2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39749

Kemlu: 13 Jenazah ABK Kapal Oryong Dipulangkan

Jakarta, Aktual.co —Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan bahwa 13 jenazah anak buah kapal (ABK) asal Indonesia, yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Oryong-501 milik Korea Selatan di Selat Bering, akan dipulangkan ke Indonesia pada 9 Januari.
“Dari 16 jenazah yang ditemukan itu 13 jenazah sudah berhasil diidentifikasi dan dikonfirmasi akan pulang Jumat, 9 Januari,” kata Kepala Sub Direktorat Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI/BHI) Kementerian Luar Negeri June Kuncoro Hadiningrat di Jakarta, Rabu (7/1).
Menurut June, ketiga belas jenazah ABK Indonesia itu akan diserahkan oleh Wakil Duta Besar RI di Korea Selatan kepada Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Bandara Soekarno-Hatta.
Dia menyebutkan penyerahan jenazah itu melibatkan para pemangku kepentingan dari beberapa daerah asal para ABK, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Maluku, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.
“Dengan demikian masing-masing jenazah dikembalikan ke daerah asalnya, tiga dari Jabar, enam dari Jateng, dua dari Maluku, satu dari Sulut, satu dari Sulsel,” ujar June.
Sementara untuk tiga jenazah ABK lainnya, kata dia, masih belum teridentifikasi. Namun, pihak berwenang sudah mengonfirmasi bahwa ketiga jenazah itu merupakan warga negara Indonesia.
“Yang 13 jenazah itu bisa diproses cepat antem ortem dan post mortem sehingga cepat teridentifikasi, sedangkan tiga jenazah ABK lainnya sudah terkonfirmasi WNI, tetapi masih butuh proses identifikasi lebih jauh karena ‘sample’ ante mortem diambil dari saudara perempuan,” ungkapnya.
Selanjutnya, June mengatakan Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Indonesia di Seoul berkomitmen untuk membantu keluarga korban mendapatkan hak-haknya, terutama dari perusahaan yang mempekerjakan para ABK Indonesia itu.
“Khususnya dalam hal ini mereka ini adalah para ABK yang bekerja secara legal sehingga proses pemenuhan hak dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, termasuk hak asuransi dan kompensasi dari perusahaan,” kata dia.
Kapal Oryong 501 tenggelam di Laut Bering, Rusia, pada 1 Desember dan hingga kini proses pencarian korban masih terus dilakukan.
Terdapat 35 WNI yang bekerja sebagai ABK dalam kapal tersebut, dan dengan ditemukannya tiga korban selamat dan 16 jenazah, pemerintah Indonesia masih menantikan kabar 16 WNI lainnya.
Dalam menangani perlindungan WNI yang menjadi korban musibah kapal Oryong 501 tersebut, Kemenlu bekerja sama dengan KBRI Moskow, KBRI Seoul, Polri, BNP2TKI, dan Kementerian Perhubungan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pasar Devirs Bogor Jadi Pusat Penjualan Batu Akik

Jakarta, Aktual.co —Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meresmikan pusat penjualan batu akik di Pasar Devirs, di Jalan Veteran, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (7/1).
Pasar itu menampung sekitar 40 pedagang dan perajin batuk akik dari Bogor maupun luar Bogor.
Bima Arya mengapresiasi langkah untuk mengoptimalkan keberadaan Pasar Devirs sebagai pusat penjualan batu akik, karena selama ini pasar tersebut tidak berfungsi maksimal.
“Ini sebuah ide yang brilian. Dengan kreativitas menghasilkan inovasi dan juga investasi,” puji dia.
Menurut dia, kehadiran Pasar Devirs dinilai gagal, karena tidak mampu mengakomodir pedagang-pedagang yang ada di sekitar tersebut. Pasar terdiri dari dua lantai tersebut dibiarkan kosong, sementara pedagang kuliner tetap berjualan di pinggir jalan.
Ia mengatakan, fungsi pasar hendaknya dapat menarik pedagang untuk masuk ke dalam pasar, dan mengurangi jumlah pedagang yang berjualan di pinggir jalan.
Dengan mengoptimalkan fungsi Pasar Devisr menjadi pusat penjualan batu akik, lanjut Bima, diharapkan dapat menjadi maskot di Kota Bogor.
“Karena saya melihat batu akik ini fenomenanya luar biasa, semoga ini tidak hanya berlangsung sesaat saja. Sehingga jika Bogor memiliki pusat penjualan batu akik, ini akan menjadi maskot yang dapat mengundang penggemar batu alam ini datang, tidak hanya dari Bogor, turis-turis dari luas juga kita harapkan datang,” kata Bima.
Sementara itu, Direktur Perusahan Daerah Pasar Pakuan Jaya, Ali Syukur mengatakan, menjadikan Pasar Devirs sebagai pusat penjualan batu akik merupakan solusi yang muncul secara otomatis melihat kondisi pasar yang tidak optimal.
Ia mengatakan, pihaknya mencari-cari cara agar keberadaan Pasar Devirs bisa optimal, salah satunya dengan memfasilitasi pasas secara tematik kepada pedagang batu akik dan pasar kuliner.
“Karena fenomena batu akik ini sangat luar biasa, jadi kita memanfaatkan momen itu untuk mengoptimalkan keberadaan Pasar Devirs sebagai pusat penjualan batu akik dan kuliner,” katanya.
Dikatakannya, ada 40 penjual dan pengrajin batu akik yang mendaftar untuk mendapatkan tempat di Pasar Devirs tersebut. Para pedagang diberikan tempat untuk berjualan, dengan menggratiskan selama tiga bulan.
“Setelah tiga bulan gratis, pedagang bisa memilih melanjutkan menyewa atau tidak. Ini dilihat dari situasi dan kondisi setelah tempat ini dijadikan pusat penjualan batu akik,” kata Ali.
Ketua DPRD Kota Bogor, Untung B Maryono, mengapresiasi upaya PD Pasar Pakuan Jaya dan Pemerintah Kota Bogor menghadirkan Pasar Devirs sebagai pusat penjualan batu akik. Karena menurutnya, dapat menjadi destinasi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor.
“Jadi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor, mau cari batu akik datang saja ke Devirs,” katanya.
Untung menambahkan, langkah Wali Kota Bogor Bima Arya menghadirkan pasar pusat batu akik akan menjadi sejarah yang akan dikenang oleh masyarakat Bogor.
“Karena pencinta maupun kolektor batu akik ada banyak jumlahnya. Apalagi kondisi sekarang ini batu akik menjadi terkenal. Ini menjadi peluang bisnis bagi masyarakat kecil, dan tentunya Kota Bogor lewat kunjungan wisatanya,” katanya.
Sejumlah pedagang batu akik antusias dengan hadirnya Pusat Penjualan Batu Akik di Kota Bogor. Beberapa pedagang menjajakan cincin batu dari harga bervariasi mulai dari Rp1 juta hingga Rp15 juta.
Beragam jenis batu alam, maupun batu mulia dipamerkan oleh para pedagang yang rata-rata berasal dari wilayah Kota dan Kabupaten Bogor, seperti Bacan Dogo, Bacan Palamea, Rubi, Zamrud, Solar, kecubung amethyst, dan masih banyak jenis lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bom Meledak di Yaman, Puluhan Orang Tewas

Jakarta, Aktual.co — Sekitar 26 orang tewas dan 40 lainnya luka-luka pada ledakan bom besar di dekat akademisi kepolisian, di ibu kota Sanaa, Yaman.
Dilansir dari Aljazeera, sebuah bom mobil meledak di luar sebuah perguruan tinggi polisi dan menewaskan sekitar 26 orang.
Ledakan terdengar cukup kencang dan asap besar menggumpal di kawasan perguruan tinggi.
Berdasarkan foto-foto yang yang dipasang ditwitter, memperlihatkan puing kendaraan yang hancur dan orang-orang yang tergeletak di trotoar dengan berlumuran darah. Namun, gambar foto tak dapat diverifikasi.
Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab dalam peristiwa bom mobil tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenag Gandeng Lembaga Pendidikan Negara Timur Tengah

Jakarta, Aktual.co —  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membenarkan bahwa hingga kini Kementerian Agama melakukan kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan di negara Timur Tengah dan cukup banyak tenaga pengajar asing tersebar di perguruan tinggi Islam dan pondok pesantren di Indonesia.

“Cukup banyak tenaga pengajar asing, ratusan yang tersebar di perguruan tinggi dan pesantren,” kata Lukman Hakim Saifuddin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/1).

Namun ia menjelaskan bahwa dari sekian banyak tenaga kerja asing yang mengajar agama belum menemukan satu pun guru dan dosen yang mengajarkan paham radikal di Tanah Air.

Ia menjelaskan, Kemenag sangat selektif dalam memilih para pengajar dari luar negeri. Selain itu, juga melakukan pemantauan terkait apa yang diajarkan oleh tenaga pengajar asing tersebut. Jika ditemukan indikasi bahwa yang diajarkan bertentangan dan bertolak belakang dengan sendi kehidupan bangsa dan negara, maka Kemenag akan langsung merespon dengan memberikan peringatan atau memulangkan tenaga pengajar asing tersebut ke negara asalnya.

Terkait dengan larangan pengajar asing, pada malam Tasyakuran HAB ke-69 saat ditanya wartawan, Menag mengatakan, pihaknya belum mendapat penjelasan langsung dari Kementerian Tenaga Kerja.

Sejauh ini Kementrian Agama tidak melihat persoalan tenaga kerja asing untuk guru atau dosen di bidang keagamaan sebagai pihak yang menyebarluaskan faham ekstrimikalitas, radikalisme atau terorisme.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI memberlakukan revisi peraturan menteri ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 40 Tahun 2012. Usai merevisi peremnaker itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri, menyampaikan, tenaga kerja asing (TKA) sebagai guru-guru agama apa pun tidak diperbolehkan lagi masuk di Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Menaker Hanif: Banyak Pelanggaran Soal Tenaga Kerja di Perusahaan Pulogadung

Jakarta, Aktual.co — Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan-perusahaan yang berada Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, untuk mengecek secara langsung tingkat kesejahteraan pekerja.
“Kita ingin memastikan perusahaan-perusahaan agar mematuhi dan menerapkan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku serta tidak melakukan pelanggaran yang merugikan pekerja di perusahaannya,” kata Menaker, Rabu (7/1).
Hanif melakukan sidak di dua perusahaan, yaitu PT Hanoman yang bergerak di industri pakaian garmen dengan jumlah pekerja sebanyak 300 orang dan PT Cahaya Mas Cemerlang sebuah perusahaan yang memproduksi mesin pengolah limbah.
Di PT Hanoman, Menaker menemukan banyak masalah ketenagakerjaan yaitu upah masih di bawah UMP, karyawan tidak diikutsertakan dalam jaminan sosial, THR tidak sesuai dengan aturan, cuti juga tidak diberikan, dan K3 yang buruk.
Hanif mengatakan pihaknya akan langsung menindaklanjuti temuan itu dengan pemeriksaan khusus.
“Kita akan terjunkan tim pengawas ketenagakerjaan kita sekaligus akan melakukan pembinaan agar aturan ketenagakerjaan bisa dilaksanakan sesuai dengan aturan,” kata Hanif.
Pengawasan dan pembinaan akan dilakukan oleh petugas pengawas ketenagakerjaan Kemnaker maupun dinas ketenagakerjaan di daerah.
Sementara itu, setelah melakukan dialog langsung dengan para pekerja di perusahaan PT Hanoman tersebut, Menaker langsung menelpon pimpinan manajemen perusahaan.
“Kebetulan tadi direksinya ada di tempat dan dia berkomitmen untuk melakukan perbaikan yang kurang. Kita akan melakukan pemeriksaan khusus dan diberi jangka waktu dua minggu untuk memperbaiki, kalau tidak nanti bakal ada sanksi juga,” kata Hanif.
Seusai sidak di PT Hanoman, Hanif yang didampingi Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI dan Jamsos) serta Plt Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (PPK) Mudji Handaya, kemudian berkeliling di kawasan industri dan langsung masuk ke areal perusahaan PT Cahaya Mas Cemerlang.
Menaker mendatangi para pimpinan perusahaan di ruangannya untuk minta diantarkan melihat kondisi perusahaan secara langsung.
Selanjutnya Menaker mengunjungi lokasi pabrik pengelasan dan menemukan para pekerja yang sedang mengelas tanpa dilengkapi peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seperi helm, kacamata dan sepatu.
Melihat hal tersebut, Menaker mengingatkan pemimpin perusahaan untuk selalu menyediakan dan mewajibkan memakai alat pelindung diri (APD) khusus K3.
Meski tidak banyak, Hanif menyebut masih menemukan adanya pelanggaran di PT Cahaya Mas Cemerlang.
“Di perusahaan ini memang  pelanggarannya tidak terlalu banyak, dari sisi upah sudah sesuai dengan aturan, namun disini yang bermasalah tentang status pekerjanya, yang lain soal K3 yang juga masih harus dibina dan diperbaiki,” kata Hanif.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Basarnas Segera Lakukan Penyelaman di Lokasi Penemuan Ekor AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda F Henry Bambang Soelistyo mengatakan pihaknya akan segera melakukan penyelaman di lokasi ditemukannya ekor pesawat AirAsia QZ8501.
 “Tahapan berikutnya yang harus segera dilakukan setelah ekor pesawat ditemukan adalah penyelaman, kita cari ada korban atau tidak,” kata Marsekal Muda F Henry Bambang Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Rabu (7/1)
Dia menjelaskan, terkait penemuan lokasi ekor pesawat AirAsia QZ8501, hal prioritas bukanlah menentukan bagian tersebut akan diangkat ke permukaan atau tidak.
“Ekor pesawat mau diangkat atau tidak, yang terpenting adalah segera dilakukan penyelaman, terdapat korban atau tidak di bagian yang ditemukan tersebut,” katanya.
Setelah itu, kata dia, bagian ekor pesawat tersebut ditandai.
“Kita punya alat untuk menandai, jadi meskipun ekornya bergerak dari lokasi awal ditemukan, kita tetap bisa tahu keberadaan objek tersebut, tetap bisa kelihatan,” katanya.
Secara teknis, tambah dia, dengan alat tersebut, akan ada signal yang memberikan posisi ekor yg sudah ditandai.
Sehingga kemanapun ekor tersebut bergerak dari posisi sebelumnya karena terbawa arus atau apapun akan tetap bisa ditemukan karena sudah ditandai.
Sebelumnya, dia mengatakan bagian ekor pesawat AirAsia QZ8501 sudah ditemukan.
Dia mengatakan, penemuan ekor pesawat ditemukan di sektor prioritas tambahan kedua.
“Bukan di sektor prioritas satu,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain