9 April 2026
Beranda blog Halaman 39465

WKSI: Sentimen Global Dorong Penguatan Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah kemarin mampu mengalami kenaikan, seiring mulai meredanya tekanan Euro. Di sisi lain, apresiasi Rupiah juga turut ditopang oleh kenaikan Yen dan Yuan.

“Yen menguat setelah Menteri Ekonomi Jepang mengatakan tidak ada waktu untuk membuat perencanaan untuk menggapai target inflasi 2 persen,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Sementara itu, Yuan menguat setelah PboC menguatkan reference rate pasca pelemahan Yuan.

Pada Rabu (28/1), Reza memprediksikan Rupiah berada di atas target level resisten 12.510, yakni Rp12.505-12.489 (kurs tengah BI). Menurutnya, meski mengalami kenaikan, namun tetap berhati-hati terhadap setiap potensi perubahan.

“Bila sentimen yang ada mulai positif maka Rupiah dimungkinkan masih dapat melanjutkan penguatannya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Fidel Castro Dukung Hubungan dengan AS

Havana, Aktual.co —Bekas pemimpin Kuba, Fidel Castro, dilaporkan memberikan dukungan terhadap pencairan hubungan diplomatik antara negaranya dan bekas musuh bebuyutannya, Amerika Serikat. “Namun demikian, Castro masih tidak percaya dengan pejabat AS,” bunyi surat Castro yang beredar luas.

Dalam sebuah surat yang diunggah melalui situs laman koran partai komunis, Granma, Castro mengatakan, meskipun dia tidak percaya dengan kebijaksanaan AS, hal itu bukan berarti dia tidak mendukung solusi perdamaian guna menghindari ancaman perang. Bulan lalu, Kuba dan AS saling tukar-menukar tahanan.

Aksi itu disusul pernyataan Presiden Barack Obama, AS mencabut sanksi serta menghapus pelarangan terhadap warganya berkujung ke negeri pulau itu. Castro yang sekarang berusia 88 tahun sama sekali tidak memberikan komentar atas kebijaksanaan Kuba melakukan pertukaran tahanan. Kesehatan Castro saat ini memburuk, sehingga jarang tampil di depan publik.

Aksi Beli Harapan IHSG Menguat

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin berada di zona hijau, meski sempat diwarnai aksi profit taking. Hal tersebut disebabkan oleh adanya aksi beli dari investor asing.

“Berbalik naiknya Rupiah yang disertai dengan menguatnya sejumlah harga komoditas dan imbas masih positifnya laju bursa saham AS dan Eropa menjadi tambahan sentimen bagi IHSG untuk kembali menghijau,” ujar Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada perdagangan Rabu (28/1) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.240-5.255 dan resisten 5.283-5.292. Menurutnya, pelaku pasar mencoba kembali melakukan aksi beli meski tipis seiring dengan turunnya harga-harga saham sebelumnya.

“Penguatan IHSG belum sepenuhnya kuat namun, jika didukung peningkatan volume beli maka masih ada harapan bagi IHSG untuk kembali lanjutkan penguatan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kantongi Penghargaan Skytrax, Garuda Indonesia Masih Dilarang Mengudara ke AS

Jakarta, Aktual.co — Maskapai penerbangan plat merah PT Garuda Indonesia Tbk baru saja menerima penghargaan sebagai ‘Maskapai Bintang Lima’ dari lembaga pemeringkat penerbangan independen di London, yakni Skytrax. Meski begitu, hingga saat ini Garuda masih belum juga mengantongi izin mengudara dari lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA).

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo menjelaskan bahwa memang sejatinya penghargaan ‘Maskapai Bintang 5’ ini berbeda dengan standar yang diinginkan pihak FAA.

“Itu sesuatu hal yang berbeda, ‘Maskapai Bintang 5’ ini kan sesuatu yang berkaitan dengan reputasi airlines yang melayani customer,” kata Arif di Hotel Kempenski, Jakarta, Selasa (27/1).

Arif menerangkan, untuk tingkat keselamatan Garuda sudah mengantongi standar tertinggi dari International Civil Aviation Organitation (ICAO). Hanya saja FAA masih mengkategorikan keselamatan penerbangan di Indonesia dalam kategori dua. Sedangkan FAA sendiri hanya menerima kategori satu untuk bisa mengudara di Amerika.

“Kalau secara safety (keselamatan), Garuda itu sudah ICAO, itu juga kelasnya sudah mendunia, kelas tertinggi,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kedutaann AS di Yaman Ditutup

Sana’a, Aktual.co —Amerika Serikat telah menutup kedutaan besarnya di Sanaa karena masalah keamanan setelah runtuhnya pemerintahan Yaman. Sebelumnya, AS telah menarik staf kedutaannya dari Yaman dengan alasan yang sama. Namun saat ini mereka sepenuhnya menutup kedutaannya di Yaman.

Mengutip Deutsche Welle, pemerintah AS pada Senin, 26 Januari 2015, menyatakan keputusan ini diumumkan demi keamanan karyawan dan siapa pun yang mengunjungi Kedutaan Besar AS di Yaman.
Selain itu, pemerintah AS melarang warganya mengunjungi Yaman. Warga AS yang sedang di Yaman diperintahkan segera meninggalkan negara itu.

Kedutaan ditutup beberapa jam setelah serangan pesawat tak berawak yang diduga dilakukan oleh tiga anggota organisasi teroris Al-Qaidah di Yaman. Meski kedutaannya sudah ditutup, AS tetap memburu anggota Al-Qaedah di negara itu. Pesawat tak berawak AS telah menyerang pusat kekuatan milisi itu di perbatasan Provinsi Shabwa dan menewaskan tiga warga sipil.

Kekuatan Naik IHSG Masih Cukup Besar

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini (28/1), Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) berada di kisaran 5.250–5.348.

Menurut Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya, IHSG tengah berusaha ke luar dari fase konsolidasi.

“Capital inflow masih terus berlanjut, menunjukkan kekuatan naik IHSG masih cukup besar,” kata William dalam risetnya, Rabu (28/1).

Ia menerangkan bahwa support 5.250 masih terus diuji, dan kembali berhasil bertahan hingga penutupan. IHSG berhasil melampaui diatas level support tersebut, dan ditutup lebih tinggi dibanding awal pekan.

“Target resisten berada pada level 5.348, berpotensi kuat untuk ditembus. Hari ini IHSG masih akan melanjutkan uptrend,” ujarnya.

Dalam risetnya, William juga  mengemukakan saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini adalah AKRA, PGAS, PWON, MAIN, WTON, MPPA, ANTM, BBNI, dan BBCA.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain