16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39967

Harga BBM Turun Tak Pengaruhi Tarif Angkot di Malang

Malang, Aktual.co — Penurunan harga bahan bakar minyak sejak Kamis (1/1) kemarin, tidak berpengaruh pada tarif angkutan kota (Angkot) di Kota Malang.
Tarif angkot sebesar Rp4 ribu untuk umum dan Rp2.500 untuk siswa, tetap berlaku bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Wahyu Setiyanto mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementrian Perhubungan atau Dinas Perhubungan Jawa Timur terkait penurunan tarif harga.
“Kami masih menunggu keputusan dan petunjuk dari Kementerian,” kata Wahyu, Jumat (2/1).
Bila sudah ada keputusan, maka hal tersbut akan disampaikan kepada Wali Kota Malang untuk mengeluarkan surat keputusan (SK) terkait harga baru tarif angkot. “Kalau sudah ada kejelasan akan ada SK baru dari Walikota nanti,” kata dia.
Saat ini, Dishub sedang melakukan kordinasi dengan supir angkot perihal penyesuaian harga, pasca turunnya harga BBM ini. Artinya, bila masih menggunakan harga lama, akan memberatkan penumpang.

Artikel ini ditulis oleh:

Inilah Perombakan Pejabat di Pemprov DKI

Jakarta, Aktual.co — Beberapa Kepala Dinas atau pejabat eselon II Pemprov DKI, dirombak  oleh Gubernur DKI Jakarta. Hal tersebut berupa pergeseran, promosi dan pencopotan di jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kinerjanya tidak memuaskan. Sekda DKI Jakarta Syaifullah mengatakan selain pergeseran posisi dan pencopotan, beberapa pejabat juga terdapat yang mendapatkan promosi seperti Benjamin Bukit, dari sebelumnya sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Perhubungan. “Kemudian ada Ika Yuli Rahayu, dari Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan,” katanya, Jumat (2/1).
Lebih lanjut Syaifullah menambahkan untuk Zainal Soleman yang sebelumnya sebagai Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat kini menjadi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda. Dan  Edi Nielson Sianturi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Dukcapil, dari sebelumnya sebagai salah satu kepala bidang di instansi yang sama. “Ada juga Pak Franky Mangatas, dari Kepala Inspektorat ke Asisten Sekda Bidang Pemerintahan,” ucap Sekda.
Berikut adalah Daftar Pejabat DKI yang Dimutasi :
‪- Wakil Wali Kota Jakarta Utara Tri Kurniadi menjadi Bupati Kepulauan Seribu‬
‪- Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Bambang Musyawardhana yang menjadi Wali Kota Jakarta Timur
‪- Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Pusat Rustam Effendi menjadi Wali Kota Jakarta Utara
‪- Sekwan DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede menjadi Wali Kota Jakarta Pusat
‪- Asisten Sekda Bidang Pembangunan Wiriyatmoko menjadi Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup‬
‪- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Arie Budiman menjadi Kepala Dinas Pendidikan DKI‬
‪- Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun menjadi Kepala Inspektorat DKI
– Isnawa Adji menjadi Kadis Kebersihan
‪- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Purba Hutapea akan dilantik menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
‪- Kepala Sudin Perumahan Jakarta Utara Ika Lestari Aji menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman‬
‪- Kepala Dinas Kominfomas Agus Bambang Setyo Widodo menjadi Kepala Dinas Pelayanan Pajak‬
‪- Kepala Badan Perpustakaan Agus Suradika menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah‬
‪- Kepala Bidang Kewaspadaan Kesbangpol menjadi Sekwan DPRD DKI‬
‪- Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda menjadi Kepala Kesbangpol‬
‪- Kepala Inspektorat Franky Mangatas Panjaitan menjadi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan DKI
‪- Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara Edison Sianturi menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI
‪- Wakil Kepala Dinas Perhubungan Benyamin Bukit menjadi Kepala Dinas Perhubungan‬
‪- Kepala Biro Dikmental Budi Utomo menjadi Wakil Bupati Kepulauan Seribu

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Ahok Copot Kadishub DKI

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co — Beberapa Kepala Dinas atau pejabat eselon II Pemprov DKI, dirombak  oleh Gubernur DKI Jakarta. Hal tersebut berupa pergeseran, promosi dan pencopotan di jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kinerjanya tidak memuaskan. Sekda DKI Jakarta Syaifullah mengatakan beberapa pejabat yang digeser seperti Kepala Dinas Pendidikan Lasro Marbun mengisi jabatan Kepala Inspektorat. Untuk mengisi kekosongan tempat yang ditinggalkan Marbun, yakni sosok Arie Budhiman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Dan untuk Kadisparbud diisi oleh Purba Hutapea yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). “Pak Agus Suradika, dari Kepala Biro Perpustakaan dan Arsip ke BKD (Badan Kepegawaian Daerah),” katanya usai pelantikan, Jumat (2/1).
Untuk Agus Bambang Setyowidodo dari Kadisinfomas ke Dinas Pelayanan Pajak. Sedangkan para pejabat yang dicopot atau “distafkan” sambung Syaifullah yakni mantan Kadis Perhubungan Muhammad Akbar, mantan Kepala BKD I Made Karmayora, dan mantan Kadis Pelayanan Pajak Iwan Setyawandi. “Pak Iwan dinonjob-kan. Kalau Pak Made dan Pak Akbar di TGUPP (Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan),” ujar Saefullah.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Identifikasi Jenazah, Tim DVI Asing Bantu polda Jatim

Jakarta, Aktual.co — Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari kepolisian Singapura dan Korea Selatan membantu tim DVI Polri melakukan identifikasi terhadap korban pesawat AirAsia QZ8501.
Tim DVI dari negara asing ini bergabung dengan tim antemortem dan postmortem untuk identifikasi tujuh jenazah yang ada di Mapolda Jatim.
“Mereka menyatakan siap membantu kita disini,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, Jumat (2/1).
hingga kini, delapan jenazah sudah dikirim ke posko DVI Polda Jatim. Satu jenazah berhasil diidentifikasi dan sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Artikel ini ditulis oleh:

18 Jenazah Korban AirAsia Telah Dievakuasi ke Lanud Iskandar

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 18 jenazah korban AirAsia QZ 8501 sudah dievakuasi ke Lanud Iskandar sejak 31 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015.
Yang terakhir adalah sebanyak empat jenazah korban kembali berhasil di evakuasi menggunakan helikopter UH60 Blackhawk US Navi milik Amerika Serikat melalui Bandara Lanud Iskandar, Jumat Sore.
Apabila dijumlahkan sejak 31 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015 maka jumlah korban yang telah di evakuasi sebanyak 18 orang.
Helikopter UH60 Blackhawk US Navi milik Amerika Serikat rencananya juga akan kembali melakukan evakuasi dari kapal USS Samson.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Demokrasi Indonesia Harus Lebih Matang

Jakarta, Aktual.co — Konsolidasi demokrasi di Indonesia sudah berlangsung sejak tahun 1998. Pengalaman Pileg, pilpres, dan pilkada semestinya telah membuat Indonesia matang berdemokrasi. Apalagi, selama kurun waktu tersebut, semua proses demokrasi berjalan dengan baik dan lancar.
“Sejak 1998, berarti kita sudah menjalankan praktik pileg dan pilpres sebanyak 4 kali yaitu 1999, 2004, 2009, dan 2014. Kalau kita punya kab/kota sebanyak 497 (per mei 2013), itu artinya pilkada telah dilaksanakan setidaknya lebih dari 1500 kali di seluruh Indonesia. Artinya, demokrasi sudah sangat akrab dengan bangsa Indonesia,” kata Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay di Jakarta, Jumat (2/1).
Ketua Komisi VIII DPR RI itu menambahkan, tentu ada kendala dan tantangan dalam menjalankan demokrasi tersebut. Tetapi sejauh ini, para penyelenggara dan juga lembaga-lembaga Yudikatif yang menangani sengketa dapat menyelesaikannya dengan baik. Partai politik dan juga para politisinya tentu juga sudah sangat dewasa di dalam menghadapi sengketa-sengketa di dalam berdemokrasi.
“KPU, Bawaslu, MK, dan juga pengadilan TUN sangat berperan dalam ‘meluruskan’ jalannya demokrasi. Sampai sejauh ini, hampir semua persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” imbuhnya.
Peran media massa juga tidak bisa dikesampingkan. Sebagai salah satu pilar demokrasi, media massa terbukti telah mampu menjadi kekuatan penyeimbang.
Praktik-praktik penyalahgunaan kekuasaan dapat dihindarkan berkat kerja keras awak media. Selain itu, media massa juga turut menjadi instrumen pencerahan dalam menyeleksi calon para pemimpin.
“Harus diakui, media massa itu adalah icon perubahan. Media massa bisa menjadikan orang biasa menjadi populer. Dan popularitas sangat berpengaruh dalam meningkatkan elektabilitas. Ada banyak pemimpin yang lahir baik di tingkat nasional mapun lokal berkat media massa,” katanya.
Berdasarkan hal itu, sangat tepat bila banyak pihak yang mengharapkan demokrasi Indonesia harus lebih kokoh di tahun-tahun mendatang. “Pengalaman 15 tahun mempraktikkan demokrasi adalah modal besar dalam membangun Indonesia. Semua pihak tentu diminta untuk berpartisipasi dalam memajukan praktik demokrasi di Indonesia,” pungkas Daulay.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain