6 April 2026
Beranda blog Halaman 40042

Menpora Optimis Indonesia Juara Umum SEA Games 2015

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi optimistis Indonesia bisa meraih juara umum pada ajang SEA Games XXVIII yang berlangsung di Singapura, Juni 2015.

“Saya sudah perintahkan Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) menyiapkan sebaik mungkin, semaksimal mungkin,” katanya saat meninjau GOR Jatidiri Semarang, Jumat (9/1).

Menurut dia, Satlak Prima sudah diminta menyiapkan atlet-atlet yang akan bertarung di SEA Games XXVIII di Singapura, agar Indonesia tidak hanya menjadi “runner up” melainkan juara umum.

Ia menjelaskan setidaknya ada dua upaya yang harus dilakukan, yakni memompa semangat para atlet dan kejelian membidik nomor cabang-cabang olahraga tertentu yang memungkinkan direbut.

“Pertama memompa semangat para atlet. Kedua, harus jeli pada nomor-nomor cabor yang memungkinkan dan tidak ada rintangan yang berarti. Insya Allah, target juara umum bisa dicapai,” katanya.

Ditanya cabang-cabang olahraga yang dibidik perolehan emasnya pada SEA Games XXVIII Singapura, ia menyebutkan, di antaranya cabang bulu tangkis, panahan, angkat besi, dan atletik.

“Saya kira, kita juga akan mencuri dari cabor-cabor lain juga,” tukasnya.

Imam mengakui kelemahan Indonesia selama ini memang jarang mengintip perkembangan atlet dan prestasi olahraga di negara-negara lain karena tidak punya intelijen “sport” yang canggih.

“Kita tidak punya intelijen ‘sport’ yang canggih untuk memastikan negara-negara lain siap mengirimkan atlet-atlet terbaiknya, apakah dari level satu atau dua,” katanya.

Makanya, kata Imam, Satlak Prima dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sudah diminta untuk melihat nomor-nomor tertentu yang perlu dibidik, sebagaimana dilakukan negara-negara tetangga.

Artikel ini ditulis oleh:

Menhub Jatuhkan Sanksi Pada 11 Pejabat Perhubungan

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberikan sanksi terhadap 11 pejabat di lingkungan Direkotrat Jendral Perhubungan Udara. Hal itu, terkait dengan ditemukannya pelanggaran izin terbang dari audit yang dilakukan terhadap maskapai penerbangan Indonesia.

Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan mengatakan, 11 pejabat itu berasal dari, tiga pejabat setingkat eselon II, tujuh pejabat eselon III dan satu orang Principal operations Inspector (POI) berupa penonaktifan dari jabatannya.

“Menjatuhkan sanksi kepada pejabat terkait di llingkungan Direkotorat Jendral Perhubungan Udara, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010,” kata Jonan dalam konfrensi persya, di Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (9/1).

Menurut dia, sanksi yang diberikan kepada 11 pejabat tersebut, berangkat dari hasil audit terhadap maskapai penerbangan di Indonesia. Hasilnya, sebanyak lima maskapai penerbangan yang melanggar izin rute terbang, tercatat ada 61 penerbangan atau rute yang melanggar izin.

“Berdasarkan audit, diperoleh data ada 61 penerbangan dan rute dari lima maskapai melanggar perizinan yang ditetapkan. Pertama Garuda Indonesia ada empat pelanggaran izin, Lion Air ada 35 pelanggaran, Wings Air ada 18, Trans Nusa 1 pelanggaran, dan Susi Air 3 penerbangan,” ungkap mantan Dirut PT KAI itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Tommy Mengundurkan Diri dari Pelatnas PBSI

Jakarta, Aktual.co — Tommy Sugiarto menyatakan mundur dari Pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Cipayung Jakarta dan kembali ke klub asalnya PB Pelita Bakrie Jakarta sebagai pemain profesional.

“Tommy memang sudah resmi melayangkan surat pengunduran diri dari Pelatnas Cipayung sejak 6 Januari 2015. Alasannya, ia merasa permainannya tidak berkembang,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Rexy Mainaky seperti diumumkan Tim Humas dan Media Sosial PBSI, Jumat (9/1).

Pemain kelahiran Jakarta 31 Mei 1988 itu tercatat dua kali memutuskan mundur dari Pelatnas PBSI Cipayung yaitu pada 2010 dan pada 2015. Tommy sempat kembali ke Pelatnas PBSI saat pemanggilan atlet nasional pada 2013.

“Persaingan di sektor tunggal putra yang semakin ketat, menurut kami, memang diperlukan adanya perubahan dan peningkatan, baik teknik maupun strategi. Selama ini Tommy belum pernah berlatih dalam pola latihan di bawah asuhan pelatih baru,” kata Rexy.

Tommy, sejak kembali ke Pelatnas PBSI pada 2013, dilatih oleh Joko Suprianto hingga Juni 2014 dan kemudian ditangani pelatih asal klub Tangkas Jakarta Hendry Saputra.

Pengunduran diri Tommy menyebabkan kekosongan dalam satu slot tunggal putra dalam Pelatnas PBSI selain slot yang telah diisi Simon Santoso, Ihsan Maulana Mustofa, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Firman Abdul Kholik, Muhammad Bayu Pangisthu, dan Riyanto Subagja.

“Kami masih akan membicarakan soal satu slot kosong untuk menggantikan posisi Tommy di pelatnas. Hal ini akan kami diskusikan dalam pertemuan dengan pelatih tunggal putra,” kata Rexy.

Selama di pelatnas, Tommy berhasil memperbaiki peringkat dunia dengan merangkak ke peringkat ketiga yang sementara ini menjadi peringkat terbaik di sepanjang karirnya.

Tommy juga sempat menjadi juara Singapore Open Super Series 2013 dan menjadi runner up di BWF Super Series Finals 2013. Tommy meraih medali perunggu BWF World Championships 2014 di Copenhagen, Denmark dan Malaysia Open Super Series Premier 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Jaksa Agung: Secepatnya Eksekusi Terpidana Mati

Jakarta, Aktual.co — Kementerian mewakili pemerintah dan Lembaga Negara menghasilkan keputusan bersama tentang pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 34/PUU-XI/2013 tertanggal 6 Maret 2014.
Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, dengan adanya keputusan bersama maka sudah bisa dilakukan eksekusi terhadap para terpidana mati.
“Kita akan langsung eksekusi. Intinya sepanjang mengajukan grasi dan ditolak, maka kita akan langsung mengeksekusinya,” kata kata Prasetyo usai pertemuan di kantor Kementrian Hukum dan HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).
Meski begitu, Prasetyo belum mau menyebut waktu eksekusinya. “Kalau soal tempat kita akan lebih mempertimbangkan keamanan dan efektifitasnya. Intinya secepatnya,” ujarnya.
Saat disinggung soal dua terpidana mati perkara narkotika, Agus Hadi dan Pujo Lestari yang saat ini menjalani sidang PK di Pengadilan Negeri Batam, Kepulauan Riau, Prasetyo mengaku menghormati hal itu. “Kita menghormati proses yang sedang berlangsung,” tandas Prasetyo.
Senada dengan Prasetyo, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly menjelaskan, dengan adanya keputusan bersama itu bisa dilakukan eksekusi terhadap terpidana mati. Eksekusi dilaksanakan apabila grasi mereka ditolak. “Bagi terpidana yang ditolak permohonan grasinya oleh presiden, eksekusi tetap dilaksanakan,” kata Yasonna di kantornya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pengamat Nilai Tim Sembilan Tak Paham Sepakbola

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dinilai tidak akan bisa mengangkat prestasi sepakbola Indonesia. Hal itu karena, tim tersebut tidak memiliki kepahaman tentang sepakbola Tanah Air.

“Tim Sembilan hanya proyek sesaat. Mereka juga tidak paham tentang sepakbola dan olahraga secara umum,” tegas pengamat sepakbola nasional, Anton Sanjoyo ketika dihubungi Aktual.co, Jumat (9/1).

Anton menyayangkan pembentukan tim tersebut, yang diproyeksikan untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja PSSI, selaku federasi sepakbola nasional. Pasalnya, kata Anton, masalah sepakbola Indonesia sangat sederhana, sehingga tidak perlu dibentuk Tim Sembilan.

Diungkapkan Anton, masalah sepakbola Indonesia, ada di pembinaan usia dini yang dianggapnya kurang diperhatikan.

“Hingga saat ini tidak ada kompetisi yang berjenjang,” paparnya.

Lebih jauh Anton malah menyalahkan pihak Kemenpora, yang dianggapnya tidak perduli dengan perkembangan sepakbola, terutama pembinaan usia dini.

“Kemenpora harus bisa buat kompetisi berjenjang di daerah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu salah satu anggota tim pemantau kinerja PSSI, Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa, tugas pokok Tim Sembilan adalah untuk mengevaluasi keuangan PSSI.

“Tim Sembilan akan melihat “track record” keuangan PSSI.  mengingat PSSI sudah diputuskan sebagai badan publik,” kata Gatot di Jakarta, Senin (5/1).

Artikel ini ditulis oleh:

Ingin Tampil Cantik dan Mempesona? Ini Tutorial Hijab untuk Wajah Bulat

Jakarta, Aktual.co — Memiliki wajah bulat memang sedikit sulit saat mengenakan hijab. Karena dengan wajah bentuk ini Anda kerap bermasalah dengan gaya hijab yang cocok Anda kenakan. Selain itu, wajah yang bulat jarang sekali mendapatkan gaya hijab yang sesuai. Salah memilih, maka tampilan Anda (hijabers) akan sedikit kurang enak dipandang.

Namun tak perlu khawatir, dengan tutorial tips hijab yang akan diberikan Aktual.co, Anda akan mendapatkan gaya jilbab yang cocok dipakai untuk Anda para hijaber berwajah bulat.

Ini dia yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu. Siapkan satu buah hijab Maroko. Kemudian, satu buah hijab Paris dan juga beberapa jarum pentul.

1. Anda bisa mengawalinya dengan terlebih dahulu memakai hijab Maroko yang telah dipersiapkan. Untuk pemakaian hijab Maroko ini, Anda bisa mengaturnya sesuai dengan posisi kenyamanan Anda. Usahakan agar hijab Maroko tidak mengikat erat bagian leher yang bisa membuat Anda kesulitan saat bergerak dan beraktivitas.

2. Langkah berikutnya, ambil jilbab paris yang sudah Anda persiapkan dan lipat menjadi bentuk segitiga. Tempatkan di kepala, namun pastikan kedua ujung hijab memiliki ukuran yang sama panjang. Untuk wajah yang bulat, usahakan penempatan kerudung menutupi bagian setengah pipi Anda.

3. Kemudian berikan jarum pentul di bagian pipi sebelah kiri untuk merekatkan hijab agar tidak goyang.

4. Selanjutnya, Anda bisa menariknya ke bagian kiri yang baru saja Anda berikan jarum pentul ke bagian kanan dan rekatkan bagian ujung hijab ini di bagian pipi sebelah kiri.

5. Sematkan pula jarum pentul di bagian pipi sebelah kanan.

6. Tarik bagian ujung hijab sebelah kanan dan lipat ke atas dengan diberikan sedikit ruang untuk memberikan efek melengkung. Berikan jarum pentuk di bagian tengah.

7. Sementara bagian ujung sisa hijab tadi, Anda bisa melipatnya dan memutarnya membentuk lingkaran kemudian berikan jarum pentul untuk merekatkannya. Agar lebih rapih, berikan juga jarum pentul di bagian pipi kanan, kemudian rapihkan bagian yang masih terlihat berantakan.
 
Kini tutorial jilbab paris untuk wajah bulat telah selesai dan Anda bisa mengaplikasikannya di rumah dengan langkah dan bahan yang mudah ditemukan. Meski wajah Anda bulat, jangan malu untuk berhijab karena Anda tetap bisa tampil cantik dan mempesona.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain