14 April 2026
Beranda blog Halaman 39607

‘Negoisasi’ dengan Wakapolri, Zulkarnain: BW Akan Keluar Malam Ini

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Zulkarnaen merampungkan pertemuan dengan Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti, Sabtu (24/1) dini hari.
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 00.45 WIB itu, mengasilkan keputusan bahwa tersangka Bambang Widjojanto (BW) akan keluar.
Adnan, menegaskan bahwa BW akan dibawa pulang alias tak jadi ditahan. “Pak Bw akan keluar malam ini ” tegas Adnan saat berjalan dari gedung utama menuju Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (24/1) dini hari.
Dia mengatakan, itu merupakan hasil pertemuan dengan Plt Kapolri. “Tidak ada jaminan apa-apa. Pemeriksaan sudah selesai dan akan dilanjutkan minggu depan,” kata Adnan.
Adnan menegaskan tidak ada alasan untuk penahanan BW. “Karena BW kooperatif. Ini saya mau ke dalam (Bareskrim) dan nanti keluar bersama Pak BW,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, Adnan dan Zulkarnaen masih di dalam gedung Bareskrim untuk menjemput BW.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Polres Semarang Berhasil Tangkap Satu Pelaku Perampokan dan Pembunuhan

Semarang, Aktual.co — Aparat Satresmob Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, berhasil menangkap satu pelaku perampokan dan pembunuhan. Pelaku bernama Suheri alias Gontol (38).

Dikatakan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, korban bernama Ratnawati Sarwodadi (86), warga Kentangan Selatan No.8 RT 02/005 Kelurahan Jagalan, Semarang Tengah, meninggal karena kehabisan nafas akbat dibekap memakai jaket pelaku.

“Korban bukan tertusuk pakai sendok garpu, tapi kebahisan nafas. Saya melihat langsung kondisi korban saat itu,” ujar dia saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jum’at (23/1).

Kapolres menceritakan, pelaku yang berjumlah dua orang, sebelumnya sudah mengetahui kondisi dan situasi rumah korban, dan masuk ke rumah korban melalui pintu belakang rumah korban. “Ketika itu, plaku kepergok korban saat masih menonton televisi di ruang tamu. Pelaku langsung membabi buta dengan menutup memakai jaket sweater,” paparnya.

Dari kejadian itu, pelaku berhasil membawa kabur uang korban senilai Rp40 juta.

Kemudian, kata Kapolres, pihaknya berhasil menangkap Gontol di depan Mapolsek Mlonggo Kabupaten Jepara, Rabu (22/1) dini hari WIB.

Saat ini, petugas masih memburu satu DPO lain berinisial KT (35). Pelaku sebelum ditangkap pernah melarikan diri ke Surabaya, Yogyakarta dan Purwokerto.

“Kita masih buru satu tersangka lain,” imbuh dia.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan alat bukti berupa sendok garpu dan jaket sweater.

Dari pengakuan pelaku, korban dilukai dengan memakai sendok garpu di bagian pipi kanan dengan membengkap pakai sweater sampai meninggal.

“Saya tusuk korban sebanyak dua kali memakai garpu. Lalu ambil uang itu di atas tempat tidur,” katanya.

Pelaku mengaku, uang hasil rampokkan itu baru sempat dinikmatinya sebanyak Rp800 ribu. Sedangkan, sisanya dicuri rekannya sendiri yang kini sedang menjadi buronan petugas.

“Uangnya dicuri teman saya dan kini tidak tahu dimana keberadaannya,” ucap dia.

Selanjutnya, pelaku dijerat pasal 339 atau 365 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Zulkarnain Sempat Dihalau Ketika Ingin Menjenguk BW

Jakarta, Aktual.co — Wakil ketua KPK Zulkarnaen sempat tak diizinkan masuk oleh aparat kepolisian ketika hendak membesuk koleganya Bambang Widjojanto (BW) yang ditahan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Jumat (23/1).
Zulkarnaen yang didampingi sejumlah aktifis antikorupsi pun tampak tenang ketika pagar Mabes Polri tertutup rapat. Namun Zul, tampaknya tak mengetahui bahwa BW ditahan. Dia pun sempat menanyakan perkembangan tersebut kepada awak media yang menghampirinya.
“Gimana perkembangannya,” tanya Zul kepada wartawan.
“Ditahan pak,” jawab sejumlah awak media di Mabes Polri, Jakarta
Zul tiba di Mabes Polri sekitar pukul 00.00 WIB. Dia mengaku, kedatangannya ke markas korps Bhyangkara itu untuk menemui BW yang ditangkap sekitar pukul 07.30 Wib pagi tadi.
“Saya ingin bertemu dengan pak Bambang” singkatnya.
Dalam kesempatannya, Zul mengatakan bahwa pimpinan KPK, Abraham Samad dan Busyro Muqodas hingga saat ini masih menunggu dikantornya. “Pak Abraham dan pak Busyro masih dikantor,” sambungnya.
Namun, selang beberapa menit kemudian, anggota polri pun membuka pintu gerbang yang tertutup sekitar 15 menit tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Wakil Ketua KPK: Menurut UU BW Harus Diberhentikan Sementara

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zulkarnain menyatakan bahwa berdasarkan undang-undang, koleganya Bambang Widjojanto harus diberhentikan sementara, alias non aktif.
Pasalnya, BW sapaan Bambang, kini berstatus tersangka kasus dugaan memberi keterangan palsu di Bareskrim Mabes Polri.
“Menurut UU KPK itu harus diberhentikan sementara. Sehingga kami tinggal bertiga lagi saat ini. Akibat konsekuensi itu,” ujar Zulkarnain, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (23/1/2015) malam.
Oleh karenanya, menurut Zul, ini merupakan pukulan telak bagi KPK.  Menjadi semakin ironi karena waktu tersisa sangat mepet untuk komisioner KPK mengelarkan pekerjaan-pekerjaan periode saat ini. Termasuk mengelarkan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait transaksi mencurigakan yang menjerat Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka.
“Pimpinan KPK saat ini empat orang. 11 bulan lagi kami bertugas periode ketiga ingin bertekad mempercepat penanganan perkara-perkara besar yang sedang ditangani, termasuk perkara BG ini. Tapi dengan ada peristiwa menyedihkan ini berarti pukulan telak,” ungkap Zulkarnain

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ilmuwan Ungkap Kerangka Manusia Purba ‘Kennewick Man’

Jakarta, Aktual.co —  Kerangka manusia purba yang paling penting pernah ditemukan di wilayah Amerika Utara. “Kennewick Man” – dinamakan demikian karena ditemukan pada tahun 1996 ditemukan di sepanjang tepi Sungai Columbia di Kennewick, Wash- merupakan salah satu dari kerangka yang paling misterius di dunia.

Para ilmuwan memberikan beberapa pendapat tentang kerangka 9.500 tahun lalu, tapi tidak ada yang bisa mengetahui dengan pasti siapa dia dan dari mana asalnya?. Namun demikian, terkait analisis DNA dari kerangka saat ini sedang dilakukan di Denmark, semua itu berhasil diungkap.

Beberapa ilmuwan berpendapat, bahwa ‘Kennewick Man’ mempunyai etnis asal Kaukasia. Tapi, bagi orang lain, kerangka tersebut berasal dari Polinesia. Banyak yang mengira kerangka tersebut merupakan nenek moyang zaman modern penduduk asli Amerika.

“Hasil DNA, dari apa yang saya dengar – Saya belum melihat penelitian secara detail- namun itu tidak pernah dipublikasikan. Peneliti mengungkapkan, bahwa ‘Kennewick Man’ selaras dengan pemahaman standar kami (ilmuwan), itu adalah penduduk kontomporer asli Amerika,” urai Dr. Peter Lape, kurator arkeologi di Burke Museum, Seattle, Amerika Serikat, asal tempat kerangka ditemukan, dalam sebuah wawancara dengan KUOW, NPR di Seattle.

 “Tidak ada dalam DNA, ‘Kennewick Man’ menunjukkan dia (kerangka) sesuatu terkait dengan penduduk kontomporer asli Amerika.”

Para ilmuwan yang memimpin analisis DNA dari University Genetic of Copenhagen, Dr. Eske Willerslev, mengatakan, kepada The Seattle Times, dimana hasil risetnya sudah diterbitkan dalam peer-reviewed scientific journal

Tapi, ada banyak hipotesa tentang temuan tersebut akibat pertempuran terhadap kerangka yang pernah berkecamuk selama lebih dari satu dekade.

Disamping itu, ilmuwan untuk terus mempelajari kerangka tersebut. Di sisi lain penduduk asli Amerika yang menganggap kerangka itu merupakan sisa-sisa suci leluhur yang wajib dikuburkan.

 Para ilmuwan berhasil mengambil kasus pengadilan yang memberi mereka (peneliti) terhadap hak untuk mempelajari kerangka, menurut The Seattle Times. Namun demikian, anggota suku Northwest terus menekan pengadilan setempat untuk mengubur kerangka ‘Kennewick Man’.

“Pertanyaan terkait etnis atau klan dan keturunan benar-benar berada di dalamnya,” tulis KUOW.

 “Hal ini terkait dengan sejarah panjang antara perdebatan Arkeolog dan Antropolog secara fisik dan kelompok penduduk asli Amerika. Dan, saya pikir itu juga berkaitan dengan peran publik ilmu pengetahuan dalam masyarakat kita dan bagaimana kita memberikan hasil ilmiah terbaik.”

Artikel ini ditulis oleh:

Diculik ISIS, Ibu: Ia Bukan Musuh Islam

Tokyo, Aktual.co —Junko Ishido, ibunda Kenji Goto memohon kepada milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk melepaskan anaknya sementara tenggat waktu pembayaran uang tebusan sebesar US$200 juta (sekitar 2,5 miliar Rupiah) kian dekat. “Ia bukan musuh Islam,” kata Ishido memohon kepada ISIS. Ishido, sambil menangis, menjelaskan pada sebuah konferensi pers pada Jumat (23/1) , di Tokyo bahwa Goto, seorang wartawan lepas, bekerja di Timur Tengah karena ia memiliki rasa keadilan. 
Pada hari Selasa, 20 Januari 2015, ISIS merilis sebuah video yang mengancam akan membunuh Goto, 47 tahun, dan sandera lainnya dari Jepang, Haruna Yukawa, 42 tahun, kecuali mereka menerima US$ 200 juta (sekitar 2,5 miliar rupiah) dalam waktu 72 jam. Mereka menuntut uang tebusan itu kepada Perdana Menteri Jepang Shinzo abe. Video yang diidentifikasi sebagai buatan Al-Furqan, sayap media ISIS, dirilis tak lama setelah Abe menjanjikan bantuan sebesar US$ 200 juta kepada negara-negara untuk memerangi ISIS. 
Ishido menggambarkan anaknya telah lama tertarik kepada negara-negara Islam dan membantu masyarakat Jepang untuk lebih memahami masalah yang dihadapi dunia Islam. Ia juga mengatakan bahwa alasan Goto ke Suriah adalah membantu temannya. Ishido lalu mengatakan ingin membuka penginapan bagi mahasiswa Muslim yang ingin belajar di Jepang. Ia berharap pemerintah Jepang dapat segera menyelamatkan putranya.

Berita Lain