13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39484

Hindari Faktor Pemicu Migrain dan Sakit Kepala dengan Cara Seperti Ini

Jakarta, Aktual.co — Berbagai faktor yang bisa memicu sakit kepala atau migrain tidak hanya satu. Namun, banyak sekali faktor pemicu sakit kepala terutama ketika Anda bekerja. Hal ini tentunya sangat mengganggu saat Anda bekerja.

Dan, berikut hal yang harus Anda perhatikan agar sakit kepala tidak kembali menyerang.

1. Kurangi teh dan kopi
Minuman seperti kopi dan teh di tempat kerja adalah ‘sesuatu’ yang dibutuhkan karyawan saat bekerja. Namun Anda harus membatasi konsumsi kopi atau teh 1-2 cangkir dalam sehari. Karena minuman seperti itu, menyebabkan Anda mudah dehidrasi dan memicu sakit kepala.

Air putih dapat membantu Anda untuk mencegah Anda dari migrain dan menghindari Anda dari dehidrasi dan meningkatkan aliran darah ke otak.

2. Waktu makan
Mengatur waktu makan pada jam normal adalah hal yang mudah kedengarannya, tetapi sulit untuk dilakukan setiap hari. Terkadang, dengan mudah melewatkan makan siang maupun makan malam, padahal setiap hari tenaga dan energi untuk berpikir dan bekerja. Perut kosong adalah salah satu pemicu paling umum dari migrain, perut kosong dalam waktu lama juga menyebabkan penurunan kadar gula darah serta memicu sakit kepala.

3. Hindari makanan pemicu migran
Lebih dari 25 persen, serangan migrain dipicu oleh pola makan yang buruk. Beberapa bahan kimia hadir dalam berbagai makanan yang dapat mempengaruhi aliran darah ke otak dan menyebabkan sakit kepala. Makanan pemicu tersebut diantaranya, cokelat, kacang, makanan olahan dan halus.

4. Istirahat
Tugas pekerjaan yang Anda lakukan berulang-ulang juga dapat memicu migrain. Jika pekerjaan Anda melibatkan menatap layar computer atau/laptop, Anda cenderung mendapatkan sakit kepala akibat ketegangan mata konstan. Maka dari itu, pastikanlah Anda untuk rehat terlebih dahulu dari layar komputer Anda, demikian dikutip Aktual.co dari Thehealthsite.
 

Artikel ini ditulis oleh:

DKI Ingin Tiru Konsep Kota Chicago

Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan mengikuti konsep kota Chicago di Amerika Serikat dalam melakukan pembenahan ibu kota.
“Pada awalnya, kota Chicago hampir sama semrawutnya seperti Jakarta, terlalu banyak gedung bertingkat. Tapi kemudian pemerintahnya mengambil langkah untuk membangun sistem transportasi,” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (16/1).
Menurut pria yang akrab disapa Ahok itu, langkah strategis yang diambil oleh pemerintah Chicago untuk membenahi kotanya pada saat itu adalah membangun moda transportasi Light Rail Transit (LRT).
Jenis transportasi tersebut, sambung dia, dibangun jauh diatas permukaan tanah atau jalur melayang (elevated) diantara gedung-gedung pencakar langit yang ada di kota tersebut.
“Rencananya, kita juga mau membuat model transportasi yang seperti itu. Kita tahu ruas jalan disini (Jakarta) sudah terlanjur sempit, dan LRT itu tidak akan ‘memakan’ ruas jalan,” ujar Ahok.
Oleh karena itu, mantan bupati Belitung Timur itu menuturkan sampai dengan saat ini pihaknya masih terus membahas konsep transportasi tersebut untuk diterapkan di wilayah Kota Jakarta.
“Untuk pembangunan LRT, saat ini kita masih berada dalam tahap pembuatan desain rute yang dilakukan oleh dua BUMD DKI, yaitu Pembangunan Jaya dan Jaya Konstruksi,” tutur Ahok.
Selain LRT, dia menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga sedang membangun transportasi serupa LRT, yaitu Koridor 13 Busway Transjakarta jenis layang (elevated) yang membentang dari Ciledug hingga Tendean.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkab Tangerang Antisipasi Korban Jiwa Saat Longsor

Jakarta, Aktual.co —Antisipasi jatuhnya korban jiwa akibat longsor saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten Tangerang lakukan sejumlah persiapan.
Kepala Dinas Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Pemkab Tangerang Teteng Jumara mengatakan pihaknya sudah menyiagakan berbagai peralatan.
“Untuk membantu warga termasuk di kawasan rawan,” kata  dia, di Tangerang, Jumat (16/1).
Di lokasi rawan longsor seperti di Desa Pasir Ampo dan Desa Koper, Kecamatan Kresek, pihaknya menempatkan petugas untuk siaga. Koordinasi juga sudah dilakukan untuk mengantisipasi banjir akibat meluapnya Sungai Cidurian dan Cimanceuri, sehingga warga bisa  mendapat informasi.
Dapur umum, perahu karet, dan perlengkapan lain yang dapat bergerak cepat sudah disiapkan bila memang diperlukan. Pihaknya juga telah mengirim sejumlah peralatan pada Pos Siaga Bencana di Kecamatan Balaraja, Tangerang.
Dia menambahkan pekan lalu telah meninjau lokasi rawan longsor dan banjir dan menjelaskan kepada warga untuk selalu siaga karena saat ini musim hujan. Pada musim hujan tahun 2013, ribuan rumah warga di Desa Pasir Ampo dan Koper, Kecamatan Kresek terendam air bah dengan ketinggian berkisar 70 cm hingga 1,1 meter.

Artikel ini ditulis oleh:

Plt Bupati Karawang Jamin Tak Lakukan Jual beli Jabatan

Jakarta, Aktual.co —Plt Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana jamin tidak ada orang dekatnya yang lakukan praktik jual-beli jabatan. Atau di Karawang dikenal dengan istilah ‘wani piro’, jelang mutasi pejabat pemerintah setempat. 
Jaminan diberikan Cellica, menanggapi peringatan yang dilontarkan praktisi hukum, Asep Agustian, agar jangan mengulangi praktik ‘wani piro’ seperti bupati nonaktif Ade Swara beserta isterinya. 
“Sangkaan itu tidak benar dan saya menjamin kalau tidak ada orang-orang dekat saya melakukan praktik ‘wani piro’,” ujar Cellica, di Karawang, Jumat (16/1).
Jika kemudian di lapangan ditemukan atau tersiar kabar ada praktik “wani piro” yang dilakukan orang yang mengaku dekat dengan dia, Cellica sesumbar pastikan itu oknum. Dia bahkan mempersilahkan jika memang ditemukan praktik ‘wani piro’ jelang mutasi pejabat. “Saya akan memprosesnya secara hukum.” Para PNS Kabupaten Karawang juga disarankannya tidak mudah percaya kepada orang-orang yang mengatasnamakan dirinya ,dengan iming-iming dapat mutasi jabatan. 
“Kami tidak berani ‘bermain-main. Karena itu, mutasi dan rotasi pejabat itu akan sesuai dengan kajian Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan. Kepangkatan),” kata dia.
Sebelumnya, praktisi hukum Asep Agustian, mengingatkan Cellica agar menghindari praktik “wani piro” dalam melakukan mutasi pejabat seperti yang diduga dilakukan Bupati nonaktif Ade Swara beserta isterinya. “Jangan sampai diulangi plt bupati,” katanya.
Selama menjabat Bupati Karawang, Ade Swara dan isterinya Nurlatifah beserta orang dekatnya diduga sering melakukan praktik “wani piro” dalam kegiatan mutasi pejabat.

Artikel ini ditulis oleh:

Ahok Ajukan Wapres Jusuf Kalla Sebagai Ketua Panitia Asian Games 2018

Jakarta, Aktual.co — Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyarankan kepada Presiden Joko Widodo, untuk menunjuk Wapres Jusuf Kalla sebagai Ketua Panitia Asian Games 2018.

“Saya bilang ke Pak Jokowi supaya mencari sosok ketua panitia yang berpengalaman, kira-kira yang seperti Pak Jusuf Kalla itu (Wakil Presiden RI),” ujar Ahok, disela-sela kunjungan Jokowi di Pusat Layanan Kesehatan yang terletak di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat sore, (16/1).

Mantan Bupati Belitung Timur itu menilai sosok Jusuf Kalla cocok apabila ditunjuk menjadi ketua panitia pelaksanaan Asian Games yang akan digelar pada 2018.

“Yang penting harus berpengalaman, bahkan kalau bisa yang sekelas wakil presiden, Pak Jusuf Kalla itu lah. Kalau memang mau, saya rasa beliau (Jusuf Kalla) cocok jadi ketua panitia Asian Games,” ujar Ahok.

Sejak Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah multi even empat tahunan terbesar se-Asia itu, pada September 2014 lalu di Korea Selatan. Hingga kini persiapan Asian Games 2018, belum juga terlihat.

Hal itu terlihat dengan belum dikeluarkannya Keputusan Presiden (Keppres) sebagai payung hukum persiapan penyelenggaraan Asian Games.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Bogor Siap Sesuaikan Tarif Angkot

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, segera menerapkan sistem tarif atas dan tarif bawah untuk angkutan kota. Sebagai tindak lanjut turunnya harga BBM bersubsidi 
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan penerapan tarif atas dan tarif bawah dibuat untuk memudahkan  mendapat nominal yang pas.
“Agar ketika ada kebijakan naik atau turun BBM kami tidak kewalahan,” kata dia di Bogor, Jumat (16/1).
Kata Bima sejumlah langkah sudah disiapkan apabila pemerintah resmi menurunkan harga BBM. Salah satunya segera menggelar rapat terkait penyesuaian tarif angkot.
Saat harga BBM turun per 1 Januari lalu sebesar Rp900, pihaknya sudah menyesuaikan tarif angkot. Dengan turun sebesar Rp500 untuk penumpang mahasiswa dan umum. Dari Rp3.500 menjadi Rp3.000.
Meski telah menetapkan penurunan tarif secara resmi, ternyata di lapangan masih banyak supir angkot yang nakal, dan tidak menarik tarif sesuai aturan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain