Pesawat Air Asia Sempat Minta Ubah Arah Penerbangan, Disabotase Teroris?
Jakarta, Aktual.co — Pesawat Air Asia yang dilaporkan hilang, sempat meminta belok kiri karena menghindari cuaca yang tidak baik (Buruk).
Dikatakan Plt Dirjen Pehubungan Udara Bambang Tjahjono dalam konferensi pers mengatakan, bahwa pihak ATC Jakarta sempat mendapat permintaan dari pilot sekitar pukul 06.12 WIB untuk belok kiri.
“Minta belok kiri karena menghindari cuaca tidak baik,” kata Bambang.
Selain itu, pilot juga meminta izin untuk menaikkan ketinggian penerbangan menjadi 38000 kaki.
Dari pantauan ATC Jakarta, sekitar pukul 06.16 WIB masih terdeteksi oleh sinyal, namun sekitar pukul 06.18 telah hilang dari radar, sehingga diputuskan pukul 06.17 pesawat tersebut dinyatakan hilang.
Selain itu, Bambang menuturkan, pihaknya telah meminta bantuan kepada pilot yang terbang di sekitar lokasi hilangnya pesawat itu yakni Tanjung Pandan.
“Kita belum dapat laporan sudah komuniaksi dengan pilot yang terbang di sekitar lokasi, belum dapat komuniaksi, belum konfirmasi data dari teman-teman penerbang di sekitar lokasi,” kata Bambang.
Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 8501 membawa 155 orang termasuk 7 kru, berangkat pukul 05.20 WIB, Minggu (28/12) pagi.
Artikel ini ditulis oleh:













