2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39446

Ditemukan Meninggal Dunia, Wakapolsek Banyumanik Diduga Bunuh Diri

Semarang, Aktual.co — Warga asrama polisi satu Banyumanik Kota Semarang  digemparkan dengan peristiwa meninggalnya seorang anggota polisi yang berpenghuni di rumah Blok A3, Jumat(16/1) Siang.
Korban bernama AKP Sunarto, pria paruh bayah yang tak lain seorang petugas kepolisian yang bertugas sebagai Wakapolsek Banyumanik Semarang.
Jenazahnya pertama kali ditemukan istrinya, Nanik yuniarti saat masuk ke dalam kamar di rumah dinas yang ditinggali korban pada pukul 13.30 wib.
“Si ibu triak-triak sambil menangis keluar rumah meminta pertolongan, warga langsung berdatangan,” ucap  Samawi, tetangga korban.
Ditemani warga, istri korban pun langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Banyumanik Semarang.
Inafis Polrestabes Semarang, yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan identifikasi terhadap jenazah korban.
“Dugaan sementara, secara kasat mata, korban tewas karena bunuh diri. Ia ditemukan terkapar di lantai dekat kamar tidurnya. Sudah meninggal sekitar 12 jam yang lalu ” ujar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono, yang ikut datang ke lokasi kejadian.
Menurut Djihartono, di samping kiri kanan korban terdapat bekas muntahan dan badan sudah terlihat lebam saat korban ditemukan. Kuat dugaan korban menenggak cairan beracun sebelum meninggal dunia.
“Korban hari ini juga tidak masuk kerja. Sudah dihubungi Kapolsek tapi tidak diangkat, ” imbuh dia.
Setelah dilakukan identifikasi, jenazah korban langsung dibawa ke RS Bayangkara Semarang untuk diotopsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Inilah Band Terbaik yang Ikuti Kompetisi dan Event Musik Rock

Jakarta, Aktual.co — Berawal dengan nama “MELS Band”, pada tahun 2009 band ini memutuskan untuk mengganti namanya menjadi ‘Garuda Force’ dengan vokalis baru yaitu Kavit.

Sebelumnya, band tersebut berdiri pada tahun 1998 dengan nama ‘Mels Band’ dan mengikuti beberapa kompetisi dan event-event berbasis musik rock. Mereka beranggotakan empat personil yaitu, Toto (Vocal), Jay (Lead Guitar), Irfan (Bass), Badar (Drum).

Lalu, setelah Irfan memutuskan keluar pada tahun 2006 karena pindah domisili, ‘Garuda Force’ sempat vakum hingga 2008 hingga akhirnya 2009 mengganti nama dan Toto (Vocal) berganti posisi menjadi bassis.

Tak berpikir panjang, maka ‘Garuda Force’ langsung mengaransemen lagu lama mereka dan menciptakan beberapa lagu sekaligus mengikuti beberapa event yang berada di sekitar Jabodetabek.

Namun, karena kesibukan kerja dan beberapa hal, posisi vokalis berganti kembali dengan hadirnya Renggi Weking pada Mei 2012 dan langsung bersiap untuk melanjutkan misi untuk beberapa even.

Pada bulan Desember 2012 sampai awal Januari 2013, mereka melakukan rekaman lima buah lagu untuk mini album perdana yang terdiri dari dua lagu berlirik bahasa Ingrris yaitu ‘Blue Sky’ dan lagu ‘If U Die’. Dan tiga lagu berlirik bahasa Indonesia yang terdiri ari lagu ‘Bencana’, ‘Harta Tahta Wanita’ dan ‘Bayang Malam’.

Sekarang, Anda sudah bisa menikmati lagunya di media online musik.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga BBM Turun, Ini Rata-Rata Crude Oil Yang Dipakai

Jakarta, Aktual.co — Pemerintahan Joko Widodo kembali menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Solar. Harga premium turun menjadi Rp6.600 per liter. Solar menjadi Rp6.400 per liter, seiring terus anjloknya harga minyak mentah dunia yang mendekati level US$40 per barel.

Lantas berapakah harga patokan rata-rata Crude Oil yang digunakan pemerintah dalam menentukan harga BBM?

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, harga rata-rata crude oil yang digunakan yaitu berdasar kalkulasi harga rata-rata yang terhitung sejak 22 hari ke belakang yang kemudian dimasukan ke dalam MOPS.

“Sejak tanggal 25 Desember 2014 sampai hari ini, 16 Januari 2015. Kenapa 22 hari, karena sesuai dengan cadangan operasional yang dimiliki Pertamina. Untuk angka pastinya saya tidak ingat, tanya ke bu Yanti (deputi),” kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (16/1).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur Kementerian BUMN Dwijanti Tjahjaningsih menyebutkan bahwa untuk harga premium, rata-rata harga crude oil yang dipakai adalah USD56,1 per barel.

“Solar berdasarkan harga rata-rata crude oil USD64,8 per barel. Terhitung sejak tanggal 25 Desember 2014 – 16 Januari 2015. Kalau ICP berdasar USD6 di bawah MOPS,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Terduga Teroris di Kediri Pernah Bunuh Dua Polisi Secara Sadis

Surabaya, Aktual.co — Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anas Yusuf mengatakan bahwa terduga teroris  Totok alias Roni alias Joko alias Muas alias Mas Tato, yang tertembak mati  di Kediri, sudah dideteksi dan dikuntit pihak kepolisian sejak sebulan lalu. 
Menurutnya, selain terlibat jaringan Santoso, Totok juga juga  pernah terlibat pembunuhan sadis terhadap dua anggota polisi di Poso.
“Jadi polri sudah mendeteksi sejak sebulan lalu keberadaannya di Jawa Timur. Makanya dikuntit terus hingga akhirnya tertembak mati saat dilakukan penyergapan,” Ujar Irjen Pol Anas Yusuf, Jumat (16/1).
Penggerebekan terjadi di Jalan Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kediri. Saat akan  diringkus terduga teroris tersebut  berusaha mencabut senjata untuk melakukan perlawanan hingga sempat terjadi baku tembak. 
Namun, akhirnya polisi berhasil melepaskan tembakan tepat di sasaran. 
Diketahui,  Tim Densus 88 Mabes Polri menembak seorang terduga teroris yang tinggal di Kabupaten Kediri.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Menunda Pelantikan Budi Gunawan

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo menunda pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Istana Negara, Jum’at (16/1) malam.
“Sehubungan dengan kasus yang mendera Komjen Pol Budi Gunawan, saya menunda pelantikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri baru,” ujarnya.
Presiden juga menunjuk Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Plt Kapolri untuk melaksanakan tugas mengisi kekosongan pucuk pimpinan Polri. Sebelumnya, Pakar Hukum Tata Negara Irmanputra Sidin menegaskan Presiden Joko Widodo tidak boleh mundur lagi dan harus segera melantik Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri karena DPR sudah memberikan persetujuannya.
“Presiden Jokowi tidak boleh mundur lagi untuk tidak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Tidak ada alasan lagi bagi presiden untuk tidak melantik,” katanya di Jakarta, Jumat (16/1).
Presiden Jokowi tadi malam sudah menerima surat dari DPR tentang persetujuan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai kapolri baru.

Artikel ini ditulis oleh:

KY Ingin Menyadap

Jakarta, Aktual.co — Komisioner Komisi Yudisial (KY) Imam Anshori Saleh meminta pemerintah menghidupkan kewenangan KY melakukan penyadapan. Hal itu diungkapkan dalam pertemuan antara komisioner KY dan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (16/1), seperti dikutip Kompas.com.
“Bahas masalah anggaran dan kewenangan-kewenangan KY yang selama ini terhambat, (yakni) penyadapan dan perekaman,” kata Komisioner KY, Imam Anshori Saleh dijumpai di Kompleks Istana Kepresidenan.
Imam menjelaskan, seharusnya KY bisa melakukan penyadapan. Namun, kewenangan itu tidak dapat berjalan karena KY dianggap tidak menangani masalah pidana dan hanya menangani masalah etik. “Makanya, itu ada Menkumham yang akan mengharmonisasikan hal ini,” ujarnya.
Selain ingin menghidupkan fungsi penyadapan, kata Imam, komisioner KY juga mengadukan masalah kekurangan hakim pada Jokowi. Menurut KY, saat ini ada kekurangan sekitar 700 hakim. Presiden Jokowi diharapkan segera membuat Perpres untuk memulai seleksi hakim. “Banyak yang sudah pensiun dan krisis karena kekurangan hakim akibatnya mereka harus kerja siang malam untuk menyeleaikan kasus,” kata Imam.

Berita Lain