3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39907

Kadishub Baru Jakarta Ditantang Berantas Parkir Liar

Jakarta, Aktual.co — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta (Kadishub), Sunardi Sinaga ditantang oleh Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA), Azas Tigor Nainggolan untuk bersihkan Jakarta dari parkir liar dan angkutan umum yang mangkal sembarangan.
Dikatakan Azas Tigor jika benar-benar ingin membebaskan ibukota dari kemacetan, Kadishub harus menerima tantangan yang dia berikan.
“Saya beri waktu 3-6 bulan. Batas itu juga sama diberikan oleh Ahok untuk pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang baru,” ujar Tigor di Jakarta, Jumat (2/1).
Menurutnya, kedua masalah tersebut merupakan peyebab utama kemacetan di Jakarta. Azas Tigor menghimbau kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahya Purnama agar menindak tegas Sinaga jika tidak bisa menyelesaikan permasalahan tersebut.
“Sinaga itu mantan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpakiran Jakarta. Kalau tidak mampu, saya usul kedua pejabat baru itu disuruh belajar dulu tentang pola pelayanan transportasi yang bersih dan konsisten,” tegas Azas Tigor.
Sunardi Sinaga merupakan pejabat pengganti Benjamin Bukit sebagi Kadishub DKI Jakarta. Sinaga sendiri baru dilantik pada Jumat (2/1) pagi WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

BBM Turun, Biaya Operasional Angkot Tetap Tinggi

Malang, Aktual.co — Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium tidak serta merta tarif angkot di Kota Malang ikut turun. 
Hal ini dikarenakan biaya operasional seperti harga oli, spare part dan sebagainya masih sangat tinggi pasca naiknya harga BBM beberapa waktu lalu. Penurunan harga bensin sebesar Rp900 tak berpengaruh sugnifikan bagi ongkos operasional bagi angkot.
“Bensin kan turun hanya Rp 900, sedangkan biaya operasional masih tinggi jadi para supir angkot masih tidak turunkan tarif,” kata Sekretaris Organda Kota Malang, Purwoko Cokro Darsono, di Malang, Jawa Timur, Jumat (2/1).
Pria yang akrab disapa Ipung ini menambahkan, harga minyak dunia yang tidak stabil juga menjadi alasan kenapa para supir angkot enggan menurunkan harga tarif.
“Kami dengar-dengar harga minyak ini akan naik turun, sehingga kalau kami turunkan dan harga BBM naik lagi nanti akan membingungkan,” kata dia.
Pemerintah Kota Malang belum membuat Peraturan Wali Kota (Perwal) baru untuk tarif harga angkot, sehingga tarif yang berlaku dilapangan saat ini sifatnya masih insidentil.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Wahyu Setiyanto mengatakan akan melakukan koordinasi dengan para supir angkot terkait penurunan harga BBM ini.
Diketahui, harga tarif angkot di Kota Malang bagi masyarakat umum Rp4000, sedangkan bagi para siswa Rp2500.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Gabah dan Beras Penggilingan Tertinggi Selama 2014

Jakarta, Aktual.co —Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa harga gabah dan beras penggilingan tertinggi selama tahun 2014.

Harga gabah kering panen di petani sebesar Rp4.910,51 per kg, naik 8,28 persen. Sedangkan harga beras medium di penggilingan sebesar Rp8.999,57 per kg, naik 7,40 persen dibandingkan bulan lalu.

“Survei monitoring harga produsen gabah selama Desember 2014 dilakukan terhadap 1.034 observasi transaksi penjualan gabah di 18 provinsi terpilih,” ujar Kepala BPS, Suryamin di kantor BPS Jakarta, Jumat (2/1).

Lebih lanjut dikatakan dia, harga tertinggi di tingkat petani dan penggilingan berasal dari GKP varietas Karang Dukuh yang terjadi di Kecamatan Kapuas Timur, Kalimantan Tengah. Sementara itu, harga gabah terendah di tingkat petani berasal dari kualitas rendah varietas Inpari 9 yang terjadi di Kecamatan Tenjolaya, Bogor.

“Desember 2014 harga tertinggi di tingkat petani senilai Rp8.200 per kg dan di tingkat penggilingan Rp8.250 per kg. Sedangkan harga terendah di tingkat petani dan penggilingan masing-masing senilai Rp3.200 per kg dan Rp3.375 per kg,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Desember 2014 rata-rata harga beras kualitas premium di tingkat penggilingan sebesar Rp9.018,39, naik sebesar 5,41 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Rata-rata harga beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp8.992,57 naik 7,40 persen.Sedangkan rata-rata harga beras kualitas rendah di tingkat penggilingan sebesar Rp8.412,28 naik sebesar 5,56 persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Daya Beli Petani Mengalami Penurunan

Jakarta, Aktual.co —Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Nilai Tukar Petani (NTP) nasional bulan Desember 2014 sebesar 101,32 atau turun 1,03 persen dibandingkan NTP bulan sebelumnya.

Kepala BPS, Suryamin mengatakan hal tersebut karena Indeks Harga yang Diterima Petani (lt) naik 1,43 persen, lebih rendah dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) sebesar 2,48 persen.

“NTP Sulawesi Barat mengalami penurunan terbesar yaitu 2,45 persen dibandingkan dengan NTP provinsi lainnya. Untuk NTP yang mengalami kenaikan tertinggi itu Provinsi Banten, 1,07 persen,” ujar Suryamin di kantor BPS Jakarta, Jumat (2/1).

Lebih lanjut dikatakan Suryamin, penurunan NTP Desember 2014 dipengaruhi beberapa subsektor, seperti NTP subsektor hortikultura sebesar 1,28 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 2,02 persen, subsektor peternakan 1,59 persen, dan subsekto perikanan 1,21 persen. Sedangkan subsektor yang mengalami kenaikan adalah tanaman pangan, sebesar 0,28 persen.

“Ini kan karena ada pengaruhnya sama komoditi beras yang naik cukup tajam waktu Desember kemarin, ada perayaan Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.

Untuk diketahui, NTP meupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.

Semakin tinggi nilai NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

Artikel ini ditulis oleh:

Indeks Perilaku Anti Korupsi 2014 Turun

Jakarta, Aktual.co —Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) Indonesia 2014 sebesar 3,61, dalam skala 0-5.

Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan dengan capaian 2013 senilai 3,63 dan 2012 senilai 3,55.

“IPAK kita hitung setiap tahunnya untuk menggambarkan dinamika perilaku anti korupsi masyarakat. Angka-angka tersebut kalau dilihat dari 2012-2014 ini tidak berubah secara signifikan,” ujar Kepala BPS Suryamin di kantor BPS Jakarta, Jumat (2/1).

Lebih lanjut dikatakan Suryamin, nilai IPAK yang semakin mendekati angka lima menunjukkan bahwa masyarakat semakin berperilaku anti korupsi. Hal itu berarti budaya zero tolerance terhadap korupsi semakin melekat dan terwujud dalam perilaku masyarakat.

“Sebaliknya, nilai IPAK yang semakin mendekati nol menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin permisif terhadap korupsi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam kebijakan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi, BPS ditugaskan untuk melaksanakan Survei Perilaku Anti Korupsi (SPAK).SPAK ditujukan untuk mengukur tingkat pemisifitas masyarakat terhadap perilaku korupsi dengan menggunakan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) dan berbagai indikator tunggal perilaku anti korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Otopsi 3 Korban KSB di Tembagapura

Jakarta, Aktual.co — Dua jenazah anggota Brimob dan satu jenazah petugas keamanan PT Freeport Indonesia diotopsi untuk mengungkap penyebab kematian mereka terkait peristiwa penganiayaan dan penembakan di Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.
“Dua anggota kami yang bertugas dan mengalami musibah ini Bripda Adriandi dan Bripda Ryan Hariansyah dan juga seorang satpam PT Freeport Indonesia sedang diotopsi,” kata Kadivhumas Polri Irjen Ronny F. Sompie, di Jakarta, Jumat (2/1).
Menurut Ronny, otopsi tiga jenazah tersebut dilakukan untuk menemukan proyektil yang diduga bersarang dalam tubuh mereka.
Olah TKP juga dilakukan untuk menemukan selongsong peluru milik penembak.
Pada Kamis (1/1) sekitar pukul 21.00 WIT, dua orang anggota Detasemen Gegana Brimob Polda Papua, Bripda Adriandi (22) dan Bripda Ryan Hariansyah (22) serta seorang petugas keamanan PT Freeport Suko Miyartono dihadang oleh lima orang tak dikenal di Kampung Banti hingga Kampung Utikini dengan menggunakan senjata api dan parang.
“Anggota kami yang sedang berpatroli diserang oleh pelaku yang berjumlah lima orang. Peristiwa ini mengakibatkan Bripda Adriandi mengalami luka bacok di kepala bagian kanan, luka tusuk di perut, leher dan jari kanan putus,” tuturnya.
Sementara Bripda Ryan mengalami luka tusuk di perut, luka tembak di leher dan tangan kanan putus. Sementara Suko mengalami luka tusuk di leher, perut dan luka tembak di punggung.
Selain membunuh ketiganya, pelaku juga merampas dua pucuk senpi jenis stayer milik Detasemen Gegana.
Saat ini aparat Polres Mimika dan Polda Papua masih berupaya mengejar pelaku penganiayaan dan penembakan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain