1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39876

Investasi Baru di Batam Capai USD284,9 Juta

Jakarta, Aktual.co —  Badan Pengusahaan (BP) Batam menyatakan selama 2014 nilai investasi baru dan perluasan usaha perusahaan asing di Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Bebas Batam, Kepulauan Riau, mencapai 286,9 juta dolar Amerika.

“Nilai investasi dari perusahan baru yang beroperasi di Batam sepanjang 2014 mencapai 156,5 juta dolar AS. Sementara dari perluasan perusahaan yang sudah beroperasi di Batam mencapai 128,4 juta dolar AS,” kata Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Sabtu (3/1).

Ia mengatakan, jumlah perusahaan yang mulai beroperasi pada 2014 mencapai 53 usaha, sementara 18 perusahaan asing dan gabungan dengan Indonesia melakukan perluasan usaha.

“Untuk yang investasi baru didominasi sektor perdagangan dan jasa dengan 29 perusahaan. Sementara perluasan didominasi perusahaan manufaktur dengan 9 usaha,” kata dia.

Usaha lain yang direalisasikan pada 2014 adalah industri manufaktur 17 perusahaan, perkapalan 8 perusahaan dan properti satu perusahaan.

Negara yang menanamkan investasinya antara lain Singapura, Australia, Malaysia, India, Tiongkok, British Virgin Island, Amerika, Inggris, Myanmar, Selandia Baru, Taiwan, Amerika Serikat, Belanda dan Kanada.

Berdasarkan data BP Batam, pada 2013 tercatat realisasi investasi mencapai 155,2 juta dolar AS dari 47 perusahaan baru. Pada 2012 sebesar 98,8 juta dolar AS, 2011 sebesar 106 juta dolar AS, 2010 sebesar 79,6 juta dolar AS dan 2009 sebesar 196,8 juta dolar AS.

Untuk ekspansi selain bidang manufaktur juga ada sektor perdagangan sebanyak 8 usaha dan perkapalan 1 usaha.

Industri-industri tersebut, kata dia, berasal dari Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Indonesia, Jepang, Perancis dan Belanda.

“Data tersebut menunjukkan Batam tetap tumbuh dan diminati oleh investor asing sebagai wilayah untuk membangun usaha,” kata Djoko.

Selain yang sudah direalisasikan, kata dia, sepanjang 2014 juga terdapat sebanyak 127 perusahaan asing dan gabungan tertarik untuk menanamkan modal di Batam dengan nilai 371 juta dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Elpiji 12 Kg Naik, Pengamat: Itu Wewenang Pertamina sebagai Badan Usaha

Jakarta, Aktual.co — Pengamat energi Komaidi Notonegoro meminta pemerintah dan juga PT Pertamina (Persero) mengantisipasi migrasi pengguna elpiji ke tabung 3 kg pascakenaikan harga elpiji nonsubsidi 12 kg.

“Kenaikan harga elpiji memang wewenang Pertamina sebagai badan usaha. Namun, pemerintah dan juga Pertamina mesti melakukan pengawasan lebih ketat agar tidak terjadi migrasi 12 kg ke 3 kg,” katanya di Jakarta, Sabtu (3/1).

Menurut Wakil Direktur Eksekutif ReforMiner Institute itu, migrasi pengguna 12 kg ke 3 kg, selain salah sasaran juga meningkatkan subsidi 3 kg.

Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Liquified Petroleum Gas, elpiji 3 kg hanya untuk rumah tangga dengan belanja maksimal Rp1,5 juta/bulan dan usaha mikro dengan omset maksimal Rp50 juta/bulan.

Komaidi juga meminta Pertamina memaksimalkan sistem monitoring penyaluran elpiji 3 kg (simol3k) untuk mencegah migrasi dari 12 ke 3 kg akibat kenaikan harga 12 kg.

Sistem tersebut diyakini mampu memantau penyaluran elpiji 3 kg bersubsidi hingga ke level pangkalan.

Untuk diketahui, Pertamina secara resmi menaikkan harga elpiji 12 kg sebesar Rp18.000 per tabung atau Rp1.500 per kg mulai 2 Januari 2015. Dengan kenaikan tersebut, harga elpiji tabung 12 kg di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang sebelumnya sekitar Rp120.000 naik menjadi Rp140.000 per tabung.

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang mengatakan, kenaikan tersebut merupakan upaya menekan kerugian bisnis elpiji tersebut. Dengan kenaikan tersebut, harga elpiji 12 kg sudah mencapai keekonomiannya.

Pada 2014, Pertamina menghitung merugi sekitar Rp5 triliun dari penjualan elpiji 12 kg.

Selanjutnya, Pertamina berencana mengevaluasi harga elpiji secara berkala setiap tiga bulan sekali dengan memperhatikan indikator pasar seperti harga kontrak (contract price) Aramco.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

BNPB: Tinggi Letusan Sinabung Capai 3 Km

Jakarta, Aktual.co —  Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara, Sabtu, 3 Januari 2015 pukul 08:33-09:19 WIB meletus lagi disertai semburan awan panas hingga 4 kilometer ke arah selatan.

“Namun letusan dengan tinggi kolom mencapai 3 km itu tidak membuat warga panik.Tidak ada tambahan pengungsi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran persnya, Sabtu (3/1).

Meski letusan pada Sabtu pagi itu jauh lebih besar dari biasanya yang dewasa ini sudah hampir terjadi setiap hari, tetapi tampaknya tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

“Mungkin warga sudah terbiasa dengan letusan yang terjadi sejak September 2013,” katanya.

Berdasarkan laporan PVMBG, pada Sabtu siang tercatat 24 kali awan panas guguran dari puncak ke arah selatan sejauh 2-4 km dan tinggi abu 500-3.000 meter. Terjadi 56 kali guguran dan tremor menerus.

Hujan abu terjadi di beberapa desa seperti Desa Payung, Tiganderket, Selandi, Juhar dan Laubaleng. Hujan abu itu akibat hembusan angin yang membawa abu itu. Status Sinabung tetap Siaga. Tidak ada tambahan pengungsi.

Jumlah pengungsi Sinabung berjumlah 2.443 jiwa (795 KK) yang berada di tujuh titik pengungsian.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengamat: PTM-ISC dan Petral-PES Hanya Bertukar Peran

Jakarta, Aktual.co — Salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla adalah memberantas mafia migas. Atas alasan tersebut, dua bulan pasca pelantikan Jokowi-JK membentuk Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) yang dikoordinir oleh ekonom Faisal Basri. Dalam berbagai pernyataan Tim RTKM tegas menyatakan akan mengurangi peran Petral yang selama ini dicurigai sebagai area penampungan mafia migas.

Indonesia Energy Watch menilai rekomendasi Tim RTKM terkait eksistensi Petral yaitu pengalihan peran impor crude oli dan BBM dari Pertamina Energy Trading Limited (PETRAL) ke Integrated Supply Chain (ISC) perlu dianalisis secara komprehensif.

“Pertama, pengalihan kewenangan dari Petral ke ISC bukan sesuatu yang lumrah tapi sebuah isyarat bahwa penilalian publik terhadap Petral yang menjadi basis bermain mafia migas itu terkonfirmasi dengan sendirinya,” ujar Koordinator Indonesia Energy Watch, Syarief Rahman Wenno dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/1).

Kedua, lanjutnya, pemangkasan kewenangan Petral dan tidak jadinya dibubarkan Petral bukanlah cara untuk memutus mata rantai mafia migas karena pasti ISC dalam melakukan tender impor minyak masih tergantung terhadap Petral.

“Ketiga, PTM-ISC dan Petral-PES hanya bertukar peran,” tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan sebelum Pertamina dipimpin oleh Karen Agustiawan, ISC mengendalikan kewenangan sebagai Kebijakan pengadaan minyak dan sebagainya di zaman Sudirman Said langsung berada di bawah kendali Dirut Pertamina. ISC ini yang menentukan pembiayaan dan sebagainya. Petral hanya menjadi pelaksana. ISC dibekukan setelah Karen Agustiawan menjadi Direktur Utama Pertamina. Setelah itu kewenangan penuh ada pada Petral.

“Olehnya itu, Petral dan ISC harus dibekukan karena fungsinya hanya memperpanjang jalur distribusi sehingga impor BBM dan crude oli menjadi lebih mahal,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Gubernur Aher Tetapkan UMK Sukabumi Rp1.645.000

Jakarta, Aktual.co —   Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan telah menetapkan Upah Minimum Kota Sukabumi pada 2015 naik sebesar 4,6 persen dari Rp1.572.000 menjadi Rp1.645.000.

“Dengan ditetapkannya UMK ini seluruh perusahaan wajib menjalani peraturan tentang upah minimum ini,” kata Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Sukabumi, Deden Solehudin kepada Antara di Sukabumi, Sabtu (3/1).

Menurutnya, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang hasil koreksi dan penetapan UMK oleh Gubernur Jabar tersebut, kepada pengusaha dan buruh, dan sejauh ini mereka tidak ada yang keberatan. Namun demikian, hasil koreksi dan penetapan UMK dari tingkat provinsi tersebut diharapkan dipatuhi dan ditaati serta dilaksanakan oleh seluruh perusahaan yang ada.

Diharapkannya juga dengan naiknya angka upah di Kota Sukabumi ini bisa meningkatkan kesejahteraan khususnya kaum buruh. Dan kepada perusahaan wajib melaksanakannya, tidak melanggarnya. Jika ditemukan pelanggaran maka pihaknya tidak segan akan menindak tegas oknum pengusaha itu.

“Hingga saat ini tidak ada satu perusahaan pun yang mengajukan penangguhan, sehingga dengan kata lain seluruh perusahaan menerima kenaikan upah ini,” tambahnya.

Sementara Ketua Serikat Pekerja Nasional Kota Sukabumi, Andri Sumarna mengatakan penetapan UMK berlaku mulai 1 Januari 2015, persentase kenaikannya merupakan yang tertinggi di Jawa Barat. Untuk itu, pihaknya beserta jajaran menyambut positif karena lebih tinggi dari nilai kebutuhan hidup layak yakni sebesar Rp1.522.000.

“Adapun yang melandasi adanya revisi saat penetapan UMK ini adalah adanya kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

WHO: Jumlah Korban Tewas Virus Ebola Capai 7.989

Jakarta, Aktual.co — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa jumlah orang tewas akibat virus Ebola mencapai 7.989. Sebanyak 20.381 kasus Ebola (EVD) telah dilaporkan. Data itu merujuk ke berbagai tempat seperti Guinea, Liberia dan Sierra Leone.

Statistik menunjukkan jumlah maksimum kematian terkait-Ebola dan kasus telah terdaftar di Liberia sebanyak 3.423 kematian kumulatif dan 8.018 kasus kumulatif.

Virus Ebola Liberia diikuti oleh Sierra Leone (2,827 kematian dan 9.633 kasus) dan Guinea (masing-masing 1.739 dan 2.730).

Kasus terpisah juga terdaftar di Mali, Nigeria, Senegal, Spanyol, Inggris dan Amerika Serikat.

Ebola merupakan virus penyakit yang sebelumnya dikenal sebagai demam berdarah Ebola. Menurut WHO, Virus Ebola adalah penyakit yang menimbulkan efek parah pada manusia, sering menyebabkan kematian.

Virus ini ditularkan kepada manusia dari hewan liar. Virus apat ditularkan dari manusia ke manusia. Rata-rata angka kasus kematian EVD sekitar 50 persen.

Wabah pertama EVD terjadi di desa-desa terpencil Afrika Tengah, dekat hutan hujan tropis. Namun, daerah perkotaan dan pedesaan utama telah terlibat dalam wabah terbaru di Afrika Barat.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain