10 April 2026
Beranda blog Halaman 39591

Raja Abdullah Meninggal, Iran Sampaikan Belasungkawa

Teheran, Aktual.co — Iran menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Raja Abdullah bin Abdulaziz dari Arab Saudi, seperti dikutip dari kantor berita semi resmi Tasnim. Hubungan Teheran dan Riyadh telah tegang sejak revolusi Islam pada 1979 yang menaikkan para ulama Syiah di Iran naik ke tampuk kekuasaan.
“Meteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif akan menghadiri pemakaman Raja Abdullah di Riyadh,” kata wanita juru bicara Kemlu Iran Marziyeh Afkham yang dikutip kantor berita itu. Raja Abdullah wafat Jumat pagi dan saudaranya Salman menjadi raja, kata mahkamah kerajaan di negara penghasil minyak terbesar di dunia dalam satu pernyataan.
Zarif telah merencanakan akan mengunjungi Arab Saudi. Tetapi rencana ini ditunda sebagai protes atas penolakan Riyadh mengurangi produksi minyak mentah dan membantu mengangkat harga minyak dunia, kata seorang pejabat Iran pekan lalu.
Teheran dan Riyadh mendukung pihak-pihak bertikai dalam beberapa perang di kawasan dan perselisihan termasuk Bahrain, Yaman, Suriah, Irak dan Lebanon, tetapi seorang pembantu Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei mengatakan Selasa bahwa Iran “siap untuk … mengadakan pembicaraan jelas dan berlanjut semua kepentingan bersama dengan Arab Saudi.
” Dari Riyadh diberitakan Raja Salman pada Jumat mengambil langkah untuk menyelesaikan suksesi dengan mengangkat keponakannya Mohammed bin Nayef sebagai deputi putera mahkota. Keputusan tersebut berarti ia akan menjadi orang pertama dari generasi itu yang akan memerintah kerajaan tersebut suatu hari.
Pangeran Mohammed, yang masih menduduki posisi Menteri Dalam Negeri, menurut keputusan kerajaan yang disiarkan televisi negara, akan memerintah setelah Salam dan Putera Mahkota Muqrin. Pangeran Mohammed yang kawan dekat Amerika Serikat memperoleh pujian dari negara-negara Barat karena tindakannya membasmi pemberontakan Al Qaida dari 2003 hingga 2006 ketika dia sebagai kepala pasukan keamanan kerajaan dasn ayahnya Menteri Dalam Negeri.
Dilahirkan pada 1959, Pangeran Mohammed relatif muda dibandingkan standar yang ada di kalangan tokoh-tokoh senior Saudi, dan penunjukannya di urutan kedua untuk memimpin negara yang kaya minyak itu menjawab pertanyaan tentang suksesi selama bertahun-tahun yang akan datang. Raja Salman juga mengangkat puteranya Mohammed bin Salman sebagai menteri pertahanan dan kepala mahkamah kerajaan, televisi itu melaporkan.
Raja itu memutuskan untuk tidak mengubah posisi menteri-menteri lain, termasuk menteri luar negeri, perminyakan dan keuangan, tambahnya. Dengan keputusan tersebut, Khaled al-Tuwaijri, kepala Mahkamah Kerajaan di bawah Raja Abdullah, digantikan posisinya.

‘Negoisasi’ dengan Wakapolri, Zulkarnain: BW Akan Keluar Malam Ini

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Zulkarnaen merampungkan pertemuan dengan Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti, Sabtu (24/1) dini hari.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 00.45 WIB itu, mengasilkan keputusan bahwa tersangka Bambang Widjojanto (BW) akan keluar.
Adnan, menegaskan bahwa BW akan dibawa pulang alias tak jadi ditahan. “Pak Bw akan keluar malam ini ” tegas Adnan saat berjalan dari gedung utama menuju Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (24/1) dini hari.
Dia mengatakan, itu merupakan hasil pertemuan dengan Plt Kapolri. “Tidak ada jaminan apa-apa. Pemeriksaan sudah selesai dan akan dilanjutkan minggu depan,” kata Adnan.
Adnan menegaskan tidak ada alasan untuk penahanan BW. “Karena BW kooperatif. Ini saya mau ke dalam (Bareskrim) dan nanti keluar bersama Pak BW,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Adnan dan Zulkarnaen masih di dalam gedung Bareskrim untuk menjemput BW.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Polres Semarang Berhasil Tangkap Satu Pelaku Perampokan dan Pembunuhan

Semarang, Aktual.co — Aparat Satresmob Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, berhasil menangkap satu pelaku perampokan dan pembunuhan. Pelaku bernama Suheri alias Gontol (38).

Dikatakan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, korban bernama Ratnawati Sarwodadi (86), warga Kentangan Selatan No.8 RT 02/005 Kelurahan Jagalan, Semarang Tengah, meninggal karena kehabisan nafas akbat dibekap memakai jaket pelaku.

“Korban bukan tertusuk pakai sendok garpu, tapi kebahisan nafas. Saya melihat langsung kondisi korban saat itu,” ujar dia saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jum’at (23/1).

Kapolres menceritakan, pelaku yang berjumlah dua orang, sebelumnya sudah mengetahui kondisi dan situasi rumah korban, dan masuk ke rumah korban melalui pintu belakang rumah korban. “Ketika itu, plaku kepergok korban saat masih menonton televisi di ruang tamu. Pelaku langsung membabi buta dengan menutup memakai jaket sweater,” paparnya.

Dari kejadian itu, pelaku berhasil membawa kabur uang korban senilai Rp40 juta.

Kemudian, kata Kapolres, pihaknya berhasil menangkap Gontol di depan Mapolsek Mlonggo Kabupaten Jepara, Rabu (22/1) dini hari WIB.

Saat ini, petugas masih memburu satu DPO lain berinisial KT (35). Pelaku sebelum ditangkap pernah melarikan diri ke Surabaya, Yogyakarta dan Purwokerto.

“Kita masih buru satu tersangka lain,” imbuh dia.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan alat bukti berupa sendok garpu dan jaket sweater.

Dari pengakuan pelaku, korban dilukai dengan memakai sendok garpu di bagian pipi kanan dengan membengkap pakai sweater sampai meninggal.

“Saya tusuk korban sebanyak dua kali memakai garpu. Lalu ambil uang itu di atas tempat tidur,” katanya.

Pelaku mengaku, uang hasil rampokkan itu baru sempat dinikmatinya sebanyak Rp800 ribu. Sedangkan, sisanya dicuri rekannya sendiri yang kini sedang menjadi buronan petugas.

“Uangnya dicuri teman saya dan kini tidak tahu dimana keberadaannya,” ucap dia.

Selanjutnya, pelaku dijerat pasal 339 atau 365 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Zulkarnain Sempat Dihalau Ketika Ingin Menjenguk BW

Jakarta, Aktual.co — Wakil ketua KPK Zulkarnaen sempat tak diizinkan masuk oleh aparat kepolisian ketika hendak membesuk koleganya Bambang Widjojanto (BW) yang ditahan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Jumat (23/1).
Zulkarnaen yang didampingi sejumlah aktifis antikorupsi pun tampak tenang ketika pagar Mabes Polri tertutup rapat. Namun Zul, tampaknya tak mengetahui bahwa BW ditahan. Dia pun sempat menanyakan perkembangan tersebut kepada awak media yang menghampirinya.
“Gimana perkembangannya,” tanya Zul kepada wartawan.
“Ditahan pak,” jawab sejumlah awak media di Mabes Polri, Jakarta
Zul tiba di Mabes Polri sekitar pukul 00.00 WIB. Dia mengaku, kedatangannya ke markas korps Bhyangkara itu untuk menemui BW yang ditangkap sekitar pukul 07.30 Wib pagi tadi.
“Saya ingin bertemu dengan pak Bambang” singkatnya.
Dalam kesempatannya, Zul mengatakan bahwa pimpinan KPK, Abraham Samad dan Busyro Muqodas hingga saat ini masih menunggu dikantornya. “Pak Abraham dan pak Busyro masih dikantor,” sambungnya.
Namun, selang beberapa menit kemudian, anggota polri pun membuka pintu gerbang yang tertutup sekitar 15 menit tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Wakil Ketua KPK: Menurut UU BW Harus Diberhentikan Sementara

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zulkarnain menyatakan bahwa berdasarkan undang-undang, koleganya Bambang Widjojanto harus diberhentikan sementara, alias non aktif.
Pasalnya, BW sapaan Bambang, kini berstatus tersangka kasus dugaan memberi keterangan palsu di Bareskrim Mabes Polri.
“Menurut UU KPK itu harus diberhentikan sementara. Sehingga kami tinggal bertiga lagi saat ini. Akibat konsekuensi itu,” ujar Zulkarnain, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (23/1/2015) malam.
Oleh karenanya, menurut Zul, ini merupakan pukulan telak bagi KPK.  Menjadi semakin ironi karena waktu tersisa sangat mepet untuk komisioner KPK mengelarkan pekerjaan-pekerjaan periode saat ini. Termasuk mengelarkan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait transaksi mencurigakan yang menjerat Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka.
“Pimpinan KPK saat ini empat orang. 11 bulan lagi kami bertugas periode ketiga ingin bertekad mempercepat penanganan perkara-perkara besar yang sedang ditangani, termasuk perkara BG ini. Tapi dengan ada peristiwa menyedihkan ini berarti pukulan telak,” ungkap Zulkarnain

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ilmuwan Ungkap Kerangka Manusia Purba ‘Kennewick Man’

Jakarta, Aktual.co —  Kerangka manusia purba yang paling penting pernah ditemukan di wilayah Amerika Utara. “Kennewick Man” – dinamakan demikian karena ditemukan pada tahun 1996 ditemukan di sepanjang tepi Sungai Columbia di Kennewick, Wash- merupakan salah satu dari kerangka yang paling misterius di dunia.

Para ilmuwan memberikan beberapa pendapat tentang kerangka 9.500 tahun lalu, tapi tidak ada yang bisa mengetahui dengan pasti siapa dia dan dari mana asalnya?. Namun demikian, terkait analisis DNA dari kerangka saat ini sedang dilakukan di Denmark, semua itu berhasil diungkap.

Beberapa ilmuwan berpendapat, bahwa ‘Kennewick Man’ mempunyai etnis asal Kaukasia. Tapi, bagi orang lain, kerangka tersebut berasal dari Polinesia. Banyak yang mengira kerangka tersebut merupakan nenek moyang zaman modern penduduk asli Amerika.

“Hasil DNA, dari apa yang saya dengar – Saya belum melihat penelitian secara detail- namun itu tidak pernah dipublikasikan. Peneliti mengungkapkan, bahwa ‘Kennewick Man’ selaras dengan pemahaman standar kami (ilmuwan), itu adalah penduduk kontomporer asli Amerika,” urai Dr. Peter Lape, kurator arkeologi di Burke Museum, Seattle, Amerika Serikat, asal tempat kerangka ditemukan, dalam sebuah wawancara dengan KUOW, NPR di Seattle.

 “Tidak ada dalam DNA, ‘Kennewick Man’ menunjukkan dia (kerangka) sesuatu terkait dengan penduduk kontomporer asli Amerika.”

Para ilmuwan yang memimpin analisis DNA dari University Genetic of Copenhagen, Dr. Eske Willerslev, mengatakan, kepada The Seattle Times, dimana hasil risetnya sudah diterbitkan dalam peer-reviewed scientific journal

Tapi, ada banyak hipotesa tentang temuan tersebut akibat pertempuran terhadap kerangka yang pernah berkecamuk selama lebih dari satu dekade.

Disamping itu, ilmuwan untuk terus mempelajari kerangka tersebut. Di sisi lain penduduk asli Amerika yang menganggap kerangka itu merupakan sisa-sisa suci leluhur yang wajib dikuburkan.

 Para ilmuwan berhasil mengambil kasus pengadilan yang memberi mereka (peneliti) terhadap hak untuk mempelajari kerangka, menurut The Seattle Times. Namun demikian, anggota suku Northwest terus menekan pengadilan setempat untuk mengubur kerangka ‘Kennewick Man’.

“Pertanyaan terkait etnis atau klan dan keturunan benar-benar berada di dalamnya,” tulis KUOW.

 “Hal ini terkait dengan sejarah panjang antara perdebatan Arkeolog dan Antropolog secara fisik dan kelompok penduduk asli Amerika. Dan, saya pikir itu juga berkaitan dengan peran publik ilmu pengetahuan dalam masyarakat kita dan bagaimana kita memberikan hasil ilmiah terbaik.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain