15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39983

Keluarga Pramugari AirAsia QZ8501 Siapkan Pemakaman

Jakarta, Aktual.co — Keluarga pramugari Khairunisa Haidar Fauzi di Palembang menyiapkan pemakaman untuk korban  pesawat AirAsia QZ8501.
“Setelah mendengar informasi ditemukannya Khairunisa dalam kondisi meninggal dunia, keluarga di Palembang menyiapkan penyambutan datangnya jenazah dan tempat pemakaman di pemakaman khusus keluarga kawasan Jalan Bukit Lama,” kata Muhammad Nasir, salah seorang kerabat korban, di Palembang, Kamis (1/1).
Menurut dia, untuk menyambut kedatangan jenazah Khairunisa dalam satu atau dua hari ini, semuanya sudah disiapkan oleh keluarga besar karena kedua orangtua dan kakaknya saat ini masih berada di Surabaya.
“Kami keluarga besar mewakili kedua orang tuanya Haidar Fauzi dan Rohana menyiapkan penyambutan jasad Khairunisa dan tempat pemakamannya,” kata Nasir.
Nasir menambahkan, kapan pun jenazah Khairunisa dikirim ke Palembang, seluruh keluarga besar telah menyiapkan semua keperluan untuk mlakukan penyambutan dan pemakaman secara agama Islam.
Pihaknya berharap proses identifikasi dan otopsi Khairunisa bisa dilakuakn dengan baik dan lancar sehingga cepat selesai serta diserahkan petugas kepada keluarga.

Artikel ini ditulis oleh:

Polda Aceh Gelar Pengobatan Gratis untuk Korban Banjir

Banda Aceh, Aktual.co — Polda Aceh dan Polres Aceh Utara menggelar pengobatan gratis untuk korban banjir di sejumlah kecamatan dalam Kabupaten Aceh Utara, Kamis (1/1).
Pengobatan utama digelar di posko induk Desa Keude Lhoksukon, Aceh Utara. Selain itu, Polda Aceh mengadakan layanan kesehatan keliling ke lima kecamatan terparah lokasi banjir yiatu Kecamatan Tanah Luas, Tanah Pasir, Baktiya, Matangkuli, dan Kecamatan Lhoksukon.
Kepala Bidang Kodokteran Bhayangkara Polda Aceh  Kombes R Harjuno menyebutkan kegiatan itu sebagai bentuk kepedulian keluarga besar Polri untuk korban banjir di kabupaten tersebut.
“Kita akan gelar selama tiga hari ke depan pengobatan gratis ini. Untuk itu, kita imbau warga mendatangi posko dan mobil keliling kita untuk berobat secara gratis,” kata R Harjuno, kepada Aktual.co.
Pihaknya melibatkan enam dokter umum, satu dokter spesialis dan 25 tenaga medis dalam kegiatan pengobatan gratis tersebut. “Paska banjir,biasanya masyarakat rentan sakit. Untuk itu, kita datang mencoba membantu meringankan beban masyarakat untuk berobat.”

Artikel ini ditulis oleh:

Penumpang AirAsia QZ8501 Berulang Tahun Hari Ini

Jakarta, Aktual.co — Seorang penumpang pesawat Air Asia QZ8501, William Wijaya, berulang tahun tepat pada hari ini, Kamis (1/1).
“Selamat ulang tahun ke-9 keponakanku tercinta di surga. Saya tahu, kamu dan keluargamu mempunyai pesta (perayaan) yang fantastis di sana bersama Tuhan. Saya akan selalu mengingat senyum manismu dan koleksi mobil-mobilanmu. Kami semua mencintai kalian,” demikian tulis paman korban, Adi Kwok Handojo, dalam Bahasa Inggris di akun Facebooknya.
William Wijaya dan empat anggota keluarganya berangkat ke Singapura untuk liburan akhir tahun. Keempat anggota keluarga lainnya yakni kedua orang tuanya Eko Wijaya, Susandhini Liman dan dua kakaknya Marilyn Wijaya serta Alfred Wijaya.
William Wijaya duduk di kelas tiga SD Bina Bangsa River Side Malang. Sementara, kedua kakaknya duduk di kelas VIII SMP dan X SMA di sekolah yang sama.
Sejumlah teman Adi di jejaring sosial ikut memberikan komentar keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa keluarga tersebut.
Bagi Adi, kakaknya Eko Wijaya merupakan panutan. Eko membimbing Adi untuk mengenal Tuhannya secara lebih dekat. Hal itu tertuang dalam statusnya pada 30 Desember. Adi juga menyebut Eko merupakan gurunya dan selalu berusaha melindunginya.
Orangtua Eko, Sumargasari, mengatakan Natal 2014 merupakan pertemuan terakhirnya dengan anaknya. “Saya masih berharap anak saya dan keluarganya kembali ke Surabaya dengan selamat.”

Artikel ini ditulis oleh:

Libur Tahun Baru, Jalur Wisata Semarang Macet Total

Semarang, Aktual.co — Kemacetan parah terjadi di jalur Pantura Mangkang dari arah Semarang-Jakarta pada libur tahun baru 2015.
Kemacetan disebabkan membludaknya pengunjung tempat wisata Kebun Binatang Mangkang. Area parkir kendaraan pengunjung membludak dan meluber hingga sepanjang jalan utama.
Berdasarkan pantauan Aktual.co, titik kemacetan mulai dari pasar Mangkang. Kepadatan arus lalu lintas mulai mencair setelah melewati Terminal Mangkang memasuki arteri Kaliwungu. Antrean panjang terjadi sejak pagi hingga sore. Kendaraan bernopol luar kota Semarang memadati jalur Mangkang.
“Macet sejak pagi tadi. Rombongan hanya bisa berjalan mengular sampai Terminal bus Mangkang,” kata Bayu Agung Pribadi pengunjung asal Purwodadi, Kamis (1/1).
Sementara di jalur Bandungan, Kabupaten Semarang, kemacetan parah terjadi dari dua arah, bahkan beberapa kendaraan ada yang mogok.
Jalan antara Jimbaran ke Bandungan tergolong sempit sehingga sulit menyalip. Kemacetan semakin parah karena ada beberapa pengendara motor yang menyerobot dan melewati marka jalan. Beberapa pengemudi mobil yang tidak sabar memilih putar balik sehingga lalulintas semakin semrawut.
Untuk mencegah kemacetan di jalan yang terjal, dari Jimbaran menuju daerah wisata Sidomukti, akses masuk ditutup untuk mobil roda empat.
Kawasan Bandungan, Jimbaran dan Sidomukti memang menjadi pilihan wisatawan berkunjung saat liburan karena pemandangan indah dan udara segar di sana. 

Artikel ini ditulis oleh:

Pesta Musik Sambil Konsumsi Minuman Keras, 25 Remaja di Aceh Diamankan

Banda Aceh, Aktual.co — Tim gabungan dari Satpol PP dan WH Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe dan Denpom Lhokseumawe mengamankan 25 warga saat menggelar pesta musik alias dugem di Pulau Seumadu, kawasan wisata Pantai Rancong dan KP3 Lhokseumawe, Kamis (1/1) dinihari. 
Sebagian besar yang ditangkap tersebut merupakan kaum remaja. Diduga mereka merayakan pesta tahun baru dengan dugem dan mengkonsumsi minuman keras.
“Kita tangkap 25 orang itu di dua tempat terpisah. Kita razia sejak Isya sampai dini hari. Razia ini juga melibatkan polisi dan POM TNI,” kata Kepala Satpol PP Kota Lhokseumawe, Irsyadi, kepada Aktual.co.
Disebutkan, pihaknya menangkap 17 orang di Pantai Pulau Seumadu, dan di KP3 sebanyak delapan orang. Khusus di KP3 Lhokseumawe, pihaknya juga menemukan satu botol minuman keras dan satu kondom yang telah digunakan.
“Sebagian mereka itu sempat lari dan bersembunyi ketika petugas datang. Beruntung, sebagian besar berhasil kita tangkap,” ujarnya. 
Selain itu, pihaknya telah meminta Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) setempat untuk membina puluhan warga tersebut.
Saat ini, sebagian besar orang tua dari remaja yang ditangkap tersebut telah dipanggil. “Setelah dibina oleh MPU, mereka kita kembalikan ke orang tuanya. Sebagian mereka masih di kantor, karena menunggu orang tuanya datang.”

Artikel ini ditulis oleh:

Cuaca Relatif Teduh, BMKG Rekomendasikan Pencarian Korban Pagi Hari

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Pangkalan Udara Iskandar PangkalanBun, Kalimantan Tengah, merekomendasikan pencarian korban AirAsia dimaksimalkan pada pagi hingga siang hari.
“Kalau kami menyarankan, pencarian di laut lebih baik dimaksimalkan mulai pukul 06.00-11.00 WIB, karena saat itu kondisi cuaca di laut relatif lebih teduh,” kata Kepala Stasiun BMKG Pangkalan Udara Iskandar, Lukman Soleh Hakim, di Pangkalan Bun, Kamis (1/1).
Saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga cuaca buruk cukup sering terjadi, seperti Kamis pagi, Pangkalan Bun sempat diguyur hujan deras.
Pagi hari, potensi angin dan gelombang memang relatif tinggi. Namun jika dibanding kondisi sore hari, cuaca pagi hingga siang masih relatif lebih bagus dan tidak terlalu parah.
Saat cuaca buruk, tinggi gelombang berkisar antara dua hingga tiga meter dan potensi hujan juga tinggi sehingga bisa makin menghambat pencarian.
“Kalau sore dan malam sangat besar potensi hujan sehingga itu makin menghambat pencarian, ditambah gelombang tinggi dan angin,” kata Lukman.
BMKG telah menyampaikan prediksi setiap perkembangan cuaca diharapkan sebagai acuan. Namun keputusan kapan pencarian dilakukan, tergantung keputusan tim gabungan yang melaksanakan di lapangan.
Cuaca buruk gelombang tinggi dan angin kencang menghambat upaya pencarian dan evakuasi korban pesawat berpenumpang 155 orang ditambah tujuh kru pesawat yang hilang kontak pada Minggu (28/12) lalu di Selat Karimata.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain