13 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40005

Posko “Crisis Centre” Dipindah ke RS Bhayangkara

Jakarta, Aktual.co — Pos Komando Crisis Centre AirAsia Q8501 yang selama tiga hari terakhir berada di Terminal 2 Bandara Juanda, Surabaya, resmi dipindahkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur.

Direktur Utama Angkasa Pura, Tommy Soetomo, mengatakan saat ini Posko Crisis Centre di Bandara Juanda sudah diserahterimakan dari Angkasa Pura kepada petugas AirAsia dan kepolisian Daerah Jawa Timur.

“Serah terima sudah dilakukan sore ini (Rabu) dan praktis mulai sore ini dan kelurga korban akan berada di sana untuk memberikan koordinasi terkait dengan proses evakuasi,” katanya, Rabu (31/12).

Sementara itu, Presiden Direktur Indonesia AirAsia, Sunu Widiatmoko mengatakan pihaknya saat ini masih terfokus untuk melakukan proses evakuasi terhadap penumpang.

“Untuk saat ini masih terfokus untuk melakukan proses evakuasi tersebut dan kami masih belum memikirkan yang lainnya,” katanya.

Ia mengatakan, akan terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada keluarga penumpang untuk melakukan proses evakuasi yang sampai dengan saat ini masih terus dilakukan.

“Kami akan terus melakukan bantuan pendampingan dan pelayanan kepada keluarga penumpang sampai korban terakhir dievakuasi,” katanya.

Sebelumnya, pesawat AirAsia QZ8501 dikabarkan hilang kontak usai tinggal landas dari Bandara Internasional Juanda Surabaya menuju ke Singapura pada Minggu (28/12).

Artikel ini ditulis oleh:

MUI: Perayaan Tahun Baru Tidak Harus Hura-hura

Jakarta, Aktual.co — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda, Kalimantan Timur, KH Zaini Naim mengatakan, malam pergantian tahun tidak harus dirayakan dengan pesta hura-hura.

“Menyambut pergantian tahun, tidak harus dirayakan apalagi dengan berfoya-foya,” kata KH Zaini Naim di Samarinda, Rabu sore (31/12).

Pesta kembang api dan petasan yang menghabiskan uang hingga miliaran rupiah, menurut Zaini Naim, merupakan tindakan yang sia-sia dan tidak memberikan manfaat apapun.

Apalagi di tengah kondisi saat ini banyak masyarakat yang masih kesusahan dan musibah yang terjadi, sehingga semestinya perilaku menghambur-hamburkan uang yang tidak sedikit pada setiap malam pergantian tahun dihilangkan.

“Apa manfaat yang diperoleh dengan pesta kembang api dan membunyikan petasan pada setiap malam pergantian tahun. Apalagi saat ini, masih banyak masyarakat yang hidup susah, ditambah banyak musibah yang terjadi sehingga semestinya kita lebih prihatin dengan kondisi itu dibanding harus berfoya-foya,” katanya.

“Jika saja, uang yang dihambur-hamburkan pada setiap malam pergantian tahun itu digunakan untuk kepentingan masyarakat, misalnya untuk membangun jalan atau membantu masyarakat yang kesusahan, tentu akan lebih bermanfaat. Jadi, sebaiknya malam pergantian tahun itu tidak harus selalu dirayakan dengan kegiatan yang tidak mendatangkan manfaat,” ungkap Zaini Naim.

Ia juga meminta masyarakat agar lebih peka dan peduli terhadap kondisi di sekitarnya sehingga perilaku hidup berfoya-foya dapat dihindarkan.

“Biasakanlah hidup dengan menanamkan rasa kepekaan terhadap kondisi sekitar sehingga dapat menghindarkan kita dari perbuatan yang tidak mendatangkan manfaat,” tambahnya.

Menurut KH Zaini, sebaiknya masyarakat lebih memikirkan masa depan yang kemungkinan jauh lebih sulit dibanding berpesta kembang api dan petasan yang menghabiskan uang hingga miliaran rupiah dalam sesaat saja.

Artikel ini ditulis oleh:

Pertemuan Menpora dan KIP Dilakukan Tertutup

Jakarta, Aktual.co — Upaya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi untuk memperbaiki olahraga di Tanah Air kembali diperlihatkan. Hal itu dilakukan dengan meyambangi kantor Komisi Informasi Pusat (KIP).

Namun sayang, pertemuan dari kedua belah pihak itu, dilakukan secara tertutup.

Dikatakan Menpora, pertemuan tertutup tersebut membicarakan terkait perjanjian kerjasama antara Kemenpora dan KIP.

“Kemenpora nanti juga membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan KIP untuk keterbukaan informasi pada sektor olah raga,” ungkap Imam di kantor KIP, Jakarta, ditulis Rabu (31/12).

Pada kesempatan itu, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga, mendukung keputusan KIP yang menyatakan bahwa PSSI adalah sebuah lembaga publik.

Sebelumnya, KIP ‎memutuskan bahwa PSSI adalah badan publik dan diminta untuk mau terbuka soal kondisi keuangannya.

“Tentunya, kami mendukung penuh apa yang dilakukan oleh KIP. Karena saya pikir badan publik itu memang harus transparan dan akuntabel. Tidak hanya PSSI, tapi sektor olahraga lainnya, termasuk Kemenpora juga,” pungkasnya.

Seperti diketahui, keputusan KIP kepada PSSI bisa dibilang menjadi salah satu landasan pembentukan Tim Sembilan Kemenpora. Yang mana salah satu tugas tim tersebut adalah mengevaluasi transparansi keuangan PSSI.

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri Rini Belum Pelajari Rekomendasi Tim Faisal Basri

Jakarta, Aktual.co — Tim Reformasi Tata Kelola Migas mencabut kewenangan anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) untuk mengimpor minyak dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Fungsi Petral dalam mengimpor minyak mentah dan BBM akan dialihkan ke Integrated Supply Chain (ISC) yang juga berada di bawah Pertamina.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku masih belum mempelajari mengenai rekomendasi pengalihan fungsi Petral yang dialihkan ke ISC itu.

“Soal itu, saya masih belum mempelajarinya. Saya pelajari dulu itu (Rekomendasi RTKM),” kata Rini saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (31/12).

Selain itu, Rini juga mengaku belum mengetahui soal pengangkatan Daniel Purba sebagai Vice Presiden Integrated Supply Chain (ISC) menggantikan Tafkir Husni. Pelantikan Daniel sendiri dilakukan pada kemarin (30/12) siang.

Dengan singkat ia mengatakan bahwa dirinya sama sekali belum mengetahui hal tersebut. “Oh ya? Saya belum tahu soal itu,” ujar Rini.

Artikel ini ditulis oleh:

Hapus RON 88, Pertamina Baru Siap Lima Tahun Lagi

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina (Persero) mengaku membutuhkan waktu sekitar lima tahun agar pihaknya mampu memproduksi BBM jenis RON 92 (Pertamax).

Pasalnya, selama ini Pertamina masih melakukan persiapan dan mematangkan langkah-langkah yang tepat untuk melaksanakan wacana kebijakan tersebut.

“Soal kesiapan produksi RON 92, dalam lima tahun ke depan Premium tidak lagi diproduksi,” ujar Direktur Pengolahan Pertamina, Rahmat Hardadi di Gedung Pertamina Jakarta, Rabu (31/12).

Langkah-langkah yang akan dipersiapkan tersebut antara lain, optimalisasi di sektor internal, konversi minor termasuk mengurangi gap antara RON 88-92. Namun, menurutnya, langkah tersebut bisa dilakukan jika kilang minyak Pertamina sudah jauh lebih baik keadaannya.

“Ini yang akan kami kejar dan akan betul-betul mandiri jika semua kilang memang sudah terbangun,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan telah menerima rekomendasi dari tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) terkait penghapusan RON 88 dan menggantinya dengan RON 92. Namun, Sudirman masih memberikan waktu kepada Pertamina selama dua tahun untuk mempersiapkan diri agar dapat menghasilkan BBM jenis RON 92.

“Mudah-mudahan dalam dua tahun bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Bupati Imbau Masyarakat Tak Rayakan Tahun Baru Berlebihan

Jakarta, Aktual.co — Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar, mengaku sudah menghimbau warganya agar tidak malaksanakan pesta malam pergantian tahun 2014 ke 2015 secara berlebihan. Sebab, saat ini seluruh wilayah Indonesia tengah berduka atas peristiwa naas pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang pada Minggu (28/12) lalu.

“Doa bersama nanti malam. Saya sudah instruksikan untuk tiadakan acara hiburan dan kembang api,” kata Ujang di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (31/12).

Kegiatan doa bersama ini rencananya akan digelar bersama di kawasan Bundaran Pancasila. Di lokasi tersebut, kata Ujang, rencananya akan dilangsungkan kegiatan panggung hiburan rakyat untuk menyambut malam pergantian tahun baru.

“Tidak ada hiburan, kembang api dan mercon. Bersama pemuka lintas agama kita akan berkumpul bersama sekitar pukul 22.00 WIB untuk memanjatkan doa,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pangkalan Bun yang merupakan ibu kota Kotawaringin Barat digunakan sebagai posko pencarian dan pengangkutan jenazah penumpang dan awak pesawat, serta serpihan AirAsia QZ8501.

Jenazah akan dibawa ke Pangkalan Bun terlebih dulu dari KRI Bung Tomo yang berada di Selat Karimata, yang kemudian akan diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain