1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39437

NISIS Setuju Kerjasama dengan UIN Ar Raniry

Banda Aceh, Aktual.co — Netherland Interuniversity School for Islamic Studies (NISIS) dan UIN Ar Raniry Aceh, sepakat menandatangani kerjasama. Hal itu terungkap dalam pertemuan perwakilan NISIS dengan Rektor UIN Ar Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim di kampus UIN Ar Raniry, Jumat (16/1).

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Farid Wajdi Ibrahim menyebutkan, pihaknya menyambut baik kunjungan yang dilakukan NISIS ke Kampus UIN Ar-Raniry, apalagi kunjungan itu terkait dengan program kerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan di kampus yang dipimpinnya.

“Kerja sama ini nantinya akan ditindak lanjuti antara UIN Ar-Raniry dengan NISIS, terutama pada bidang program doktor dan riset, ini juga dalam rangka menyahuti program Kementerian Agama RI yang akan mengirimkan 1000 doktor ke kampus-kampus ternama di seluruh dunia,” ujar Farid.

Ditambahkan, program itu telah dilaunching oleh Presiden Joko Widodo baru-baru ini. Dari total 1000 doktor itu, 30 persen diantaranya akan kuliah di Belanda dan Kanada.

“Dalam program itu, UIN akan mendapatkan kuota sepuluh dosen yang mengambil program doktor setiap tahunnya,” terang Rektor yang juga Ketua Forum Rektor Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) Indonesia itu.

Sementara itu, perwakilan NISIS Prof Leon Buskens mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Dirjen Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Kementerian Agama RI. Direncanakan, sekitar 35 orang calon doktor dari berbagai kampus akan kuliah di Belanda.

“Kami telah berkunjung ke Kementerian Agama RI dan beberapa kampus di Indonesia, diantaranya UIN Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Jogakarta, IAIN Imam Bonjol Padang dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, empat universitas ini yang akan mejalin kerjasama,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa, NISIS itu merupakan Fakultas atau sekolah riset yang merupakan kolaborasi sembilan universitas yang ada di Belanda yang fokus pada kajian islam, artinya semua fakultas ini ada kajian islam dan masyarakat muslim, kemuadian tujuannya itu adalah memberikan pendidikan kepada para PhD candidates dan juga untuk program master, selama ini program yang telah dilaksanakan itu berdasarkan jalinan kerjasama antara Belanda dan Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Skuat Timnas U-23 Sudah Lengkap

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Timnas U-23, Aji Santoso telah memanggil beberapa pemain untuk menambal kekosongan posisi di skuadnya. Pemain tersebut tinggal mengikuti tahap penyeleksian.

Dikatakan pelatih berusia 44 tahun, posisi penyerang dan pemain belakang yang sebelumnya kosong, kini sudah terisi.

“Kemarin kita kekurangan stok untuk posisi striker, bek kiri dan kanan. Nah nama-nama yang kami panggil sekarang ada di posisi itu, jadi kekurangan sudah diisi,” ungkap Aji ketika ditemui di Senayan, Jakarta, Jumat (16/1).

Selain itu, lanjutnya, pada tahap penyeleksian nanti, tim pelatih skuad Garuda Muda berharap para pemain tersebut bisa menampilkan permainan yang maksimal.

“Mudah-mudahan saja kualitas mereka sesuai dengan keinginan tim pelatih,” harapnya.

Meski begitu, skuad yang diproyeksikan untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2015 nanti, tidak menutup kemungkinan akan kedatangan pemain baru.

Diungkapkan Aji bahwa pihaknya masih mencari beberapa pemain. Kompetisi SCM Cup 2015 menjadi wadah untuk pencarian pemain yang diinginkan.

“Kami akan kirim perwakilan untuk memantau di sana (SCM Cup 2015). Kami tidak menutup kemungkinan untuk pemain baru ikut seleksi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Islamofobia di Eropa Meningkat, AS Menurun

Jeddah, Aktual.co —Badan Pengawas Islamofobia Organisasi Kerja Sama Islam (OIC Islamophobia Observatory) menilai insiden yang membidik umat Muslim sebagai sasaran meningkat di Eropa, tetapi menurun di Amerika Serikat pada Desember 2014. Menurut badan itu, umat Muslim menjadi sasaran lantaran tindakan kejahatan yang dilakukan teroris dan radikal yang mengatasnamakan agama menculik dan membunuh orang-orang tak bersalah, seperti dikuti tempo.co.
“Bulan Desember 2014 adalah waktu yang benar-benar sulit bagi umat Muslim, terutama mereka yang tinggal sebagai kelompok minoritas di negara-negara non-muslim,” kata siaran pers OKI, yang diterima Tempo, awal pekan ini. Dalam siaran pers itu OKI menyatakan umat Muslim kerap disalahkan atau menjadi korban kebencian akibat tindakan-tindakan kejahatan yang dilakukan kelompok teroris atau radikal yang mengaku muslim dan melakukan tindakan mengerikan itu atas nama agama. 
Seperti penyanderaan di Cafe Lindt, Sydney yang menewaskan dua orang, dan serangan Taliban Pakistan terhadap sekolah militer di Peshawar dimana 141 tewas dan penyanderaan oleh kelompok Boko Haram di Nigeria. Observatorium Islamofobia OKI mencatat bahwa insiden kebencian terhadap muslim yang terjadi di Prancis, Swedia, dan Jerman pada Desember 2014 secara statistik sangat tinggi. Bahkan angkanya mengkhawatirkan karena jumlah korban sangat signifikan.
Di Inggris, jumlah wanita muslim yang menjadi korban naik 10 persen. Sedangkan ancaman dan penghinaan terhadap muslim naik dua kali lipat, khususnya melalui media sosial. Di Austria, komunitas muslim merasakan meningkatnya kebencian speerti serangan terhadap iman, kepala babi diletakkan di mesjid atau sekolah-sekolah, coret-coretan di tembok mesjid, serta beberapa serangan terhadap wanita berjilbab.
Di Swedia, lima muslim luka-luka akibat serangan pembakaran di sebuah mesjid di Kota Eskilstuna. Di Belanda, mesjid-mesjid menderita vandalisme. Di Jerman, resistensi akar rumput terhadap Islam dan mesjid mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sebaliknya di Amerika Serikat, Islamofobia menunjukkan penurunan selama Desember 2014. Meski demikian ada beberapa insiden yang menjadi keprihatinan, seperti pembunuhan seorang anak laki-laki muslim di Kansas City, vandalisme di mesjid di St Cloud, serta serangan brutal terhadap sopir taksi muslim di Magnolia. Namun dalam hal jumlah, secara keseluruhan insiden berkurang dibandingkan dua bulan sebelumnya.
Observatory Islamofobia juga mencatat naiknya tren penggunaan burqa dan kerudung di beberapa negara Barat. Burqa dan kerudung menjadi mode berpakaian wanita. Di Inggris contohnya, sejumlah keluarga kerajaan mempromosikan burqa sebagai bagian dari mode, membuat terobosan dan menghilangkan mitor tentang wanita muslim.
Di Amerika Serikat, wacana hukum yang seimbang soal hak perempuan menggenakan busana muslim sedang diperdebatkan. Wanita muslim mengajukan gugatan ke pengadilan Amerika Serikat agar mendapatkan hak berbusana muslim di tempat-tempat kerja. Meski demikian, Observatorium Islamofobia OKI mencatat kebijakan larangan mengenakan burqa masih menjadi isu yang hangat di seluruh benua Amerika dan Eropa.

Fakta Terbaru Tentang Garis dan Warna Hitam Putih pada Satwa Zebra

Jakarta, Aktual.co — Bagaimana satwa zebra memperoleh garis-garis pada tubuhnya? Sulit untuk mendapatkan jawaban yang pasti terhadap garis warna hitam-putih di tubuh zebra.

Beberapa ilmuwan mengatakan, bahwa garis-garis pada zebra merupakan bentuk kamuflase yang melindungi zebra dari buruan hewan pemangsa singa.  Namun, peneliti lain mengatakan warna tersebut adalah kunci untuk ritual kawin zebra.

Tahun 2014 lalu, para peneliti yang mempublikasikan hasil penelitiannya menunjukkan, bahwa garis-garis pada zebra berguna untuk mengusir serangan lalat yang menggigitnya. Sehingga melindungi hewan tersebut dari penyakit yang dibawa lalat.

Tapi, sebuah studi baru memberikan informasi yang berbeda dengan hasil riset sebelumnya,  bahwa garis-garis pada zebra membantu satwa itu tetap stabil suhu tubuhnya di habitatnya atau melindungi hewan tersebut dari panasnya terik sinar Matahari.

“Kami menemukan bahwa suhu merupakan indikator penting bagaimana zebra di darat memiliki garis-garis,” terang Dr. Brenda Larison, asisten peneliti dari University of California, Los Angeles, Amerika Serikat sekaligus penulis dalam studi tersebut, mengatakan kepada The Huffington Post dalam surat elektronik-nya.

“Zebra di kawasan dengan suhu dingin musiman yang bergaris relatif kurang dari mereka yang ada di daerah dengan suhu hangat yang tinggi berkelanjutan.”

Dalam penelitian tersebut,  para peneliti menganalisis variasi garis-garis yang terlihat di habitat zebra di 16 wilayah Afrika. Kemudian, para peneliti mengkaji hubungan antara pola garis dengan 29 variabel lingkungan, termasuk iklim periode serangan lalat.

Lalu, apa yang ditunjukkan oleh riset peneliti? Ternyata banyaknya jenis corak berkorelasi lebih dekat dengan cuaca panas dibandingkan dengan variabel lingkungan lainnya. Dengan kata lain, habitat yang panas, dimana satwa zebra tinggal  lebih cenderung memiliki garis-garis yang banyak.

Salah satu hipotesis untuk korelasi tersebut yakni, garis-garis hitam dan putih yang menebal, dimana suhu dingin menciptakan arus konveksi di udara sekitar tubuh hewan zebra. Artinya, udara bergerak lebih cepat menjadi garis-garis hitam, dimana sinar Matahari menyerap dan lebih lambat dari garis-garis putih dimana aliran suhu dingin masuk ke tubuh zebra,  demikian National Geographic melaporkan.

Memang, observasi awal menggunakan alat termometer digital menunjukkan, bahwa zebra di daerah rerumputan, mempertahankan secara signifikan lebih rendah suhu tubuhnya  (84,6 derajat Fahrenheit) ketimbang antelop kerabat sejenisnya, yang memiliki ukuran kulit warna cokelat (90,5 derajat).

Menurut Larison, bukan berarti misteri pada garis-garis zebra akhirnya terjawab.

“Kita harus memberikan semua hipotesis untuk zebra bercorak dengan pertimbangan jawaban yang pasti,” katanya dalam email.

“Kami tidak melihat salah satu hipotesis bisa menjawab dengan pasti dan tidak ada alasan untuk berpikir harus ada hanya satu jawaban.”

Studi ilmiah tersebut dipublikasikan dalam jurnal Royal Society Open Science pada 14 Januari 2015 lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Tarif Angkutan Umum Turun?

Jakarta, Aktual.co —Organisasi Angkutan Darat (Organda) sedang melakukan evaluasi tarif angkutan umum setelah penurunan harga BBM oleh pemerintah. Menurut Organda, tak tertutup kemungkinan ada penurunan tarif sesuai harga BBM.  “BBM kembali turun, premium jadi Rp 6.600 dan solar Rp 6.400. Organda melakukan evaluasi pengaruhnya terhadap biaya operasional, tidak tertutup kemungkinan ada penyesuaian terhadap tarif kelas ekonomi,” ujar Ketua Organda Eka Sari Lorena, Jakarta, Jumat (16/1). 
Meski begitu, Organda masih memerlukan perhitungan teknis lebih dalam terkait penyesuaiaan tarif nantinya. Setelah mendapatkan hitungan terkait tarif, Organda pun akan langsung menyampaikannya kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Saat ditanya kapan evaluasi tersebut selesai, dia mengatakan paling tidak membutuhkan waktu satu sampai dua minggu. Dia pun mengaku sudah meminta dewan Pimpinan Daerah Organda untuk menghitung dan menganalisa biaya-biaya komponen yang membentuk tarif. Sementara itu, terkait tarif angkutan barang, kata Eka, akan tetap menggunakan mekanisme pasar. 
“Untuk angkutan barang, tetap menggunakan mekanisme pasar. Adanya penurunan harga BBM terhadap biaya operasional saat ini sebesar 8 persen” kata dia. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar. Harga kedua jenis BBM tersebut mulai berlaku pada Senin (19/1). “Mulai nanti Senin jam 00.00 WIB, harga premium turun menjadi 6.600 per liter. Harga solar turun menjadi Rp 6.400,” kata Presiden dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/1). 
Penurunan harga BBM di awal tahun ini sudah diturunkan dua kali. Sesuai Peraturan Menteri No 39 Tahun 2014, pemerintah per 1 Januari 2015 menurunkan harga premium dari Rp 8.500 menjadi Rp 7.600 per liter. Sementara harga solar turun menjadi Rp 7.250 per liter dari sebelumnya Rp 7.500 per liter.

Aji Keluhkan Cuaca di Tempat Pemusatan Latihan

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso mengeluhkan masalah cuaca di tempat pemusatan latihan. Kendala tersebut mengakibatkan timnya tidak bisa maksimal menjalani latihan.

Musim penghujan yang tengah melanda Indonesia, membuat cuaca lokasi latihan skuad Garuda Muda yang berada di Sawangan, Depok, Jawa Barat, jadi ekstrim.

“Kalau di Sawangan tiap hujan kami tidak bisa latihan, karena sering sekali ada petir, jadi situasinya tidak memungkinkan,” keluh Aji kepada wartawan, di Senayan, Jakarta, Jumat (16/1).

Bukan hanya itu, Aji mengatakan jika timnya juga terkendala dengan jadwal latihan Timnas U-17. Skuad besutan Fahri Husaini juga menjalani pemusatan latihan di tempat yang sama.

“Selain itu ada juga timnas U-17 yang sedang menggelar pemusatan latihan di sana,” jelasnya.

Diketahui, Evan Dimas Cs tengah melakukan serangkaian persiapan untuk berjuang di Kualifikasi Piala Asia 2015. Pemusatan latihan sendiri akan digelar sejak 1-18 Februari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain