14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39946

Selama Liburan, Pedagang Batik Beringharjo Raup Untung Rp10 Juta

Yogyakarta, Aktual.co — Masa liburan seperti saat ini memang selalu menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang di Pasar Tradisional Beringharjo, Yogyakarta. Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, membuat mereka kebanjiran pembeli. Tak tanggung-tanggung, selama masa liburan ini mereka bisa mendapat omset hingga Rp5-10juta per hari.

Salah seorang pedagang pakaian Batik Sri Marno di los 10 selatan pasar Beringharjo, Rena, mengaku selama masa liburan ini omset mereka rata-rata naik sekitar 50 hingga 100 persen dibanding hari biasa. Hal itu terjadi sejak jelang hari raya Natal beberapa waktu lalu.

“Omset naik 50-100 persen. Dalam satu hari 100 lebih pakaian batik bisa habis. Mayoritas wisatawan membeli pakaian batik ini sebagai oleh-oleh. 60 persen itu pembeli ibu-ibu, sisanya remaja. Kalau anak-anak jarang,” katanya ketika ditemui di tempat jualan, Jumat (2/1).

Dibanding masa libur akhir tahun lalu, jumlah pengunjung pada masa liburan kali ini dikatakan lebih ramai. Hal itu terjadi karena masa liburan ini terjadi berbarengan dengan perayaan Sekaten, serta libur sekolah.

“Dibanding tahun lalu memang lebih ramai ini. Mungkin karena banyak yang memilih Jogja sebagai tempat liburan karena tidak ada banjir ataupun longsor,” katanya.

Diperkirakan jumlah pengunjung di pasar tradisional Beringharjo masih akan terus membludak hingga akhir pekan ini. Sementara jumlah pengunjung akan kembali normal awal pekan depan, dimana masa libur telah usai dan siswa kembali berangkat sekolah.

“Kemungkinan Sabtu besok adalah puncak kunjungan wisatawan ke pasar Beringharjo ini. Sementara hari Minggu (4/1) adalah yang terakhir. Kalau Senin kemungkinan sudah mulai sepi, karena sekolah sudah masuk dan wisatawan kembali ke asal masing-masing,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Datar, Catatan Ekonomi Tiongkok pada 2014

Jakarta, Aktual.co — Mesin Pertumbuhan Tiongkok pada tahun lalu berakhir dengan catatan yang datar pada sektor pabrik yang tersendat-sendat.
Dilansir dari reuters, Kejadian ini peris seperti Singapura, Korea Selatan, dan Indonesia, selaku produsen yang berjuang terhadap lemahnya permintaan, baik di dalam maupun luar negeri.
Purchasing Managers Index (PMI) Tiongkok, merosot ke 50,1 pada bulan Desember 2014, yang sebelumnya (November) di angka 50,3, dan masuk pada level terendah tahun ini.
Kabar baik datang dari sektor jasa Tiongkok, yang menyumbang hampir setengah dari perekonomian, dimana angka PMI-nya naik menjadi 54,1 pada Desember 2014 dari sebelumnya (November) di angka 53,9.
Namun, banyak analis menduga pertumbuhan ekonomi pada 2014 akan berada dibawah target (7,5 persen) peerintah.
“Dengan tidak ada tekanan inflasi, kami berharap kebijakan pelonggaran lebih pada kuartal pertama. Termasuk 50 basis poin dipotong dalam rasio persyaratan cadangan bank, untuk menopang permintaan domestik,” kata analis di Nomura, seperti dikutip dari Reuters.

Artikel ini ditulis oleh:

Baru Dilantik, Pejabat Pemprov DKI Diminta Berantas Praktik Suap

Jakarta, Aktual.co —Para pejabat di jajaran Pemprov DKI yang baru dilantik Jumat 2 Januari, diminta tidak lagi mentolerir praktik suap menyuap.
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta mereka agar segera melapor jika melihat praktik tersebut. Karena dia mengaku sering mendapat laporan mengenai budaya suap menyuap di Pemprov DKI.
“Saya tidak mau dengar lagi sudah dicopot baru lapor sama saya. Saya ditekan, saya diperas, didzhalimi, diminta setoran,” kata dia, di Monas, Jumat (2/1).
Ahok juga mengancam Sekretaris Kota (Sekko) yang juga menjadi Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T). Jika kedapatan ‘bermain’ dalam proses pembebasan lahan, sanksinya bukan lagi hanya pencopotan. Tapi akan diserahkan ke proses hukum.
“Kita akan amati saudara (pejabat) dari gaya hidup, transaksi uangnya. Kita akan monitor habis termasuk yang hobi ke luar negeri. Bila masih korupsi, nekat melakukan kebiasaan lama, atau saudara marah pada saya, saya akan peringatkan pada saudara hati-hati. Karena saya juga marah pada saudara yang masih curi uang rakyat,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Kuliner Lezat yang Meluncur di Tahun 2015, Silahkan Mencoba!

Jakarta, Aktual.co — Tak hanya tren fashion, musik atau  film yang akan meluncurkan genre terbarunya, serta akan muncul di tahun 2015. Namun, juga ada makanan (kuliner) yang akan rilis di tahun 2015 ini. Dan, berikut kami sajikan daftarnya kepada Anda.

Kuliner lokal
91 persen pelanggan lebih tertarik pada makanan lokal, dan 64 persen konsumen lebih mungkin untuk mengunjungi sebuah restoran yang menawarkan makanan yang diproduksi secara lokal. Seperti steak-steak, minuman, hingga makanan penutup, yang banyak dicampurkan dengan bahan segar lainnya.

Dessert
Semakin hari, hidangan penutup  (dessert) semakin menarik dengan olahan yang sangat melezatkan. Dengan banyak campuran hingga pencampuran es krim yang sempurna membuat dessert semakin banyak diminati

Asian food
Makanan Asia (Asian food)  juga akan menduduki makanan yang paling diminati di tahun 2015. Seperti seafood, dan campuran sayur mayur lainnya dengan bahan-bahan alami.

Exotic food
Makanan eksotis (Exotic food) berempah yang banyak dijumpai di negara Asia maupun Amerika Latin. Makanan tersebut mengombinasikan antara rasa pedas, manis, asin, asam, tanpa didominasi rasa tertentu. Semua rasa ada di dalamnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Daan Mogot dan Cengkareng, Penyumbang Kecelakaan Tertinggi di Jakarta Barat

Jakarta, Aktual.co —Jalan Raya Daan Mogot dan Jalan Raya Cengkareng menjadi ‘penyumbang’ terbanyak kecelakaan lalu lintas di Jakarta Barat di 2014. 
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ipung Purnomo mengatakan dari total 464 kasus kecelakaan di Jakarta Barat, 60 persennya terjadi di dua ruas jalan itu.
Dituturkan dia, tingkat kecelakaan di wilayahnya turun 18 persen dibanding 2013 yang mencapai 566 kasus. Ipung mengklaim penurunan terjadi karena keberadaan puluhan pos pantau yang tersebar di delapan wilayah kecamatan.
Total kerugian akibat kecelakaan lalu lintas di 2014, ujarnya, mencapai Rp1,6 miliar lebih. 
“Dengan korban jiwa 58 orang meninggal dunia, 311 luka berat dan 151 luka ringan,” kata Ipung, Jumat (2/1).
Turun di jumlah angka kecelakaan, namun jumlah pelanggaran lalu lintas justru melonjak drastis. Yakni hingga 91 persen dibanding 2013.  Jika di 2013 ada  33.668 kasus, jumlah pelanggaran di 2014 sebanyak 64.164 kasus.

Artikel ini ditulis oleh:

Tim Sembilan Disinyalir Hanya Evaluasi Keuangan PSSI

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dianggap hanya akan mengevaluasi PSSI dari segi keuangan. Hal itu dibuktikan dengan beberapa pernyataan dari Menpora, Imam Nahrawi.

Usai mengumumkan anggota Tim Sembilan, Imam melontarkan pernyataan kepada wartawan terkait alokasi uang pembelian tiket pertandingan Timnas yang diselenggarakan oleh PSSI.

“Seperti ketika Sampean (Anda) nonton bola, bayar karcis, kemana itu uang karcisnya. Padahal di karcis ada cover asuransi. Benar ada gak asuransinya?” tanya Imam di Gedung Kemenpora, Jumat (2/1).

Selain itu, Imam juga mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan peringatan dari Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait kewajiban PSSI untuk melakukan transparansi keuangan.

Kata dia, jika PSSI tidak mau membeberkan perihal keuangannya kepada publik, Menpora menjadi orang pertama yang harus bertanggu jawab.

“Kalau Menpora tidak mendorong cabang olahraga untuk melakukan transparansi, Menpora yang kena,” kata Imam.

Bukan hanya melalui pernyataan, bukti jika Tim Sembilan akan terfokus mengevaluasi keuangan PSSI juga terlihat dari disisipkannya pihak kepolisian di dalam keanggotaannya.

Untuk diketahui, salah satu anggota Tim Sembilan yang berlatar kepolisian adalah, Oegroseno, yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri).

“Ketika ada indikasi pidana, tidak menunggu laporan, tapi langsung menghukum,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain