18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39943

BBM Turun, Harga Kebutuhan Pokok Diprediksi Sulit Turun

Malang, Aktual.co — Kendati harga bahan bakar minyak (BBM) diturunkan oleh Pemerintah, namun harga kebutuhan pokok di masyarakat diprediksi sulit untuk ikut turun.

Dekan Falultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Nazarudin Malik, memaparkan, umumnya, harga kebutuhan pokok mengalami rigiditas (kekakuan) usai naik harga seiring melonjaknya harga BBM.

“Harga kebutuhan pokok akan sulit turun kalau sudah naik, fleksibilitas harga pokok sangat rendah,”  kata Nazarudin, Sabtu (3/1)

Faktor utama rigiditas harga, kata dia, tidak bisa dihitung dari satu item penurunan harga BBM, karena hal itu tidak akan berdampak domino seperti ketika BBM mengalami kenaikan harga.

“Ada proses produksi yang panjang, dimana penurunan harga BBM ini hanya salah satunya. Belajar dari pengalaman tren harga susah turun kalau sudah naik,” tegasnya.

Selain faktor di atas, behaviour (atau perilaku) para pedagang juga sangat berpengaruh terhadap penurunan harga. Namun, faktor ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi pedagang, karena ada mata rantai yang panjang sebelum barang sampai kepada pedagang.

“Kalau barang-barang yang sifatnya lux itu biasanya mudah naik turun harganya, tapi kalau sudah barang itu menyentuh kebutuhan masyarakat akan sulit turun, termasuk bahan pokok,” terangnya.

Seperti pada Harga daging sapi di Pasar Besar Kota Malang, misalnya, ternyata masih pada harga yang stagnan mengikuti kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Harga daging Sapi lulur luar (tenderloin) dari Rp98 ribu masih tetap dijual Rp102 ribu, sedangkan harga daging kualitas super (sirloin) tetap dijual Rp115 ribu.

“Kalau daging naik, biasanya akan sulit untuk turun, kami masih menjual sesuai harga lama,” kata Ida, pemilik toko daging sapi Haji Djupri.

Kenaikan harga daging sapi ini membuat penjualan masih menurun dari sebelumnya sebanyak 100 kilogram perhari menjadi 60 kilogram. Keluhan banyak disampaikan para penjual bakso terkait masih mahalnya harga daging ini.

“Banyak yang lari membeli ayam, kalau kami ikut harga pasaran saja, kalau memang harganya, turun ya kami ikut menurunkan,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

NU: Maulid Momentum Teladan Umat Rasulullah

Magelang, Aktual.co —  Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum yang baik bagi umat Islam untuk menguatkan kesadaran berperilaku sesuai dengan teladan Rasulullah, kata Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Magelang Ahmad Madjidun.

“Perayaan Maulid Nabi adalah merayakan kelahiran utusan Tuhan yang membawa pencerahan, pesan-pesan terang atau kebenaran kepada umat manusia. Kita pantas dan harus berbahagia memperingatinya karena Tuhan mengirim utusan-Nya yang membimbing kita ke jalan kebenaran,” katanya di Magelang, Sabtu (3/1).

Ia menyampaikan hal itu bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiulawal 1436 Hijriah atau 3 Januari 2015. Nabi Muhammad SAW, katanya, telah memberikan ajaran tentang berbagai nilai keteladanan hidup terkait dengan keberadaan manusia sebagai pribadi maupun tentang hubungan antarmanusia.

Setelah berhasil memimpin pembebasan Kota Mekah dari orang-orang musyrik, katanya, Nabi Muhammad SAW memberikan perlindungan kepada mereka yang tidak menjadi pengikut Rasulullah. Hal itu, kata Madjidun, merupakan contoh keteladanan Nabi Muhammad SAW tentang nilai-nilai toleransi beragama yang harus terus-menerus dijalani oleh umat Islam hingga saat ini.

“Beliau mengajarkan tentang akhlak atau perilaku yang baik. Perilaku Beliau juga sebagai teladan. Perilaku, perkataan, dan perbuatan Nabi Muhammad menjadi contoh bagi perbuatan manusia, seperti kasih sayang, kepedulian, empati, dan moralitas,” katanya.

Ia menjelaskan Nabi Muhammad SAW diutus Tuhan sebagai penyempurna dan memperbaiki perilaku manusia agar selalu berada di jalan kebenaran. “Toleransi itu tidak harus bahwa agamamu itu benar lalu aku ikut percaya, tetapi silakan kalian meyakini agamamu itu benar, dan saya juga memiliki keyakinan berbeda, dalam konteks sosial yang berbeda. Terhadap musuh yang telah ditaklukan, Muhammad memberi bekal, mereka tidak ditahan dan dibunuh. Ini bukti Beliau melindungi musuhnya. Beliau menerapkan etika perang, antara lain melarang menyerang musuh yang sedang beribadah, anak-anak dan perempuan,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan masih melihat situasi di mana orang-orang yang mengatasnamakan tentara Allah, tetapi perbuatannya tidak mencerminkan perilaku Nabi Muhammad SAW yang penuh kasih sayang.

Ia menjelaskan Nabi Muhammad SAW datang sebagai contoh perilaku dan akhlak bagi kehidupan sehari-hari umat Islam. “Siapa yang berperilaku seperti Muhammad, itulah Islam,” katanya. Pada kesempatan itu, ia mencontohkan tentang perilaku Nabi Muhammad SAW yang dijalani jajaran Banser dan warga nahdliyin lainnya di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, saat umat beragama lain beribadah, khususnya pada hari besar keagamaan.

“Teman-teman Banser menjaga umat Nasrani saat beribadah Natal di berbagai gereja dan umat Buddha saat merayakan Waisak di Candi Borobudur. Itulah akhlak, teladan Nabi Muhammad, supaya umat beragama lain bisa nyaman beribadah. Apa yang dilakukan Banser itulah akhlak Muhammad yang diteladani warga nahdliyin. Ini keluar dari suatu keyakinan yang dalam tentang pemahaman dan pengamalan Islam menurut NU,” katanya.

Olly Dondokambey: Berita Empat Tahun, Sudah Lewat!

Jakarta, Aktual.co — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat asal fraksi PDI-Perjuangan Olly Dondokambey enggan menanggapi lagi mengenai kasus dugaan korupsi Hambalang yang menyeret-nyeret namanya. Belum lama ini, nama Olly disebut dalam dakwaan Direktur Utama PT Dutasari Citralaras Machfud Suroso yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi megaproyek tersebut.

“Sudah lewat. Berita empat tahun lalu, percuma. Sudah empat tahun lalu, kalian tanya, sudah lah. Kirain mau nanya apa,” kata Olly ditemui di sela-sela acara open house Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasona Laoly di Jakarta, Sabtu (3/1).

Dalam surat dakwaan Machfud Suroso, Olly dianggap menerima aliran dana dari Machfud terkait proyek tersebut. Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi menganggap Machfud telah memperkaya diri, orang lain, dan korporasi dengan mengalirkan dana ke sejumlah pihak, termasuk anggota DPR. Olly disebut sebagai salah satu anggota DPR yang kecipratan dana sebesar Rp 2,5 miliar.

Sebelumnya, nama Olly juga muncul sebagai penerima aliran dana dalam dakwaan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng; Kepala Divisi Konstruksi I PT Adhi Karya, Teuku Bagus Mokhamad Noor; mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum; dan Mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Deddy Kusdinar.

Sementara, dalam sidang vonis Teuku Bagus, hakim menyatakan Olly terbukti menerima suap terkait proyek Hambalang. Pada Juli 2014, Ketua KPK Abraham Samad menyatakan bahwa Pimpinan KPK tinggal menunggu draf surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Olly yang diajukan tim satuan tugas penanganan perkara Hambalang. Menurut Abraham saat itu, ekspose atau gelar perkara terkait status Olly dilakukan di tingkat satgas.

Dalam ekspose tersebut, Satgas tinggal merumuskan dugaan keterlibatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat itu dalam kasus dugaan suap Hambalang. Jika sudah rampung, lanjut Abraham, pimpinan KPK tinggal menandatangani surat perintah penyidikan (sprindik).

Melihat Tradisi Maulid Nabi di Negeri Syariat

Banda Aceh, Aktual.co — Rentak tubuh puluhan remaja menganyun ke kiri dan kanan di bawah meunasah  (Surau) Keude Krueng Geukuh,  Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Sabtu (3/12). Hal yang sama terlihat di Desa Blang Cut, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Mereka duduk bersila dalam dua kelompok saling berhadapan. Koreografi ditata seapik mungkin. Itulah kelompok dike (zikir). Di mulut mereka terucap zikir. Di bagian lain, panitia sibuk mengatur makanan dan minuman untuk para pengunjung.
Pengunjung itu diundang dari beberapa desa tetangga. Saling undang itu berlangsung sampai Maulid berakhir. Sehingga, tidak heran, pelaksanaan Maulid di Aceh tidak serentak.

Umumnya, masyarakat Aceh memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut. Sepanjang tiga bulan, sejak Rabiul Awal,  Rabiul Akhir, sampai bulan Jumadil Awal berlangsung perayaan Maulid di Aceh.

“Masyarakat Aceh menyebutnya Maulid pertama, kedua sampai ketiga,” sebut warga Kota Lhokseumawe, Irmansjah kepada Aktual.co.

Seiring perkembangan waktu, tradisi Maulid pun mulai berubah. Jika di era 90-an, seluruh masyarakat menyiapkan bu kullah (membungkus nasi dalam daun, red), lalu meletakkannya ke dalam dalong (tempat meletakkan makanan tradisional Aceh), kini mulai berubah.

Sebagian masyarakat membawa nasi dalam kotak kertas yang dijual di sejumlah toko makanan. Lalu membawanya ke meunasah atau Masjid tempat acara Maulid digelar.

“Kalau di kampung kami, ada yang masih membawa dalam dalong, ada yang membawa dalam rantang, ada juga yang membawa dalam kotak nasinya,” ujar Mustafa Kamal Pasya, warga Sawang, Aceh Utara.

Sementara itu,  di Kecamatan Pirak Timu, seluruh masyarakat membawa nasi dan makanan dalam dalong. Bukan dalam rantang, lebih-lebih dalam kotak nasi. Selain nasi, juga ada ikan dan daging. Setiap Maulid juga disediakan beulukat (nasi ketan) dan pisang. Nasi ketan dan pisang ini untuk dibawa pulang ke rumah para tamu yang hadir.

Kini, tradisi Maulid terus dipertahankan. Merayakan kelahiran sang pembawa perubahan Nabi Muhammad SAW, merupakan satu keniscayaan bagi masyarakat Aceh. Sayup-sayup masih terdengar lantunan zikir dari sejumlah Surau di Aceh. Esok hari sampai tiga bulan ke depan, lantunan zikir itu terus berkumandang dari surau dan Masjid di provinsi yang menerapkan pelaksanaan syariat itu. Dike maulid salah satu tradisi yang mempesona dari Aceh.
 

Artikel ini ditulis oleh:

Menkopolhukam: Seleksi Calon Kapolri akan Melalui KPK

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijanto menyatakan bahwa calon Kepala Kepolisian RI pengganti Jenderal Polisi Sutarman haruslah bersih dari kasus korupsi, termasuk indikasi kepemilikan rekening gendut yang tidak wajar.

Tedjo pun mengisyaratkan jika dalam proses pemilihan calon Kapolri mendatang ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kemungkinan untuk meminta masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Tentunya kan harus yang bersih ya, yang lalu juga melalui KPK dan sebagainya. Percayakan kepada Presiden, percayakan pilihan yang terbaik untuk kita semua,” kata Tedjo di sela-sela acara open house Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Jakarta, Sabtu (3/1).

Ia juga meminta masyarakat untuk membuktikan jika menyebut adanya petinggi Polri yang masuk pencalonan Kapolri yang terseret kasus rekening gendut. “Ya buktikanlah yang mana sih ada rekekning gendut. Itu kan kata orang saja, jadi mohon maaf lah media, kalau belum ada bukti, jangan dibicarakan,” ujar Tedjo. Mengenai kemungkinan Presiden mempercepat proses seleksi Kapolri, Tedjo menyampaikan jika kemungkinan itu bisa saja terjadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Sutarman akan memasuki masa pensiun pada Oktober mendatang. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya berharap calon Kapolri mendatang tidak disebut-sebut terkait dengan kasus rekening gendut. Menurut MAKI, kasus rekening gendut hanya akan membuat citra Polri semakin jauh dari yang diharapkan masyarakat, yakni sebagai pelopor revolusi mental seperti yang digagas Presiden Jokowi.

Sebelumnya, ada lima nama yang disebut-sebut sebagai calon Kapolri, yakni Komisaris Jenderal Badroeddin Haiti, Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Inspektur Jenderal Safruddin, Inspektur Jenderal Pudji Hartanto, dan Inspektur Jenderal Unggung Cahyono.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane, mengatakan dari kelima nama itu, Presiden disebut-sebut telah memilih dua nama, yang kemudian dipilih satu nama untuk diserahkan ke Komisi III DPR. Nama yang dipilih adalah perwira berpangkat komjen senior.

Basarnas Pastikan Penemuan Bagian Besar AirAsia QZ8501

Jakarta, Aktual.co —Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) FH Bambang Soelistyo mengatakan sonar dari kapal tim SAR gabungan berhasil menangkap gambar tiga dimensi (3D) dan dua dimensi (2D) dua objek berukuran besar yang dipastikan bagian dari pesawat AirAsia QZ8501.

“Berdasarkan temuan genangan bahan bakar di permukaan pada Jumat (2/1) malam, tiga kapal yang mempunyai kemampuan deteksi bawah laut terus beroperasi di sektor prioritas. Hasilnya, pukul 23.40 WIB, berhasil dideteksi dua objek cukup besar,” kata Bambang, di Jakarta, Sabtu (3/1).

Bambang menjelaskan objek pertama berdimensi 9.2 x 4.6 x 0.5 meter (dengan 3D) dan objek kedua berdimensi 7.2×0.5 meter (dengan 2D). Kedua objek tersebut ditemukan berdekatan. Saat ini, dia mengatakan kapal Geo Survey sedang mengupayakan untuk mendapatkan visual dari dua objek yang disebutkan dengan menurunkan remotely operated vehicle (ROV).

Namun, Kepala Basarnas mengakui upaya yang dilakukan Kapal Geo Survey memang masih terkendala cuaca dengan gelombang mencapai 2,5 hingga 4 meter. “Secara tiga dimensi dan dua dimensi memang diketahui dua objek tersebut, kita akan pastikan dengan visual dengan menggunakan ROV. Tapi saya pastikan itu bagian pesawat Air Asia yang kita cari,” tandas jenderal TNI AU bintang tiga itu.

Berita Lain