14 April 2026
Beranda blog Halaman 39779

Harga BBM Turun, Tarif Angkot di Malang Berbeda-beda

Malang, Aktual.co — Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dari Rp7.600 ke Rp 6.600 per liter, ternyata ditanggapi beragam oleh para pengemudi angkot dalam menentukan tarif.
Beberapa jalur sudah bertekad menurunkan harga tarif, namun beberapa sisanya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.
Adi Purwanto ketua Paguyuban jalur Arjosari – Borobudur – Hamid Rusdi (ABH) mengatakan esok, Selasa (20/1), akan menurunkan tarif angkot menjadi Rp3 ribu untuk umum dan Rp2 ribu untuk pelajar.
“Kami sudah buat edaran siap menurunkan tarif angkot besok, saat ini tarif masih tetap Rp4 ribu,” kata Adi Purwanto, di Malang, Jawa Timur, Senin (19/1).
Langkah ABH menurunkan tarif ternyata tidak diikuti jalur lain, Ketua Paguyuban Arjosari – Dinoyo – Landungsari (ADL) Arifin Sarido mengaku masih menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penurun tarif. 
“Kalau harga bensin turun tentunya kami juga akan menurunkan harga, namun kami masih menunggu keputusan pemerintah,” terang Arifin.
Respon tak sama juga disampaikan oleh Ahmad Qodar ketua paguyuban jalur Landungsari – Gadang (LG), yang menyebut mayoritas pengemudi angkot LG sudah menurunkan tarif sendiri namun masih bervariasi.
“Ada yang menurunkan Rp 3,5 ribu ada juga yang menarik Rp3 ribu dan untuk pelajar Rp2 ribu,” kata Ahmad Qodar.
Diakui, saat ini masih menunggu pembahasan tarif dengan Pemerintah Kota Malang, namun belum ada undangan guna membahas hal itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Pelarangan Motor, Bukti Ketidakmampuan Ahok Kendalikan Kemacetan Jakarta

Jakarta, Aktual.co —Pemberlakuan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 195 tahun 2014 mengenai pelarangan motor di jalan protokol di ibu kota dengan alasan untuk mengurangi kemacetan, dianggap konyol.
Menurut Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, pelarangan justru merupakan bukti  ketidakmampuan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengelola lalu lintas dan transportasi umum Ibukota. 
“Pergub nomor 195 tahun 2014, bukti bahwa Ahok kalap. Karena tidak mampu mengendalikan kemacetan dan mewujudkan transportasi umum yang layak di Jakarta,” ujar Edison, dalam siaran pers yang diterima Aktual.co, Senin (19/1).
Mengapa Edison menilai pelarangan motor adalah konyol?
Karena dari pantauan ITW sejak aturan itu diuji coba 17 Desember 2014 lalu, tidak ada perubahan signifikan di Jalan Thamrin-Medan Merdeka Barat.
“Sejak aturan diuji coba, kita rutin memantau, kita ada videonya. Buktinya, kemacetan tetap terjadi di dua ruas jalan tersebut, khususnya pada jam-jam tertentu,” ungkap dia. 
Pernyataan pejabat Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya yang mengklaim uji coba pelarangan motor telah berhasil mengurangi kemacetan di Thamrin dan Medan Merdeka Barat pun dianggap Edison sebagai pembohongan publik. Karena tidak sesuai dengan faktanya.  
“Itu adalah bohong,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri Rini Ajukan PMN 2015 Sebesar Rp48,01 Triliun

Jakarta, Aktual.co —   Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR RI pada hari ini (19/1) menggelar rapat kerja di Ruang Rapat Komisi VI gedung DPR RI Senayan, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Menteri BUMN Rini Soemarno mengajukan rencana penyertaan modal negara (PMN) untuk tahun 2015, di mana nantinya akan ada 35 BUMN yang mendapatkan dana tersebut.

“Jumlahnya Rp48,01 triliun untuk 35 BUMN,” kata Rini.

Rini mengatakan bahwa PMN ini telah dimasukkan dalam RAPBNP 2015. Hingga pukul 13.00 WIB rapat masih ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 WIB.

Berikut daftar perusahaa pelat merah yang mendapatkan PMN:

1. PT Angkasa Pura II senilai Rp2 triliun
2. PT ASDP senilai Rp1 triliun
3. PT Pelni senilai Rp500 miliar
4. PT Djakarta Lloyd senilai Rp350 miliar
5. PT Hutama Karya senilai Rp3,6 triliun
6. Perum Perumnas senilai Rp2 triliun
7. PT Waskita Karya senilai Rp3,5 triliun
8. PT Adhi Karya senilai Rp1,4 triliun
9. PT Perkebunan Nusantara III senilai Rp3,15 triliun
10. PT Perkebunan Nusantara VII Rp17,5 miliar
11. PT Perkebunan Nusantara IX senilai Rp100 miliar
12. PT Perkebunan Nusantara X senilai Rp97,5 miliar
13. PT Perkebunan Nusantara XI senilai Rp65 miliar
14. PT Perkebunan Nusatara XII senilai Rp70 miliar
15. PT Permodalan Nasional Madani senilai Rp1 triliun
16. PT Garam senilai Rp300 miliar
17. PT Rajawali Nusantara Indonesia senilai Rp280 miliar
18. Perum Bulog senilai Rp3 triliun
19. Pertani senilai Rp470 miliar
20. PT Sang Hyang Seri senilai Rp400 miliar
21. PT Perikanan Nusantara Rp200 miliar
22. Perum Perikanan Indonesia Rp300 miliar
23. PT Dirgantara Indonesia senilai Rp400 miliar
24. PT Dok Perkapalan Surabaya senilai Rp200 miliar
25. PT Industri Kapal Indonesia senilai Rp200 miliar
26. PT Aneka Tambang senilai Rp7 triliun
27. PT Pindad senilai Rp700 miliar
28. PT Kereta Api Indonesia senilai Rp2,75 triliun
29. PT Dok Kerja Bahari senilai Rp900 miliar
30. PT Perusahaan Pengelola Aset senilai Rp2 triliun
31. PT Pengembangan Pariwisata senilai Rp250 miliar
32. PT Bank Mandiri senilai Rp5,6 triliun
33. PT Pelindo IV senilai Rp2 triliun
34. PT Krakatau Steel senilai Rp956 miliar
35. PT Bahana PUI senilai Rp250 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Dicecar DPR Terkait Gedung BUMN, Rini: Bukan Dijual, Tapi Disewakan

Jakarta, Aktual.co — Menteri BUMN Rini Soemarno dicecar oleh DPR RI terkait rencananya yang ingin menjual gedung Kementerian BUMN, dalam rapat kerja di gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (19/1).

Kritikan keras tersebut dilontarkan oleh Anggota Komisi VI Nasril Bahar yang meminta izin kepada pimpinan sidang untuk menanyakan wacana penjualan Gedung KBUMN itu.

“Kami meja legislatif ingin minta klarifikasi terhadap statement Bu Menteri bulan lalu, yakni keinginan Menteri BUMN untuk jual aset gedung. Tentu ini bahan pemikiran,” kata Nasril.

Menanggapi hal itu, Rini pun membantah bahwa pihaknya tidak pernah berencana menjual gedung yang berletak di jalan Medan Merdeka Selatan itu. Ia berdalih, justru Gedung BUMN hanya akan disewakan kepada Kementerian atau Lembaga atau BUMN.

“Kami hanya ingin agar Kementerian BUMN memperoleh tambahan pendapatan untuk membiayai perawatan dan operasional gedung,” kata Rini.

Selama ini, lanjutnya, beban operasional perawatan Gedung Kementerian sangat tinggi, karena sistem kelistrikan yang lama serta jumlah karyawan BUMN yang tidak begitu banyak sehingga banyak ruang di BUMN yang kosong.

“Perlu diperjelas kalau ada kesepalahpahaman. Letak Gedung Kementerian BUMN itu ada di ring 1, itu nggak bisa dijual ke swasta atau mana pun. Tujuannya kami punya 22 lantai yang seluruh karyawan BUMN total 260 orang sehingga sangat tidak efisien,” ujarnya.

Tak puas mendengar penjelasan Rini, Wakil Ketua Komisi VI Azam Azman Natawijaya justru menyebut bahwa penjelasan Rini dengan apa yang pertama kali dilontarkan.

“Apa yang sampaikan sekarang dan dulu berbeda,” tegas Azam.

Sebelumnya, dalam rangka penghematan dan efisiensi anggaran, Rini bersama para jajaran eselon I kementeriannya berencana menjual gedung Kementerian BUMN. Pasalnya, gedung kantor yang berada di Jl.Medan Merdeka Selatan 13 Gambir, Jakarta Pusat itu dinilai tidak efisien dan terlalu besar.

“Alasannya untuk mengatasi operasional cost. Bagi kami yang seluruh karyawannya hanya berjumlah sekitar 250 orang terlalu berat untuk mengisi gedung besar yang memiliki 21 lantai ini,” kata Rini saat bincang-bincang bersama wartawan di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (15/12).

Maka dari itu, Rini ingin Kementeriannya pindah ke kantor yang lebih kecil atau bahkan menumpang ke kantor perusahaan plat merah yang sekiranya memungkinkan, agar bisa menghemat.

“Selain itu, di gedung yang saat ini kan AC-nya central, jadi jika kita ingin kerja di malam hari atau di hari libur maka AC satu gedung harus dihidupkan. Tidak bisa hanya AC diruangan yang dipakai saja, itu kan boros,” jelas Rini.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Serangan ‘Zionis’ Israel yang Terjadi di Suriah adalah Agresi Besar!

Jakarta, Aktual.co — Anak dari komandan kelompok Syiah Lebanon Hizbullah diduga telah meninggal dunia dalam serangan hilikopter Israel di provinsi Suriah Quneitra.

Hizbullah mengatakan sebuah helikopter Israel menembakkan rudal, Minggu (18/1) kemarin dalam konvoi  mobil Jihad Mughniyeh di Quneitra, dekat perbatasan yang diduduki Israel Golan Heights.

Serangan itu menyasar konvoi yang membawa Jihad Moughniyah dan komandan Mohamad Issa, yang dikenal sebagai Abu Issa, di provinsi Quneitra, yang berdekatan dengan Dataran Tinggi Golan yang dikuasai oleh Israel, menewaskan enam anggota Hizbullah.

Ini terjadi hanya beberapa hari setelah pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan serangan Israel yang sering terjadi di Suriah adalah agresi besar, bahwa kelompok itu lebih kuat dari sebelumnya dan bahwa Suriah dan sekutunya memiliki hak untuk merespon.

Muslim Syiah Hizbullah yang berbasis di Lebanon, didukung oleh Iran dan terlibat perang 34 hari dengan Israel pada 2006 lalu, telah berjuang bersama pasukan Presiden Suriah Bashar Al-Assad dalam perang sipil di Suriah sejak 2011.

Beberapa pasukan Garda Revolusi Iran juga telah tewas dalam serangan itu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Televisi Iran mengatakan identitas para “martir” tersebut tidak bisa dikonfirmasi.

Saluran berita Al-Manar yang dikelola oleh Hizbullah mengatakan serangan Israel tersebut berarti “musuh sudah gila karena kemampuan Hizbullah yang terus tumbuh dan bisa menyebabkan Timur Tengah dipertaruhkan”.

Militer Israel menolak berkomentar, tetapi sumber keamanan Israel mengkonfirmasi bahwa militer Israel telah melakukan serangan itu. Sebelumnya, bahwa sejumlah pejuang tewas ketika mereka memeriksa daerah di Quneitra ketika konvoi mereka diserang rudal Israel.

Quneitra telah menjadi lokasi pertempuran sengit antara pasukan yang setia kepada Assad dan pemberontak termasuk mereka yang terkait dengan al-Qaeda. Televisi pemerintah Suriah mengatakan enam orang tewas dalam serangan itu dan seorang anak terluka, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Israel telah menyerang Suriah beberapa kali sejak awal perang, sebagian besar menghancurkan persenjataan seperti rudal yang menurut pejabat Israel ditujukan untuk Hizbullah, musuh lama Israel di negara tetangga Libanon.

Suriah mengatakan bulan lalu bahwa jet-jet Israel membom daerah dekat bandara internasional Damaskus dan di kota Dimas, dekat perbatasan dengan Lebanon.

Nasrallah mengatakan pada Kamis lalu, bahwa “serangan yang sering terjadi di Suriah adalah pelanggaran besar. Kami menganggap (orang-orang) musuh (menjadi) poros perlawanan.”

“(Pembalasan) adalah masalah terbuka,” katanya lagi.

Iran, Suriah, Hizbullah  dan beberapa faksi di Palestina,menganggap diri mereka “poros perlawanan” terhadap Israel.

Serangan Israel terjadi beberapa hari setelah Hassan Nasrallah bersumpah dalam wawancara diperpanjang terhadap Israel membuat setiap langkah bodoh terhadap Lebanon dan Suriah.

“Dia berjanji gerakan itu akan membalas terhadap setiap serangan Israel di Suriah dan Lebanon, menambahkan bahwa rudal partai dapat menekan setiap daerah di Israel. Sementara Jihad Mughniyeh bukan anggota tingkat atas dalam gerakan, kematiannya ini penting karena dia adalah putra dari komandan Hizbullah Imad Mughniyeh, yang dibunuh di Damaskus pada bulan Februari 2008. ”

“Ini adalah ketujuh kalinya Israel telah menyerang sasaran dekat dengan perbatasan sejak perang di Suriah dimulai.”

Sebuah pernyataan di televisi Hizbullah, Al Manar mengatakan para pejuang tewas dalam misi pengintaian di lapangan Mazraat Amal, sebuah desa di Quneitra. Insiden itu terjadi tiga hari setelah Hassan Nasrallah.

Pemimpin Hizbullah menganggap serangan Israel sering terjadi di Suriah sebagai agresi besar, dan bahwa Suriah dan sekutunya memiliki hak untuk menjawab. Nabil Boumonsef, seorang kolumnis di surat kabar Lebanon An-Nahar, mengatakan dia yakin serangan itu merupakan respon langsung terhadap pidato Nasrallah dan dapat menyebabkan serangan balasan.

“Membunuh anak Moughniyah berbahaya. Saya tidak berpikir bahwa kelompok bisa diam sekarang, sekarang bahwa ayah dan anak tersebut dibunuh. Saya berharap bahwa dia akan melakukan sesuatu,” jelasnya menutup pembicaraan.  (Laporan: Wisnu Yusep).

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora Mengaku Miliki Kebijakan Baru

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengaku memiliki beberapa kebijakan baru. Ini terkait dengan peningkatan prestasi olahraga Indonesia.

Diungkapkan menteri yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, dirinya ingin kebijakan tersebut, bisa mendapatkan perhatian terkait peralatan atlet dengan adanya perbaikan yang signifikan.

“Semoga kekurangan tahun sebelumnya tidak terulang kembali, ini harus ada terobosan baru sehingga tidak lagi fokus kepada satu pemenang tender tetapi dipecah-pecah sehingga kita bisa melakukan percepatan,” ujarnya ketika melakukan kunjungan ke pelatnas cabor Panahan, Softball, Tenis dan Renang di Senayan, Jakarta, Senin (19/1).

“Ini adalah cara kami untuk memastikan agar pelatnas kita berjalan dengan baik, atlet kita termotivasi, sarana dan prasarana bisa kita pastikan ada kesiapan yang ujungnya untuk persiapan SEA Games 2015 di Singapura dan untuk persiapan Asian Games sejak saat ini,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain