12 April 2026
Beranda blog Halaman 40190

Daniel Purba VP PTM-ISC, Soemarno Punya Dua Kekuatan Besar

Jakarta, Aktual.co — Langkah PT Pertamina (Persero) yang telah menunjuk salah satu anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas Daniel Purba sebagai Senior Vice Presiden (SVP) Integrated Supply Chain (ISC) menggantikan Tafkir Husni terus menuai kritikan dari sejumlah kalangan.

Bahkan tidak sedikit yang menyatakan hal itu semakin menguatkan dan membuktikan secara sahih bahwa semua rekomendasi ini dirancang untuk kepentingan Soemarno Cs.  Sementara di sisi lain, tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) yang dipimpin Faisal basri juga merekomendasikan untuk mengalihkan fungsi Petral ke ISC.

“Bisa jadi demikian, pasalnya Direktur Utama Dwi Soetjipto juga ditunjuk oleh Menteri BUMN Rini Soemarno yang notabene adik kandung mantan Dirut Pertamina Ari Soemarno. Lalu  dimana pada saat Ari menjabat dirut, Daniel Purba adalah VP ISC dan Sudirman Said yang sekarang menjabat Menteri ESDM, adalah Senior VP ISC,” kata Ketua Umum Forum Solidaritas Masyarakat Peduli Migas (Fortas MPM) kepada Aktual.co melalui pesan singkatnya, Jakarta, Selasa (6/1).

Lanjutnya, kini Daniel telah ditunjuk menjadi SVP ISC saat Dirut Pertamina Dwi Soetjipto yang ditunjuk oleh adik Ari, maka dugaan publik terkait semakin kuatnya cengkraman Soemarno inc mungkin mendekati pembenarannya.

“Bagi kami, dengan memperhatikan fungsi ISC yang akan kendalikan Petral, maka Soemarno inc punya dua kekuatan kekuasaan yang sangat besar, kuasai Pertamina secara sempurna serta kuasai pengadaan crude dan BBM untuk memenuhi kebutuhan Indonesia juga secara sempurna. Terlebih BBM Premium dihapus diganti dan dialihkan Pertamax yang konsekuensinya harus impor, itu makin menambah cengkraman Soemarno inc,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Fadli Zon Pimpin Delegasi ke APPF

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon akan memimpin delegasi Parlemen Indonesia pada rapat tahunan Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) ke-23 di Quito Ekuador pada 9-17 Januari mendatang. Berdasarkan siaran pers Humas DPR RI yang diterima Selasa, menjelaskan, Fadli Zon sebagai ketua delegasi Parlemen Indonesia akan didampingi Ketua wakil ketua delegasi. Mereka adalah Nurhayati Ali Assegaf yang juga Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) dan Teguh Juwarno (Wakil Ketua BKSAP).

Sedangkan anggota BKSAP DPR RI yang menjadi anggota delegasi tersebut adalah, SB Wiryanti Sukamdani, Indro Hananto, Rachel Maryam Sayidina, Abdul Kadir Karding dan Muhammad Arief Suditomo serta tujuh anggota DPD RI. Dalam Forum Parlemen Asia Pasifik ke-23 tersebut, dijadwalkan akan membahas empat tema besar, pertama “cooperation for advancing freedom, peace, democracy and prosperity”.

Tema kedua, “open and exclusive cooperation for the expansion of free trade and investment, sustainable and environmentally friendly development”. Tema ketiga, “non-military cooperation for matters regarding peace and regional securities” serta tema keempat “preservation and promotion of the external and internal cultural exchange of the people of the region”. APPF merupakan forum kerjasama non-ekslusif antar-parlemen di wilayah Asia dan Pasifik yang diinisiasi oleh mantan Perdana Menteri Jepang, Yasuhiro Nakasone pada tahun 1993.

Saat ini APPF beranggotakan 27 negara termasuk Indonesia. APPF merupakan wadah bagi para anggota parlemen guna membahas permasalahan bersama dan berbagi pengalaman di berbagai bidang yang menjadi concern masing-masing negara. Kerangka kerjasama APPF fokus pada perdamaian, kebebasan, demokrasi, kesejahteraan, perdagangan dan investasi, pembangunan berkelanjutan dan kerjasama non militer.

Sementara itu, pada pertemuan APPF ke-22 dihasilkan 22 resolusi, lima di antaranya merupakan prakarsa Indonesia. Meskipun pembahasan pertemuan APPF juga mencakup isu perdagangan dan ekonomi, negara anggota APPF juga memberikan perhatian khusus terhadap isu perdamaian dan stabilitas keamanan kawasan seperti antara lain terkait konflik atara Israel-Palestina, polemik Suriah, perseteruan di Semenanjung Korea, hingga isu pemberantasan korupsi, penanggulangan terorisme dan narkoba.

OJK: Korban AirAsia Dapat Klaim Asuransi Rp1,25 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Jatuhnya maskapai penerbangan AirAsia QZ8501 sampai saat ini masih memunculkan kekhawatiran pada keluarga korban terkait status pemberian asuransi. Pasalnya, terdapat beberapa hal yang disebut bisa menjadi sebab pihak asuransi menggugurkan pembayaran klaim.

Namun hal tersebut segera ditepis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala Eksekutif Industri Keuangan Non-Bank OJK, Firdaus Djaelani mengatakan ahli waris tiap korban AirAsia akan mendapatkan klaim asuransi sebesar Rp1,25 miliar dari PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) dan PT Sinarmas.

“Angka itu sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 tahun 2011 tentang tanggung jawab pengangkutan angkutan udara, penumpang berhak mendapat penggantian kerugian maksimal Rp1,25 miliar,” ujar Firdaus di gedung OJK Jakarta, Selasa (6/1).

Lebih lanjut dikatakan Firdaus, mengenai permasalahan izin penerbangan AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang tidak mendapat izin, menurutnya itu bukan suatu alasan untuk tidak memberikan klaim asuransi. Menurutnya, penyebab pasti terjadinya kecelakaan masih dalam proses penyelidikan dan bukan karena permasalahan perizinan rute penerbangan.

“Penumpang kan ngga salah, itu fungsinya asuransi. Itu tanggung jawab perusahaan pada penumpang. Jadi penumpang wajib dibayar, apapun alasannya,” kata dia.

Untuk diketahui, PT Jasindo dan PT Sinarmas memberikan klaim asuransi korban AirAsia QZ8501 karena kedua perusahaan tersebut telah dibeli oleh AirAsia. Selain itu, PT Asuransi Dayin Mitra itu merupakan perusahaan asuransi yang dibeli oleh penumpang AirAsia QZ8501 yang sifatnya opsional.

“Dayin Mitra ada 25 penumpang, 10 penumpang membeli tiket one way, sedangkan 15 penumpang membeli tiket return. One way itu nilai pertanggungannya Rp750 juta, sedangkan yang return itu Rp 315 juta,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Artis FRM Ditangkap Membawa Heroin

Jakarta, Aktual.co – Petugas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menangkap musisi berinisial FRM karena diduga terkait dengan kepemilikan narkoba jenis heroin. “Iya artis FRM. Saat ini, masih diperiksa Satuan Narkoba,” kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Selasa (6/1).

Namun Wahyu belum bersedia menyampaikan informasi detail soal barang bukti dan lokasi penangkapan FRM. Wahyu mengatakan pihaknya akan memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan musisi era 1980-an itu.

Miliki Narkoba, Musisi Fariz RM Ditangkap Polisi

Jakarta, Aktual.co — Petugas Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menangkap musisi berinisial FRM karena diduga terkait dengan kepemilikan narkoba jenis heroin.
“Iya artis FRM saat ini masih diperiksa Satuan Narkoba,” kata Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Selasa (6/1).
Namun Wahyu belum bersedia menyampaikan informasi detail soal barang bukti dan lokasi penangkapan FRM.
Wahyu mengatakan pihaknya akan memberikan keterangan resmi terkait pengungkapan kasus narkoba yang melibatkan musisi era 1980-an itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kepala BKPM Lapor LHKPN ke KPK

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Franky Sibarani, menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (6/1).
Dia tiba dengan menggunakan mobil Toyota Crown B-1097-RFS sekitar pukul 14.20 WIB itu pun meyempatkan menjawab pertanyaan wartawan.
Dengan mengenakan kemeja batik itu Franky menyapaikan maksud kedatangannya ke lembaga pimpinan Abraham Samad Cs untuk melaporkan harta kekayaannya.
“(Lapor) LHKPN, saya kan baru jadi, untuk periode sekarang dan ke depan,” ujarnya di kantor Komisi Pemberantsan Korupsi (KPK) Selasa (6/1).
Franky mengaku baru kali ini melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Sebeb, sebelumnya dia bukan merupakan seorang pejabat negara.
“Baru sekarang (lapor), saya kan baru jadi pejabat negara,” sambungnya.
Saat disinggung terkait jumlah harta yang dimilikinya, Franky enggan berkomentar. Dia lebih memilih langsung masuk ke dalam lobi Gedung KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain