13 April 2026
Beranda blog Halaman 40199

Dishub Sumut: Belum Ada Perubahan Tarif Angkutan

Medan, Aktual.co — Kepala Dinas Perhubungan Sumut Anthony Siahaan mengatakan bahwa tarif angkutan belum mengalami perubahan meski harga BBM diturunkan pemerintah.
“Belum, masih tarif yang lama,” ujar Anthony dikonfirmasi Aktual.co di Medan, Selasa (6/1).
Menurutnya, jika ada perubahan tarif, akan kembali pada kebijakan pemerintah pusat. “Ya kita tunggu dari pusat,” kata dia.
Disinggung terkait Organda yang meminta agar tarif angkutan tidak mengalami perubahan atau penurunan, Anthony enggan mengomentarinya. “No commen, siapa saja bisa ngomong, silahkan saja,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Penurunan Harga BBM Tak Berdampak Pada Tarif Angkot di NTT

Kupang, Aktual.co — Meskipun  pemerintah telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak 1 Januari 2015 lalu, tarif angkutan di Provinsi NTT tak mengalami perubahan. 
Hingga saat ini tidak ada tarif baru yang diterbitkan Pemerintah Provinsi NTT.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT Stefanus I Ratoe Odjoe menyatakan bahwa hingga saat ini tak ada petunjuk dari Pusat untuk penyesuaian tarif angkutan pasca pengumuman penurunan harga BBM.
“Kenaikan tarif angkutan setelah diturunkannya harga BBM hanya berkisar antara 8 persen hingga 13 persen. Presentase ini tidak beda jauh dengan harga BBM yang berlaku sekarang,” kata Stefanus, Selasa (6/1).
Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTT  Felix Pulu yang dikonfirmasi mengatakan,  regulator tarif angkutan ada pada pemerintah provinsi. Namun, turunnya harga BBM tidak otomatis menurunkan tarif angkutan yang berlaku saat ini.
Tarif angkutan yang berlaku saat ini  sesuai dengan keputusan Pemerintah Provinsi NTT pada saat penaikan harga BBM beberapa waktu lalu. Pihaknya tetap memberlakukan tarif sepanjang tak ada perubahan.
Menurutnya, penentuan tarif angkutan tidak semata berdasarkan harga BBM. Meskipun saat ini ada fakta harga BBM turun, namun ada biaya-biaya yang harus ditanggung para pemilik kendaraan seperti naiknya harga suku cadang kendaraan akibat naiknya harga BBM  beberapa waktu lalu.
Pemerintah Provinsi NTT sebelumnya menerbitkan tarif angkutan dalam kota bagi masyarakat umum ditetapkan batas atas Rp4000 dan batas bawah Rp3000. Sedangkan  untuk pelajar/mahasiswa ditetapkan batas atas Rp2500, dan batas bawah Rp2000.
Tarif baru angkutan kota yang ditetapkan ini kenaikannya tidak lebih dari Rp 1.000, baik untuk masyarakat umum maupun pelajar/mahasiswa. 

Artikel ini ditulis oleh:

PPP Romahurmuziy Mengusulkan Hari Demokrasi Nasional

Jakarta, Aktual.co — Dewan Pimpiman Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) hasil Muktamar Surabaya mengusulkan agar negara Indonesia menetapkan tanggal 3 November sebagai Hari Demokrasi Nasional dan diperingati setiap tahun. “Usulan ini untuk menguatkan sejarah bangsa bahwa negara Indonesia sejak semula telah dirancang sebagai republik yang demokratis,” kata Ketua Umum DPP PPP hasil Muktamar Surabaya Muhammad Romahurmuziy di Jakarta, Selasa (6/1).

Menurut Romy, panggilan Muhammad Romahurmuziy, seluruh insan politik di Indonesia menyadari bahwa negeri ini sejak awal kemerdekaan sudah dirancang sebagai republik demokratis yang melindungi hak-hak asasi warganya. Maklumat Proklamator Indonesia Soekarno pada 3 November 1945, yang memperbolehkannya pembentukan partai politik oleh rakyat, menurut dia, menjadi dasar usulan Hari Demokrasi Nasional.

Maklumat tersebut, kata Romy, kemudian direalisasikan dengan lahirnya puluhan dan bahkan ratusan partai politik yang menjadi berkembang berkembang maupun mati. “Maklumat Presiden Soekarno ini bahkan lebih dahulu tiga tahun daripada deklarasi demokrasi yang digemakan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa),” katanya.

Menurut Romy, untuk mengenang hari lahirnya demokrasi di Indonesia agar tidak pernah mati, maka PPP mengusulkan tanggal 3 November diperingati sebagai Hari Demokrasi Nasional. Selain menguatkan sejarah bangsa, kata Romy, usulan adanya Hari Demokrasi Nasional ini juga untuk membedakan dengan Hari Demokrasi Internasional yang diperingati setiap tanggal 15 September.

“Usulan ini juga sekaligus untuk membedakan bahwa demokrasi di Indonesia berbasis Pancasila yang diawali dan sekaligus dibatasi dengan nilai-nilai Ketuhanan, bukan semata-mata kebebasan,” katanya. Romy menambahkan, dengan tumbuhnya demokrasi di Indonesia sejak awal kemerdekaan maka banyak partai politik tumbuh di Indonesia, termasuk PPP yang saat ini merayakan hari lahir (Harlah) ke-42.

Pengamat Unpad: Golkar dapat Kehilangan Mengikuti Pilkada

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik Universitas Padjadjaran Idil Akbar mengingatkan Partai Golkar dapat kehilangan peluang mengikuti pilkada tahun depan apabila kisruh internalnya tidak kunjung usai. “Saya kira Golkar tidak ingin kehilangan peluang tersebut, karena adanya kisruh,” kata Idil, Selasa (6/1). Idil mengatakan Golkar dapat kehilangan momentum berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah yang digelar tahun ini secara serentak, apabila kisruh tidak kunjung usai.

Sebab, sebelumnya Kementerian Hukum dan HAM mengembalikan permohonan pengesahan pengurus untuk diselesaikan terlebih dulu oleh internal Golkar. “Proses politik dalam mempersiapkan keikutsertaan pilkada akan dimulai tahapannya pada Februari 2015 mendatang,” kata dia. Dia mengusulkan Partai Golkar segera menyudahi dualisme kepengurusannya dengan mencapai perdamaian kedua kubu secepatnya.

Dia menjelaskan, mekanisme islah dapat ditempuh kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie dalam bentuk menggelar musyawarah nasional kembali secara bersama. Atau melalui kesepakatan pimpinan masing-masing kubu. “Tetapi, jika itu tidak terjadi maka jalan lain hanya melalui pengadilan yang tentunya memakan waktu lama,” ujar Idil.

Sementara itu politisi Golkar Yorrys Raweyai juga telah menyampaikan kekhawatirannya atas kisruh partai dan kaitannya dengan momentum pilkada. “Kalau (kisruh) dibiarkan terlalu lama merugikan Golkar. Februari sudah pilkada,” ucap Yorrys. Yorrys mengatakan satu-satunya jalan terbaik adalah menempuh perdamaian. Sebab jalan pengaadilan akan memakan waktu lama. Di sisi lain Yorrys memandang jalan munas rekonsiliasi pun tidak bisa ditempuh, karena tidak diatur dalam AD/ART, serta bisa memicu perpecahan kembali, sebab penyelenggara dan anggota munas yang berbeda.

BBM Turun, Harga Sayur di Karawang Beranjak Naik

Jakarta, Aktual.co —Turunnya harga BBM tanggal 1 Januari 2015, tak serta merta membuat harga sayur mayur di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ikut turun. Bahkan harga terus bergerak naik. 
Harga cabai rawit di Pasar Johar, Karawang, kini menembus Rp100 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya yang hanya mencapai sekitar Rp90 ribu per kilogram.
Kenaikan juga terjadi dengan harga wortel. Naik dari Rp9 ribu menjadi Rp14-15 ribu per kilogram. Bawang merah juga naik jadi Rp16 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp15 ribu per kilogram.
Dari penuturan Siti, seorang pedagang sayur, kenaikan ternyata sudah terjadi sejak beberapa minggu lalu. “Kenaikannya terus terjadi sampai hari ini,” kata dia, di Karawang, Selasa (6/1).
Harga sayuran yang masih cenderung normal, kata dia, adalah kentang yang mencapai Rp9-10 ribu per kilogram, bawang putih Rp13-14 ribu per kilogram, dan lain-lain.
Kenaikan juga terjadi pada harga beras. Seorang pedagang beras di Pasar Johar, Hendra mengatakan sejak beberapa hari terakhir harga beras mengalami kenaikan antara Rp50-100 rupiah per liter.
Harga beras super kini mencapai Rp9.600 dari harga sebelumnya Rp9.500 per liter. Kemudian harga beras ketan Rp10 ribu dari harga sebelumnya Rp9.000 per liter.
Namun penurunan harga terjadi untuk telur. Kini harga telur di Pasar Johar turun dari Rp23 ribu menjadi Rp22 ribu per kilogram. 

Artikel ini ditulis oleh:

Pasca Peristiwa QZ8501, AirAsia Masih Diminati Pelanggan

Surabaya, Aktual.co — Pasca terjadinya tragedi AirAsia QZ8501, sejumlah konter AirAsia masih tampak normal, seperti yang terlihat di konter AirAsia di Plaza Tunjungan, Surabaya.
Beberapa pelanggang atau calon menumpang masih terlihat dan tidak ada rasa khawatir menggunakan pesawat AirAsia.
“Nggak, nggak ada rasa khawatir. Toh kecelakaan itu juga karena alam, bukan karena manusianya atau pesawatnya.” Kata Amran, salah satu calon penumpang yang antre memesan tiket, Selasa (6/1).
Hal senada dikatakan Hendri, warga Darmo Permai Surabaya, yang mengaku tak was-was menggunakan AirAsia untuk bepergian.
Menurut Hendri, pesawat maskapai penerbangan selain AirAsia juga pernah mengalami kecelakaan. Artinya,  transportasi apa saja prosentase keselamatannya sama.
“Saya anggap semua pesawat sama saja. Memang biasanya saya pakai AirAsia, cuma kalau mau ke Singapura mungkin pakai pesawat lain. Kan, katanya rute ke sana ditutup. Ya kita pilih pesawat yang ada rute ke sana saja.” ujarnya.
Sementara salah seorang petugas tiket AirAsia yang tidak mau disebutkan namanya menyebutkan, pasca kejadian 10 hari lalu memang ada dampak sehari saja. Namun, dua hari kemudian pemesanan tiket dari masyarakat kembali normal seperti hari-hari biasanya.
“Normal-normal saja kok, mas. Memang waktu kejadian dulu, ada dampak sedikit. Tapi setelah itu sudah normal kembali sampai sekarang.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain