak memiliki pekerjaan,” kata dia.
Sementara itu, barang bukti yang disita petugas dari pelaku yakni dua unit HP, uang sebesar Rp400 juta dan sepatu yang kerap digunakan untuk mencuri.
Adapun ancaman hukuman yang dikenakan kepada pelaku yakni Pasal 362 KUHP tentang pencurian yaitu lima tahun penjara.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

10 Jam Diperiksa, KPK Tahan Sutan Bhatoegana

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasasn Korupsi (KPK) resmi menahan tersangka tindak pidana korupsi terkait perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2013 di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM), Sutan Bhatoegana (SB).
Setelah melewati pemeriksaan yang memakan waktu hampir sepuluh jam, Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2009-2014 itu keluar gedung KPK dengan memakai rompi warna oranye, Sutan resmi ditahan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. 
Meski begitu, ketika diminta untuk menanggapi penahanannya tersebut, SB enggan banyak berkomentar. “Kita ikuti saja aturannya,” ujar SB sebelum masuk ke mobil tahanan di gedung KPK, Senin (2/2).
Seperti diwartakan sebelumnya, SB tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (2/2) pukul 09.30 WIB. Politisi Partai Demokrat (PD) setidaknya telah menjalani lebih dari lima kali pemeriksaan sebelum akhirnya resmi ditahan.
Seperti diketahui, pada Mei 2014 KPK menetapkan mantan Ketua Komisi VII DPR sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dengan perubahan APBN di KESDM tahun 2013. Sutan diduga menerima hadiah atau janji yang berkaitan dengan pembahasan APBN Perubahan tersebut.
SB disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang (UU) Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Penetapan tersebut merupakan hasil pengembangan kasus suap SKK Migas yang menjerat mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Menteri PU Dicecar DPR Soal Bangun Jalan

Menteri PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (tengah) saat ditanya anggota DPR saat rapat dengan Komisi V di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2015). Para anggota DPR bertanya sacara datar, menyindir, hingga ‘menyerang’ mengungkit seputar proyek di kementeria PU untuk menjalankan program-programnya yang sangat PU banyak dengan anggaran hingga Rp 119 triliun. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

BPS: Ekspor Desember 2014 Naik 7,38 Persen

Jakarta, Aktual.co —  Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kinerja ekspor selama Desember 2014 sebesar 14,62 miliar dolar Amerika Serikat, atau mengalami penaikan 7,38 persen dari nilai ekspor pada bulan sebelumnya sebesar 13,61 miliar dolar AS.

“Ekspor Indonesia pada bulan Desember naik 7,38 persen dari nilai ekspor selama November 2014, sementara jika dibandingkan dengan Desember 2013 mengalami penurunan 13,83 persen,” kata Kepala BPS Suryamin dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (2/2).

Suryamin mengatakan bahwa ekspor nonmigas pada bulan Desember 2014 mencapai 12,27 miliar dolar AS, atau mengalami kenaikan 6,59 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya, yang tercatat sebesar 11,5 miliar dolar AS. Namun, mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu sebesar 9,55 persen.

Menurut Suryamin, peningkatan ekspor Desember 2014 disebabkan oleh meningkatnya ekspor nonmigas sebesar 6,59 persen, dari sebelumnya 11,5 miliar dolar AS menjadi 12,26 miliar dolar AS.

Demikian pula, ekspor migas yang mengalami kenaikan 11,70 persen dari 2,1 miliar dolar AS menjadi 2,35 miliar dolar AS.

“Peningkatan terbesar ekspor nonmigas terjadi pada perhiasan atau permata sebesar 168,6 juta dolar AS atau mencapai 55 persen, sementara penuruanan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan atau nabati sebesar 51,6 juta dolar AS atau 2,94 persen,” kata Suryamin.

Sementara itu, untuk ekspor nonmigas ke Amerika Serikat pada bulan Desember 2014 mencapai 1,47 miliar dolar AS, disusul ke Tiongkok sebesar 1,33 miliar dolar AS, dan Jepang 1,26 miliar dolar AS. Kontribusi dari ketiga negara tersebut mencapai 33,12 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia periode Januari – Desember 2014 mencapai 176,29 miliar dolar AS, atau menurun sebesar 3,43 persen jika dibanding periode yang sama pada tahun 2013, dan ekspor nonmigas tercatat 145,96 miliar dolar AS atau turun 2,64 persen.

Berdasarkan sektor, ekspor nonmigas dari hasil pengolahan periode Januari–Desember 2014 mangalami penaikan sebesar 3,80 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2013. Ekspor hasil pertanian naik 1,01 persen, sementara ekspor hasil tambang dan lainnya turun 26,67 persen.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan Indonesia sepanjang 2014 mengalami defisit sebesar 1,88 miliar dolar AS. Nilai ekspor tercatat mencapai 176,29 miliar dolar AS, sementara impor sebesar 178,89 miliar dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polri: Sprindik Abraham Samad Sudah Keluar

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri ternyata menggeber proses penyelidikan terhadap kasus yang menjerat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad. Abraham dilaporkan terkait dugaan pertemuan ‘politik’ dengan sejumlah petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Pria asal Makassar ini dilaporkan oleh Muhamad Yusuf Sahide yang merupakan Direktur Eksekutif LSM KPK Watch Indonesia.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan, terkait kasus Abraham Samad pihaknya sudah mengeluarkan surat perintah dimulainya penyidik (Sprindik).
“Sprindik sudah keluar, sudah ada perintah penyidikan, cuma belum sampai kesimpulan menetapkan tersangka,” ujar Ronny di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/2).
Menurut Ronny, dalam kasus Samad polisi sudah memeriksa 12 saksi serta memegang sejumlah bukti yang lain. “Rekaman, dokumen itu sudah diperoleh, keterangan ahli sudah didengarkan. Tapi belum sampai penetapan tersangka,” sambung Ronny.
Ditambahkan Ronny, kasus yang menjerat para pimpinan lembaga superbody itu masih dalam proses penyelidikan, kecuali Abraham Samad.
“AS masuk proses penyidikan, Adnan Pandu Praja (APP) sama Zulkarnaen  masih dalam penyelidikan,” tambahnya.
“Ya kami penyidik melakukan proses penyidikan hati-hati karena kami menghindari kesan kriminalisasi, betul-betul berupaya melanjutkan proses penyidikan dan proporsional. Kami mengacu pada kepastian hukum, harus bermanfaat hukum, dan keadilan hukum,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

10 Kecamatan di Seruyan Kalteng Ikuti Festival ‘Gawi Hatantiring’

Jakarta, Aktual.co —  Sepuluh kecamatan di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan siap mengikuti festival budaya `Gawi Hatantiring’ pada Maret mendatang.
Ada sepuluh kecamatan di Seruyan yang akan ikut serta untuk memeriahkan Festival Budaya `Gawi Hatantiring kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Pariwisata (Disnakertranspar) Seruyan Megantoro di Kuala Pembuang, Senin (2/2).
Ia menambahkan, meskipun akan diikuti oleh seluruh kecamatan, perlombaan yang diadakan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, seperti perlombaan kesenian tradisional meliputi enam cabang diantaranya, Manyumpit, Balogo, Bagasing, Manggalau, Manetek Kayu dan Lawang Sekepeng serta tari tradisional.
Selain itu, festival budaya kali ini sengaja mengambil nama `Gawi Hatantiring  sesuai dengan julukan Kabupaten Seruyan, yakni `Bumi Gawi Hatantiring  yang artinya bekerja bersama-sama atau gotong-royong.
Harapannya dapat menumbuhkan semangat gotong-royong untuk membangun daerah ini, selain itu juga dapat menumbuhkembangkan kecintaan pada budaya lokal, katanya.
 Ia menjelaskan, untuk pertama kali sejak berdirinya Kabupaten Seruyan 12 tahun silam, festival budaya tahun 2015 ini dipastikan akan diikuti sepuluh kecamatan se-Kabupaten Seruyan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, festival budaya di Seruyan hanya diikuti oleh dua kecamatan, yakni Kecamatan Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur.
Akhirnya secara otomatis menutup peluang kecamatan lain untuk mewakili Kabupaten dalam ajang yang lebih tinggi yakni, Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) yang merupakan ajang festival budaya terbesar se-Kalteng.
Karena itu, kita harapkan sepuluh kecamatan dapat bersiap-siap mengirim perwakilannya untuk turut serta memeriahkan festival yang rencananya akan digelar di Kuala Pembuang, katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain