13 April 2026
Beranda blog Halaman 39921

Anggota HIPMI Sesalkan Kericuhan di Kongres

Jakarta, Aktual.co — Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Don Papank sesalkan kericuhan yang sempat terjadi pada kongres HIPMI yang digelar di Trans Hotel Bandung, Rabu (14/1).
“Saya tidak ikut Munas sehingga saya tidak tahu persis apa yang terjadi, Namun saya mengikuti berita melalui tv dan menyatakan sangat menyesal dan malu akan kejadian yang menimpa organisasi pengusaha muda ini,” kata Papank.
Dia pun meminta maaf atas kericuhan tersebut. Papank yang diketahui berbisnis dibidang media tv ini sedang fokus dalam ekspansi usahanya ke Malaysia dan Singapore. Melihat ketegangan yang sudah dirasakan sejak menjelang Munas, Papank yang sebelumnya terlihat dalam salah satu timsukses Munas mundur dan memilih pergi ke Singapore.
“Saya Masuk HIPMI untuk mencari lebih banyak teman dan partner bukan mencari musuh atau menjadi aktivis, fokus saya adalah bisnis,” kata dia lagi.
Dia mengatakan, ketika aura munas yang memanas, dia mengaku lebih  memilih untuk mundur dari timses. “Pengusaha adalah kaum intelektual, tontonan perkelahian atau lempar kursi sangat tidak pantas untuk dipertontonkan, Pengusaha Malaysia bisa mentertawakan kita kalau begini ceritanya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

SD Muhammadiyah 2 Denpasar Raih Medali Emas Olimpiade Robot Internasional

Denpasar, Aktual.co — Siswa SD Muhammadiyah 2 Denpasar mengantongi medali emas olimpiade robot internasional 2014, di Johor Baru, Malaysia itu.
Sekolah SD Muhammadiyah 2 Denpasar mengantongi empat medali yang terdiri dari emas, perak dan perunggu.
Perolehan ini masih-masing untuk kategori robot soccer dengan raihan medali emas oleh Wildan dan Naufal Mochtar, aerial robol dengan raihan perak oleh Aqsa dan. sementara perunggu dengan kategori line tracer oleh Qowi Maula serta robot teater oleh Hisyam Hakim, Aliyah Dafitri, Qowi Maula, Naufal Mochtar, Wildan, Renaldi, Aqsa dan Rizky Firdaus.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 2 Denpasar, Siti Nurhamidah, S.Pd, M.Pd mengaku bersyukur anak didiknya dapat ke luar menjadi juara di tingkat internasional. Apalagi, pada kegiatan yang diikuti hampir seluruh negara di kawasan ASEAN seperti Malaysia, Filipina, Mesir Arab Saudi dan beberapa negara lainnya itu sama sekali dibiayai oleh pihak sekolah dibantu orang tua murid. 
“Kita mengikuti olimpiade ini tidak melalui Diknas,” tutur Nurhamidah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/5).
Untuk kegiatan ekstrakurikuler robotik di Pulau Bali, satu-satunya hanya berada di SD 2 Muhammadiyah Denpasar. Ekstra kulikuler yang diberi nama Ngurah Rai Junior Robot itu mulai dibuka tahun 2011.
Sementara itu, pembina robotik SD Muhammadiyah 2 Denpasar, Ardita Kusuma, ST menuturkan, segala macam peralatan robot didukung secara finansial oleh orang tua murid. 
“Sekolah hanya fasilitator pelatihan saja. Alatnya mahal-mahal, sampai ada yang seharga Rp8 juta,” katanya.
Meski memiliki prestasi segudang di tingkat nasional dan internasional yang membawa harum dunia pendidikan Pulau Seribu Pura, sayangnya hingga kini minim perhatian dari Pemerintah Provinsi Bali. “Kita pernah ajukan bantuan ke Dinas Pendidikan. Tapi karena kami sekolah swasta langsung ditolak. Sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah Bali.”

Artikel ini ditulis oleh:

Ical dan Agung, Akbar Tandjung Mendorong Pertemuan Lagi

Jakarta, Aktual.co — Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar versi Munas Bali, Akbar Tandjung, mendorong terjadinya musyawarah nasional bersama di antara kubu Aburizal Bakrie (Ical) dengan Agung Laksono Akbar. “Jadi seharusnya ada progres dari setiap pertemuan antara juru runding,” kata Akbar, Rabu (14/1). “Perkembangan itu mengarahnya ke islah.”
Akbar mencontohkan pada pertemuan pertama dan kedua meski belum signifikan mengarah ke islah namun ada hal yang disepakati seperti kesepakatan mengenai pemilihan kepala daerah langsung dan pemilihan presiden langsung. “Nah yang di pertemuan ketiga sekarang ini harus ada hal lain lagi yang disepakati,” ujarnya. Politikus senior partai beringin ini mengakui memang tidak mudah untuk mencapai satu kesepakatan. 
Masalah dua kepengurusan untuk digabungkan menjadi satu, misalnya. Di pertemuan ketiga sore ini poin terkait jabatan tersebut menjadi hal yang alot untuk disepakati. “Untuk merger memang tak mudah, siapa yang akan jadi ketua umumnya, dua-duanya dipilih melalui munas,” tutur Akbar menjelaskan.
Karenanya, Akbar menghendakinya adanya suatu munas yaitu munas bersama yang dalam pelaksanaannya disepakati oleh kedua kubu berdasarkan mekanisme yang berlaku di Partai Golkar. “Berdasarkan AD/ART partai,” ujarnya. Akbar menambahkan, munas bersama nantinya juga dapat dijadikan momentum untuk terjadinya regenerasi partai. 
“Di sini siapa pun bisa mencalonkan diri sebagai ketua umum dan bisa dipilih sesuai aturan yang berlaku,” kata mantan Ketua Umum Golkar ini. Petang ini kedua kubu yang berseteru kembali menggelar pertemuan lanjutan di Kantor DPP Golkar Jakarta. Meski kedua pihak sudah sama-sama menempuh jalur pengadilan namun upaya melalui meja perundingan tetap dilangsungkan. 

Mulai Tahun Ini, Pemulung di Yogya Diberi Seragam Khusus

Yogyakarta, Aktual.co — Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta berencana mengatur keberadaan pemulung yang ada di daerah tersebut mulai tahun 2015. 
Salah satunya adalah dengan mewajibkan setiap pemulung memakai seragam khusus yang diberikan sebagai identitas mereka.
Kepala Dinas Sosial DIY, Untung Sukaryadi, menyatakan telah menyiapkan sekitar 500 seragam khusus bagi pemulung. Seragam itu nantinya berupa rompi warna hijau muda dengan gambar logo Pemda DIY di depannya serta tulisan ‘Warga Binaan Sosial Dinsos DIY’ di belakangnya.
“Kita sudah siapkan sekitar 500 seragam. Pengadaanya kita ambil dari dana CSR perusahaan-perusahaan,” katanya Rabu (14/01).
Rencana itu muncul setelah dilakukan pertemuan antara pengusaha dan pemulung yang bekerjasama dengan Dinas Sosial DIY untuk mewujudkan Jogja yang bersih dan tertib. Sampai saat ini keberadaan pemulung dinilai tetap dibutuhkan untuk membantu pengelolaan sampah/barang tidak berguna untuk kembali didaur ulang.
“Agar keberadaan para pemulung dapat diterima masyarakat, maka harus diberikan identitas. Sehingga masyarakat bisa membedakan mana pemulung yang benar-benar pemulung dan yang bukan pemulung. Bagaimanapun pekerjaan menjadi pemulung merupakan sebuah profesi yang harus dihargai,” katanya.
Diharapkan nantinya masyatakat bisa menerima keberadaan pemulung bahkan senang didatangi pemulung yang membersihkan sampah di lingkunganya. Masyarakat juga dapat menolak keberadaan pemulung abal-abal yang tidak beridentitas dengen menempel rambu di setiap gang dengan tulisan 

Artikel ini ditulis oleh:

Puluhan Atlet Berprestasi Asal Sumut Terima Bantuan Pembinaan

Medan, Aktual.co — Sebanyak 23 atlet berprestasi asal Sumatera Utara menerima bantuan pembinaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Bantuan masing-masing diberikan kepada sembilan atlet yang berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja I tahun 2014 Surabaya, dan 14 atlet National Paralympic Commitee (NPC) peraih medali di ASEAN Paragames 2013/Myanmar. Bantuan sebagai bentuk apresiasi karena telah berhasil mengharumkan nama Provinsi Sumut di tingkat nasional dan internasional.
“Kami berharap hal ini akan menjadi pesemangat bagi atlet untuk terus berlatih guna meraih prestasi yang lebih banyak lagi kedepannya,” ujar  Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho usai penyerahan bantuan Aula KONI Sumut, Rabu (14/1).
Dikatakan Gubernur, selama ini banyak prestasi yang telah dicapai atlet National Paralympic Commitee (NPC) Sumut. Bukan hanya tingkat regional dan nasional, namun juga internasional. Maka tidak heran jika banyak juga yang berkali-kali menjadi duta Indonesia di beberapa kejuaraan dunia.
Demikian juga dengan raihan prestasi yang dicapai atlet remaja Sumut di PON Remaja I/Surabaya yang dinilai cukup memuaskan dengan tiga emas, dua perak dan enam perunggu. Padahal sebelumnya KONI Sumut sama sekali tidak membebankan target.
Atlet berprestasi Sumut yang mendapat bantuan pembinaan tersebut dari NPC yakni Alan sastra Ginting Rp.60 juta, Riadi Saputra Rp40 juta, Yudiana Rp40 juta, Harjono Tarihoran Rp10 juta, Setiawati Rp40 juta, Roslinda Rp110 juta.
Kemudian Boy Farta Simanja sebesar Rp110 juta, Azhar Panjaitan Rp50 juta, Wilma Margaretha Rp90 juta, Ismayudin Simangunsong Rp60 juta, Anto Boy Rp30 juta, Nurtani Rp30 juta, Rahayu Rp20 juta, dan Yunita Rp10 juta.
Sementara atlet remaja yang mendapat bantuan uang pembinaan yakni All Sendra Doehan Sinambela Rp30 juta, Imam Aulia Fansyuri Rp30 juta, Vany Vriyanti Valentine Rp10 juta, Rizka Andini Rp30 juta, Adinda Mawaddah Rp30 juta.    Kemudian Dimas Rasta Dwitama Rp.20 juta, Muhammad Fachri Rp.30 juta Yufi Rp.5 juta, serta Aldika sebesar Rp.5 juta. 

Artikel ini ditulis oleh:

Penetapan Kapolri, Presiden: Saya Nunggu Hasil Paripurna DPR

Jakarta, Aktual.co —  Presiden Joko Widodo menunggu proses Paripurna di DPR tentang calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan.
Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/1).
“Saya masih menunggu paripurna DPR, setelah selesai itu kita putuskan kebijakan lebih lanjut,” ungkapnya.
Kata Jokowi, bahwa pencalonan Kapolri, pemerintah sudah melalui tahapan prosedur yang sewajarnya, “Beberapa minggu lalu juga ada usulan dari Kompolnas,” ujarnya
“Pilihan saya (Budi Gunawan) ada masalah rekening gendut, namun saya mendapat surat klarifikasi tentang rekening gendut Komjen Pol Budi Gunawan,” lanjutnya.
Dalam proses ini kemudian ada penetapan tersangka Komjen Budi Gunawan oleh KPK, Presiden mengatakan menghargai proses hukum ada di KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain