13 April 2026
Beranda blog Halaman 39920

Pemerintah Gandeng Pindad Produksi Tabung Elpiji Melon dan Converter Kit Nelayan

Jakarta, Aktual.co — Dalam rangka mendorong pelaksanaan proyek infrastruktur Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng PT Pindad (Persero) untuk memproduksi tabung elpiji 3 kg dan converter kit nelayan solar ke elpiji. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Sudirman Said.

“Tujuan saya adalah menjajaki kemungkinan meminta dukungan Pindad untuk mempercepat program-program pembangunan infrastruktur yang dikelola Kementerian ESDM,” kata Sudirman dalam konferensi persnya di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/1).

Ia menjelaskan, ada dua proyek yang dipikirkan pemerintah, yaitu produksi dua juta tabung elpiji melon dan alat konversi bahan bakar kapal nelayan yang tadinya menggunakan solar menjadi gas elpiji.

“Ini (Produksi tabung elpiji) sebagai implementasi konversi minyak tanah ke gas dan dibagikan ke daerah yang menggunakan minyak tanah, seperti Sumatera, Aceh, Sulawesi, dan Papua. Kami ada project pelopori converter untuk nelayan dari solar ke elpiji. Ini berkaitan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan karena ini program beliau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sudirman menyebutkan bahwa pihaknya akan menggelontorkan dana Rp1,7 triliun untuk proyek-proyek tersebut.

“Masing-masing project menelan biaya Rp800-900 miliar. Tabung elpiji dua juta tabung tahun ini dan converter kit 50 ribu unit,” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jaga Kesehatan Mata dengan Cara Seperti Ini

Jakarta, Aktual.co —  Musim dingin membawa sejumlah masalah kesehatan dengan nyeri sendi dan masalah jantung. Tapi tahukah Anda, bahwa mata kita juga perlu sejumlah ekstra perawatan dan perhatian dalam musim dingin? Cuaca dingin membuat mata dari masalah seperti kekeringan, kekaburan atau ‘sensasi pembakaran’ di mata.

“Mata kita memiliki sebuah ‘film’ yang dikenal sebagai ‘film air mata’ yang berfungsi sebagai lapisan dalam yang mempertahankan kelembaban di mata dan menjaga mereka tetap basah. Ketika angin bertiup dingin lapisan ini kehilangan kelembabannya, akibatnya menyebabkan mata kering dan merah. Cara terbaik untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan banyak minum air,” terang ahli bedah mata, Dr Rajeev Jain, Director Save Sight Centre.

Kami hadirkan kepada Anda solusi dalam menjaga kesehatan mata, demikian dikutip Aktual.co dari Healthmeup, Rabu (14/1).
 
1. Melembabkan mata Anda.
Gunakan air mata buatan atau humidifier untuk melawan kekeringan.

2. Lensa mata
Musim dingin atau musim hujan sering menimbulkan masalah bagi pemakai lensa. Alasannya, adalah kekeringan pada mata, ketika kita memakai lensa, mata kita akan kering. Juga memakai lensa selama berjam-jam menyebabkan nyeri di mata.

Jadi, disarankan untuk tidak memakainya dalam jangka waktu yang panjang dalam cuaca ini. Selanjutnya, disarankan untuk menjaga lensa dengan merendamnya dalam larutan dalam waktu yang tepat. Hal ini membantu ke mata saat memakainya dalam cuaca yang sangat dingin. Kacamata adalah pilihan yang lebih baik bila cuaca tersebut tiba.

3. Pemanas ruangan
Hindari menggunakan pemanas ruangan selama berjam-jam lebih lama karena udara panas dari pemanas dikombinasikan dengan udara dingin di luar membuat mata kita kering.

4. Diet
Perhatian khusus harus diberikan kepada kebiasaan makanan Anda di musim dingin. Hal ini juga penting untuk makan makanan sesuai dengan cuaca, tidak hanya membantu dalam menjaga tubuh Anda tetap fit, tapi mata Anda juga tetap sehat.

Dr Jain menyimpulkan, bahwa “Baik itu mata kita atau bagian tubuh lainnya, dengan perawatan yang tepat kita dapat melindungi mereka dari semua masalah kesehatan. Perawatan yang tepat dan diet yang sehat adalah sikap yang benar terhadap menikmati setiap cuaca”.

Artikel ini ditulis oleh:

Pindad Klaim Bisa Produksi 10 Ribu Tabung Gas Melon Per Hari

Jakarta, Aktual.co — Dalam rangka mendorong pelaksanaan proyek infrastruktur, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjajaki perusahaan plat merah PT Pindad (Persero) untuk memproduksi tabung elpiji 3 kg dan converter kit nelayan solar ke elpiji.

Direktur Utama PT Pindad Silmy Karim mengatakan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Presiden Joko Widodo agar industri pertahanan dan keamanan juga menyerap pasar non peralatan pertahanan dan keamanan.

“Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Pak Presiden ke Pindad yang meminta perlu penyerapan pasar non peralata pertahanan dan keamanan dan memperluas pangsa pasar,” kata Silmy di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (14/1).

Silmy mengklaim bahwa pihaknya mampu memproduksi 10 ribu unit tabung elpiji melon per hari dan telah memiliki teknologi untuk memproduksi converter kit bagi nelayan.

Sementara terkait dengan bahan produksi, khususnya produksi tabung gas elpiji 3 kg, Silmy menyebut pihaknya telah bertemu dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk untuk penyediaan bahan baku.

“Krakatau Steel menyambut baik dan itu merupakan bagian dari sinergi BUMN untuk mendukung bahan baku yang dibutuhkan Pindad untuk produksi tabung elpiji,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wow, Pemulung di Yogya Akan Diberi Pelatihan Etika dan Estetika

Yogyakarta, Aktual.co — Kepala Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta, Untung Sukaryadi menyatakan bahwa pihaknya berencana memberikan pelatihan bagi semua pemulung yang ada di DIY. 
Hal itu dilakukan agar pemulung dapat ikut serta berperan dalm menjaga keamanan serta kebersihan lingkungan setiap beroperasi.
“Nanti kita adakan pelatihan bagi mereka agar dapat memanfaatkan barang untuk didaur ulang. Selain juga kita ajarkan etika menjadi pemulung, seperti misalnya tidak boleh masuk ke taman dan lain lain. Termasuk juga menyangkut aspek estetika seperti pakaian yang pantas, hingga aspek kesehatan dan Aspek keamanan. Misalnya tidak hanya memakai sandal jepit tapi harus pakai sepatu boot, masker dll,” kata Untung, Rabu (14/01).
Untuk kedepannya direncanakan juga untuk memberikan sarana transportasi berupa sepeda dan keranjang transparan bagi para pemulung untuk memudahkan kerja pemulung. Untuk pendanaannya akan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di DIY.
Sebelumnya,  Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta berencana mengatur keberadaan pemulung yang ada di daerah tersebut mulai tahun 2015. 
Bentuk pengaturan salah satunya adalah dengan mewajibkan setiap pemulung memakai seragam khusus yang diberikan sebagai identitas mereka.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggota HIPMI Sesalkan Kericuhan di Kongres

Jakarta, Aktual.co — Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Don Papank sesalkan kericuhan yang sempat terjadi pada kongres HIPMI yang digelar di Trans Hotel Bandung, Rabu (14/1).
“Saya tidak ikut Munas sehingga saya tidak tahu persis apa yang terjadi, Namun saya mengikuti berita melalui tv dan menyatakan sangat menyesal dan malu akan kejadian yang menimpa organisasi pengusaha muda ini,” kata Papank.
Dia pun meminta maaf atas kericuhan tersebut. Papank yang diketahui berbisnis dibidang media tv ini sedang fokus dalam ekspansi usahanya ke Malaysia dan Singapore. Melihat ketegangan yang sudah dirasakan sejak menjelang Munas, Papank yang sebelumnya terlihat dalam salah satu timsukses Munas mundur dan memilih pergi ke Singapore.
“Saya Masuk HIPMI untuk mencari lebih banyak teman dan partner bukan mencari musuh atau menjadi aktivis, fokus saya adalah bisnis,” kata dia lagi.
Dia mengatakan, ketika aura munas yang memanas, dia mengaku lebih  memilih untuk mundur dari timses. “Pengusaha adalah kaum intelektual, tontonan perkelahian atau lempar kursi sangat tidak pantas untuk dipertontonkan, Pengusaha Malaysia bisa mentertawakan kita kalau begini ceritanya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

SD Muhammadiyah 2 Denpasar Raih Medali Emas Olimpiade Robot Internasional

Denpasar, Aktual.co — Siswa SD Muhammadiyah 2 Denpasar mengantongi medali emas olimpiade robot internasional 2014, di Johor Baru, Malaysia itu.
Sekolah SD Muhammadiyah 2 Denpasar mengantongi empat medali yang terdiri dari emas, perak dan perunggu.
Perolehan ini masih-masing untuk kategori robot soccer dengan raihan medali emas oleh Wildan dan Naufal Mochtar, aerial robol dengan raihan perak oleh Aqsa dan. sementara perunggu dengan kategori line tracer oleh Qowi Maula serta robot teater oleh Hisyam Hakim, Aliyah Dafitri, Qowi Maula, Naufal Mochtar, Wildan, Renaldi, Aqsa dan Rizky Firdaus.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Denpasar, Siti Nurhamidah, S.Pd, M.Pd mengaku bersyukur anak didiknya dapat ke luar menjadi juara di tingkat internasional. Apalagi, pada kegiatan yang diikuti hampir seluruh negara di kawasan ASEAN seperti Malaysia, Filipina, Mesir Arab Saudi dan beberapa negara lainnya itu sama sekali dibiayai oleh pihak sekolah dibantu orang tua murid. 
“Kita mengikuti olimpiade ini tidak melalui Diknas,” tutur Nurhamidah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/5).
Untuk kegiatan ekstrakurikuler robotik di Pulau Bali, satu-satunya hanya berada di SD 2 Muhammadiyah Denpasar. Ekstra kulikuler yang diberi nama Ngurah Rai Junior Robot itu mulai dibuka tahun 2011.
Sementara itu, pembina robotik SD Muhammadiyah 2 Denpasar, Ardita Kusuma, ST menuturkan, segala macam peralatan robot didukung secara finansial oleh orang tua murid. 
“Sekolah hanya fasilitator pelatihan saja. Alatnya mahal-mahal, sampai ada yang seharga Rp8 juta,” katanya.
Meski memiliki prestasi segudang di tingkat nasional dan internasional yang membawa harum dunia pendidikan Pulau Seribu Pura, sayangnya hingga kini minim perhatian dari Pemerintah Provinsi Bali. “Kita pernah ajukan bantuan ke Dinas Pendidikan. Tapi karena kami sekolah swasta langsung ditolak. Sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah Bali.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain