15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39984

Sekarang, Rizal Ramli Puji Jokowi

Jakarta, Aktual.co — Kebijakan pemerintah Jokowi-JK menurunkan harga BBM bersubsidi. Langkah ini diapresiasi ekonom Rizal Ramli.
“Penurunan Harga BBM Premium, saya ucapkan selamat kepada Presiden Jokowi, yang menyambut keinginan rakyat dan anjloknya harga minyak mentah di dunia  USD 55/barel, dengan menurunkan harga BBM Premium dari Rp 8500 menjadi Rp 7600,” kata ekonom Rizal Ramli melalui akun twitternya @ramlirizal, Kamis (1/1).
Menurut mantan menteri Perekonomian era Gus Dur ini menilai keputusan ini sudah tepat mengingat harga minyak saat ini sedang anjlok. Keputusan Jokowi yang dulu menaikkan harga BBM di awal pemerintahannya adalah langkah terburu-buru.
“Kenaikan harga BBM Rp2000 yang lalu sangat ‘kesusu’ dengan argumen asal-asalan karena ‘Pejabat Asal Jeplak’ (PAJ) dan ‘pokoke BBM naik’. Jokowi terlalu percaya dengan saran PAJ itu,” sambungnya.
Ia mengatakan sebenarnya dengan harga BBM subsidi Rp 7600 pemerintah sudah bisa mengambil untung Rp 200 hingga Rp 300. Pemerintah pun diminta lebih memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.
“Golongan menengah bawah secara tidak langsung subsidi pemerintah dan infrastruktur. Seharusnya konsumen menengah atas, pertamax dan pertamax plus harus ikut membayar lebih mahal melalui pajak BBM,” terangnya.
“Artinya beban ekonomi ditanggung bersama sesuai kemampuan, yang lebih mampu membayar lebih mahal, yang tidak mampu dilindungi atau membayar lebih sedikit,” pungkas Rizal.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Serahkan Pada Mekanisme Pasar, Pengamat : Jokowi -JK Buat Negara Seperti ‘Ada dan Tiada’

Jakarta, Aktual.co — Upaya pemerintah untuk melakukan skema subsidi tetap terhadap penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi nasional oleh pemerintah Jokowi-JK terus menuai polemik. Pasalnya, skema itu pemerintah memberikan subsidi dalam jumlah tertentu, sementara sisanya mengikuti harga pasar.
Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) menilai indikator kebijakan Indonesia sudah terkonfirmasi bahwa pemerintah Jokowi-JK sudah terjun bebas menjadi negara yang sangat liberal.
“Negara tak boleh terlalu intervensi mengurus sektor ekonomi dan semua berdasarkan mekanisme pasar,” kata Ipang ketika dihubungi, di Jakarta, Kamis (1/1).
Pencabutan subsidi oleh pemerintah, kata dia, tentu menujukkan sebuah kemenangan dari penerapan sistem neoliberlisme. Dimana, sambung dia, pemerintah yang neolib salah satunya, sudah menepikan cita-cita negara untuk menjadi bangsa yang merdeka, negara yang bersatu, berdaulat adil dan makmur.
“Negara seperti antara ada dan tiada, seperti negara penjaga malam, lepas tangan untuk membantu masyarakatnya seperti mencabut subsidi. Negara tidak lagi untuk menjamin kepentingan seseorang atau golongan, akan tetapi menjamin kepentingan masyarakat seluruhnya. Poin ini yang tak lagi tercapai,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

CesPa: Mari Awasi Reses Anggota DPR RI

Jakarta, Aktual.co — Lembaga Swadaya Masyarakat Center for People Studies and Advocation (CEPSA) menginginkan publik benar-benar memantau kinerja yang dilakukan anggota DPR RI yang saat ini sedang melakukan reses yang berakhir pada 11 Januari 2015.
“Pada masa reses ini, CEPSA mengajak seluruh elemen masyarakat dan media massa untuk bersama-sama mengawal dan memantau masa reses anggota DPR,” kata Direktur Kajian dan Program CEPSA Fredy Umbu Bewa Guty dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (1/1).
Menurut dia, publik dapat mengawal dan memantau kinerja anggota legislatif baik yang dilakukan secara individu maupun secara berkelompok lewat komisi yang turun menjumpai rakyat di daerah-daerah pemilihan.
Ia mengemukakan bahwa proses pengawalan dan pemantauan reses oleh publik ini selanjutnya disebut sebagai “Gerakan #PantauReses DPR”.
“Gerakan #PantauReses DPR harapannya dapat dilakukan secara rutin setiap masa reses. Di akhir reses, CEPSA akan memberikan laporan monitoring #PantauReses* melalui situs CEPSA dan konferensi pers,” katanya.
Fredy menjelaskan inisiatif Gerakan #PantauReses DPR ini dimaksudkan agar pembangunan partisipasi masyarakat dalam mengawal proses demokrasi pascapemilu dapat terus diupayakan dalam kerangka penguatan demokrasi yang lebih substantif.
Dengan demikian, ujar dia, rakyat tidak lagi menganggap bahwa proses demokrasi hanya sebatas ikut dalam pemilu atau pilkada melainkan lebih dari itu, konsekuasi logis demokrasi adalah pengawalan rakyat terhadap proses pasca pemilu.
“Inilah bentuk dari tanggung-jawab warga dalam demokrasi,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa bentuk partisipasi seluruh elemen kemasyarakatan pada gerakan tersebut terdiri atas mengikuti kegiatan reses yang dilaksanakan oleh para anggota DPR di daerah masing-masing, mendokumentasikan proses kegiatan reses anggota DPR di daerah masing-masing.
Hasil dokumentasi baik secara langsung maupun hasil liputan media juga diharapkan dapat dipublikasikan pada media sosial dan diselipkan tanda pagar #PantauReses, sebagai bentuk dari penyatuan gerakan.
Selain itu, lanjutnya, partisipasi lainnya dapat juga dilakukan dengan mendorong anggota dewan dan rakyat agar melakukan reses yang substantif sesuai dengan aturan perundang-undangan, yakni menyerap dan menghimpun aspirasi rakyat dan penyampaian laporan pertanggungjawaban moral dan politik anggota DPR kepada rakyat, dalam kegiatan reses tersebut.
“Ajak setiap media massa (cetak, televisi maupun media massa online) untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan kegiatan reses anggota DPR di daerah masing-masing,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Indef: BBM Turun, Semoga Barang Kebutuhan Juga Turun

Jakarta, Aktual.co — Indef berharap penurunan harga BBM dapat mempengaruhi harga bahan pokok yang telah terlanjur naik karena kenaikan BBM pada November 2014 lalu.
Direktur Indef Enny Sri Hartati turut mengomentari pernyataan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel yang menyebut bahwa pada dasarnya turunnya harga BBM subsidi tidak ada pengaruhnya dengan harga bahan baku atau bahan pokok. Menurut Enny, harga BBM justru memiliki dampak yang signifikan terhadap kebutuhan pokok.
“BBM punya dampak signifikan terhadap kebutuhan pokok,” katanya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (1/1).
Ia menjelaskan bahwa distribusi merupakan hal yang penting dalam menetapkan harga. Sementara itu, distribusi sendiri tergantung pada transportasi darat yang menggunakan BBM.
“Harga kebutuhan pokok yang pertama memang ditentukan dari suplai demand, yang kedua itu distribusi,” jelasnya.
Meski andilnya cukup besar, Enny memperkirakan akan terjadi kekakuan harga. Sehingga, ketika harga BBM turun, tidak akan berpengaruh terhadap harga lainnya.
“Sudah berkali-kali terjadi. Ketika BBM naik, harga lain melonjak naik. Tapi kalau turun, harga itu sangat kaku,” tandasnya.
Perlu diketahui, di penghujung tahun 2014 tepatnya pada 31 Desember 2014, Pemerintah telah menetapkan kebijakan menghapus subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan menurunkan harganya menjadi Rp7.600 per liter dari sebelumnya sebesar Rp8.500 per liter. 
Pemerintah juga menetapkan kebijakan subsidi tetap untuk BBM jenis solar sebesar Rp1.000 per liter. Harga solar juga diturunkan dari semula Rp7.500 per liter menjadi Rp 7.250 per liter. Sementara minyak tanah tetap Rp2.500 per liter. 
Harga tersebut diberlakukan sejak hari ini, 1 Januari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Diduga Akan Lakukan Bunuh Diri, Wanita Ini Didor Militer Nigeria

Jakarta, Aktual.co — Tentara Nigeria tembaki wanita yang diduga akan melakukan bom bunuh diri saat akan mencoba memasuki barak militer di Nigeria timur laut yang bergolak.
Perempuan yang mengenakan hijab itu ditembak karena menolak untuk diperiksa saat mendekati barak di Bolari. “Wanita itu menolak untuk berhenti dan terus maju menuju militer penjaga di gerbang meskipun berulang kali diperintahkan untuk berhenti di kejauhan,” kata Shuaibu Nasir, yang tinggal di dekat gerbang barak itu seperti yang dikuti AFP, Kamis (1/1).
“Para tentara menembaki wanita yang mempercepat langkahnya ke arah mereka dan ketika mereka melepaskan tembakan ke arahnya dia meledak dengan suara keras yang mengguncang bangunan kami,” sambung Nasir.
Ledakan itu, kata dia memicu polisi untuk menembakkan tembakan peringatan ke udara, dan membuat kepanikan penduduk.
Salah satu saksi lainnya, Ahmed Baballe mengatakan wanita yang diduga akan melakukan bom bunuh diri itu hancur berkeping-keping kerana bom yang dikenakannya itu meledak.
“Para prajurit tidak mengambil risiko dengan wanita itu dan melepaskan tembakan ketika dia tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti yang diperintahkan,” kata Baballe.
Nigeria Timur laut telah terus-menerus diguncang serangan yang dilakukan oleh kelompok garis keras Boko Haram. Para ahli meragukan kemampuan Nigeria untuk menyelenggarakan pemilu nasional yang direncanakan pada Februari, karena kerusuhan meningkat di bagian timur laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mobil Seruduk Rumah, Pemilik Tewas Tertindih Mobil

Jakarta, Aktual.co — Sebuah Mobil, Kamis (1/1) dini hari, menabrak salah satu rumah milik penduduk Desa Marabose, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.
“Mobil dengan nomor polisi DG 546 S yang dikemudikan oleh Andika (45) warga Tembal Kecamatan Bacan itu selain menabrak rumah juga menewaskan Rusli (30) warga Desa Kampung Baru,” kata Kasatlantas Polres Halsel Iptu Muhammad Baidawi ketika dihubungi dari Ternate.
Sementara itu, lanjut Iptu Muhammad Baidawi, pelakunya saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik Polres Halmahera Selatan.
Menurut Baidawi, kejadian berawal saat pelaku bersama tiga rekannya keluar dari Kafe Bunggalao di Desa Marabose, Kecamatan Bacan, dengan kondisi mabuk.
Mereka naik mobil dan langung tancap gas dengan kecepatan tinggi, kemudian menabrak pagar, terus melaju hingga menabrak tangga teras rumah. Akibat kena tangga teras rumah, mobil langsung  jumping dan jatuh masuk ke dalam ruang tamu serta menimpa Rusli yang saat itu sedang tidur di sebuah tempat duduk yang berada di teras rumah tersebut.
“Mobil dengan kecepatan tinggi ‘jumping’ dan langsung menimpa Rusli yang saat itu tiduran di bangku, depan rumah.”
Akibatnya, Rusli yang juga salah satu pegawai tidak tetap (PTT) di Bagian Umum Perlengkapan Setda Halsel itu tewas di tempat diduga tertindih mobil tersebut. Saat ini pelaku diamankan di Polres Halsel untuk dimintai keterangan selanjutnya. Sementara itu, korban telah dibawa pihak keluarga ke Desa Kampong Baru untuk dimakamkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain