13 April 2026
Beranda blog Halaman 39358

Hizbullah tidak Ingin Perang dengan Israel

Beirut, Aktual.co —Ketegangan antara Hizbullah di Lebanon dan Israel mereda. Ucapan Hizbullah yang tidak akan melakukan serangan, bukan berarti mereka tidak siap lawan Israel. Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan mereka tidak ingin berperang dengan Israel. Tetapi Nasrallah menegaskan mereka siap untuk bertempur ‘di mana saja dan kapan saja’.

Berbicara kepada para pendukungnya lewat video yang diunggah secara online, Nasrallah memperingati enam pejuang Hizbullah dan seorang jenderal Iran yang tewas di Suriah pada 18 Januari 2015 lalu. Mereka tewas serangan udara Israel, sebuah serangan yang disebutnya ‘kejahatan pembunuhan’.

Hizbullah membalasnya dengan meluncurkan sebuah roket terhadap konvoi kendaraan militer Israel di perbatasan Lebanon-Israel pada Rabu (28/1). Serangan ini menewaskan dua tentara Israel. Israel membalasnya dengan serangan udara dan tembakan artileri. Seperti dilansir dari VOA Indonesia, Sabtu (31/1/2015), serangan balasan dari Israel justru menewaskan seorang tentara Spanyol yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).

Anehnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan Iran atas insiden Rabu itu. Pertempuran ini sendiri merupakan pertempuran paling sengit disana sejak perang 2006 antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran. Netanyahu pun mengatakan Israel akan terus membela diri atas segala ancaman dari jauh maupun dekat.

Pagar Besi Rumah Aung San Suu Kyi Dihargai Rp 2 Miliar

Yangoo, Aktual.co —Pagar besi yang berasal dari rumah tempat pemimpin oposisi Burma, Aung San Suu Kyi ternyata laris saat dijual. Penyebabnya, pagar besi itu dianggap bersejarah karena menjadi bagian dari perjuangan Suu Kyi yang ditahan junta militer Burma selama bertahun-tahun. Seorang anggota terkemuka dari partai politik pimpinan Suu Kyi mengatakan, harga yang diminta untuk pagar besi itu mencapai 200.000 dolar AS atau sekitar Rp 2 miliar.

Secara fisik tak ada yang istimewa dengan pagar tersebut. Pagar itu bercat merah dan kuning dengan jeruji di atasnya. Selain itu, pagar juga ditempeli nomor rumah yang terbuat dari keramik tua. Uang hasil penjualan pagar rencananya akan dipakai untuk membangun kantor baru bagi partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi.

Selama 15 tahun dikurung di rumahnya sendiri di Jalan Universitas nomor 54, Yangon, Suu Kyi sering kali berpidato kepada para pendukungnya dari belakang pagar rumahnya. Namun, belum jelas apakah Suu Kyi sendiri sudah memberikan izin atas rencana penjualan pagar bersejarah tersebut. Syu Kyi dianugerahi Hadiah Nobel untuk Perdamaian pada tahun 1991. Ia dibebaskan dari tahanan rumah pada bulan November 2010 dan sejak itu pagar baru dipasang menggantikan pagar yang kini akan dijual.

Mantan Presiden Jerman Wafat

 Berlin, Aktual.co —Mantan Presiden Jerman Richard von Weizsaecker, yang dikenang karena kepemimpinan moralnya dalam Jerman pasca-perang, telah wafat, kata kantor presiden Sabtu (31/1). Ia wafat dalam usia 94 tahun.

Weizsaecker, seorang anggota Partai Demokrat Kristen pimpinan Kanselir Angela Merkel, memainkan peran besar dalam penanganan masa lalu Nazi dengan menyebut 8 Mei 1945 merupakan hari “pembebasan” bagi negerinya daripada penyerahan.

Artikel ini ditulis oleh:

Perancis Puji Inovasi Jokowi

Jakarta, Aktual.co —Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis, Kepangeranan Monaco dan Andora, Hotmangaradja Pandjaitan telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan kepada Presiden Perancis, François Hollande, Kamis (29/1). Penyerahan dilakukan di Istana Elysées, Paris, Perancis. Berdasarkan rilis yang dirilis KOMPAS.com dari Pensosbud KBRI di Paris, Sabtu (31/1), Dubes RI diterima oleh Presiden Hollande dalam prosesi penyerahan Surat-surat Kepercayaan bersama dengan sejumlah duta besar lainya. Adapun duta besar lain itu berasal dari Zimbabwe, Ukraina, Vietnam, Nepal, Polandia, Afrika Selatan, UAE, Gambia, Hungaria, Republik Afrika Tengah dan Kosta Rika.

Acara penyerahan dilaksanakan secara khidmat dilanjutkan audiensi dengan Presiden François Hollande secara singkat. Sebagai Dubes, Hotmangaradja menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo dan rakyat Indonesia kepada Presiden François Hollande dan rakyat Perancis. Presiden Hollande menyambut baik kedatangan Duta Besar RI dan menyampaikan harapannya agar kemitraan strategis Indonesia – Prancis dapat diperkuat pada tingkatan dan intensitas yang lebih tinggi (high level).

Presiden Hollande juga menyampaikan bahwa pihaknya terkesan dengan inovasi Presiden Joko Widodo di bidang kebijakan (policy-making), pendidikan, dan lingkungan. Selain itu, Perancis juga mengharapkan dapat menjajaki lebih lanjut kerja sama di bidang kemaritiman. Kerja sama kedua negara telah mencapai tahap Kemitraan Strategis pada tahun 2011 yang mencakup strategi peningkatan kerja sama di bidang politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi pembangunan, lingkungan, pendidikan, kebudayaan dan kerja sama antar masyarakat.

Sebagai upaya tindak lanjut kemitraan tersebut, telah berlangsung sejumlah pertemuan tingkat pejabat tinggi. Di antaranya pertemuan Menteri Luar Negeri kedua negara pada bulan Agustus 2013 di Jakarta dan Januari 2014 di Paris, serta pertemuan tingkat Kepala Negara pada kesempatan pertemuan G-20 di Brisbane, Australia bulan November 2014. Di bidang perdagangan dan investasi, neraca perdagangan Prancis dengan Indonesia periode Januari sampai dengan Juni 2014 menunjukkan angka surplus bagi Indonesia sebesar 45,6 juta Euro, di mana ekspor Indonesia ke Prancis mencapai 515,2 juta Euro dan impor senilai 469,6 juta Euro.

Sementara realisasi investasi Prancis di Indonesia pada tahun 2013 sebesar USD 102 juta dengan jumlah proyek sebesar 124 proyek. Nilai investasi tertinggi tercatat pada tahun 2012 sebesar USD 158,7 juta (52 proyek). Untuk tahun 2014, nilai investasi selama semester pertama sebesar USD 69,88 juta untuk 59 proyek. Beberapa perusahaan Prancis yang berinvestasi di Indonesia antara lain TOTAL E&P, Schneider Electric, Lafarge Cement, L’Oreal, Alstom, Danone, Louis Vuitton, Carrefour, Galeries Lafayette, Bourbon, dan Weda Bay Nickel.

Jelang MEA, Menkeu: Pembenahana Fundamental Ekonomi

Jakarta, Aktual.co —Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan pembenahan fundamental ekonomi bisa menjadi salah satu modal Indonesia menjelang implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2016. “Kita mencari sisi positif dari perjanjian ini, dan itu hanya bisa terwujud bila kita menjaga fundamental ekonomi Indonesia,” kata Bambang ketika menyampaikan pandangannya dalam seminar Masyarakat Ekonomi Asean di Jakarta, Jumat (31/1) malam.

Bambang mengatakan tantangan fundamental ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini adalah neraca transaksi berjalan yang masih mengalami defisit dibandingkan negara tetangga seperti Singapura, Thailand, Malaysia maupun Filipina yang tercatat surplus. “Negara lain tercatat surplus karena memiliki kemampuan untuk ekspor tinggi, kecuali Filipina, yang terbantu oleh repatriasi pendapatan tenaga kerja mereka yang bekerja di luar negeri, jadi ‘inflow’ dari luar Filipina, besar,” katanya.

Bambang melanjutkan, selain wajib membenahi neraca transaksi berjalan, Indonesia juga harus mengatasi masalah laju inflasi tinggi yang terjadi dalam dua tahun terakhir, karena adanya masalah pemanfaatan belanja subsidi untuk BBM. “Inflasi kita memang ketinggalan dibandingkan negara lain. Filipina yang mirip kita, selalu rendah inflasinya karena tidak pernah ada isu harga BBM, jadi kalaupun harganya turun naik dan menjadi mahal, masyarakat sudah terbiasa,” katanya.

Bambang bahkan memperkirakan negara yang menjadi saingan Indonesia dalam MEA bukan Thailand atau Malaysia, tapi Filipina yang memiliki pertumbuhan ekonomi bagus serta penduduknya mempunyai kemampuan bahasa Inggris yang memadai. “Dari segi pertumbuhan, bahkan kita hanya kalah dari Filipina. Kuncinya adalah kita harus menjaga kondisi ekonomi serta meningkatkan daya saing dalam menghadapi tekanan di tingkat regional,” ujarnya.

Terkait penggunaan mata uang tunggal di kawasan Asean, Bambang mengatakan sangat sulit bagi kawasan di Asia Tenggara untuk memakai satu mata uang sendiri seperti Uni Eropa, karena risiko yang dihadapi besar. “Dalam perjanjian ini tidak pernah ada pemikiran penggunaan satu mata uang. Selain itu, ada contoh ketika Belanda masuk zona eropa, gulden menjadi euro, barang-barang (yang dibeli konsumen) ternyata menjadi lebih mahal. Kita tidak menuju kesana,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Oh…Jakarta Dinobatkan sebagai Kota tidak Aman

Jakarta, Aktual.co —Singapura dinobatkan sebagai kota kedua paling aman di dunia. Singapura hanya kalah tiga poin di belakang Tokyo, Jepang dalam kategori keamanan digital. Sementara di belakang Tokyo dan Singapura, kota Jepang lainnya menempati urutan ketiga, yakni Osaka. Osaka mengalahkan Stockholm, Swedia dan Amsterdam, Belanda yang berada di urutan keempat dan kelima secara berurutan.

Safe Cities Index mempertimbangkan aspek digital, kesehatan, infrastruktur, dan keamanan personal di 50 kota terpilih sebagai tolak ukur penentuan peringkat. Kota-kota tersebut dipilih berdasarkan keterwakilan wilayah dan ketersediaan data. Bagaimana dengan kota di Indonesia? Jakarta menempati peringkat paling buncit, yang berarti merupakan kota paling tidak aman dari 50 kota yang dinilai berdasarkan Safe Cities Index.

Berita Lain