15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39951

Besok 12 Jenazah AirAsia Diterbangkan ke Surabaya

Jakarta, Aktual.co — Tim SAR gabungan kembali menemukan delapan jenazah penumpang Pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Selat Karimata, Jumat (2/1). Delapan jenazah itu saat ini masih berada di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo.

“Delapan jenazah masih berada di KRI Bung Tomo,” ujar Komandan Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Letnan Kolonel Penerbang Johnson Simatupang di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1).

Sebelumnya, empat jenazah kembali diturunkan dari Helikopter Sea Hawk milik Amerika Serikat. Empat jenazah itu diangkut dari Kapal USS Sampson dan dibawa ke Pangkalan Bun. Keempat jenazah itu kini berada di RSUD Imanuddin untuk dilakukan identifikasi awal sebelum diterbangkan ke Surabaya.

‎Johnson mengatakan, rencananya delapan jenazah yang masih di KRI Bung Tomo itu, akan dibawa ke Pangkalan Bun dan dilanjutkan ke RSUD Imanuddin besok pagi (Sabtu, 3/1). Saat ini empat jenazah yang sudah lebih dulu di RSUD Imanuddin. Artinya sudah ada empat jenazah yang sudah dievakuasi dan delapan jenazah masih berada dilautan.

“Jadi 12 jenazah besok diterbangkan ke Surabaya. Preparenya besok jam 6 pagi,” tambah Johnson.

‎Memasuki hari ke-6 pencarian dan evakuasi Pesawat AirAsia QZ8501 ini, total sudah 22 jenazah Pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan. Rinciannya, delapan sudah berada di Surabaya, 10 sudah diterbangkan ke Surabaya dari Pangkalan Bun, dan empat lagi masih berada di RSUD Imanuddin untuk identifikasi awal, serta delapan lagi masih di KRI Bung Tomo.

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Warga Australia Ditemukan Selamat di Pulau Penebang

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang Humas Kepolisian Kalimantan Barat, AKBP Nowo Winarti menyatakan, dua warga Australia yang sebelumnya dinyatakan hilang dari kapal motornya yang pecah di perairan Penambangan, Kabupaten Kayong Utara, sudah ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kedua suami istri warga Australia itu ditemukan di Pulau Maya dalam keadaan selamat. Kini mereka berada di Pulau Penebang,” kata Nowo Winarti saat dihubungi, Jumat (2/1).

“Hingga kini kami belum mengetahui nama kedua warga Australia tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Kalbar Selamet menyatakan pihaknya telah mengevakuasi kapal milik warga negara Australia yang terdampar di perairan Penambangan, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar.

“Untuk kapalnya sudah kami temukan, namun saat ini kami masih fokus pada proses evakuasi kedua warga negara Australia. Jika memang keduanya selamat maka kita akan mengetahui kemana sebenarnya tujuan mereka sehingga bisa berada di perairan Penebangan tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari Basarnas Pusat untuk melakukan evakuasi dua warga negara Australia yang terdampar bersama kapalnya di perairan Kalbar.

Meski saat itu masih melakukan evakuasi penumpang dan bangkai pesawat AirAsia QZ8501 di perairan Pangkalan Bun, tim Basarnas Pontianak melakukan evakuasi warga negara Australia serta kapal bernama Austratis II yang mengalami kecelakaan.

Mendapat perintah dari Basarnas Pusat, kata Selamet, pihaknya langsung bergerak ke titik koordinat kecelakaan yang dialami kapal Australia. “Saat ini sebagain tim kita sudah fokus di Kendawangan dan segera mungkin bergeser ke lokasi kecelakaan itu,” tuturnya.

Disinggung mengenai penyebab kecelakaan itu, Selamet menyatakan bahwa penyebabnya dikarenakan faktor cuaca yang begitu ekstrim saat ini.

Tak hanya itu, tinggi gelombang yang terjadi di perairan Penebangan itu mencapai tiga hingga empat meter. Selamet mengatakan berdasarkan informasi yang diberikan Basarnas Pusat, Kapal Austratis II milik warga Negara Australia itu saat ini dalam kondisi terbelah dua, karena dihantam gelombang yang begitu tinggi di perairan itu.

“Kebetulan kapal pribadi jadi jumlah penumpang yang ada di kapal itu hanya dua orang. Kedua penumpang itu merupakan warga negara Australia,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

2 Penyair Kondang Jambi Meriahkan Refleksi Akhir Tahun Pemuda Pancasila

Jakarta, Aktual.co —  Dua penyair Jambi dihadirkan memeriahkan dan memberi makna serta warna kegiatan malam refleksi akhir tahun yang digelar Majelis Perwakilan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Jambi pada 31 Desember 2014 kemarin.

“Kita sengaja menghadirkan dua penyair terkemuka Jambi pada malam refleksi akhir tahun guna memberikan warna dan makna baru bagi PP yang selama ini sering diidentikkan sebagai Ormas berstigma negatif,” kata Ketua Bidang Humas Infokom MPW PP Jambi Ucok Penangaran di Jambi, Jumat (02/01).

Momentum pergantian tahun yang dirayakan oleh semua orang di seluruh dunia ini akan menjadi sesuatu yang spesial bagi PP Jambi dengan kehadiran kedua penyair kondang Jambi ini.

Kedua penyair tersebut adalah Dimas Agus Pelas dan penyair bertopeng Jambi Yupnical Saketi, keduanya akan didaulat menggelar pentas deklamasi baca puisi serta orasi singkat di hadapan ribuan keluarga besar PP Jambi.

Keduanaya akan melakukan orasi serta aksi deklamasi atau baca puisi terbaik mereka yang terkait dengan tema kejuangan perubahan sosial masyarakat ke arah yang lebih baik.

“Kita harapkan aksi sekaligus orasi politik kebudayaan mereka tersebut bisa menjadi sumber inspirasi baru bagi warga dan keluarga PP di Jambi,” kata Ucok.

Dimas Agus Pelas adalah penyair yang telah melahirkan beberapa buah buku antologi puisi, dia adalah seorang pengusaha muda dan juga aktivis pers.

Sementara itu, Yupnical Saketi adalah seorang seniman multi talent yang unik dengan penampilan panggungnya yang senantiasa menggunakan topeng hitam mirip superhero.

Yupnical juga penyair, dramawan, pelukis, penulis, aktivis lingkungan dan juga guru di salah satu sekolah swasta milik yayasan Muslimat NU yakni SMA Pembangunan YPWI.

Sedangkan, Kepala Sekretariat MPW PP Heru mengungkapkan pelaksanaan kegiatan Malam Refleksi Akhir tahun tersebut adalah agenda rutin yang digelar MPW PP Jambi, namun dalam wujud dan konsep yang berbeda setiap tahunnya dengan maksud bisa membaur dengan masyarakat.

Selain itu, kata ia, orasi dan deklamasi puisi penyair Jambi, acara juga akan dimeriahkan oleh penampilan band-band indie di Jambi, serta berbagai aksi pertunjukan lainnya yang merupakan kreatifitas anggota PP.

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora Tidak Akan Hadiri KT PSSI 2015, Karena ….

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan dirinya tidak akan hadir ke Kongres Tahunan (KT) PSSI 2015. Namun, Menpora akan mengutus wakilnya dari bawahannya untuk hadir.

Beredar kabar, tidak ahadirnya Menpora dalam kongres tersebut, karena “ketakutan” akibat membentuk Tim Sembilan yang bertugas melakukan pengawasan terhadap kinerja PSSI.

“Saya tidak hadir karena sudah ada agenda lain. Kemungkinan dari Kemenpora akan diwakili oleh Deputi,” ungkap Imam kepada wartawan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/1).

Meski tidak bisa datang, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, tetap menyampaikan harapan-harapan terhadap KT PSSI 2015. Dia berharap, KT tersebut bisa membuat seluruh elemen PSSI tahu dimana letak kesalahan mereka.

“Semoga PSSI bisa mengevaluasi diri. Kita ini sayang kepada sepakbola, sayang dengan PSSI,” harap Menpora.

Seperti diketahui, KT PSSI 2015 akan digelar pada Minggu (4/1) di Hotel Borobudur, Jakarta. KT tersebut bakal diikuti oleh 106 “voters” (pemilik suara sah) yang terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Indonesia Super League (ISL), 14 klub Divisi Utama (DU), 22 klub Piala Nusantara dan dua Asosiasi tambahan.

Dalam KT tersebut akan membahas beberapa agenda antara lain evaluasi laporan keuangan, anggaran 2015 serta penajaman strategi prioritas PSSI.

Artikel ini ditulis oleh:

Tahun 2014, Kecenderungan Anti Korupsi Masyarakat Menurun

Jakarta, Aktual.co —Badan Pusat Statistik mencatat di 2014, indeks perilaku anti korupsi masyarakat Indonesia menurun tipis dibanding 2013.
Jika di 2013, indeks perilaku anti korupsi Indonesia 3,63. Namun di 2014, turun jadi 3,61. Indeks itu dalam skala nol sampai lima.
“Namun masih lebih tinggi dibanding capaian 2012 sebesar 3,55,” kata Kepala BPS Suryamin, di Jakarta, Jumat.
Dijelaskan dia, apabila nilainya mendekati lima, menunjukkan masyarakat berperilaku semakin anti korupsi. Sebaliknya bila nilai indeks mendekati nol berarti masyarakat semakin permisif terhadap korupsi.
“Nilai 3,61 selama ini termasuk dalam kategori ‘anti korupsi’ yang berarti bahwa budaya ‘zero tolerance’ terhadap korupsi semakin melekat dan mewujud dalam perilaku masyarakat,” kata dia.
Sementara, indeks masyarakat perkotaan tercatat lebih tinggi di angka 3,71 dibanding masyarakat pedesaan yang mencapai 3,51.

Artikel ini ditulis oleh:

Final IIC 2014 Digelar di Bantul

Jakarta, Aktual.co — PT Liga Indonesia (PT LI), selaku operator kompetisi di Indonesia, memutuskan lokasi pertandingan final Inter Island Cup (IIC) 2014, akan diselenggarakan di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jawa Tengah, 27 Januari 2015.

Pertandingan ini, merupakan pertandingan yang tertunda, yang seharusnya digelar sebelum kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 dimulai, antara Persib Bandung kontra Arema Cronus.

“Format pertandingan single match dan di tempat netral. Opsinya di Bantul,” kata CEO PT LI, Joko Driyono di sela peresmian Kantor PSSI di areal Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/1).

Dengan adanya keputusan tersebut, maka juara turnamen yang digelar sebelum digulirkannya kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013/2014 itu akan segera didapat. Selama ini pertandingan final masih dalam pergunjingan.

Meski telah menetapkan lokasi pertandingan, pria yang juga Sekjen PSSI itu tidak menjelaskan dengan detail alasan kenapa memilih Stadion Sultan Agung yang berada di Yogyakarta itu.

Sebelum ada keputusan yang PT Liga Indonesia, final Inter Island 2014 akan dilakukan dengan format home away yaitu di Stadion Jalak Harupat Bandung dan Stadion Kanjuruhan Malang. Hanya saja, rencana itu batal terlaksana.

Bahkan, ada informasi yang berkembang akan dilakukan di markas juara ISL musim 2013/2014 yaitu Persib Bandung. Namun, rencana itu ditolak tegas oleh pihak Arema Indonesia dan menolak menjalani pertandingan final.

Manajemen klub yang berjuluk Singo Edan bahkan menyerahkan secara langsung tropi Inter Island 2014 kepada Persib Bandung tanpa harus menjalani pertandingan.

Turnamen Inter Island biasanya dijadikan ajang pemanasa sebelum turun di kompetisi ISL. Khusus untuk musim ini, turnamen tersebut tidak digelar. Hanya saja ada beberapa pertandingan pra musim yang akan dilakukan yang salah satunya adalah SCTV Cup 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain