4 April 2026
Beranda blog Halaman 39529

Modi dan Obama Capai Kesepakatan Soal Nuklir

Jakarta, Aktual.co — Perdana Menteri India Narendra dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan pada Minggu (25/12) untuk memecah kebuntuan yang telah menghalangi perjanjian soal tenaga nuklir sipil.

“Saya merasa senang bahwa enam tahun setelah kami menandatangani perjanjian bilateral, kami melangkah maju menuju kerja sama komersil, yang konsisten dengan hukum (dalam negeri) kami dan kewajiban-kewajiban hukum internasional,” kata Modi dalam jumpa pers bersama dengan Obama di ibu kota negara India, New Delhi.

Kedua negara pada 2008 menandatangani kesepakatan bersejarah yang memberi India akses menuju teknologi nuklir sipil, namun perjanjian itu tertahan karena kekhawatiran AS menyangkut hukum ketat India tentang kewajiban jika terjadi insiden nuklir.

Tidak segera ada rincian tentang bagaimana kebuntuan itu telah dipecahkan, namun India dilaporkan telah menawarkan diri untuk membangun kumpulan asuransi guna menjamin perusahaan-perusahaan pembuat reaktor kalau-kalau insiden nuklir muncul.

“Hari ini kami mencapai terobosan pengertian menyangkut dua masalah yang menahan kami untuk membuat kemajuan dalam kerja sama nuklir sipil dan kami bertekad untuk melangkah maju menuju penerapan penuh,” kata Obama.

“Ini adalah langkah yang penting yang menunjukkan bahwa kami bisa bekerja sama untuk meningkatkan hubungan kami.”

Artikel ini ditulis oleh:

Ratusan Hektar Sawah di Sumut Kena Puso

Jakarta, Aktual.co — Seluas 811,5 hektare lahan padi sawah Sumatera Utara mengalami puso akibat musibah banjir pada Desember 2014 dan januari 2015.

“Daerah terluas yang kena puso adalah di Kabupaten Langkat. Langkat memang mengalami banjir besar,” kata Kepala BPTPH Dinas Pertanian Sumut, Nurhijah di Medan, Minggu (25/1).

Dari 811,5 hektare tersebut, di Langkat yang terkena puso seluas 434 hektare.

Setelah Langkat, daerah yang terkena puso di Karo, Simalungun, Batubara, Deliserdang, Labuhanbatu Utara, Tapanuli Selatan, Asahan dan Serdangbedagai.

Dia menjelaskan, secara total areal sawah yang terkena banjir di Sumut mencapai 2.383 hektare.

“Itu masih data terhitung 1-15 Januari 2014, kemungkinan bisa bertambah karena curah hujan masih tinggi di sejumlah daerah,” katanya.

Untuk menekan jumlah areal yang terkena banjir dan puso, ujar Nurhijah, Pemerintah sudah melakukan beberapa langkah, mulai dari pembuatan dan perbaikan drainase, pembersihan saluran air, dan membuat kolam penampungan air.

Pembuatan kolam penampungan air terutama dilakukan di daerah yang mempunyai lahan luas.

“Pemerintah juga melakukan penanaman pohon di pinggiran sungai dan lahan gundul agar tidak terjadi abrasi lagi,” katanya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulang Bencana Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, curah hujan di sejumlah daerah di Indonesia masih tetap tinggi hingga akhir Januari 2015.

Pemerintah daerah sudah diminta mewaspadai banjir agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan, katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Sar Temukan Jasad Guru Kontrak Yuni

Jakarta, Aktual.co — Tim SAR gabungan, Minggu (25/1) sekitar jam 11.30 WIT berhasil menemukan Yuni, satu dari tiga jasad guru kontrak yang mengalami kecelakaan laut di sekitar perairan Kokonao, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Sabtu (24/1).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige mengatakan, Yuni bersama keempat rekan gurunnya mengalami nasib nahas saat perahu motor (speed boat) yang dikemudikan Ambrosius Warta berangkat dari Pomako menuju Amor.

Namun, di tengah jalan, ombak menerjang perahu motor itu hingga terbalik, kata Kombes Patrige, seraya menambahkan motoris perahu itu berhasil menyelamatkan diri dan melaporkan insiden yang dialaminya ke Polsek Kokonao.

Setelah mendapat laporan dengan dibantu masyarakat kemudian dilakukan pencaharian sehingga berhasil ditemukan jasad Cristin.

Dengan ditemukannya Yuni, maka tinggal dua korban lagi yang belum ditemukan, yakni Dogopia dan Santi.

Tim SAR gabungan mengerahkan tiga unit perahu motor dari Timika dan Kokonao

Artikel ini ditulis oleh:

Sopir di Manokwari Rela Nginap di SPBU Untuk Beli BBM

Jakarta, Aktual.co — Sopir di Manokwari, ibu kota Provinsi Papua Barat, antre berjam-jam di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk membeli solar yang telah ditetapkan harga baru oleh pemerintah sebesar Rp6.400/liter.

“Bahkan ada sopir yang bermalam di SPBU karena takut tidak mendapatkan solar, sebab stok solar di Manokwari sangat terbatas,” kata Arifin Bhasito, salah satu anggota ikatan supir di Manokwari, Minggu (25/1).

Dia mengatakan, sudah sepekan sopir bermalam bersama kendaraan di SPBU Jalan Baru Kota Manokwari untuk membeli solar, karena jika tidak bermalam tidak mendapatkan solar.

“Kondisi serupa juga terjadi pada saat pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak solar Rp7.500/liter pada November 2014,” katanya.

Ia mengatakan, sebagian besar sopir yang antre solar sampai bermalam di SPBU adalah sopir angkutan umum dan angkutan barang antarkabupaten yang menempuh perjalanan jauh.

“Keterbatasan solar di Manokwari karena SPBU yang ada di Manokwari melayani tiga kabupaten yakni Kabupaten Manokwari, Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Pegunungan Arfak,” ujarnya.

oleh sebab itu, terkadang jatah solar yang dijual SPBU sehari tidak mencukupi kebutuhan masyarakat pengguna kendaraan berbahan bakar solar.

Para sopir angkutan umum dan angkutan barang di Manokwari khusus yang menggunakan solar berharap kepada pemerintah daerah untuk mengatasi keterbatasan solar tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Dinilai Gadaikan Jabatan Hukum

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia Melli Darsa menilai Presiden Joko Widodo telah menggadaikan jabatan-jabatan strategis di bidang hukum dalam rangka memenuhi traksaksi politik dan balas budi saja.

“Presiden Jokowi nampak telah menggadaikan jabatan-jabatan strategis di bidang hukum dalam rangka transaksi politik dan politik balas budi, sedangkan pemberantasan mafia hukum serta KKN sama sekali belum diprioritaskan,” kata Ketum Iluni FHUI Melli Darsa pada keterangan pers “100 hari Pemerintahan Jokowi-JK” di Jakarta, Minggu (25/1).

Dalam memberikan keterangan Melli Darsa juga didampingi Pakar Hukum Pidana Ganjar Laksamana dan lainnya.

Lebih lanjut Melli Darsa menambahkan penilaian Iluni FHUI ini didasarkan pada dua indikator utama. Pertama, program kebijakan hukum nasional yang disusun. Kedua, dalam pelaksanaan hak prerogratif presiden terkiat penunjukkan pejabat di bidang hukum. Contohnya penunjukkan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, Jaksa Agung Prasetyo maupun calon Kapolri Komjen Budi Gunawan.

“Pemerintahan Jokowi-JK tidak mempunyai blue print tentang daftar program legislasi nasional. Begitu juga penunjukkan pejabat di bidang hukum tidak memiliki kompetensi dan kontribusi yang memadai,” kata Melli Darsa.

Menurut Melli semua penunjukkan pejabat di bidang hukum (Menkum dan HAM, Jaksa Agung, Kapolri), sangat kental bernuansa ‘imbalan’ atas dukungan politik yang diterima Jokowi saat pencalonannya sebagai presiden.

“Presiden Jokowi sama sekali tidak konsisten dengan janji-janjinya karena saat pemilihan kabinet, ia melibatkan KPK dan PPATK, namun pada saat memilih Jaksa Agung dan Kapolri, ia bertindak seolah-olah partisipasi maupun masukan dari KPK serta PPATK tidak relevan yang justru menimbulkan kecurigaan bahwa proses pencalonan memang sarat KKN dan politik balas budi,” kata Melli Darsa.

Dalam kesempatan itu ILUNI FHUI meminta presiden Jokowi agar tidak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri dan mempertimbangkan penggantian pejabat negara di bidang hukum yang telah ditunjuk atau dicalonkan dengan pihak-pihak yang lebih bersih, profesional dan kompeten.

ILUNI FHUI juga meminta Presiden Jokowi segera melepaskan diri dari belenggu politik yang mendistorsi hak-haknya dalam mengangkat pejabat negara di bidang hukum.

“Kita meminta Presiden Jokowi segera menyusun program pembangunan hukum nasional dan legislasi nasional memasukkan agenda sistem penegakan hukum dan HAM melalui KUHP-KUHAP serta pemberantasan korupsi,” kata Melli Darsa.

ILUNI FHUI juga meminta Presiden Jokowi membuka ruang partisipasi publik secara luas serta melibatkan KPK dan PPATK dalam pengambilan kebijakan-kebijakannya untuk menghindari potensi pelenggaran hukum dan korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Golkar Akan Dorong Perubahan Sistem Anggaran

Jakarta, Aktual.co — Fraksi Partai Golkar DPR akan menginisiasi perubahan sistem anggaran yang sentralistik agar program pusat dan daerah sinkron dan tepat sasaran.

“Fakta yang terjadi di lapangan daerah sedikit mendapat anggaran karena dikelola oleh pusat. Daerah juga sering tidak tahu ada proyek yang sedang dilaksanakan di daerahnya sehingga program tersebut menjadi tidak sinkron dan tidak tepat sasaran,” kata Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar, Ahmadi Noor Supit, dalam konferensi pers yang digelar setelah acara “Dengar Pendapat Fraksi Partai Golkar DPR dengan Pimpinan Daerah di Jakarta”, Minggu (25/1) .

Ketua Badan Anggaran DPR itu mengatakan anggaran harus dirasakan masyarakat di daerah dan sepenuhnya untuk mensejahterakan rakyat, tapi hal itu sulit terjadi dengan sistem anggaran yang sentralistik.

Menurut dia, penyusunan anggaran berbasis daerah sangat penting agar kebutuhan daerah dapat terpenuhi.

Dalam pembahasan APBNP, ujar dia, pembagian anggaran harus dilihat sesuai dengan kebutuhan daerah sehingga pembagiannya proposional.

Ia juga mengatakan anggaran untuk kepala daerah daerah sebaiknya lebih besar agar kepala daerah dapat sinkronkan program dengan visi misinya.

Meski menginginkan perubahan sistem anggaran sentralistik, ia berpendapat khusus dana desa sebaiknya tetap dilakukan secara sentral agar pemanfaatannya dapat diawasi dan pembangunan desa sesuai dengan program daerah.

“Dalam penyelenggaraan otonomi daerah, peran kepala daerah sangat sentral sehingga penyaluran dana desa sebaiknya melalui bupati/walikota sebagai penanggungjawab pemerintahan di tingkat kabupaten/kota,” ujar dia.

Terakhir, ia mengusulkan betapa pentingnya politik anggaran yang berpihak pada pengembangan pasar tradisional di daerah untuk menghidupkan ekonomi kecil menengah dan melakukan pembatasan pada pasar modern.

Fraksi Partai Golkar DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) tentang Perppu dan anggaran dengan pimpinan daerah Gubernur, Bupati dan Walikota dari Partai Golkar se-Indonesia, Minggu.

Ketua Fraksi Partai Golkar, Ade Komarudin, mengatakan akan melanjutkan acara tersebut dua kali setahun agar DPR dapat berkonsolidasi dengan pemimpin dan wakil di daerah.

“Kegiatan ini akan brlanjut secara periodik, sekurang-kurangnya dua kali setahun kita bertemu. Tahap pertama secara regional, berikutnya seluruh Indonesia,” kata Ade.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain