4 April 2026
Beranda blog Halaman 39835

Peta Baru Pecahkan Misteri ‘Molekul Misterius’ di Galaksi Bimasakti

Jakarta, Aktual.co — Para ilmuwan selangkah lebih maju dalam memecahkan misteri kosmik, yang sebelumnya Astronom kebingungan dalam menjawabnya, selama hampir satu abad.

Peristiwa itu dimulai pada 1922 silam, ketika Astronom Amerika Serikat, Mary Lea Heger melihat panjang gelombang khusus yang secara konsisten hadir dalam cahaya yang dipancarkan oleh sistem bintang ‘biner’ dalam konstelasi Orion dan Scorpion. Sejak saat itu, para ilmuwan mengidentifikasi banyaknya kasus seperti ini, “diffuse interstellar bands.”

Penelitian selanjutnya menunjukkan, tentang ‘sesuatu’ di ruang antar waktu yang menyerap panjang gelombang yang hilang, sebelum mereka mencapai Bumi. Bukti tersebut menunjukkan berbagai molekul kompleks yang tersebar di Galaksi Bima Sakti, meskipun para Astronom sudah mampu menentukan dengan tepat apa sebenarnya gelombang tersebut.

Sekarang, dua tim ilmuwan dari Johns Hopkins University dari Baltimore mampu menciptakan sebuah peta yang menunjukkan dimana molekul misterius itu berada dalam Galaksi kita.

Para peneliti berharap peta ini, dibuat dengan bantuan teknik pengolahan data terbaru- yang bertujuan memungkinkan dalam menganalisis komposisi dan sifat-sifat molekul.

“Untuk pertama kalinya, kita bisa melihat bagaimana molekul-molekul misterius bergerak di sekitar galaksi,” urai Dr. Gail Zasowski, seorang peneliti pasca Doktoral di salah satu Universitas dan merupakan Astronom di balik penelitian terbaru tersebut, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulisnya.

“Ini sangat berguna dan membawa hubungan baru antara molekul-molekul dengan dinamika Bima Sakti.”

Dalam penelitian ini, tim yang dipimpin oleh Zasowki menganalisis data inframerah dari lebih dari 60.000 bintang di bagian terpadat Galaksi kita. Tim lain, yang dipimpin oleh Mahasiswa Pascasarjana Ting-Wen Lan, melihat cahaya dari lebih setengah juta Bintang, Galaksi, dan sebagainya.

“Era ‘Big Data’ dalam astronomi memungkinkan kita untuk melihat Alam Semesta dengan cara baru,” ujar Dr. Brice Ménard, Profesor fisika dan astronomi di universitas dan anggota dari tim kedua, mengatakan dalam pernyataannya.

“Ada begitu banyak dalam mengeksplorasi dengan ini, data terkumpul cukup besar. Ini hanya awal. ”

Peta ini diluncurkan secara resmi di kota Seattle, Amerika Serikat, pekan lalu pada pertemuan 225 anggota dari American Astronomical Society.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketua Umum dari KIH tidak akan Ada yang Menjadi Wantimpres

Jakarta, Aktual.co —Para ketua umum partai politik mengunjungi Ketua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/1). Dalam pembicaraan di rumah Megawati itu, sejumlah ketum partai politik menyatakan tak akan menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Mereka yang adalah Megawati sendiri selaku tuan rumah, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketum Partai Hanura Wiranto, dan Ketum PPP versi Munas Surabaya Romahurmuziy (Romi). “Kami pastikan Ibu Mega, Pak Wiranto, Pak Surya Paloh, Pak Muhaimin, dan Pak Romi, tidak masuk struktur Wantimpres itu,” kata Sekjen (Plt) PDIP Hasto Kristiyanto di lokasi.

Tak jelas, siapa yang bakal menjadi anggota Wantimpres itu. Namun yang pasti, Presiden Joko Widodo harus segera mengumumkan nama-nama Wantimpres-nya. “Sepenuhnya itu hak presiden. Yang jelas, sesuai batasan waktu harus diumumkan 20 Januari ini,” kata Hasto.

Lantas, Surya Paloh meninggalkan lokasi pada pukul 21.35 WIB. Lokasi rumah nampak dijaga ketat. Sehingga tak memungkinkan untuk menanyai Paloh secara langsung. Sebelumnya, siang hari, Wiranto dan Muhaimin juga telah menemui Megawati.

Fraksi PDI-P: Pembahasan Perppu Pilkada Diharapkan Dilaksanakan Singkat

Jakarta, Aktual.co —Fraksi PDI Perjuangan di DPR meminta pembahasan Perppu No 1/2014 tentang Gubernur, Wali Kota, dan Bupati diselesaikan dalam waktu singkat. Demikian juga dengan Perppu No 2/2014 atas perubahan terhadap UU No 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, kata anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI-P Arif Wibowo di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).

“Fraksi PDI-P mengusulkan pembahasan Perppu Pilkada berlangsung dalam waktu singkat mengingat DPR hanya diberi kewenangan setuju atau tidak terhadap Perppu,” katanya. Dia menambahkan jadwal usulan Fraksi PDI-P dalam pembahasan kedua perppu tersebut diawali dengan meminta pandangan fraksi terhadap pemerintah, lalu pengesahan di tingkat I (Komisi II DPR), kemudian langsung dibawa dalam Rapat Paripurna DPR.

Dia berharap hal tersebut dapat berlangsung hanya dalam waktu satu pekan dan mendapat respon positif dari pimpinan Komisi II DPR RI. “Fraksi PDI-P pun berharap usulan itu mendapat respon positif dari pemimpin Komisi II DPR,” ujarnya.

Menurut dia, Fraksi PDI-P menilai penerbitan kedua Perppu diakhir masa jabatan Susilo Bambang Yudhoyono telah memenuhi syarat. Hal itu menurut dia dilakukan melalui penilaian objektif agar menjamin pemilihan Kepala Daerah berlangsung dengan demokratis seperti yang diamanatkan Pasal 18 ayat 4 UUD 1945.

“Demi menghormati demokrasi perlu dilakukan pilkada secara langsung dengan melakukan sejumlah perbaikan mendasar terutama pilkada melalui DPRD telah mendapat penolakan dari masyarakat luas,” katanya.

Menurut Arif, selain melakukan penilaian secara objektif, Fraksi PDI-P juga telah melakukan penilaian ada unsur kegentingan dalam kurun waktu 2015 yaitu ada 204 kepala daerah yang masa jabatannya berakhir. Hal itu ujar dia menegaskan bahwa pilkada di tahun 2015 membutuhkan payung hukum. “Dalam berbagai pengalaman, pilkada memerlukan berbagai perencanaan matang, minimal dalam waktu 10 bulan,” katanya.

Fraksi PDI-P yakin telah ada persiapan matang, yakni sejak bulan Oktober 2014, waktu ketika kedua perppu itu diterbitkan. Dalam Rapat Kerja itu dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly.

Artikel ini ditulis oleh:

RDP Soal Perppu Diskors

Jakarta, Aktual.co — Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang pembahasan Perppu nomor 1/2014 tentang Pilkada dan Perppu nomor 2/2014 tentang Pemda, bersama dengan pemerintah diskors. Dan digelar kembali pada Jumat (16/1) pukul 14.00 WIB.
Demikian disampai Ketua Komisi II DPR RI, Rambe Kamarulzaman, saat memimpin RDP, di ruang komisi II DPR RI, Jakarta, Kamis (15/1).
“Mohon izin karena sudah pukul 22.30 WIB sidang kita skors dan dilanjutkan besok pukul 14,00 di tempat yang sama,” kata Ketua Komisi III Rambe Kamarulzaman yang memimpin RDP kali ini.
Dalam RDP itu, setidaknya sembilan fraksi sudah memberikan pandangan. Semuanya meminta untuk melanjutkan pembahasan Perppu ini untuk menjadi Undang-undang.
Hanya Fraksi Gerindra yang belum menyatakan pandangannya. Fraksi ini meminta waktu untuk memberikan pandangannya besok.
“Jadi sidang besok juga akan mendengarkan pandangan dari Fraksi Gerindra,” pungkas Rambe

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Andy Abdul Hamid

Hari Ini Pemerintah Berencana Turunkan Lagi Harga BBM

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil, berjanji pihaknya`akan memberikan berita gembira kepada masyarakat Indonesia. Berita baik itu terkait dengan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Besok (Jumat, 16/1) ada berita yang baik,” ujar Sofyan di Jakarta, Kamis (15/1).

Diungkapkan Sofyan, rencana itu berdasarkan perkembangan harga minyak dunia saat ini sebagai acuannya.

Oleh sebab itu, kata Menteri Sofyan, pemerintah sedang menyiapkan dasar hukum dan kajiannya.

Sofyan meyakini, pemerintah pada Jumat ini, akan menurunkan kembali harga BBM jenis premium dan solar. Namun, Sofyan belum mengetahui berapa besar penurunannya.

“Masih dikaji oleh pemerintah, sehingga perhitungannya benar-benar mencerminkan harga keekonomian saat ini,” tegasnya.

Sofyan mengungkapkan, berdasarkan kajian harga minyak dunia hingga hari Kamis, harga dasar premium yang ditetapkan pemerintah ada di kisaran Rp6.500 per liter.

Artikel ini ditulis oleh:

Komisi X Hujani PSSI Kritik Terkait Prestasi Timnas

Jakarta, Aktual.co — PSSI dihujani kritik saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi X DPR RI, Kamis (15/1). Beberapa masalah seperti prestasi Timnas dan ‘sepakbola gajah’ jadi sorotan utama.

Dikatakan salah satu anggota Komis X, Anas Thahir, bahwa sebagai masyarakat pecinta sepakbola, dirinya merasa frustasi dengan prestasi sepakbola Tanah Air.

“Pertandingan PSSI bukan di lapangan. Energi habis bukan di lapangan, tapi di internal PSSI sendiri,” sesal Anas di ruang rapat Komisi X, DPR RI, Jakarta.

Bukan hanya Anas, anggota Komisi X lainnya yang berasal dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Elviana, juga mengkritisi PSSI. Namun, dia lebih menyoroti permasalahan ‘sepakbola gajah’.

Kata dia, sanksi yang telah diberikan oleh Komisi Displin (Komdis) PSSI kepada para pemain yang mempraktekkan skandal sepakbola itu, tidak akan memangkas oknum pengaturan pertandingan sepakbola di Indonesia.

“Ibaratnya Komdis sedang tebang pohon. Pelaku ‘sepakbola gajah’ yang disanksi jadi pucuk pohon. Jadi, Komdis hanya tebang bukan akarnya, tapi pucuknya,” papar Elviana.

Elviana juga sempat memaparkan beberapa temuan dari Komisi X. Salah satu anggota mengatakan bahwa, ada calo pemain pada kompetisis PSSI di provinsi.

“Calo pemain sampai melanda kompetisi di provinsi. Hal itu semakin jauh dengan prestasi,” sesalnya.

Seperti diketahui, kinerja PSSI tengah menjadi sorotan masyarakat pecinta olahraga khususnya sepakbola. Hal itu mulai memuncak setelah kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2014.

Bukan hanya itu, yang paling memalukan adalah kejadian ‘sepakbola gajah’. Peristiwa itu menjadi mendunia dan sempat menyedot perhatian Konfederasi Sepakbola Internasional (FIFA).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain