13 April 2026
Beranda blog Halaman 39359

Jelang MEA, Menkeu: Pembenahana Fundamental Ekonomi

Jakarta, Aktual.co —Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan pembenahan fundamental ekonomi bisa menjadi salah satu modal Indonesia menjelang implementasi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada 2016. “Kita mencari sisi positif dari perjanjian ini, dan itu hanya bisa terwujud bila kita menjaga fundamental ekonomi Indonesia,” kata Bambang ketika menyampaikan pandangannya dalam seminar Masyarakat Ekonomi Asean di Jakarta, Jumat (31/1) malam.

Bambang mengatakan tantangan fundamental ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini adalah neraca transaksi berjalan yang masih mengalami defisit dibandingkan negara tetangga seperti Singapura, Thailand, Malaysia maupun Filipina yang tercatat surplus. “Negara lain tercatat surplus karena memiliki kemampuan untuk ekspor tinggi, kecuali Filipina, yang terbantu oleh repatriasi pendapatan tenaga kerja mereka yang bekerja di luar negeri, jadi ‘inflow’ dari luar Filipina, besar,” katanya.

Bambang melanjutkan, selain wajib membenahi neraca transaksi berjalan, Indonesia juga harus mengatasi masalah laju inflasi tinggi yang terjadi dalam dua tahun terakhir, karena adanya masalah pemanfaatan belanja subsidi untuk BBM. “Inflasi kita memang ketinggalan dibandingkan negara lain. Filipina yang mirip kita, selalu rendah inflasinya karena tidak pernah ada isu harga BBM, jadi kalaupun harganya turun naik dan menjadi mahal, masyarakat sudah terbiasa,” katanya.

Bambang bahkan memperkirakan negara yang menjadi saingan Indonesia dalam MEA bukan Thailand atau Malaysia, tapi Filipina yang memiliki pertumbuhan ekonomi bagus serta penduduknya mempunyai kemampuan bahasa Inggris yang memadai. “Dari segi pertumbuhan, bahkan kita hanya kalah dari Filipina. Kuncinya adalah kita harus menjaga kondisi ekonomi serta meningkatkan daya saing dalam menghadapi tekanan di tingkat regional,” ujarnya.

Terkait penggunaan mata uang tunggal di kawasan Asean, Bambang mengatakan sangat sulit bagi kawasan di Asia Tenggara untuk memakai satu mata uang sendiri seperti Uni Eropa, karena risiko yang dihadapi besar. “Dalam perjanjian ini tidak pernah ada pemikiran penggunaan satu mata uang. Selain itu, ada contoh ketika Belanda masuk zona eropa, gulden menjadi euro, barang-barang (yang dibeli konsumen) ternyata menjadi lebih mahal. Kita tidak menuju kesana,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Oh…Jakarta Dinobatkan sebagai Kota tidak Aman

Jakarta, Aktual.co —Singapura dinobatkan sebagai kota kedua paling aman di dunia. Singapura hanya kalah tiga poin di belakang Tokyo, Jepang dalam kategori keamanan digital. Sementara di belakang Tokyo dan Singapura, kota Jepang lainnya menempati urutan ketiga, yakni Osaka. Osaka mengalahkan Stockholm, Swedia dan Amsterdam, Belanda yang berada di urutan keempat dan kelima secara berurutan.

Safe Cities Index mempertimbangkan aspek digital, kesehatan, infrastruktur, dan keamanan personal di 50 kota terpilih sebagai tolak ukur penentuan peringkat. Kota-kota tersebut dipilih berdasarkan keterwakilan wilayah dan ketersediaan data. Bagaimana dengan kota di Indonesia? Jakarta menempati peringkat paling buncit, yang berarti merupakan kota paling tidak aman dari 50 kota yang dinilai berdasarkan Safe Cities Index.

Rayakan Harlah ke – 89, NU Tegaskan Komitmen Lindungi Minoritas

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (kanan) saat menghadiri acara peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama Ke-89 di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (31/1/2015) malam. Dalam perayaan tahun ini, KH Said Aqil Siradj menegaskan sikap NU terhadap kaum minoritas tak akan berubah. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Harga BBM Turunkan Inflasi Januari

Jakarta, Aktual.co —Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memprediksi inflasi bulan Januari 2015 jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi Januari sebelumnya. Dia memperkirakan inflasi pada bulan ini sekitar 0,1-0,2 persen. “Karena harga BBM bulan ini turun, jadi inflasi juga sangat rendah,” katanya di Jakarta, Jumat (30/1) malam.

Menurut Bambang, Indonesia tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara lain terkait dengan besaran inflasi. Ia mencontohkan Malaysia, Thailand, dan Filipina yang memiliki angka inflasi lebih rendah dari Indonesia. Filipina, misalnya, inflasi tahunannya cuma 2-3 persen karena tidak memiliki isu kenaikan harga BBM. “Wajar inflasi mereka rendah. Jadi, kalau naik-turun, sudah terbiasa,” katanya. “Kalau kita harus bolak-balik naikkan harga.”

Bambang menjelaskan di negara yang tidak mengenal subsidi BBM tidak ada kenaikan harga signifikan yang berpengaruh pada inflasi. Indonesia, kata dia, memiliki inflasi tinggi karena adanya kenaikan harga yang dipengaruhi oleh alokasi subsidi BBM.

Selain itu, harga ditentukan oleh pasokan dan permintaan. Inflasi yang tinggi, kata dia, ditentukan oleh tingginya permintaan. Karena itu, untuk mengatasi permintaan yang tinggi diperlukan ketersediaan pasokan yang juga tinggi. “Kalau enggak bisa, harus impor,” katanya.

Kendaraan Pribadi akan Diizinkan Melintas Jalur Busway

Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mewacanakan kendaraan pribadi boleh melintas di jalur transjakarta. Basuki pun memiliki pengalaman pribadi yang membuatnya berencana untuk merealisasikan idenya ini. “Teman saya kurang ajar sekali, dia ngaku sepuluh kali terobos jalur transjakarta, cuma sekali ketangkap dan kena denda, berarti dia untung sembilan kali. Coba berapa ribu mobil yang sekarang masuk jalur transjakarta dan enggak ketangkap bayar denda? Ribuan (mobil), kan kurang ajar,” kata Basuki, di Candi Bentar, Ancol Jakarta Utara, Sabtu (31/1).

Karenanya, ia berencana untuk memasang gate (portal) otomatis di sana. Gate itu dapat mendeteksi apakah bus transjakarta atau kendaraan pribadi yang melintas. Kata Basuki, gate itu akan menyala ketika transjakarta yang melintas dan bebas biaya. Sementara jika kendaraan pribadi yang melintas, maka pengguna kendaraan pribadi akan dikenakan denda otomatis dari alat on board unit (OBU) yang terpasang di mobil. Menurut dia, rencananya ini persis dengan sistem jalan berbayar (ERP).

“Kalau di jalur ERP, tarif Rp 23.000-25.000 tapi kendaran perjam jumlahnya masih 1.500 mobil, ya kami naikkan tarifnya jadi Rp 30.000. Jadi intinya kebijakan ini tuh buat membatasi mobil dan duit yang terkumpul di PAD (pendapatan asli daerah) kan buat subsidi silang juga,” kata Basuki. Sekedar informasi sebelumnya Basuki mewacanakan kendaraan pribadi orang kaya atau berpenghasilan tinggi bisa menggunakan jalur transjakarta. Ide tersebut muncul setelah teman Basuki memarahi dirinya karena telah membayar pajak kendaraan pribadi dengan tinggi.

“Teman saya marah begini, ‘Jadi begini Hok (Basuki), kamu itu kurang ajar. Saya bayar pajak STNK mobil Lexus Rp 28 juta, kenapa saya tidak bisa menggunakan jalur transjakarta. Saya punya duit kamu apa’,” kata Basuki. Kendati demikian, lanjut dia, penerapan wacana ini tentunya diiringi dengan kompensasi yang sebanding. Menurut dia, apabila merealisasikan keinginan temannya hanya memunculkan kesenjangan sosial di antara warga Jakarta. Namun, ia berpikir jarak tempuh antar bus transjakarta masih membutuhkan waktu tiga hingga lima menit. Sehingga masih ada celah kendaraan pribadi untuk melintas di jalur transjakarta. Rencananya, retribusi dari para pengguna kendaraan pribadi ini akan dialihkan kepada subsidi transportasi massal lainnya. Seperti pengadaan unit bus transjakarta, bus tingkat gratis, dan lainnya.

Bangun Pemukiman Yahudi, EU: Kecam Israel

Jakarta, Aktual.co — Bressel, Aktual.co —Uni Eropa Jumat mengecam pengumuman tender pembangunan permukiman baru Israel dan memperingatkan jika itu dilaksanakan “akan merusak kelangsungan solusi hidup dua-negara lebih lanjut.” “Tindakan itu adalah ilegal dalam hukum internasional dan merupakan hambatan bagi perdamaian.”

“Israel harus menarik keputusan ini, sehingga mengakhiri perluasan pemukiman (di Tanah pendudukan),” kata Catherine Ray, juru bicara Perwakilan Tinggi Uni Eropa Federica Mogherini, dalam satu pernyataan. “Risiko keputusan ini akan menyulut situasi yang sudah sangat tegang di lapangan. “Semua pihak harus menahan diri secara maksimum dan menghindari mengambil keputusan yang dapat memperburuk ketegangan,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain