6 April 2026
Beranda blog Halaman 39554

Ribuan Warga Yaman Menolak Milisi Huthi

Sana’a, Aktual.co —Ribuan warga Yaman turun ke jalan-jalan kota Sanaa  turun dalam unjuk rasa terbesar menentang kelompok Huthi sejak milisi Syiah itu menguasai ibu kota tersebut September, Sabtu (24/1). “Turun, hapuskan kekuasaan Huthi,” teriak para pemrotes yang melakukan unjuk rasa setelah seruan Gerakan Penolakan — satu kelompok yang baru-baru ini dibentuk di daerah-daerah provinsi untuk menantang milisi yang kuat itu.

Belasan pendukung Huthi berusaha menghentikan unjuk rasa yang menimbulkan satu perkelahian sebentar, sebelum mereka pergi, sementara jumlah pemerotes semakin banyak, kata seorang koresponden AFP. Para pengunjuk rasa berkumpul di Taman Perubahan dekat Universitas Sanaa sebelum mereka menuju Istana Republik, di tengah kota Sanaa, kata pihak penyelenggara. Istana itu adalah tempat kediaman Perdana Menteri Khalid Bahah, yang ditinggalkannya Rabu dan pergi ke satu tempat yang tidak diketahui setelah dua hari dikepung oleh milisi Huthi.

Tetapi para pemrotes mengubah rute mereka dan menuju ke kediaman Presiden Abdrabuh Mansur Hadi untuk mengutarakan “penolakan mereka atas pengunduran dirinya,” kata komite penyelenggara unjuk rasa itu. Para demonstran juga menuntut Hadi “menjalankan kekuasaan negara” dalam menghadapi cengkeraman kekuasaan ketat Huthi, kata mereka.

Hadi mengajukan pengunduran dirinya Kamis dengan mengatakan tidak dapat lagi memerintah karena negara itu berada dalam “jalan buntu total”. Para pria Huthi yang bersenjata didukung kendaraan-kendaraan lapis baja dikerahkan di sepanjang jalan Sittin, di mana presiden itu tinggal, tetapi mereka hanya mengawasi ketika para pemrotes bergerak dan tidak berusaha mencegah mereka.

Unjuk-unjuk rasa besar juga dilakukan di kota-kota Taez, Ibb dan Hudaida,kata para penyelenggara. Parlemen menurut rencana akan menyelenggarakan sidang istimewa Ahad untuk membahas permohonan pengunduran diri Hadi, yang harus disahkan oleh para anggota parlemen.

Setelah pertempuran seru antara pasukan pemerintah dan milisi Huthi pekan ini yang menewaskan setidaknya 35 orang, Dewan Keamanan PBB dan tetangga-tetangga Yaman di kawasan Teluk semuanya mendukung Hadi tetap melanjutkan pemerintah negara itu.

Situasi meningkat sepekan lalu ketika milisi Huthi menangkap kepala staf Hadi, Ahmed Awad bin Mubarak, agaknya satu usaha untuk mencabut perubahan-perubahan satu rancangan konstitusi yang mereka tentang karena akan membagi Yaman dalam enam wilayah federal. Huthi masih menahan Mubarak dan tetap menguasai dengan ketat ibu kota itu meskipun ada satu perjanjian Rabu malam untuk mengakhiri apa yang disebut pihak berwenang satu usaha kudeta.

Sebagai imbalan bagi konsesi atas rancangan konstitusi yang disengketakan itu, Huthi berjanji akan mengosongkan istana presiden, membebaskan Mubarak, mundur dari daerah-daerah kediaman Hadi dan Bahah yang dikepung dan meninggalkan pos-pos pemeriksaan di seluruh ibu kota itu.

Rusia Melarang Buku Khalifah Pertama Islam

Moskow, Aktual.co —Pemerintah Rusia telah mengeluarkan larangan terhadap terbitnya buku yang menceritakan mengenai kehidupan khalifah pertama Islam, Abu Bakar Ash-Shidiq. Menurut pemerintah Rusia, dalam buku tersebut didapati referensi yang menunjukkan kebencian terhadap non-Muslim.

Buku tersebut ditulis oleh Ali Muhammad al-Salaybi dan berjudul ”Abu Bakar Ash-Shiddiq Khalifah Pertama”. Pemerintah Rusia menganggap buku tersebut ditulis oleh kaum muslimin radikal dan pelarangan tersebut diterbitkan karena berpotensi akan merusak persatuan umat beragama, demikian seperti dilansir worldbulletin.

Meskipun begitu, pelarangan ini dikritisi para ahli dari Pusat Informasi dan Analisis SOVA. Menurut mereka, apa yang dilakukan pemerintah Rusia ini termasuk perbuatan ilegal. “Untuk melarang kaum muslimin terhadap buku mereka sendiri adalah tindakan yang ilegal,” pernyataan SOVA. SOVA juga menganggap bahawa pengadilan harus menunjukkan bukti yang konkrit dengan menghadirkan para ahli bahasa sebagai saksi.

Biaya Rumah Sakit di Sampit Naik 50 Persen

Jakarta, Aktual.co — Tarif Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah dr Murjani Sampit, Kabupatan Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, naik sebesar 50 persen.

“Tarif baru tersebut akan mulai diberlakukan terhitung sejak awal Februari 2015 nanti, terutama untuk layanan kelas I, II dan VIP,” kata Direktur RSUD dr Murjani Sampit, Deni Muda Perdana kepada wartawan di Sampit, Sabtu (24/1).

Pemberlakukan tarif baru tersebut untuk penyesuaian karena selama ini tarif yang dipergunakan merupakan tarif lama, yakni ditetapkan sejak 2001 lalu.

Sesuai ketentuan idealnya tarif rumah sakit paling lama maksimal enam tahun sudah dilakukan perubahan, namun hal itu tidak dilakukan pihak rumah sakit dr Murjani Sampit.

Menurut Deni, perubahan tarif harus dilakukan pihak rumah sakit karena untuk penyesuaian atau mengikuti perubahan harga pasar terutama untuk bahan habis pakai setiap tahun mengalami kenaikan.

Perubahan tarif di RSUD dr Murjani Sampit karena ada berbagai hal dan pertimbangan, terutama jika dilihat dari segi kondisi masyarakat, keadilan, kemampuan dan lain sebagainya. sehingga baru tahun ini dilakukan perubahan tarif.

“Yang naik hanya untuk tarif pelayanan kelas I, II dan VIP. sedangkan untuk kelas III sudah mengalami perubahan sejak 2012 lalu,” katanya.

Kenaikan tarif layanan tersebut akan segera disosialisasikan kepada masyarakat luas agar pasien nantinya tidak terkejut dengan adanya tarif baru tersebut.

Tarif baru yang akan diberlakukan pihak rumah sakit dr Murjani Sampit sudah disesuaikan dengan rumah sakit lain yang ada di Kabupaten di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kenaikan tarif kami pastikan tidak melebih dengan rumah sakit lain yang ada di Kalteng, bahkan ada beberapa item pelayanan yang lebih murah dibandingkan dengan rumah sakit lain yang ada di Kalteng,” katanya.

Pemberlakukan tarif baru dipertimbangkan dari berbagai aspek, diantaranya aspek kemanusiaan, kemampuan masyarakat dan lain sebagainya.

Dengan adanya kenaikan tarif tersebut diharapkan pelayanan dapat lebih ditingkatkan lagi dan yang jelas lebih baik dari sebelumnya.

“Rumah sakit dr Murjani Sampit merupakan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) maka tingkat kemadian rumah sakit tiap tahun harus meningkat, kalau misalnya harga tidak naik kami tidak akan bisa mandiri,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Para Pemimpin Dunia Mulai Tiba di Arab Saudi

Riyadh, Aktual.co —Para pemimpin dan tokoh dunia mulai tiba di Arab Saudi, untuk memberikan penghormatan kepada Raja Abdullah yang wafat Jumat (23/1). Perdana Menteri Inggris David Cameron, Pangeran Charles dan Presiden Perancis Francois Hollande, diperkirakan akan tiba di Riyadh, Sabtu (24/1) waktu setempat. Sementara Wakil Presiden AS Joe Biden akan tiba keesokan harinya. Demikian diberitakan AFP, Sabtu (24/1).

Sejak naik takhta pada 2005, Raja Abdullah menjadi sekutu dekat pihak Barat di Timur Tengah. Bahkan dia membangun hubungan spesial dengan Amerika Serikat dan Inggris. Pemimpin dunia memuji Raja Abdullah sebagai mediator kunci antara Muslim dan Barat. Kini posisinya sudah digantikan Raja Salman yang selama ini bertanggungjawab atas Arab Saudi, selama Abdullah dirawat di rumah sakit.

Selama di Arab Saudi, para pemimpin dunia ini diperkirakan juga bertemu dengan Raja Salman. Mereka dijadwalkan mengucapkan belasungkawa, sekaligus ucapan selamat atas naik takhtanya Raja Salman. Selain pemimpin Barat, beberapa pemimpin negara Muslim sudah hadir terlebih dahulu di Arab Saudi. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, turut hadir dalam pemakaman sederhana dari Raja Abdullah di Masjid Imam Turki bin Abdullah.

Sementara Presiden Palestina dan Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, juga sudah tiba untuk menyampaikan belasungkawa. Raja Abdullah wafat pada usia 90 tahun. Raja yang dikenal sebagai reformis itu dirawat akibat penyakit pneumonia dan komplikasi penyakit lainnya.

KAMMI: Bubarkan KPK, Tangkap BG, dan Selamatkan Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menilai kisruh penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri pada Jum’at (23/1) sudah sangat memprihatinkan.

Menyikapi itu, KAMMI menilai Presiden harus diselamatkan. “Bubarkan saja KPK, tangkap BG dan jendral rekening gendut lainnya, serta selamatkan Presiden! Kita mendukung pemberantasan korupsi serta penegakan hukum yang berkeadilan, bukan politisasi hukum,” kata Ketua Bidang Kebijakan Publik  Pengurus Pusat KAMMI, Romidi Karnawan, dalam sebuah keterangan pers yang diterima Aktual di Jakarta, Sabtu (24/1).

Menurut Romi, dari awal kelahirannya KPK  memang merupakan sebuah badan yang bersifat ad hoc (sementara). KPK bahkan kemudian menjelma menjadi badan yang menjadi alat skenario asing mengontrol kue ekonomi bagi pribumi.

“KPK dari awal kelahirannya sudah cacat, sehingga sangat rentan menjadi alat politik asing dan operasi inteljen politik,” tambah Romi.

Romi menilai, secara UU mestinya KPK sudah bubar. Adapun secara substansi, dirinya menilai KPK lebih banyak fokus pada pelaku pribumi. Di waktu yang sama, pelanggar kelas kakap yang berasal dari kelompok ekonomi tertentu yang jauh lebih besar tidak tersentuh.

Adapun jika dugaan Ketua KPK Abraham Samad berkomplot dengan PDIP pada ranah politik praktis adalah benar, lanjut Romi, maka KPK sudah mengkhianati kepercayaan besar masyarakat selama ini.

“KPK adalah lembaga hukum, bukan lembaga politik. KPK harusnya melakukan penegakan hukum, bukan menjadikan kekuasaan hukum sebagai alat politik untuk memukul yang berlawanan. Jangan dicampurkan antara proses penegakan hukum dengan tendensi politik kekuasaan,” tegasnya.

Begitu juga dengan BG, calon Kapolri tunggal pilihan Jokowi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

“Kami harap pihak berwenang segera tangkap BG dan jenderal rekening gendut lainnya,” tukas Romi.

Romi juga mengajak rakyat untuk menyelamatkan Jokowi di tengah pusaran arus politik semacam ini. “Selamatkan Jokowi, supaya bisa berpikir jernih dan bertindak merdeka, bukan malah menjadi penyedia api konflik bagi bangsa yang damai ini. Presiden yang harus diselamatkan agar ke depan lebih berhati-hati dalam memilih dan menentukan kebijakan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Srilanka Diserang Penyakit Ginjal Misterius

Jakarta, Aktual.co — Lebih dari 1.000 orang di Rajanganaya, Srilangka berdesak-desakan mengikuti uji kesehatan di klinik-klinik darurat di kota itu, karena khawatir tertular penyakit ginjal misterius yang telah membunuh ribuan petani Srilangka. Banyak warga hanya bisa menyaksikan tetangga dan orang-orang yang mereka cintai–yang baru berusia 30 tahun–meninggal karena ginjalnya secara tiba-tiba berhenti bekerja.

Di beberapa desa yang paling parah terkena dampak, penyakit ini menewaskan sekitar 10 orang setiap bulan. Menurut warga setempat–sebagaimana dikutip Associated Press–dalam banyak kasus, warga baru tahu tentang penyakit ini setelah korban yang meninggal diautopsi.

Penyakit ini telah menewaskan 20 ribu orang dalam 20 tahun terakhir dan membuat antara 70 ribu hingga 400 ribu orang jatuh sakit. Penyakit ini telah meluas dari dua distrik menjadi tujuh distrik di bagian tengah dan utara Srilangka. Belum ada kasus yang dilaporkan di provinsi-provinsi lain. Beberapa pihak menyalahkan buruknya sarana air bersih serta penggunaan pestisida dan pupuk. Lainnya menilai logam berat dan ganggang beracun sebagai penyebab penyakit mematikan itu.

Berita Lain