12 April 2026
Beranda blog Halaman 40093

Pertamina Siap ‘Putus Hubungan’ dengan Agen Nakal

Jakarta, Aktual.co — PT Pertamina menyatakan akan memberikan sanksi berat berupa pemutusan hubungan usaha (PHU) bagi agen yang melakukan pelanggaran berat dalam menjalankan usahanya.

“Kami memberikan sanksi untuk agen yang membongkar gas bersubsidi elpiji isi tiga kilogram di luar pangkalan resmi PT Pertamina,” kata External Relations Marketing Operation Region (MOR) I PT Pertamina Zainal Abidin di Banda Aceh, ditulis Jumat (9/1).

Ia menjelaskan ada beberapa sanksi yang akan diberikan perusahaan plat merah itu untuk agen yang nakal seperti sanksi administrasi, pengurangan alokasi dan sanksi paling berat adalah Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

“PHU merupakan sanksi terberat yang diberikan untuk agen yang melakukan pelanggaran berat adlam menjalankan usaha,” katanya.

Zainal Abidin mengatakan pihaknya tetap mengawasi ketat setiap agen agar bisa bekerja sesuai dengan prosedur dalam mendistribusikan gas elpiji bersubsidi di seluruh provinsi berpenduduk sekitar 4,5 juta jiwa itu.

Sementara untuk pangkalan nakal sanksinya akan diberikan oleh agen baik sanksi administrasi, pengurangan alokasi hingga Pemutusan Hubungan Usaha. Pihaknya juga meminta masyarakat untuk melaporkan ke PT Pertamina di masing-masing wilayah jika menemukan adanya agen-agen resmi yang melakukan pelanggaran dalam melaksanakan kegiatan usahanya.

“Jika ada temuan mohon di laporkan ke PT Pertamina dan kami akan menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat,” Kata Zainal Abidin.

Persediaan gas elpiji bersubsidi isi tiga kilogram di Provinsi Aceh setiap harinya sebanyak 60 ribu tabung yang tersebar di 23 kabupaten/kota.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Naikkan Tarif Listrik Pelanggan R1, PLN Tunggu Titah ESDM

Jakarta, Aktual.co — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menunggu keputusan pemerintah terkait penerapan tarif penyesuaian atas dua golongan pelanggan yakni rumah tangga R1 1.300 VA dan R1 2.200 VA.

Direktur PLN Murtaqi Syamsuddin seusai rapat koordinasi bersama jajaran menteri bidang kemaritiman di Kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jakarta mengatakan pihaknya sudah menyampaikan usul kepada Kementerian ESDM agar dua golongan itu tidak kena tarif penyesuaian.

“Kami sedang menunggu (keputusan dari Kementerian ESDM) soal penerapan ‘adjustment tariff’ untuk pelanggan R1 1.300 VA dan 2.200 VA,” katanya di Jakarta, Kamis (8/1).

Menurut Murtaqin, penerapan tarif penyesuaian terhadap pelanggan R1 1.300 VA dan 2.200 VA dinilai bisa memberatkan.

“Ya supaya tidak memberi tambahan beban kepada pelanggan rumah tangga di dua golongan itu,” katanya.

Mulai 1 Januari 2015, sesuai Permen ESDM No 31 Tahun 2014, pemerintah menambah delapan golongan lagi yang dikenakan skema “adjustment tariff”.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menerapkan skema “adjustment tariff” untuk empat golongan pelanggan lainnya.

Dengan demikian, per 1 Januari 2015, hanya pelanggan rumah tangga R1 450 dan R1 900 VA, lalu sosial, bisnis kecil, dan industri kecil yang belum dikenakan tarif penyesuaian dan masih diberikan subsidi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Coca-cola PHK Ribuan Karyawannya

Jakarta, Aktual.co — Perusahaan raksasa minuman soda AS, Coca-Cola, berencana untuk memangkas 1.600-1.800 pegawainya. Pemangkasan ini ada upaya penghematan biaya.
Coca-Cola, yang telah berjuang untuk meningkatkan penjualannya, mengatakan, pengurangan karyawan akan dilakukan di kantor pusat perusahaan, serta di Amerika Utara dan di divisi-divisi internasionalnya. Perusahaan mulai memberitahu karyawan pada Kamis.
“Sebagai bagian dari pengumuman kami baru-baru ini, inisiatif produktivitas multi-tahun, kami mendesain ulang model operasi kami untuk merampingkan dan menyederhanakan struktur kami dan mempercepat pertumbuhan bisnis global kami,” kata juru bicara itu dalam pesan surat elektronik, Jum’at (9/1).
“Seperti yang telah kami akui sebelumnya, pekerjaan desain ulang ini akan mengakibatkan dampak terhadap pekerjaan di seluruh operasi global kami.” Coca-Cola telah kesulitan dengan penjualan lemah di pasar dalam negeri AS dan di luar di tengah meningkatnya kekhawatiran kesehatan tentang kaitan antara soda dan obesitas dan penyakit kesehatan lainnya. Penjualan global turun dua persen pada 35,1 miliar dolar AS untuk sembilan bulan pertama 2014.
Perusahaan pada Maret mengumumkan perampingan operasi global dan memperkirakan penghematan tahunan tiga miliar dolar AS hingga 2019. Dikatakan langkah itu akan memungkinkan menjaga target pertumbuhan jangka panjangnya pertumbuhan laba per saham tertinggi satu digit.
Coca-Cola memiliki 130.600 karyawan di seluruh dunia pada akhir 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Menko Sofyan: Tarif Angkutan Umum Harus Mengikuti Fluktuasi Harga BBM

Jakarta, Aktual.co — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan tarif angkutan umum harus disesuaikan dengan fluktuasi harga bahan bakar minyak dengan menggunakan tarif atas dan bawah.

“Jadi nanti kalau harga (BBM) naik, angkutan umum menggunakan tarif atas tapi kalau harganya turun menggunakan tarif bawah. Dengan demikian akan lebih fleksibel,” kata Sofyan di Jakarta, Kamis (8/1).

Menurut dia, skema tarif atas dan bawah adalah cara yang paling adil dalam penetapan tarif angkutan umum yang terkena dampak langsung dari penetapan harga BBM yang kini tak lagi disubsidi.

Sofyan menambahkan, skema tarif atas dan bawah nantinya akan ditentukan oleh pemerintah daerah setempat di seluruh Indonesia.

“Ini cara paling ‘fair’, jadi kalau harga BBM naik, tarif angkutan naik tetapi kalau turun akan pakai tarif turun. Nanti diimbau ke seluruh pemda,” katanya.

Ia menganggap, gejolak tarif angkutan yang saat ini terjadi wajar terjadi. Pasalnya, penerapan harga baru untuk bahan bakar minyak jenis premium dan solar merupakan tahap awal.

“Ini kan baru tahap pertama. Kalau nanti pasti masyarakat sudah biasa,” katanya.

Dengan skema penghitungan harga BBM terbaru yang telah disesuaikan dengan formula sesuai harga dasar ditambah Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), maka harga bisa berubah setiap bulannya mengikuti harga keekonomian.

Pemerintah memutuskan untuk mencabut subsidi premium RON 88 sehingga harga terbaru bensin premium RON 88 baik yang BBM khusus penugasan maupun BBM umum nonsubsidi adalah Rp7.600 per liter, Sementara untuk solar, pemerintah masih memberikan subsidi tetap sebesar Rp1.000 per liter sehingga harga solar bersubsidi menjadi Rp7.250 per liter. Ada pun harga minyak tanah tetap Rp2.500 per liter.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pasar Youtefa Papua Terbakar

Jakarta, Aktual.co — Los pakaian bekas dan kios pedagang di Pasar Youtefa, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (9/1) dini hari, terbakar.
Informasi yang dihimpun, pasar tradisional terbesar di Ibu Kota Provinsi Papua yang kerap diterjang banjir itu terbakar di bagian los pakaian bekas.
Marthinus Werimon, warga Perumnas, Distrik Heram, Kota Jayapura yang tak sengaja melintas di Jalan Baru mengemukakan bagian los pakaian bekas dan sejumlah kios yang terbakar itu terjadi sekitar pukul 01.20 WIT.
“Pokoknya kebakaran itu terjadi sudah satu jam dari sekarang, kira-kira jam 1 tadi,” katanya.
Ia juga menyampaikan petugas pemadam kebakaran dengan truk pengangkut air telah tiba dilokasi kebakaran.
“Hanya saja belum ada reaksi, karena suasana pasar gelap. Mereka mungkin sedang berkoordinasi untuk masuk areal pasar Youtefa,” katanya.
Pedagang dibantu warga setempat, kata Marthinus, juga terlihat berkumpul disekitar pintu gerbang masuk pasar yang direncanakan akan dibangun dalam waktu dekat ini.
Pada kunjungan Presiden Joko Widodo akhir Desember 2014, sejumlah pasar di Kota dan Kabupaten Jayapura direncanakan akan dibangun, Pasar Youtefa dikabarkan salah satu dari tiga pasar yang akan dibangun, selain pasar Phara Sentani dan Mama-mama Papua

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Menhub Harus Utamakan Hak Penumpang Dulu

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Michael Wattimena mengatakan bahwa sejauh kebijakan kementerian perhubungan itu tujuannya untuk perubahan perbaikan keselamatan penumpang dalam dunia penerbangan tidak ada masalah.
Akan tetapi, politisi Demokrat ini mengingatkan agar Menteri Perhubungan, Ignatius Jonan mengutamakan dulu hak-hak korban musibah kecelakaan pesawat AirAsia.
Menanggapi sejumlah kebijakan Jonan pasca jatuhnya AirAsia, mulai dari pembekuan rute penerbangan AirAsia Surabaya-Singapura, mutasi para pejabat yang menangani penerbangan, hingga menghapuskan penerbangan murah atau Low Cost Carrier (LCC) yang membuat harga tiket pesawat makin sulit dijangkau masyarakat.
“Langkah pemerintah sudah bagus, tapi sebaiknya pemerintah terus berupaya untuk pencarian para korban, mendukung Basarnas, TNI, KNKT dalam pencarian korban dan kotak hitam. Setelah itu selesaikan hak-hak keluarga korban mendapat asuransi,” kata Michael, ketika dihubungi, Jumat (9/1).
Michael berpendpat bahwa, dirinya lebih  khawatir dengan asuransi yang menjadi hak keluarga korban yang hingga kini masih jadi perdebatan. Pasalnya, pihak asuransi enggan bertanggung jawab bilamana kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaian. Hal ini menurut Michael, harus difasilitasi pemerintah.
Lebih lanjut, ia menegaskan, DPR pasti mendukung langkah pemerintah menjerat maskapai penerbangan ‘nakal’. Karena sanksi perlu diterapkan untuk efek jera sekaligus memastikan ke depan semua maskapai benar-benar menerapkan standar operasional prosedur (SOP). Utamanya terkait keselamatan penerbangan. Tapi dia meminta utamakan dulu pencarian dan hak korban.
“Jangan sampai korban belum ditemukan, pemerintah disibukkan dengan soal sanksi. DPR akan terus mengawal kecelakaan AirAsia, terutama tanggung jawab maskapai penerbangan dalam hal menangani asuransi untuk keluarga korban,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain