16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39969

Percepat Pencarian Korban AirAsia, BPPT Pasang Side Scan Sonar

Pangkalanbun, Aktual.co — Kapal Baruna Jaya akan dipasangi alat pendeteksi tambahan guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 sekitar selat Karimata.
Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Ridwan Jamaluddin mengatakan, sensor yang terdapat dalam alat tambahan ini untuk mendeteksi serpihan maupun badan pesawat.
“Side scan sonar ini dipasang pada bagian belakang kapal Baruna Jaya. Untuk memindai scaning samping kanan kiri kapal. Sensornya sanggup mendeteksi  hingga kedalaman 500 meter,” kata Ridwan di Posko Utama Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Jumat (2/1).
Dia menjelaskan, alat ini memiliki kemampuan untuk menggandakan sonar dari satu sisi ke sisi lainnya. Sehingga dapat melihat ke kedua sisi di kanan dan kiri, memetakan semua area pencarian secara efektif dan menghemat waktu pencarian.
“Apabila  nanti mendapatkan serpihan pesawat alat itu dapat  mengefisiensi pencarian  darimana serpihan itu berasal. Dengan kata lain badan pesawat diharapkan bisa cepat ditemukan,” jelasnya.
Cuaca buruk menjadi kendala dalam proses evakuasi namun pihak BPPT mengklaim tahan terhadap segala cuaca. “Alat ini tahan terhadap cuaca. Mau cuaca seperti apa, air keruh sekalipun juga tetap mampu mendeteksi,”tutupnya.
Saat ini kapal Baruna Jaya tengah merapat ke Pelabuhan Kumai Kalimantan Tengah dan akan segera dipasangkan alat deteksi tambahan side scan sonar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KSAU yang Baru Dilantik Presiden

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo melantik Marsekal Madya Agus Supriyatna sebagai Kepala Staf Angkatan Udara menggantikan Marsekal Ida Bagus Putu Dunia, Jumat (2/1) siang. Acara yang berlangsung di Istana Negara tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan pimpinan TNI serta para kepala staf angkatan. Hadir juga para menteri Kabinet Kerja serta Kepala Staf Kepresidenan Luhut B Pandjaitan.
Marsma Agus Supriyatna dilantik menjadi Kasau berdasarkan Keputusan Presiden nomor 1 TNI 2015. Agus Supriyatna merupakan lulusan Akabri 1983 sebelum menjadi Kasau menjabat Kepala Staf Umum TNI. Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Irjen TNI dan Pangkoopsau II.
Editor: Fahad Hasan

Identifikasi, Tiga jenazah Berhasil Dikenali

Surabaya, Aktual.co — Dari delapan jenazah yang sudah diserahkan ke Polda Jatim, tim DVI mengenali tiga identitas jenazah korban AirAsia QZ8501.
Kabid Dokkes Polda jatim, Kombes Pol Budiyono, mengatakan dari hasil pemeriksaan dan rapat rekonsiliasi oleh 30 dokter ahli, bahwa jenasah yang pertama kali datang dengan peti nomer B002, yang sebelumnya tim identifikasi mengalami kesulitan, akhirnya bisa diketahui dan bernama  Graison Herbert Linaksita.
“Dari hasil data primer seperti pemeriksaan gigi, sidik jari dan data-data medis jenis klamin, dia bernama Graison Herbert Linaksita” ujar Kombes pol Budiyono, Jumat (2/1).
Sementara jenazah kedua yang berhasil diidentifikasi adalah pramugari AirAsia yang bernama Khairunnisa. Tidak hanya dari sidik jari dan data-data medis, tetapi juga didukung data skeunder seperti tahi lalat pada pundak kiri, dan diperkuat properti AirAsia serta name teks dan perhiasan yang dikenali keluarga.
“Untuk Kevin (jenazah lain) cukup cepat, selain data-data primer, hasil sidik jari ternyata sudah terdaftar di mabes polri. Jari ketika sidik jarinya ditempel, di monitor langsung keluar wajah dan namanya.” kata dia.
Dengan diketahuinya tiga identitas tambahan, berarti saat ini sudah 4 jenazah yang dikenali.

Artikel ini ditulis oleh:

Vaksin Pentabio “5 in 1” Siap Masuk Pasar Ekspor

Jakarta, Aktual.co — Produk Vaksin Pentabio “5 in 1” (Difteri, Tetanus, Pertusis, Hepatitis B, Haemophilus Influanzae tipe b) yang mendapatkan kelulusan Pra Qualifikasi (PQ) dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 Desember 2014, kini siap masuk pasar ekspor.

Kepala Bagian Corporate Communications PT Bio Farma, N Nurlaela, di Bandung, Jumat (02/01), menjelaskan Dirut PT Bio Farma, Iskandar, menyampaikan rasa syukur atas produk itu saat memberi sambutan peresmian Gedung Administrasi 2 serta peletakan batu pertama pembangunan fasilitas produksi dan pengemasan Bio Farma itu di Bandung (30/12) lalu.

Keluarnya Pra Qualifikasi dari WHO terhadap Vaksin Pentabio jelas akan menambah portofolio vaksin Bio Farma yang listed untuk dibeli oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak-anak PBB (UNICEF), dan Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) serta negara-negara lain di dunia, namun prioritas tetap untuk kebutuhan pasar dalam negeri.

Menurut Dirut PT Bio Farma, Iskandar, dengan penambahan produk vaksin Pentabio, total produk vaksin Bio Farma yang listed di WHO sejak tahun 1997 hingga kini menjadi sebanyak 13 produk.

Ia juga menjelaskan WHO memiliki kewenangan untuk menilai kualitas, keamanan, dan khasiat produk vaksin dari berbagai produsen vaksin, dan pra kualifikasi WHO dilakukan untuk menilai kualitas vaksin serta untuk memenuhi spesifikasi tender dan standar mutu.

Aspek penting dalam pra kualifikasi WHO itu sendiri mencakup komitmen manajemen, penerapan sistem manajemen kualitas secara menyeluruh, dan kualitas Badan POM di negara yang bersangkutan.

Iskandar menambahkan pihaknya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas upaya maksimal dari seluruh karyawan Bio Farma karena proses mendapatkan PQ WHO tidaklah mudah.

Keluarnya PQ WHO itu sendiri didasarkan pada review “Product Summary File”, evaluasi dari konsistensi karakteristik produk akhir, audit visitasi ke fasilitas produksi, dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan rekomendasi yang dibuat oleh reviewer WHO selama evaluasi.

Artikel ini ditulis oleh:

BPS: Kenaikan Harga Beras dan Rokok Faktor Terbesar Tingkatkan Angka Kemiskinan

Jakarta, Aktual.co — Kepala BPS, Suryamin mengatakan terdapat beberap komoditi yang memberi sumbangan besar terhadap garis kemiskinan. Diantaranya yaitu kelompok makanan dan bukan makanan.

“Yang harus dikontrol itu kelompok makanan. Beras di urutan pertama, kedua itu rokok kretek filter. Kalau rokoknya dihilangkan, ini bisa berpengaruh ke angkanya,” kata Kepala BPS Suryamin di kantor BPS Jakarta, Jumat (2/1).

Untuk kelompok makanan di perkotaan, beras menyumbang persentase terbesar terhadap garis kemiskinan, yakni sebesar 23,39 persen. Selanjutnya yaitu rokok kretek filter senilai 11,18 persen, telur ayam ras senilai 3,73 persen, daging ayam ras 2,97 persen, dan mie instan menyumbang 2,62 persen.

Sedangkan untuk kelompok bukan makanan di perkotaan, perumahan di menyumbang 8,05 persen, listrik menyumbang 2,69 persen, dan bensin 2,49 persen, pendidikan 2,37 persen, pakaian jadi anak-anak 2,11 persen, dan angkutan 1,82 persen.

“Terlihat bahwa peranan komoditi makanan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Fakta Terbaru: Berpelukan Bisa Usir Penyakit Flu

Jakarta, Aktual.co — Cuaca yang tak menentu, bahkan hujan yang sering melanda, membuat kesehatan Anda rentan untuk sakit di musim tersebut. Salah satunya, flu yang sering sekali menyerang.

Ketimbang mengonsumsi obat-obatan yang membahayakan ginjal, mengapa tidak mencegahnya dengan cara yng lebih romantis seperti berpelukan, demikian dilansir dari Foxnews, Jumat (2/1)
 
Peneliti dari Universitas Carnegie Mellon menemukan, bahwa berpelukan bisa mengusir flu. Selain itu para peneliti juga menemukan, fakta terbaru bahwa berpelukan juga memberikan manfaat kesehatan lain berupa dukungan sosial.

Penulis studi ilmiah, Sheldon Cohen sekaligus psikolog dari Carnegie, mengatakan,  bahwa Bagaimana pun, mereka yang menerima lebih banyak pelukan dapat terlindungi dari infeksi dan flu.

Kami menguji apakah persepsi dukungan sosial sama-sama efektif dalam melindungi kita dari stres akibat kerentanan terhadap infeksi. Dan, lanjutnya, menerima pelukan apakah mungkin bisa menjelaskan perasaan dukungan dan diri mereka sendiri untuk terlindung dari infeksi.

Dukungan sosial yang timbul akibat sering berpelukan ini juga terbukti mampu membuat pasangan terhindar dari konflik. Hal ini dikarenakan berpelukan juga menyumbang sepertiga dari efek perlindungan tersebut.

Hal ini, menunjukkan bahwa dipeluk oleh orang yang terkasih adalah cara efektif untuk mengurangi tingkat stres.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain