7 April 2026
Beranda blog Halaman 39546

Menteri ESDM: Tak Bangun Smelter, Pemerintah Bekukan Izin Ekspor PT Freeport Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan bahwa tidak ada lagi ruang bagi PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk tidak membangun smelter.
“Tidak ada lagi ruang bagi mereka (PT Freeport) jika tidak segera membangun smelter,” ucap Sudirman Said, di Jakarta, Minggu (25/1).
Dia menambahkan, Kementrian ESDM akan membekukan izin eksport PTFI jika tidak secepatnya PTFI membangun smelter.
“Izin ekspor akan dibekukan untuk sementara jika tidak segera dibangun smelter,” ujarnya.
Pemerintah menghendaki PTFI untuk segera berkontribusi lebih pada pembangunan Papua dan harus memperhatikan penduduk lokal di Papua.

Artikel ini ditulis oleh:

Amankan Gedung KPK oleh TNI, Samad Takut Digeledah

Jakarta, Aktual.co — Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK), Universitas Padjadjaran, Muradi mengatakan, langkah Ketua KPK, Abraham Samad meminta langsung ke Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko untuk mengamankan kantor KPK, mengindikasikan empat hal.

Muradi menilai, permintaan Samad kepada Jenderal Moeldoko ini, karena takut dengan adanya ancaman penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik Polri, paska penangkapan dan penetapan tersangka Wakil Ketua KPK, Bambang Widjajanto oleh Polri terkait dengan sengketa Pemilukada di Kotawaringan Barat.

Hal pertama, kata Muradi adalah, bentuk inferioritas yang berlebihan dari kemungkinan ancaman bersenjata dari institusi sipil bersenjata, yakni Polri.

“Paradigmatik superioritas sipil atas militer paska transisi demokrasi yang panjang ini menjadi terkoreksi karena upaya mengajak dan melibatkan TNI pada konflik antara KPK-Polri yang ranahnya lebih bernuansa penegakan hukum,” katanya, Minggu (25/1).

Kedua, kata Muradi, penegasan Presiden Joko Widodo agar penyelesaian masalah antara KPK dan Polri tetap dalam kerangka penegakan hukum. “Langkah untuk meminta pengamanan oleh TNI berpotensi untuk memperluas konflik tidak hanya KPK dan Polri dan menegaskan apa yang menjadi kebijakan Presiden,” ucapnya.

Selanjutnya Muradi menjelaskan, langkah Samad untuk meminta pengamanan TNI oleh pimpinan KPK juga dapat diartikan sebagai bagian ketidakpercayaan antar institusi yang terlibat dalam konflik tersebut. “Padahal pada konteks pemberantasan korupsi, kerja sama antar KPK dan Polri berkorelasi dengan menguatnya kerja sama antar institusi tersebut,” nilainya.

Dan yang keempat kata Muradi, hal itu membuat turunan dari ketidakpercayaan antar institusi tersebut berkorelasi pada tidak efektifnya masing-masing fungsi dan membuat penegakan hukum dan pemberantasan korupsi menjadi tidak efektif. “Dan pelibatan pengamanan Oleh TNI mengarah pada situasi politik yang tidak kondusif,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Perbedaan SBY dan Jokowi Sikapi Perseteruan KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala melihat adanya perbedaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Joko Widodo dalam menyikapi perseteruan KPK dengan Polri.
Menurutnya, SBY dalam penanganannya (KPK-Polri) terlihat lebih pro kepada KPK, sementara Jokowi tidak mengintervensi keduanya.
“SBY seperti pro KPK, kalau Jokowi Tak mau mengintervensi,” kata Adrianus, di jakarta, Minggu (25/1).
Dia menyebutkan, dalam kasus yang dihadapi Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, kecil kemungkinan kepolisian mengeluarkan surat pemberhentian penyidikan perkara (SP3).
“Kasus BW itu di SP3, saya rasa tidak,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Kontras Sebut Jokowi Tak Melaksanakan Tugas Selaku Pemimpin Pemerintahan

Jakarta, Aktual.co — Koordinator KontraS Haris Azhar menilai Presiden Joko Widodo tidak melaksanakan fungsi dan tugasnya selaku pemimpin pemerintahan.
Hal ini dikatakan terkait kisruh yang terjadi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Polri.
“Dia bukanlah titik akhir penataan di Indonesia, dia hanya ‘footstep’ yang diperebutkan. Jokowi bukan pemain utama, tapi pemegang cap yang bawa stempel,” kata Haris Azhar, di Jakarta, Minggu (25/1).
Jokowi dinilai tak melaksanakan perannya selaku pemimpin negara dalam kisruh yang terjadi antara KPK dan Polri.
Kebijakan yang dilakukan Jokowi lebih didominasi oleh politisi partai dalam lingkaran istana.
“Memang akhirnya bagi-bagi kekuasaan. Ini kepentingan mereka, ini yang lebih dominan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Aceh Tengah Targetkan 45 Ribu Ton Padi Dukung Swasembada Pangan

Banda Aceh, Aktual.co — Pemerintah Aceh Tengah menargetkan produksi padi tahun ini mencapai 45. 068 ton dari tahun sebelumnya hanya 31 ribu ton. Sedangkan secara keseluruhan, Pemerintah Aceh diberi target 2,3 juta ton dari target nasional 73,4 juta ton.

Kepala Dinas Pertanian Aceh Tengah, Saifullah, Minggu (25/1) menyebutkan untuk mendukung program swasembada Kementerian Pertanian RI, pihaknya sedang membangun jaringan irigasi tersier (kecil) sepanjang 27 ribu meter pada 12 kecamatan. “Irigasi itu bisa mengairi 6.750 hektare sawah,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pencanangan program swasembada padi nasional dilakukan Presiden Joko Widodo di Kalimantan Barat, 20 Januari 2015.

Selain itu, Sambung Saifullah pihaknya terus memaksimalkan pemanfaatan sawah seluas delapan ribu hektare di kabupaten itu.

Disebutkan, luas areal persawahan yang terbatas di kabupaten itu berdampak pada masuknya beras impor dan daerah lainnya di Indonesia ke Aceh Tengah. Diharapkan, ke depan, stok beras di Aceh Tengah bisa terpenuhi dari hasil pertanian setempat.

“Pemerintah pusat menargetkan 2017, kita swasembada beras. Kita siap mendukung program itu,” pungkas Saifullah.

Artikel ini ditulis oleh:

BPBD: Potensi Bencana Puting Beliung di Sukabumi Cukup Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencatat awal tahun ini, hingga dua bulan ke depan, diprakirakan potensi bencana angin puting beliung cukup tinggi.

“Saat ini sudah mulai masuk musim pancaroba dan cuaca pun kurang menentu seperti awalnya cerah tiba-tiba hujan deras yang berpotensi terjadinya bencana angin puting beliung,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo di Sukabumi, Minggu (25/1).

Menurutnya, seperti Rabu, (21/1) sekitar pukul 17.30 WIB terjadi angin kencang di Kampung Cimunding, Desa Cijulang, Kecamatan Jampangtengah yang mengakibatkan sebanyak lima bangunan rumah dan satu bangunan sekolah rusak dan bantuan pun sudah disalurkan dalam bentuk bantuan darurat.

Lebih lanjut, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi rawan bencana puting beliung namun yang paling rawan di wilayah selatan Sukabumi karena daerahnya yang merupakan hamparan luas. Namun, tidak menutup kemungkinan bencana juga terjadi di wilayah utara, maka dari itu pihaknya mengimbau kepada warga untuk selalu waspada.

“Cuaca saat ini tidak menentu kadang cerah, kadang hujan deras disertai angin. Yang paling berpotensi terjadinya bencana ini adalah saat cuaca cerah tiba-tiba hujan deras, karena pascahujan biasa kami mendapat laporan terjadinya bencana puting beliung,” tambahnya.

Sebelumnya, puting beliung menyebabkan lima rumah dan empat bangunan sekolah milik SD Islam Yastaba Jampang Tengah mengalami kerusakan paling parah pada bagian atap dan tiang penyangga genteng banyak yang patah.

“Akibat bencana ini pelajar dalam proses kegiatan belajar mengajarkan dialihkan ke mushala untuk kelas 1-3 dan 4-6 kebagian pada sift sore,” kata Kepala SD Islam Yastaba Jampang Tengah, Ujang Tajudin.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain