15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39952

Ahok Ingin Pugar Masjid di Balaikota Pakai Sumbangan Pegawai

Jakarta, Aktual.co —Ingin bangun masjid di lingkungan Balai Kota DKI, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak ingin pakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Melainkan dari sumbangan pegawai.
“Jadi, semua pegawai harus ikut menyumbang. Saya pun nanti juga akan ikut memberikan sumbangan,” ujar Ahok, di Balai Kota DKI, Jumat (2/1).
Untuk penentuan desain masjidnya, juga akan digelar lewat sayembara sebelum proses pemugaran dan pembangunannya. 
Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku heran di Balai Kota DKI yang pegawainya banyak yang beragama Islam, tapi masjidnya kecil. Dia membandingkan dengan masjid di kantor-kantor wali kota di DKI.
“Kalau dilihat lagi, justru masjidnya masih lebih bagus yang ada di kantor-kantor wali kota,” ucap dia.
Oleh karena itu, dia meminta dibangun sebuah masjid di kompleks Balai Kota. Sehingga bisa dimanfaatkan oleh para pegawai dengan baik.

Artikel ini ditulis oleh:

Sidak Kabupaten Bogor: 98 Persen PNS Masuk di Hari ‘Kejepit’

Jakarta, Aktual.co —Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Kabupaten Bogor melakukan sidak untuk mengecek kedisiplinan pegawai masuk kerja di hari ‘kejepit’ hari ini Jumat (2/11). Usai libur bersama tahun baru dan libur Maulid Nabi Sabtu besok (3/1).
Usai sidak, Kepala BKPP Kabupaten Bogor, Aty Guniarty, mengatakan 98 persen PNS di Pemkab Bogor masih bekerja. Persentase pelanggaran PNS Kabupaten Bogor dari tahun ke tahun, turun signifikan. Yakni mencapai 50 persen dari jumlah pelanggaran di tahun 2014.
“Ini bukti pembinaan yang dilakukan BKPP cukup berhasil ditahun ini,” klaimnya, di Bogor, Jumat (2/1).
BKPP kabupaten Bogor, kata dia, tidak segan-segan mememberi sanksi bila ada PNS kedapatan melakukan pelanggaran displin.  Baik sanksi teguran lisan hingga penurunan pangkat.
“Karena akan menciptakan iklim displin yang tinggi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sesuai peraturan pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang larang dan kewajiban pegawai,” ujar dia.
Diakui dia, tim sidak menemukan masih ada beberapa Dinas dan kecamatan yang kurang tertib administrasi. Terutama di pengisian absen. “Ada orangnya, tetapi tidak ada keterangan absen hadir di kantor. Itu masih ada di lingkungan kerja Pemkab Bogor,” katanya.
Sidak pasca liburan dilakukan, karena banyak PNS yang sering bolos tanpa keterangan jelas. Terutama bila di hari ‘kejepit’.
“Maka, BKPP bersama Inspektorat dan Asisten administrasi pemerintah kabupaten Bogor langsung mengadakan sidak disiplin PNS di hari kejepit,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Gerrard Akan Tinggalkan Liverpool Akhir Musim

Jakarta, Aktual.co — Kapten Liverpool, Steven Gerrard mengumumkan bahwa, dirinya akan meninggalkan klub itu di akhir musim inni, mengakhiri kiprahnya selama 25 tahun dalam naik-turun perjalanan klub raksasa Inggris tersebut.

Gelandang berusia 34 tahun itu, yang tidak pernah bermain untuk klub lain pada karir profesionalnya, mengatakan itu merupakan keputusan terberat dalam hidupnya.

“Saya masih akan bermain dan meski pada fase ini saya tidak dapat mengonfirmasi akan (bermain) di mana, saya dapat mengatakan itu akan berada di suatu tempat yang berarti saya tidak akan bermain untuk klub yang bersaing dan tidak akan menjadi bagian dari lawan Liverpool – itu adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan,” ucapnya kepada situs resmi klub, Jumat (2/1).

Masa depan Gerrard di Anfield telah menjadi subyek spekulasi selama beberapa bulan, dan ia mengatakan dirinya mengumumkan rencana-rencananya sekarang untuk memastikan tidak ada gangguan-gangguan lebih lanjut terhadap timnya.

“Ini merupakan keputusan terberat dalam hidup saya dan salah satu antara saya dan keluarga saya telah begitu menantikan saat yang tepat untuk mendapatkan kesepakatan bagus,” ucapnya.

“Saya mengeluarkan pengumuman sekarang maka pelatih dan tim tidak terganggu dengan cerita-cerita seputar masa depan saya,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Malam Tahun Baru, Polres Jember Tilang 1062 Pelanggar Lalin

Jakarta, Aktual.co — Petugas Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menindak 1.062 pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam razia pada malam Tahun Baru 2015.
“Ribuan kendaraan sepeda motor itu terjaring dalam razia yang digelar oleh Polres Jember dibantu TNI pada malam tahun baru,” kata Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif dalam jumpa pers di Satlantas Polres Jember, Jumat (2/1).
Razia tersebut dilaksanakan pada Rabu (31/12) malam pukul 19.00 WIB hingga Kamis (1/1) pukul 05.00 yang digelar di empat titik masuk menuju alun-alun Jember yang menjadi kawasan “Car Free Night” pada pergantian malam Tahun Baru 2015.
Kegiatan tersebut didukung penuh oleh polsek jajaran yang ikut melaksanakan razia di wilayahnya masing-masing dengan target sasaran tidak hanya kendaraan bermotor, melainkan senjata api, senjata tajam, bahan peledak, minuman keras, narkoba, dan barang-barang yang berbahaya lainnya.
“Dari total 1.062 kendaraan yang ditindak, polisi mengamankan sebanyak 604 unit sepeda motor dan dua unit kendaraan roda empat,” tuturnya.
Sedangkan sisanya merupakan pelanggaran lalu lintas karena pengendara tidak melengkapi surat izin mengemudi (SIM) sebanyak 24 pelanggar, dan sebanyak 432 pelanggaran surat tanda nomor kendaraan (STNK).
Seluruh kendaraan roda dua dan roda empat hasil razia diamankan di Kantor Satlantas Polres Jember, Jalan Letjen Panjaitan, Kecamatan Sumbersari.
“Banyaknya sepeda motor dengan knalpot brong yang terjaring razia mengindikasikan kepatuhan dan ketaatan, serta kesadaran masyarakat Jember terhadap tertib lalu lintas sangat rendah,” paparnya.
Ia menjelaskan kendaraan tersebut akan dikeluarkan, apabila sudah memenuhi standarisasi dan mereka yang masih belum memiliki SIM atau pengendara dibawah umur, maka orang tuanya yang harus mengambil kendaraan tersebut di Satlantas Polres Jember.
“Mereka juga harus menandatangani surat pernyataan untuk mengembalikan sepeda motor sesuai dengan standarnya dan tidak lagi menggunakan knalpot brong atau spesifikasi teknis lainnya yang tidak standar,” ungkapnya.
Ia mengatakan para pelanggar lalu lintas tersebut juga diminta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan kendaraan yang tidak layak tidak akan dikembalikan kepada pemiliknya karena membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lain.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Tak Ada Penambahan Pasukan Untuk Kejar KSB Pembunuh Brimob

Jakarta, Aktual.co — Pasukan Brimob tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok sipil bersenjata (KSB) yang menembak mati dua anggota Brimob dan seorang karyawan PT Freeport Indonesia, di areal tambang, Kamis (1/1) malam.
“Tidak ada penambahan pasukan, Brimob yang ada di Timika cukup untuk melakukan pengejaran,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Patrige Renwarin, di Jayapura, Jumat (2/1).
Ia mengatakan, Polda Papua tidak menambah anggota Brimob di Timika, pascapenembakan yang dilakukan kelompok bersenjata dikawasan Tembagapura itu.
Pasukan yang ada di Timika cukup untuk melakukan pengejaran, namun hingga kini belum dapat dipastikan pelaku penyerangan berasal dari kelompok mana.
Kelompok sipil bersenjata yang beroperasi di wilayah Mimika, Papua, lebih dari satu.
“Motif penembakan itu belum diketahui pasti,” ujar Patrige.
Insiden penembakan itu yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIT itu berawal dari patroli yang dilakukan anggota Satgas Amole menggunakan mobil LWB dengan no lambung 014900 yang dikemudikan Suko Miartono (34), sekuriti Freeport.
Saat patroli itu, musibah menimpa Bripda Riyan Hariansyah (22) dan Bripda M Adpriadi (22), keduanya anggota Brimob Polda Sumsel, bersama karyawan Freeport yakni Suko Miartono.
Musibah itu diketahui, setelah kelompok patroli yang dipimpin Ipda Rysky didampingi Briptu Sandy Prima Nugraha dan Bripda Harun A Rasif, melintas di kampung Utikini dekat jembatan atau di mile 68 Tembagapura dan melihat mobil operasional PT Freeport.
Saat didekati ternyata ketiga korban sudah bersimbah darah akibat luka tembak dan luka bekas dianiaya.
Selain menewaskan ketiga korban, kelompok sipil bersenjata juga berhasil merampas dua pucuk senjata api jenis stayer aug beserta tiga unit magasen dan 125 amunisi peluru kaliber 5,56 mm.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Tingkatkan Produksi, KKP Dorong Kemandirian Pakan Ikan

Jakarta, Aktual.co —Kementerian Kelautan dan Perikanan mencanangkan Gerakan Kemandirian Pakan Ikan Nasional. Yakni gerakan mendorong produksi pakan ikan dengan menggunakan bahan baku lokal dan tidak tergantung dari bahan baku impor.
Direktur Jenderal Perikanan Budi daya, Slamet Soebjakto menuturkan kebutuhan pakan ikan maupun udang secara nasional di tahun 2015 diperkirakan mencapai 9,27 juta ton. Kebutuhan itu untuk memenuhi target produksi perikanan budi daya 16,9 juta ton. Sekitar 49 persennya, merupakan kebutuhan pakan ikan air tawar seperti ikan mas, nila, gurame, patin dan lele.
“Dengan target produksi perikanan budi daya pada 2015 yang mencapai 16,9 juta ton, kebutuhan pakan merupakan hal yang harus diperhatikan,” ujar dia, di Jakarta, Jumat (2/1).
Lewat gerakan itu, para pelaku usaha didorong secara kreatif dan inovatif memanfaatkan sumber daya alam di sekitarnya. 
“Pakan merupakan komponen penting dan menyerap biaya, tetapi sekaligus diperlukan untuk mendukung peningkatan produksi perikanan budidaya. Melalui Gerakan Kemandirian Pakan Ikan Nasional, selain terjadi peningkatan produksi juga akan meningkatkan kesejahteraan para pelaku budi daya ikan,” tukasnya.
Sebelumnya saat melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta, Selasa (30/12) lalu Dirjen Perikanan Budidaya mengatakan, melalui Gerakan Kemandirian Pakan Ikan, pihaknya akan memberdayakan kelompok pembudidaya untuk berkiprah dalam pembuatan pakan ikan mandiri sekaligus membuka lapangan pekerjaan di masyarakat.
Menurut dia, gerakan ini secara perlahan tapi pasti sudah dilaksanakan oleh beberapa kelompok pembudidaya yang ada di wilayah Procinsi DI Yogyakarta Meskipun demikian, Slamet menegaskan bahwa gerakan tersebut tidak untuk menyaingi pakan ikan komersil yang sudah ada.
“Pakan pabrikan tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pakan pada saat ikan berukuran kecil maupun pada saat masa akhir budi daya,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain