15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39695

PDIP Jaring Nama Calon Bupati Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta menjaring enam nama calon bupati yang akan mengikuti Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Gunung Kidul 2015.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Eko Suwanto di Gunung Kidul, Minggu (11/1) mengatakan proses penjaringan calon bupati di tiga daerah, yakni Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul, sudah selesai dilakukan beberapa waktu yang lalu.

“Saat ini menunggu rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan, siapa yang akan dipilih menjadi calon. PDI Perjuangan DIY berupaya merebut kemenangan dalam Pilkada 2015 di Gunung Kidul, dan dua kabupaten lainnya,” kata Eko.

Menurut Eko, Pilkada 2015, khusus Gunung Kidul memiliki tantangan tersendiri, apabila dibandingkan empat daerah lainya. Di beberapa pilkada lalu calon dari partai berlogo banteng moncong putih ini kalah. Sehingga diperlukan upaya kader untuk memenangkan.

Eko mengatakan upaya yang dilakukan untuk memenangkan ialah dengan mengupayakan kader untuk turun ke tingkat desa. Menurutnya, desa merupakan kunci kemenangan menarik simpati rakyat.

“Kader harus turun ke desa, apabila tidak mau turun jangan berharap menang,” katanya.

Disinggung mengenai adanya dari kalangan Nadhatul Ulama (NU) yang bergabung dalam pilkada untuk menjadi wakil bupati, Eko mengatakan, NU dan PDI Perjuangan memiliki kesamaan sejarah.

“Adanya spirit yang sama, kultur juga sama khususnya di Gunung Kidul yang melestarikan kebudayaan Jawa,” kata Eko.

Ia menambahkan, PDI perjuangan mendukung uji publik untuk bupati dan wakil bupati. Harapannya, akan diperoleh calon yang merakyat.

“Kami mendukung uji publik baik untuk bupati dan wakil bupati, sebelun pilkada berlangsung,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Gunung Kidul Budi Utama mengatakan ada enam orang nama calon bupati yang dikirim ke DPP PDI Perjuangan. Adapun nama-namanya yakni Budi Utama, Djangkung Sudjarwadi, Bambang Krisnadi, Ali Ridho, Supriyadi, dan Ahmad Fikri.

“Kami menunggu rekomendasi siapa yang akan menjadi calon dari DPP,” katanya.

Ia mengatakan siapa nantinya yang terpilih menjadi calon bupati akan didukung oleh seluruh kader, sehingga Gunung Kidul dimenangkan oleh calon yang diusung oleh PDI Perjuangan.

“Kami harus dukung siapapun yang nantinya akan menjadi calon dari PDI Perjuangan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

BPPT: Ditemukan Juga Ada Obyek Lain Selain Kotak Hitam AirAsia QZ8501

Jakarta, Aktual.co —Selain sonar yang diperkirakan 95 persen adalah kotak hitam (black box) milik AirAsia QZ8501, kapal milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga menemukan obyek besar lainnya.
“Jarak setelah penemuan ekor pesawat, sekitar 10mX4MX2,5M di sekitar titik tersebut mereka juga menemukan obyek yang terekam menggunakan sonar dua kapal, tetapi masih belum dikonfirmasi itu apa,” jelas Kepala Seksi Survey  BPPT Handoko Manoto, di Jakarta, Minggu (11/1).
Menurutnya, obyek itu belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

 “Harus diperiksa lebih dulu melalui penglihatan para penyelam, sama seperti penemuan ekor pesawat,” tambah Handoko.

Hasil temuan akan segera dikonfirmasi kebenarannya. Setelah benar-benar terkonfirmasi, semua informasi diserahkan ke Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) untuk ditindak lanjuti.

Artikel ini ditulis oleh:

Organda:Penurunan Harga BBM Membuat Bingung

Jakarta, Aktual.co — Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menilai kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga bahan bakar minyak justru membingungkan pengusaha angkutan.

“Sejak kenaikan harga BBM pada bulan November 2014 yang berimbas pada kenaikan tarif angkutan, hingga sekarang pemerintah belum mengeluarkan surat keputusan (kenaikan tarif, red.). Saat ini harga BBM malah turun,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Organda Banyumas Sugianto didampingi Sekretaris Organda Banyumas Heru Permana di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (11/1).

Saat terjadi kenaikan harga BBM, kata dia, pengusaha butuh waktu lama untuk menyesuaikan tarif angkutan karena harus menggelar rapat koordinasi lebih dahulu dengan pemerintah daerah. Selain itu, kata dia, pengusaha taksi juga harus mengubah data tarif pada argometer.

“Bahkan, pengusaha angkutan barang sangat merasakan dampak kenaikan harga BBM terutama bagi mereka yang telah menyepakati biaya pengiriman dengan pemilik barang yang akan dikirim,” katanya.

Akan tetapi, sejak awal Januari 2015, kata dia, harga BBM mengalami penurunan dan ironisnya harga suku cadang kendaraan tidak ikut turun. Menurut dia, harga suku cadang kendaraan mengalami kenaikan sejak harga BBM naik pada November 2014.

“Kalau tidak ada kepastian harga BBM, kami jadi bingung, pemerintah daerah juga ikut bingung,” katanya.

Dia mengatakan BBM untuk angkutan umum lebih baik dipastikan dengan harga subsidi karena menyangkut pelayanan kepada masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh:

Nama Ronaldo, Messi dan Neuer Menguat Untuk Ballon D’Or

Jakarta, Aktual.co —Cristiano Ronaldo menjadi salah satu kandidat favorit untuk memenangkan penghargaan Ballon D’Or ketiga kalinya menjelang upacara penyerahan penghargaan pada Senin di Zurich Swiss dan menyaingi Manuel Neuer dan Lionel Messi.

Kekalahan tim nasional Portugal dalam babak penyisihan di grup Piala Dunia 2014 tidak mampu mencegah peluang Ronaldo untuk mengklaim penghargaan pesepak bola pria terbaik di dunia dari FIFA itu.

Bintang Real Madrid itu telah mencetak 61 gol sepanjang musim 2013-2014 dan mengerek klubnya merebut gelar juara dalam Liga Champion, Copa del Rey, Piala Super UEFA, serta Piala Klub Dunia sebelum 2014 berakhir.

Ronaldo juga tercatat mencetak 17 gol dalam Liga Champion musim sebelumnya dan 26 gol di 16 pertandingan La Liga pada musim 2014-2015.

Sementara, Messi sang bintang Barcelona yang telah meraih piala Ballon D’Or selama empat tahun berturut-turut untuk 2009-2012 diprediksi tertinggal dari Ronaldo dan Neuer.

Sebanyak 58 gol dalam 66 pertandingan untuk Barcelona dan tim nasional Argentina pada Piala Dunia 2014 pun dilaporkan AFP belum cukup untuk menantang kedua kandidat lain.

Dukungan mengejutkan datang dari Presiden UEFA Michel Platini untuk Neuer yang mengatakan penjaga gawang asal Jerman itulah yang layak mendapatkan Ballon D’Or.

Platini kepada pers pada November menyebut, “Saya telah mengatakan itu empat tahun lalu. Pemain Spanyol harusnya menang Ballon D’Or karena Spanyol telah memenangkan Piala Dunia (2010). Tahun ini adalah Jerman.” Padahal peraih penghargaan bergengsi pesepak bola internasional pada 2010 diraih Messi yang berasal dari Argentina.

Madrid menyesalkan pernyataan pribadi Platini kepada publik tentang siapa pesepak bola yang pantas meraih Ballon D’Or dan berkukuh Ronaldo, “lebih layak dari sebelumnya memenangkan Ballon D’Or.” Meskipun demikian, Neuer sebagai satu dari enam pemain Jerman yang maju dalam kandidat peraih Ballon D’Or menjadi contoh bagus karena posisinya sebagai penjaga gawang.

Penjaga gawang yang juga pernah meraih penghargaan pesepak bola terbaik dunia adalah Lev Yashin dari Uni Soviet pada 1963. Sedangkan peraih penghargaan pesepak bola terbaik dunia asal Jerman adalah Lothar Matthaeus pada 1990.

Diego Maradona dan peraih Ballon D’Or 2004 Andriy Shevchenko telah memberikan dukungan untuk Neuer, sedangkan pelatih Jerman Joachim Loew mengatakan, “Pilihan lain selain Neuer akan mengecewakan saya.” Namun, Neuer justru merasa berhati-hati dengan sejumlah dukungan kepadanya menyusul kekalahan kolega sesama Bayern Munich Franck Ribery yang gagal meraih Ballon D’Or 2013.

“Saya pasti bukan favorit,” kata Neuer kepada surat kabar Jerman Sddeutsche Zeitung.

“Dua calon lain adalah merek internasional, mereka telah meraih keuntungan,” kata Neuer.
 

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Dirjen Pajak Harus Tak Bermasalah

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro boleh saja memilih Direktur Jenderal Pajak yang membuat nyaman dirinya selaku atasan, namun sosok yang dipilih harus bersih dan tidak bermasalah.

“Ya tidak masalah, yang penting calon tersebut harus ‘clear’ dan tidak bermasalah,” kata Bambang di Jakarta, Minggu (11/1), menanggapi keinginan Menkeu.

Pendapat berbeda dikemukakan peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi. Menurut dia, jika Menkeu menginginkan Dirjen Pajak yang membuat dirinya nyaman, maka keberadaan panitia seleksi menjadi tidak ada gunanya.

“Kalau Menkeu mencari Dirjen Pajak berdasarkan yang nyaman bagi dirinya, ya ‘nggak’ usah bentuk Pansel, menghabiskan anggaran negara saja,” katanya.

Menurut Uchok, kriteria utama untuk Dirjen Pajak tentu sosok yang menguasai perpajakan, bukan yang bisa membuat Menkeu merasa nyaman.

“Kalau cari nyaman, tapi tidak tahu tentang perpajakan, ini pasti sangat merugikan pendapatan negara. Kalau cari yang nyaman, angkat saja istrinya, itu dijamin nyaman seumur hidup,” katanya.

Kementerian Keuangan telah menyerahkan tujuh nama calon Dirjen Pajak yang dihasilkan panitia seleksi kepada Presiden Joko Widodo.

Ketujuh calon itu adalah Ken Dwijugiasteadi (terakhir menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Pajak Jawa Timur I), Sigit Priadi Pramudito (Kepala Kanwil Ditjen Pajak Wajib Pajak Besar, Rida Handanu (Pengkaji Bidang Pembinaan dan Penerbitan Sumber Daya Manusia/eks Kakanwil Ditjen Pajak DIY).

Berikutnya Suryo Utomo (Pelaksana pada Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian Ditjen Pajak), Poltak Maruli Jhon Liberty Hutagaol (Direktur Perpajakan II Ditjen Pajak), Catur Rini Widosari (Direktur Keberatan dan Banding Ditjen Pajak), dan Puspita Wulandari (Sekretaris Komite Pengawas Perpajakan).

Ketika ketujuh nama itu dinyatakan lolos seleksi, Komisi III DPR RI meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk melakukan penelusuran terhadap tujuh calon tersebut, mengingat posisi Dirjen Pajak sangat krusial bagi negara sehingga tidak disalahgunakan.

“KPK tidak boleh membiarkan calon Dirjen Pajak yang terindikasi korupsi dan memiliki rekening gendut lolos begitu saja menduduki jabatan penting di sektor penerimaan negara tersebut,” kata anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo pada 1 Januari lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Charlie Hebdo Diduga Awal Dari Beberapa Rencana Teror

Jakarta, Aktual.co —Kasus Charlie Hebdo di Perancis bisa jadi merupakan awal dari gelombang serangan teror lain ke benua Eropa.

Demikian dugaan dari badan intelijen Amerika Serikat yang berhasil menyadap komunikasi pemimpin kelompok ISIS seperti yang di lansir surat kabar asal Jerman, Bild (11/1).

Menurut laporan Bild yang mengutip dari sumber anonim, tidak lama setelah penembakan di kantor majalah Charlie Hebdo, badan National Security Agency dari Amerika Serikat mengintersepsi komunikasi dari pemimpin tinggi ISIS yang pada intinya berisi pengumuman rencana serangan-serangan baru.

Peristiwa di Paris diduga hanya menjadi awal dari serangkaian serangan lain di sejumlah kota di Eropa, termasuk Roma, Italia. Namun sayangnya rincian rencana teror itu belum diketahui sampai sekarang.

Badan intelijen Amerika Serikat juga dikabarkan mempunyai informasi bahwa dua bersaudara Cherif dan Said Kouachi–yang merupakan pelaku utama pembunuhan massal di kantor majalah asal Prancis, Charlie Hebdo–mempunyai kontak dengan sejumlah orang di Belanda, tulis Bild.

Sebanyak 17 orang terbunuh dalam peristiwa penembakan brutal di majalah tersebut. Pihak kepolisian kemudian memburu para pelaku dan menewaskan dua bersaudara Kouachi dan Amedy Coulibaly.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain